Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pendirian yang kokoh


__ADS_3

Teratai illahi melesat cepat kearah Dewa api, hingga membuat Dewa api langsung menyambut serangan Thien Yu itu dengan kekuatan api abadinya.


Benturan energi yang terjadi membuat dewa api terpental keras ketanah, akibat kedasyatan teratai illahi yang di lepaskan oleh Thien Yu.


Sesaat Dewa api memuntahkan darah segar dari mulutnya, kemudian diapun tak sadarkan diri.


Sementara itu serangan Thien Yu yang berwujud teratai nirwana seketika itu meluncur deras kearah kaisar langit, yang membuat kaisar langit seketika itu menggunakan perisai naga emasnya untuk melindungi tubuhnya dari serangan teratai nirwana, karena kaisar langit tau betul keampuhan serangan teratai nirwana yang dahulu pernah jendral perang langit gunakan dalam menghadapi raja iblis dari alam bawah.


Naga emas seketika itu muncul dan langsung memutari tubuh kaisar langit, sehingga membuat tubuhnya terlindungi dari serangan teratai nirwana.


Teratai nirwana menghantam keras kearah perisai naga emas milik kaisar langit, yang membuat benturan keras seketika itu menggetarkan nirwana.


Kaisar langit yang mampu menahan serangan teratai nirwana milik Thien Yu, seketika itu membalas Thien yu dengan serangan naga emasnya.


Raja Naga emas sesaat berputar putar di udara yang menimbulkan getaran di penjuru akademi, setelah itu naga emas langsung menghujam cepat kearah Thien Yu.


Melihat naga emas datang kearahnya, Thien Yu dengan cepat menghantamkan tinju naga giok miliknya hingga terciptalah naga hitam raksasa yang langsung menyambut serangan raja naga emas milik kaisar langit.


Kembali benturan energi tercipta yang membuat kedua petarung sama sama terseret beberapa meter kebelakang. Kaisar langit sama sekali tak menyangka jika sosok Thien Yu muda, lebih kuat kekuatannya dari pada ayahnya yang dahulu merupakan Dewa perang langit.


Pertarungan yang terjadi antara Thien Yu dan kaisar langit, membuat tempat keberadaan Dewa suci dan Dewa agung yang berada di kuil suci terusik.


Dewa suci dan Dewa agung yang lagi bermeditasi di ruang kehampaan, seketika itu menghentikan meditasinya karena merasakan adannya pertarungan besar di nirwana, yang dapat menggetarkan keberadaan kuil suci yang agung.


Menyikapi fenomena alam yang terjadi, mereka berdua memutuskan untuk meninggalkan tempat meditasinya, menuju ketempat dimana pertarungan besar yang tengah terjadi.

__ADS_1


Di tempat pertarungan antara kaisar langit dan Thien Yu, di sana Thien Yu begitu sangat murka merasakan jika serangan nya terhadap kaisar langit dapat di patahkan oleh penguasa istana langit itu dengan mudah.


Dengan mengeluarkan kekuatan dari gabungan antara teratai nirwana dan tehnik jari matahari, Thien Yu kembali menyerang kearah kaisar langit.


Tehnik terkuat dari penggabungan 2 kekuatan besar itu membuat alam di sekitar akademi nirwana menjadi kacau.


Angin ribut tiba tiba saja muncul dan menghancurkan bangunan bangunan akademi nirwana, langit dipenuhi Sambaran sambaran petir yang menggelegar keras, hingga membuat nirwana semakin mencekam seiring murkanya Thien Yu.


Thien Yu kembali melepaskan teratai nirwana kearah kaisar langit, hingga bayangan teratai nirwana langsung membungkus tubuh kaisar langit yang membuat sang kaisar terkurung di dalam bayangan teratai nirwana.


Tak lama kemudian Thien Yu menapakkan kedua telapak tangannya di lantai arena pertarungan, hingga membuat jarum emas raksasa yang seperti tombak entah darimana datangnya, seketika itu langsung menghujam kearah kaisar langit yang tengah terkurung di dalam bayangan bunga teratai nirwana.


