
Nien Chu dan putri Annchi melanjutkan perjalanan menuju ke serikat dagang. Kali ini Nien Chu secara terang-terangan datang ke serikat dagang tanpa menyembunyikan lagi identitasnya sebagai pemilik utama serikat dagang.
Ketua Yuan yang merupakan direktur serikat dagang, menyambut ke datangan Nien Chu dengan rasa hormat.
Direktur Yuan begitu sangat hormat kepada Nien Chu yang membuat para manajer yang berada di dalam serikat dagang menjadi sangat heran, tak seperti biasanya sang direktur bersikap seperti itu dengan seorang anak muda.
"Mengapa tuan muda tak mengabarkan kedatangan tuan muda ke tempat ini, sehingga kami semua bisa menyambut tuan muda," ucap direktur Yuan.
"Aku tak ingin keramaian terjadi di tempat ini dengan penyambutan kalian semua, aku lebih menikmati datang ke serikat dagang seperti ini," jawab Nien Chu.
Setelah berbincang-bincang sesaat dengan direktur serikat dagang, Nien Chu pada akhirnya meminta untuk bertemu dengan Hyun Zi.
Dengan diantar direktur Yuan, Nien Chu pada akhirnya berada di depan pintu kamar kerja Hyun Zi.
"Aku ingin kau meninggalkan kami di sini karena ada hal penting dan sangat pribadi yang ingin ku bicarakan dengan Hyun Zi," ucap Nien Chu.
"Baik tuan muda," jawab direktur Yuan kemudian meninggalkan tempat itu.
Setelah perginya direktur serikat dagang, membuat Nien Chu langsung mengetuk pintu kamar kerja Hyun Zi.
Suara ketukan itu membuat Hyun Zi dan An Yue yang berada di dalam ruangan itu mengalihkan pandangannya ke arah pintu.
"Kak Hyun Zi, biar aku saja yang membuka pintu," ucap An Yue dengan anggukan kepala Hyun Zi.
An Yue begitu sangat senang melihat Nien Chu telah berdiri di depan pintu, akan tetapi raut wajahnya seketika berubah setelah melihat wanita cantik yang berada di dekatnya, hingga kecanggungan pun menghiasi pertemuan itu.
"Putri.."
Hanya kata itu yang keluar dari mulut An Yue.
Putri Annchi tersenyum yang membuat An Yue sedikit lega melihat senyuman di wajah sang putri.
Hyun Zi datang menemui Nien Chu dan putri Annchi, kemudian dengan kedewasaannya menjabat tangan putri Annchi, dan mempersilahkannya duduk.
"Aku ingin kalian bersama putri Annchi karena saat ini aku terlibat masalah dengan permaisuri, sehingga akan membuat nyawa putri Annchi terancam Jika dia bersamaku," ucap Nien Chu.
"Kau jangan khwatirkan hal itu, putri Annchi merupakan wanita yang dekat denganmu, berarti dia juga merupakan saudara kami berdua, kami akan bersamanya di sini untuk menunggu kak Nien Chu menjemput kami, setelah apa yang menjadi rencana kak Nien Chu telah tercapai," jawab Hyun Zi.
__ADS_1
Putri Annchi tak menyangka jika kedua wanita yang juga merupakan wanita yang dekat dengan Nien Chu, dapat menerima kehadirannya sebagai wanita yang akan mendampingi Nien Chu di masa depan.
"Terimakasih karena kalian berdua telah menerimaku sebagai saudari kalian, semoga di masa depan kita tetap saling akur dan menyayangi seperti ini," ucap putri Annchi.
"Karena tak ada lagi kerenggangan diantar kalian, hal itu membuatku sangat senang," ucap Nien Chu.
Nien Chu kemudian membuka tangannya lebar lebar, maka ketiga wanita itu menghamburkan diri ke pelukannya.
Setelah putri Annchi berada di serikat dagang, membuat Nien Chu dapat bernafas dengan lega.
*****
Hari turnamen bela diri besar yang diadakan di kekaisaran pheonix telah membuka pendaftaran.
An Yue dan putri Annchi serta beberapa elf yang datang dari kekaisaran dataran langit ikut mendaftarkan diri, sebagai peserta yang mewakili kekaisaran dataran langit.
An Yue dan putri Annchi telah membuka penyamarannya sebagai seorang manusia, mereka berdua telah menjadi seorang elf yang membuat kecantikan mereka berdua menjadi pusat perhatian saat pendaftaran terjadi.
Hyun Micha, Wang tianyang, Dewi Giok, Zurui serta beberapa murid utama dari Akademi bulan suci, ikut berpartisipasi dalam turnamen besar itu mewakili kekaisaran mutiara hidup.
Dari kekaisaran binatang buas, Erlang Wang, dan beberapa kultivator kuat yang dimiliki istana Awan, yang bergabung dengan beberapa kekuatan besar yang dimiliki itu para iblis, juga ikut andil dalam turnamen besar yang diadakan.
