Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Akhir sebuah pertarungan


__ADS_3

"Kau telah memaksaku sampai ketitik ini, maka aku akan menghabisimu anak manusia," teriak gorila raksasa.


Kali ini raja gorila raksasa membentuk sebuah bola energi berwarna emas, degan petir yang menyambar nyambar di dalamnya.


Alam sekitar bergetar sangat hebat seperti akan terjadi gempa, tanah disekitar tempat itu tiba tiba saja mengering dan retak retak dalam, pepohonan pun mengering daun daun berguguran, air sungai pun ikut mengering terserap kedalam bola energi yang di ciptakan oleh raja gorila raksasa.


Di tempat lain thien Yu terdiam sesaat melihat perubahan alam yang ada di hadapannya, diapun memejamkan matanya untuk menciptakan 4 unsur alam.


Tak lama kemudian di hadapan Thien Yu muncul 4 buah unsur alam dan bentuk bola sebesar genggaman tangan orang dewasa.


Bola api, bola air, bola tanah dan bola angin kini berada di hadapan Thien Yu, keempat bola unsur alam itu mengambang di udara.


Thien Yu menatap ke 4 unsur alam yang ada di hadapannya, secara bergantian. "Aku dapat memunculkan 4 kekuatan hukum alam ini, tinggal satu langkah lagi untuk menjadikannya kekuatan besar yang sangat mematikan, yaitu dengan menggabungkannya menjadi satu," batin Thien Yu.


Thien Yu mengangkat kedua tangannya untuk menekan ke 4 unsur alam yang ada di hadapannya, dengan kekuatan penyatuan yang telah diajarkan leluhur menara hijau padanya.


Pelan tapi pasti perlahan lahan ke 4 bola unsur alam itu mulai menyatu, Thien Yu terus menekan dengan kedua tangannya dan tiba tiba saja cahaya hijau kehidupan keluar dari dalam bola unsur alam yang telah menyatu.


Tampak di hadapan Thien Yu sebuah bunga teratai bercahaya hijau yang menandakan kehidupan dari udara dan tanah, kelopaknya bening yang menandakan air, serta aura yang keluar sangatlah panas yang menandakan api.


"Aku telah menggabungkan kekuatan unsur alam menjadi satu, dan membentuk bunga teratai yang sangat cantik. Kekuatan gabungan ini akan kuberi nama Teratai illahi.


Walaupun belum sempurna, sesempurna gabungan yang di lakukan leluhur menara hijau yang mampu membentuk sebuah anak panah emas, tapi bagiku teratai illahi ini sudah cukup sempurna, tinggal kita lihat apakah teratai illahi ini mampu untuk mengalahkan kekuatan bola energi raksasa dari raja gorila raksasa.


Tiba tiba teriakan raja gorila raksasa menggelegar di udara, " Anak muda terimalah kematian mu!! teriaknya.


Tangan kanan raja gorila diangkat keatas, maka bola energi raksasa semakin memancarkan aura yang sangat menindas. Cahaya emas terpancar keluar, dengan perpaduan petir petir kecil yang berada di dalamnya, membuat bola energi itu begitu sangat menakutkan.

__ADS_1


Melihat hal itu Thien Yu mengeluarkan sayap emas phoenix nya, dan terbang mengudara sambil membawa teratai illahi di tepak tangan kanannya.


Tak lama kemudian raja gorila raksasa melemparkan bola energi kearah Thien Yu. Bola itu pun meluncur cepat dan deras menuju kearah sasarannya.


"Teratai illahi ku serahkan semuanya padamu, hancurkan bola energi itu dan lumpuhkan raja gorila raksasa untukku," ucap Thien Yu sambil melepaskan teratai illahi yang berada di telapak tangan kanannya.


Kedua kekuatan dasyat itu saling bertemu, hingga menimbulkan ledakan maha dasyat, yang radius getarannya sampai ke kerajaan cahaya nirwana.


Bekas raja kerajaan cahaya nirwana yang bernama Zheng long ( Ayah Zheng Bil Ang) yang memilih menjadi kepala sebuah akademi di kerajaan cahaya nirwana, yang kini telah mencapai ranah tingkat alam emperor tertinggi yaitu alam cahaya suci tersadar dari meditasinya, dia merasakan adanya pertempuran 2 kultivator yang telah menyamai tingkat kultivasinya, tengah bertarung di perbatasan kerajaannya.


Begitupun tetua Xiohuan yang juga telah menembus ranah tingkat cahaya ( masih satu tingkat dibawah kultivasi kepala akademi Zheng long) yang tengah bermeditasi bersamanya juga tersadar dan membuka matanya.


