Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Sesosok manusia roh


__ADS_3

Mendengar perkataan sang ratu membuat Thien Yu salah tingkah sendiri, hal itu dapat tertangkap jelas oleh sang ratu jika pemuda yang ada di hadapannya tengah memikirkan dirinya. Hal itu membuat sang ratu seketika memasang kewaspadaan tingkat tinggi terhadap Thien Yu.


Thien Yu segera menepis semua pikiran jorok yang ada di kepalanya, dan berusaha membuat hatinya kembali tenang.


"Ratu kau bermeditasi lah di tengah tengah ruangan ini, aku akan mempersiapkan diri dalam proses penyembuhan mu," ucap Thien Yu.


Ratu Meyling melangkah ke tengah tengah ruangan untuk melakukan meditasi sesuai dengan perkataan Thien Yu. Diapun duduk bersila dan mulai memejamkan matanya tapi tetap memasang kewaspadaan karena hatinya tak yakin sepenuhnya kepada Thien Yu.


Thien Yu memandang kearah sang ratu tajam dan merasakan jika sang ratu tak betul betul fokus pada meditasi yang di lakukannya, karena aura ranah tingkat emperor yang menyelimuti tubuhnya begitu sangat tipis.


"Aku tau kau memasang kewaspadaan tingkat tinggi padaku tapi kau tak fokus dan terus melakukan hal itu, maka penyembuhan yang akan kulakukan hari ini pasti akan berujung kegagalan, lebih baik kau tak ikut campur dalam penyembuhan luka dalam di tubuhmu," batin Thien Yu.


Zeb...!!


Sebuah jarum emas melesat cepat kerah sang ratu tanpa bisa di halau olehnya. Jarum emas yang di lesakkan Thien Yu mampu mengunci titik kesadaran sang ratu yang membuat sang ratu menjadi tak sadarkan diri.


Thien Yu melesat cepat kearah sang ratu kemudian menangkap tubuhnya, agar kepala sang ratu tak berbenturan dengan lantai ruangan akibat kehilangan kesadarannya.


"Maaf aku ratu, ini demi kebaikanmu," ucap Thien Yu sambil membaringkan tubuh ratu Meyling di lantai ruangan.


Thien Yu mundur beberapa langkah kebelakang kemudian menjejakkan kaki kanannya ketanah, seketika itu tubuh sang ratu melayang di udara dan mengambang disana.


"Tehnik jari matahari," ucap Thien Yu maka jarum jarum emas yang merupakan artefak langit, meluncur deras kearah titik titik yang telah ditentukan oleh Thien Yu di tubuh sang ratu.


Jarum jarum itu mengeluarkan energi murni untuk memperbaiki merindian dan dantian sang ratu, namun tiba tiba Thien Yu mengernyitkan dahinya karena ada sesuatu di dalam dantian sang ratu yang membuatnya sangat terkejut.

__ADS_1


"Selain terluka dalam, di dalam dantian ratu Meyling terdapat mahluk roh yang menyegel kekuatan serta aura tubuhnya. berarti selama ini sang ratu terkena kutukkan mahluk roh, pantas saja dia tak dapat menyembuhkan dirinya sendiri yang merupakan kultivator tingkat alam emperor," batin Thien Yu.


"Aku ingin lihat sekuat apa mahluk roh yang berada di dalam dantian sang ratu, dalam menghadapi tehnik jari matahariku," batin Thien Yu kembali.


Thien Yu menambah kekuatan 12 jarum emas nya hingga membuat tubuh sang ratu bergetar hebat. Thien Yu menyerang langsung ke arah Dantian sang ratu hingga mahluk roh di dalam dantian sang ratu pun terusik.


Benar saja, tiba tiba dari dalam tubuh sang ratu mengeluarkan asap hitam tipis, dan makin lama semakin pekat hingga asap hitam itu berkumpul menjadi satu dan membentuk satu sosok layaknya manusia yang berpakaian serba hitam dengan topeng perak di wajahnya.


"Aku tak pernah berurusan dengan mu, jadi kau jangan coba coba untuk mengusik urusanku," ucap sosok itu.


"Kau telah berdiam cukup lama di tubuhnya dan aku ingin kau membebaskannya hari ini," jawab Thien Yu.


"Ha..ha..ha..Aku tak bisa membebaskannya karena ini merupakan tugas yang di berikan oleh tuan ku, agar wanita ini tak dapat menggunakan kekuatannya dan tak ada satupun laki laki yang mau meliriknya, karena aura muda dan kecantikannya telah ku segel," ucap sosok manusia roh itu.