Sementara dari kekaisaran pheonix yang ikut andil dalam pertarungan itu adalah Nien Chu, Tency, dan Virgion.
Kekaisaran Pheonix hanya menurunkan tiga kultivator kuatnya, yang membuat seluruh penduduk kekaisaran sangat heran kepada kaisar Feng Liu San, yang hanya menurunkan 3 kultivator kuat dalam turnamen besar itu, sementara di kekaisaran pheonix sendiri banyak memiliki kultivator kuat dari berbagai sekte besar yang bermukim di sana.
Sementara itu para kultivator kuat yang berada di sekte besar di wilayah kekaisaran Pheonix, akhirnya memilih bergabung dengan istana awan agar dapat mengikuti turnamen besar yang diadakan.
Hari pertama turnamen, Nien Chu akan menghadapi Wang tianyang dari kekaisaran mutiara hidup.
Wang tianyang yang telah mempunyai rasa kebencian sedari dulu terhadap Nien Chu, ingin membuktikan diri dengan membunuh Nien Chu diatas arena pertarungan.
Seluruh mata kini menatap tajam kedua petarung yang berada di atas arena pertarungan, begitupun dengan putri Violin yang sangat berharap jika dalam pertarungan itu Wang tianyang dapat mengalahkan Nien Chu.
Setelah segel pembatas terpasang, maka pertarungan pun dinyatakan dimulai.
"Nien Chu akhirnya kita bertemu di dalam arena pertarungan ini, aku akan membuktikan kepadamu jika aku dapat membunuhmu!!" ucap Wang tianyang dengan rasa kebencian di hatinya.
__ADS_1
"Aku ingin melihat bagaimana caramu untuk membunuhku," Tantang Nien Chu.
Mendengar perkataan Nien Chu, Wang tianyang lantas menyerang ke arahnya.
Tubuh Wang tianyang menghilang dari pandangan mata, dan tiba-tiba saja pukulan tangan kanan yang dialiri energi Qi tingkat tinggi tertuju kepada Nien Chu, setelah Wang tianyang muncul dengan tiba-tiba di hadapan Nien Chu.
Melihat kekuatan besar yang terkandung di dalam tinju tangan Wang tianyang, membuat Nien Chu sama sekali tak bergeming dari tempatnya.
Tangan kanan Nien Chu seketika itu menangkap tinju Wang tianyang, sehingga ledakan besar terjadi di atas arena pertarungan.
Semua mata semakin tajam menatap arena pertarungan saat debu tebal berterbangan di udara yang menutup pandangan semua orang.
Saat melihat tinju Wang tianyang berada di genggaman tangan Nien Chu, membuat semua penonton yang melihatnya sangat terkejut.
Kaisar Feng Liu San tersenyum melihat apa yang dilakukan oleh Nien Chu, dan betapa terkejutnya lagi saat Nien Chu menarik tangan Wang tianyang dan melemparkannya ke tanah dengan keras.
Wang tianyang tak menyangka serangan kuat yang diarahkan nya kepada Nien Chu, dapat dengan mudah ditahannya malahan saat ini tubuhnya harus terhempas ke tanah dengan keras, akibat daya dorong yang sangat kuat yang dilepaskan Nien Chu kepadanya.
Wang tianyang bangkit berdiri, dengan kekuatan yang dimiliki nya, diapun merubah dirinya menjadi 10 replika tubuh yang sama, 10 replika itu mengeluarkan aura kuat di tubuhnya, kemudian replika itu kembali bergabung menjadi satu, sehingga membuat kekuatan Wang tianyang menjadi 10 kali lipat dari sebelumnya.
Wang tianyang mengeluarkan seluruh kekuatan yang dimilikinya yang terpusat ke tangan kanannya.
Wang tianyang melompat ke udara, dan menghantamkan tinju tangan kanannya dari jarak jauh, sehingga membuat bola energi melesat cepat ke arah nie Chu.
Nien Chu yang telah mengeluarkan teratai hitam di telapak tangan kanannya, langsung melemparkan teratai hitam itu ke arah bola energi yang menuju ke arahnya.
Kembali ledakan terjadi di tempat itu, yang membuat tubuh Wang tianyang melayang ke udara dan jatuh ke tanah dengan sangat keras.
Wang tianyang memuntahkan darah segar dari mulutnya, dan tak lama kemudian dia pun tergeletak tak sadarkan diri.
Nien Chu mengibaskan debu yang melekat di pakaiannya, dan menatap tajam ke arah Putri violin.
Sang Putri sama sekali tak menyangka jika pemuda yang telah dijodohkan oleh sang Kaisar kepadanya merupakan kultivator kuat, terbukti dengan dapat mengalahkan salah satu kultivator kuat yang dimiliki kekaisaran mutiara hidup dengan mudah.
Semua yang menonton pertarungan itu, begitu sangat takjub dengan kemampuan kultivator yang dimiliki kekaisaran Phoenix, sehingga mereka berpendapat jika dialah yang akan menjadi juara dalam turnamen besar yang diadakan.
Bersambung.
__ADS_1