"Saudara Zheng long, apa yang sebenarnya terjadi, aku merasakan ada benturan energi yang sangat kuat hingga getaran benturannya sampai terasa di tempat ini," ucap tetua Xiohuan.


"Kau benar saudaraku, sepertinya telah terjadi pertarungan antara dua kultivator tingkat atas di perbatasan hutan kerajaan cahaya nirwana," jawab kepala akademi Zheng long.


"Saudaraku, setahuku di benua semesta biru hanya kau dan raja kerajaan Tanah surgawi yang telah menembus tingkat ranah emperor puncak tertinggi, apa masih ada lagi kultivator lain yang setara dengan kalian berdua?" tanya tetua Xiohuan.


"Tak mungkin raja kerajaan tanah surgawi yang bertarung dengan raja gorila emas itu, pasti ada kultivator lain yang bertarung dengannya. Saudara Zheng long, secepatnya kita kesana, aku ingin melihat siapa yang tengah bertarung dengan raja gorila emas raksasa," ucap tetua Xiohuan.


Kepala akademi Zheng long menganggukkan kepalanya, kemudian bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan meditasi itu yang di ikuti oleh tetua Xiohuan di belakangnya.


Kepala Akademi Zheng long segera mengeluarkan kekuatan energi pembentukan, dan muncullah seekor angsa putih raksasa di hadapan mereka berdua.


Kepala akademi Zheng long naik keatas punggung angsa putih, di susul tetua Xiohuan. Tak lama berselang, angsa putih itu mengudara dan terbang menuju ke perbatasan hutan kerajaan cahaya nirwana.


*****

__ADS_1


Pertarungan antara Thien Yu dan raja gorila emas raksasa sudah berakhir, tampak raja gorila raksasa tergeletak di tanah dengan napas yang tersengal sengal.


Thien Yu berdiri di samping raja gorila raksasa, dan menatap tajam kearahnya.


"Aku telah mengalahkanmu dan aku minta kesepakatan yang telah kita buat," ucap Thien Yu.


"Ka...Ka..kau memang ta..tangguh tuan muda, aku mengaku kalah, dan aku akan menyetujui kesepakatan yang telah kita buat, aku dan seluruh kawanan gorila emas akan menjadi pengikut mu," jawab raja gorila raksasa terbata bata sambil bangkit dan bersujud di hadapan Thien Yu.


"Sesuai kesepakan kita, aku akan mengikatmu dalam sebuah kontrak darah denganku, yang menandakan jika kau adalah pengikutku," ucap Thien Yu.


"Aku akan menerimanya tuan muda," jawab raja gorila emas raksasa.


"Jika begitu maka bersiaplah menjadi pengikutku," ucap Thien Yu kemudian menyayat telapak tangannya memakai sebuah belati, dan darah emasnya pun mengalir ke kepala raja gorila raksasa.


Raja gorila raksasa merasakan energi murni mengalir di seluruh tubuhnya, yang membuat luka dalam yang di deritanya pun sirna, berganti energi baru yang sangat murni dan sempurna.


"Trimakasih atas kontrak darah darimu yang telah memberikanku kesembuhan tuan muda.


Tuan muda masih ada satu hal yang ingin kutanyakan kepada mu, yang tak dapat ku pecahkan saat ini jika aku ikut pergi bersamamu," tanya raja gorila raksasa.


"Katakanlah," jawab Thien Yu singkat.


"Kawanan gorila emas berjumlah ribuan ekor, jika aku meninggalkan mereka maka kehidupan mereka akan terancam dari para pemburu binatang roh, dan aku tak ingin mereka di bunuh dan diambil batu inti rohnya," ucap raja gorila raksasa.


"Kau jangan khwatir kan hal itu, aku akan membawa mereka semua ke dalam alam buatan guruku yang berada di dalam alam batinku, mereka bisa tenang berada disana, selain berlimpahnya sumber makanan, di sana juga terdapat energi alam yang berlimpah yang sangat di butuhkan oleh binatang roh seperti kawanan mu," jawab Thien Yu.


Setelah berkata seperti itu, Thien Yu membawa semua kawanan gorila emas kedalam alam batinnya, tampak semua gorila emas merasa sangat senang di tempat barunya itu, merekapun menaruh rasa hormat pada Thien Yu, seperti halnya rasa hormat yang di berikan ke pada rajanya.

__ADS_1


"Trimakasih atas semua kebaikan yang kau berikan kepada kami, dan mulai hari ini aku sebagai perwakilan dari kawanan gorila emas akan menjadi pelindungmu, dan mulai hari ini panggil aku dengan nama Gonggo," ucap raja gorila emas raksasa.


Bersambung.


__ADS_2