
Mengetahui jika Yi eng yang menjadi sebab sehingga para binatang-binatang roh itu pergi menjauh, maka Nien Chu menyuruh Yi eng untuk masuk ke dalam dantiannya, agar para binatang roh terkuat di dalam hutan larangan, bisa hadir dan menjadi lawan tarung Nien Chu selama berada di dalam hutan larangan tersebut.
Benar saja, setelah tak ada rubah putih di tempat itu, maka bermunculan lah para binatang roh penghuni hutan larangan, dari yang terendah sampai yang terkuat.
Nien Chu akhirnya dapat tersenyum karena dengan adanya para binatang tersebut, dia bisa melatih diri agar menjadi lebih kuat lagi.
Setelah seharian menghadapi kelompok binatang roh di level yang ke-7, yang merupakan binatang berwujud kera raksasa, pada akhirnya Nien Chu pergi beristirahat untuk memulihkan tenaganya kembali, agar esok hari dia dapat bertarung dengan binatang roh level ke-8 yang merupakan targetnya.
Tiba tiba saja Nien Chu teringat akan Hyun Zi, rasa bersalah kepadanya membuat Nien Chu ingin segera pergi dan membawanya kembali dari pengasingannya.
"Setelah aku keluar dari dalam pengasinganku ini, maka aku akan meminta izin untuk cuti selama 3 tahun lamanya, agar dapat memperkuat diriku di hutan iblis setelah membawa Hyun Zi kembali dari pengasingannya.
Aku akan mencoba masuk ke dalam reruntuhan hutan iblis yang terdapat labirin di sana, karena aku yakin ada kekuatan besar di dalam sana yang terus memanggilku jika aku berada di dekat reruntuhan itu.
Setelah aku telah menjadi kuat, aku akan mencari dewi giok, untuk meralat perkataannya yang menganggapku seorang sampah.
Karena penghinaan itu begitu menyakitkan bagi ku, dan aku takkan pernah memaafkan perkataannya itu," gumam Nien Chu.
Karena rasa lelah, Nien Chu kembali mengeluarkan rubah putihnya, untuk menjaga dirinya saat tertidur di dalam hutan yang penuh dengan binatang roh tersebut.
Benar saja dengan adanya Yi eng di tempat itu, tak ada satupun binatang roh yang mau mendekati Nien Chu di saat dia tertidur lelap.
Setelah Nien Chu terbangun dari tidurnya dia pun pergi membersihkan diri, dan memasukkan Yi eng ke kembali ke dalam Dantiannya.
Tak seperti hari-hari sebelumnya yang begitu sulit mencari binatang buruan, kali ini Nien Chu dengan mudahnya mendapatkan hewan buruan untuk dikonsumsi.
__ADS_1
Setelah mendapatkan binatang buruan, Nien Chu lantas memanggang dan memakannya, kemudian dia pun menyusuri hutan untuk mencari binatang roh level ke 8 didalam hutan itu.
Tak berapa lama Nien Chu pun menemukan binatang roh level ke-8, yang berwujud serigala bertanduk (mempunyai 1 tanduk di kepalanya, yang sama persis dengan cula pada badak).
Pertarungan dengan kelompok binatang roh tersebut terjadi dengan sengit, dengan menggunakan pedang penguasa malam di dalam genggaman tangannya, dan menggunakan teknik langkah bayangan, Nien Chu berhasil mengimbangi serangan kelompok serigala tersebut, dan sedikit demi sedikit Nien Chu berhasil unggul dan dapat membantai satu persatu binatang roh level 8 tersebut.
Nien Chu tak memusnahkan para binatang roh tersebut, dia hanya membantai beberapa binatang roh serigala bertanduk untuk diambil batu energinya dalam meningkatkan ranah tingkat kekuatannya.
Setelah 4 bulan berjalan, batu inti roh yang di kumpulkan oleh Nien Chu di pakai untuk menembus ranah tingkat selanjutnya, dan pada akhirnya Nien Chu telah berhasil menembus ranah tingkat emperor, semua itu tak lepas dari bimbingan inti api surgawi yang menjadi gurunya.
Akan tetapi apa yang dilakukan Nien Chu selama di dalam hutan larangan, akhirnya diketahui oleh anggota kedisiplinan istana Akademi bulan suci, dan dia pun dibawa menghadap kepada kepala akademi.
"Nien Chu kau dihukum untuk mengasingkan diri semua itu agar kau dapat merenungi kesalahan mu, tapi mengapa kau malah membantai para binatang yang ada di dalam hutan larangan itu?" tanya kepala akademi.
