Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Kecurigaan Biyao


__ADS_3

Setelah adanya kerumunan para pengunjung serikat dagang di depan jalan masuk ke dalam rumah serikat dagang, Hyun Zi yang saat ini menjadi kepala keamanan serikat dagang, datang ketempat itu dengan membubarkan para pengunjung yang tengah mengerumuni seekor rubah putih dan seorang wanita cantik yang kini tergeletak di tanah.


"Bawa mereka masuk kedalam balai pengobatan serikat dagang," perintah Hyun Zi.


Para pelindung serikat dagang segera membawa An Yue dan Tency kedalam balai pengobatan serikat dagang, akan tetapi semua orang di kejutkan saat melihat lencana emas yang tertindih tubuh rubah putih ekor 3.


Hyun Zi segera meraih lencana emas itu dan memperhatikannya lekat lekat.


"Bukankah ini merupakan lencana kepemilikan serikat dagang, mengapa lencana ini bisa ada pada mereka?" batin Hyun Zi.


Hyun Zi memperhatikan rubah putih ekor 3 yang kini berada di gendongan salah seorang pelindung Naga (Pelindung naga merupakan julukan dari para kultivator kuat yang tergabung di dalam keamanan serikat dagang).


"Bawa rubah putih itu kepadaku!!," perintah Hyun Zi.


Laki laki kekar yang menggendong Tency, segera membawa rubah putih ekor 3 ke hadapan Hyun Zi.


Hyun Zi memperhatikan lekat lekat rubah putih yang ada di hadapannya, dan matanya seketika itu tertuju ke arah simbol bulan sabit di atas kepala rubah putih ekor 3.


"Ternyata memang dia...., rubah putih ini merupakan rubah putih yang bersama Nien Chu waktu itu, tapi mengapa mereka semua terluka?" Dan di manakah Kak Nien Chu saat ini berada?" batin Hyun Zi dengan hati yang bertanya-tanya.


Hyun Zi menatap kearah seorang wanita yang saat ini di bawah pergi oleh beberapa kultivator wanita menuju ke balai pengobatan serikat dagang, ada rasa cemburu di hatinya saat mengetahui jika wanita muda itu begitu sangat cantik, dan pastinya selama ini Nien Chu telah bersamanya, mengingat lencana emas milik Nien Chu ada pada mereka.


Hyun Zi hanya bisa menahan gejolak di dalam hatinya, dia sadar jika harus mendapatkan seorang Nien Chu yang memiliki segalanya, dia harus berjuang mendapatkan cintanya itu dengan perjuangan pantang menyerah, karena Nien Chu selain tampan, dia juga memiliki kekayaan berlimpah, yang merupakan pemilik dari serikat dagang, dan juga memiliki kemampuan hebat yang sulit dicari tandingannya, sehingga siapapun wanita di dalam dunia ini pasti tak akan pernah menolak nya, walaupun dia merupakan Putri seorang Kaisar suatu kekaisaran besar sekalipun.

__ADS_1


"Ah....., Aku harus membuang jauh-jauh pikiran itu, belum tentu wanita ini merupakan kekasihnya, karena kak Nien Chu sudah berjanji kepadaku Jika dia telah menjadi kuat, maka dia akan mencariku," batin Hyun Zi.


Sementara itu, Nien Chu yang dibawa ketiga petinggi istana kekaisaran pheonix, membawa Nien Chu ke dalam sebuah penjara ruangan khusus m, agar pemuda itu tak melarikan diri.


Penjara itu tanpa jeruji besi, tapi dikelilingi tembok kokoh yang dilapisi segel tingkat tinggi, sehingga takkan mudah untuk menghancurkan penjara khusus itu.


Di dalam penjara Nien Chu melakukan kultivasi untuk memulihkan diri, karena telah mengeluarkan energi banyak dalam menghadapi Erlang Wang dan dua Jenderal iblis yang ikut membantunya dalam pertarungan itu.


Tanpa melihat adanya orang di sekitar penjara, Nien Chu kemudian menyerap inti pil obat yang ditelannya, juga mengeluarkan kekuatan teratai Nirwana agar mempercepat kesembuhannya.


Biyao yang dahulunya merupakan orang terdekat Thien Yu yang merupakan ayah dari Nien Chu, saat pertama kali melihat Nien Chu tergeletak di tanah, darahnya berdesir dan bergejolak, hampir saja saat itu dia berteriak Thien Yu....!, karena melihat wajah anak muda itu sama persis dengan wajah Tuan mudanya di masa lalu.