Hari ini Thien Yu menyadari jika selama ini ratu Meyling telah membohonginya, luka dalam yang dia katakan selama ini merupakan kebohongan belaka, ternyata dia terkena kutukan mahluk roh yang telah lama menggerogoti tubuhnya.


"Ratu meyling adalah temanku, dan pantang bagiku untuk tidak membantu seorang teman yang mengalami kesusahan. Kau..!!, Aku ingin kau menyudahi apa yang telah kau lakukan kepada sang ratu atau aku yang akan menghabisi mu dalam sebuah pertarungan!!" hardik Thien Yu.


"Ha..ha..ha.., kemampuanmu hanya sebatas jalan Surgawi, kau belum mampu untuk menghadapi ku dengan kemampuanmu yang secuil itu," jawab sosok manusia roh.


Merasa kesal dengan perkataan sosok manusia roh, Thien Yu dengan segera langsung menyerang sosok roh tersebut memakai belati merah darah yang kini berada di dalam genggaman tangannya.


Namun sayang, setiap serangan Thien Yu hanya dapat mengenai ruang yang kosong, semua itu terjadi karena mahluk roh itu dapat menghilang dengan cepat dan meninggalkan kepulan asap hitam.


"Mengapa dia bisa secepat ini, teknik ruang dan waktu yang ku gunakan tak sanggup untuk mengimbangi kecepatannya, benar-benar manusia roh ini mempunyai teknik kecepatan yang sangat luar biasa," batin Thien Yu.

__ADS_1


"Aku akan mencoba menggunakan tehnik mata langit pemberian ayahku," batin Thien Yu kembali.


Seketika itu mata langit yang ada pada Thien Yu terbuka, yang membuat kecepatannya pun kini meningkat tiga kali lipat dari sebelumnya.


Kembali Thien Yu menyerang sosok roh yang ada di hadapannya, dan kini giliran sesosok roh itu yang terkejut.


"Bagai mana bisa dia mengimbangi kecepatan ku, sementara dia masih berasa di ranah perjalan surgawi, aku tak bisa menyepelekannya karena senjata yang ada di dalam genggamannya merupakan sebuah artefak langit yang dapat melukai rohku," bisiknya.


Jual beli serangan terjadi dengan sangat sengit, walupun Thien Yu kalah dalam segi kekuatan akan tetapi Thien Yu menang dalam segi tehnik yang membuat pertarungan itu pun menjadi berimbang.


Sosok roh itu mengeluarkan pedangnya dan kembali menyerang Thien Yu dengan cepat. Karena melihat adanya celah di diri Thien Yu dengan cepat pedang mahluk itu berkelebat dan berhasil menebas putus leher Thien Yu hingga terpotong menjadi dua. Tampak kepuasan di wajah manusia roh melihat lawan tarungnya tergeletak di lantai ruangan.


Namun tiba tiba Wajah manusia roh itu seketika berubah, melihat lawan tarungnya bangkit kembali dengan replika tubuh yang sama.


"Mengapa dia bisa menjadi dua rupa yang sama?" gumam manusia roh itu.


Melihat hal itu, membuat manusia roh marah karena merasa di permainkan oleh pemuda yang ada di hadapannya, maka diapun kembali menyerang Thien Yu.


Alhasil tubuh Thien Yu kembali terpotong akan tetapi semakin tubuhnya terpotong atau pun terbelah, maka bagian itu akan membentuk tubuh baru yang membuat sosok itu menghentikan serangannya.


"Tehnik apa yang dia gunakan oleh pemuda ini, mengapa aku tak bisa membunuhnya!!" batin sosok roh itu.


"Bagai mana, apakah kau sudah puas memotong motong tubuhku?, jika kau sudah puas maka kini giliran ku yang akan balik menyerangmu!!" ucap Thien Yu dan dengan semua replika dirinya Thien Yu menyerang kearah sosok manusia roh yang ada di hadapannya.


Puluhan replika tubuh Thien Yu bersama sama menyerang ke arah manusia roh akan tetapi tak satupun serangan dari Thien Yu yang berhasil mengenai tubuhnya, hingga satu persatu replika tubuh Thien Yu menghilang akibat energi yang ada di tubuh Thien Yu perlahan lahan mulai terkuras habis.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2