Tiba tiba saja sebuah pagoda raksasa menghisap tubuh kaisar langit, hingga sang kaisar kini berada di dalam pagoda yang merupakan pusaka terkuat yang di miliki Dewa agung.


"Hentikan Thien Yu, jika kau teruskan pertarungan dengan kaisar langit, hal itu akan membuat keseimbangan seluruh alam semesta tak stabil, yang berdampak pada kerusakan di seluruh alam yang ada," ucap Dewa suci.


Dengan masih terbawa amarah di hatinya, Thien Yu sama sekali tak menggubris perkataan Dewa suci, keinginannya hanya satu yaitu membalas orang yang telah melukai ke empat ibu Dewinya.


Kembali Thien Yu mengeluarkan kekuatan terkuat dari kekuatan ilahi, dengan menggabungkan 4 teratai ilahi hukum alam menjadi sebuah tombak emas yang kini berada di dalam genggaman tangannya.


Dewa suci yang sangat mengetahui kekuatan Dewa ilahi, seketika itu langsung menggunakan kekuatan hukum cahaya alam semesta.


Dimana cahaya kehidupan kini berada di tangan kanannya dan cahaya kematian di tangan kirinya. Kedua cahaya itupun disatukan hingga membentuk lautan cahaya yang menyilaukan mata yang terbentuk menjadi bola raksasa.


"Aku tak akan membiarkanmu membunuh kaisar langit yang berada di dalam pagoda, jika kau ingin terus melakukan serangan padanya maka aku tak mempunyai pilihan lain, aku sendiri yang akan menghadapimu," ucap Dewa suci.

__ADS_1


"Dewa suci aku tau kau merupakan guru dari ayahku, yang mempunyai kekuatan tak terbatas. Walaupun kau sangat kuat akan tetap tak akan pernah takut padamu!!, kita lihat apakah kau mampu menahan serangan tombak ilahi ku ini!!" teriak Thien Yu sambil melemparkan tombak Dewa ilahinya kearah pagoda yang terdapat kaisar langit disana.


Melihat Thien Yu yang tetap pada pendiriannya, Dewa suci langsung mengarahkan bola Cahaya alam semesta ke arah tombak illahi yang menuju kearah pagoda.


Seluruh nirwana bergetar hebat akibat benturan energi yang terjadi sehingga membuat seluruh bangunan akademi rata dengan tanah.


Untung saja tak ada satupun korban yang berjatuhan akibat runtuhnya bangunan akademi, karena seluruh murid telah di ungsikan ke istana langit oleh ketua akademi lewat bantuan pasukan bayangan Akademi.


Akibat ledakan energi itu membuat tubuh Thien Yu terpental keras ke lantai arena pertarungan, hingga kubangan besar terlihat di sana.


Thien Yu kembali bangkit tanpa ada satupun luka di tubuhnya, semua itu karena adanya perisai dewa perang yang berada di tubuh Thien Yu.


Dengan cepat Thien Yu melesat keudara, dan kembali mengeluarkan kekuatan tombak dewa illahi 4 hukum alam untuk kembali menyerang pagoda milik Dewa agung.


Di samping itu Thien Yu juga telah menyiapkan teratai nirwana untuk menjadikannya serangan susulan yang akan diarahkan ke dalam pagoda.


"Thien Yu kau sudah sangat keterlaluan, kau telah membuat nirwana menjadi kacau seperti ini, dan sekarang kau lebih memilih untuk membalaskan dendammu dari pada membuat ketentraman di nirwana, ingat Thien Yu kau adalah seorang Dewa langit di masa depan," ucap Dewa suci.


"Aku tak pernah berfikir akan melakukan hal ini sebelumnya, mereka yang terlebih dahulu menyakiti keluargaku maka aku harus mempertahankan martabat keluarga besar ku dengan melenyapkan mereka semua yang telah menyakiti keluargaku.


"Sudah cukup Thien Yu, jika kau tetap ingin melanjutkan seranganmu, maka jangan salahkan jika hal buruk akan terjadi pada mu.


Dan satu hal lagi, perisai yang kau pakai di tubuhmu itu merupakan perisai perang pemberian ku kepada ayahmu, dan aku bisa menghancurkannya dengan mudah kapanpun aku mau," ucap Dewa suci


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2