Karena rasa penasaran yang tinggi, Biyao yang merupakan raja segel yang dimiliki kekaisaran pheonix, menyegel ruangan khusus Nien Chu, kemudian dia masuk dan menghilang tanpa jejak sedikitpun, sehingga Nien Chu tak mengetahui jika masih ada satu orang petinggi kekaisaran Phoenix, yang masih berada di dalam penjara ruangan khusus itu.


3 jam telah berlalu, Nien Chu telah dapat memulihkan dirinya seperti semula, dan saat ini dia pun mulai berdiri, dan mulai menggerakkan tubuhnya untuk melemaskan otot otot kaku di dalam tubuhnya.


Tiba tiba saja Nien Chu dikejutkan dengan seorang laki-laki tua dengan seluruh rambut di tubuhnya telah memutih semua dan kini berdiri di hadapannya.


"Sejak kapan laki-laki tua ini telah berada di tempat ini?, sedari tadi aku tak mendeteksi adanya seseorang di sini, dan kurasa laki-laki ini merupakan kultivator kuat yang pilih tanding, aku harus berhati-hati dengannya," batin Nien Chu.


"Siapa anda tetua .., dan mengapa anda bisa muncul di hadapanku secara tiba tiba seperti ini?" Tanya Nien Chu.


Tak ada jawaban dari laki-laki tua itu, malahan laki-laki tua itu langsung menyerang ke arah Nien Chu dengan sebuah pedang yang berada di tangannya.

__ADS_1


Nien Chu yang telah siap dengan kemungkinan yang ada, langsung berkelit ke sana dan ke sini untuk menghindari serangan pedang laki-laki tua yang ada di hadapannya.


Pedang penguasa malam seketika itu keluar dari dalam tubuh Nien Chu, dan menangkis semua serangan dari laki-laki tua yang mengarah padanya.


Tiba tiba saja laki-laki tua itu menghentikan serangannya, dan membuang pedang yang berada di dalam genggaman tangannya, sehingga pedang itu tergeletak di tanah.


"Aku ingin mengetahui apakah darah di tubuh itu berwarna emas?" tanya biyao dingin.


"Untuk apa kau ingin mengetahui darah di tubuhku, sampai kapanpun aku tak akan memberitahukan nya ke padamu," jawab Nien Chu.


Nien Chu merasa jika laki-laki tua itu ingin melakukan hal buruk kepadanya, karena menanyakan darah emas di tubuhnya, membuat Nien Chu dengan menggunakan teknik langkah bayangan langsung menyerang ke arah laki-laki tua itu, hingga pedang penguasa malam kini menempel di leher laki-laki tua yang diserangnya.


"Mengapa kau tak melakukan perlawanan? bukankah dengan sekali gerakan aku bisa membunuhmu!!" ucap Nien Chu dengan penekanan di dalam perkataannya.


"Aku meyakini sesuatu di dirimu yang telah 70 puluh persen sebagai orang yang sangat ku hormati di masa lalu, jika di tubuhmu mengalir darah emas maka keyakinanku kepadamu telah menjadi 100 persen, setelah itu aku akan menceritakan masa lalu 10.000 tahun yang lalu, saat itu aku masih merupakan seorang sahabat dari kesatria hebat di masa lalu," jawab Biyao.., yang membuat Nien Chu menarik kembali pedangnya di leher laki-laki tua itu, dan mundur beberapa langkah ke belakang.


"Aku tau dia pasti ada hubungannya dengan kesatria hebat itu di masa lalu, dan dengan mengetahui darah emas di tubuhku, maka aku akan tahu mengetahui semua masa laluku dengan ceritanya," batin Nien Chu.


Nien Chu kemudian mengiris tangannya dengan pedang penguasa malam, dan darah segar seketika itu mengalir dan menetes ke tanah.


Melihat darah emas keluar dari tubuh anak muda itu, Biyao tak kuasa lagi menahan gejolak hatinya, dia berlutut satu kaki dengan menangkupkan kedua tangannya memberi hormat hormat kepada anak muda yang ada di hadapannya itu.


Apa yang dilakukan laki-laki tua di hadapannya, membuat Nien Chu sangat terkejut dan juga merasa heran terhadap nya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2