Karena rasa bosan dan tak ada pilihan bagiku untuk meningkatkan kekuatan yang kumiliki, menyebabkan diriku harus berburu binatang roh untuk dapat membuatku meningkatkan ranah kekuatan yang ku miliki saat ini.
Setelah aku berada 4 bulan di dalam pengasinganku, dan berlatih dengan para binatang roh yang berada di hutan larangan serta mendapatkan batu energinya, pada akhirnya aku dapat menembus tingkat kekuatan ranah Emperor, dan jika memang apa yang kulakukan itu salah maka aku berharap ketua dapat memaafkan kesalahan yang telah kulakukan itu," jawab Nien Chu.
"Sebenarnya para binatang roh yang ada di dalam hutan larangan ditujukan bagi para murid yang ingin meningkatkan ranah kekuatannya, karena kau berhasil meningkatkan kekuatan di ranah Emperor, membuat ku tak permasalahan hal itu kecuali kau melakukan pembantaian disana hanya untuk bersenang-senang, maka kau akan mendapatkan hukuman yang sangat berat dan istana akademi bulan suci.
Nien Chu mulai hari ini kau kubemaskan dari semua hukuman yang telah diberikan oleh Akademi bulan suci, dan sekarang kau boleh menemui guru pembimbing mu untuk mulai belajar dengannya kembali," ucap ketua akademi.
"Terimakasih ketua, Aku akan segera menemui guru Zi Zhi," jawab Nien Chu.
Pada akhirnya Nien Chu pun terbebas dari pengasingannya, dan bisa kembali berlatih dengan tetua Zhi Zhi.
__ADS_1
Nien Chu menemui tetua Zi Zhi, dan mengatakan keinginannya untuk pergi dari istana akademi bulan suci selama 3 tahun lamanya, untuk melakukan sesuatu hal yang belum sempat diselesaikannya, dan setelah tiga tahun berlalu maka Nien Chu akan kembali ke istana akademi bulan suci, untuk berlatih menjadi seorang Alkemis hebat kepada tetua zi zhi.
"Apakah kau telah mempertimbangkan kepergianmu ini?" tanya tetua Zi Zhi.
"Aku telah mempertimbangkan semua, dan kuharap tetua bisa memberikan surat yang ku tulis ini kepada putri Zeng Yi, agar dia tak mengkhawatirkan ku," jawab Nien Chu.
"Mengapa bukan kau sendiri yang menemui nya?" ini akan membuat masalah baru yang akan membuat putri Zeng Yi merasa kehilangan mu.
3 tahun merupakan waktu yang lama, dan aku tak bertanggung jawab jika putri Zeng Yi dicintai oleh seorang pemuda yang ada di dalam Akademi ini, karena putri Zeng Yi saat ini termasuk kedalam 10 murid jenius, dan termasuk 5 besar wanita tercantik yang ada di dalam istana akademi bulan suci," ucap tetua Zi Zhi.
"Tetua jika aku menemui putri Zeng Yi, maka hal itu akan menghambat langkahku untuk pergi dari akademi ini, dan mengenai siapapun pemuda yang nantinya menjadi pendamping putri Zeng Yi, aku tak mempermasalahkannya yang penting dia merasa senang dan bahagia.
Tujuan hidupku saat ini adalah untuk menjadi kuat dan tak terkalahkan, sehingga kelak aku bisa melindungi orang-orang yang ku sayangi, agar tak ada lagi penindasan oleh para kultivator kuat terhadapnya," jawab Nien Chu.
"Jika begitu halnya aku tak bisa menghalangi mu lagi, maka pergilah...," ucap tetua Zi Zhi dengan rasa tak senang akan kepergian Nien Chu.
Nien Chu akhirnya pergi dari istana Akademi bulan suci, setelah memberikan sepucuk surat kepada tetua Zi Zhi, untuk disampaikan kepada Putri Zeng Yi.
Selepas kepergian Nien Chu, tetua Zi Zhi merobek-robek surat dari Nien Chu untuk muridnya putri Zeng Yi, hingga menjadi serpihan serpihan kecil.
"Aku tak ingin surat darimu ini akan membuat murid kesayanganku menjadi bimbang dan malas untuk berlatih, lebih baik dia tak mengetahuinya sama sekali mengenai kepergianmu hari, agar muridku Yi'er dapat tetap fokus berlatih meningkatkan kekuatannya," batin tetua Zi Zhi kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
Selepas kepergian tetua Zi Zhi tiba tiba saja ada seorang pemuda yang mengambil serpihan serpihan kertas yang berserakan di lantai ruangan, kemudian membawanya pergi meninggalkan tempat itu.
Bersambung.
__ADS_1