
"Mau kemana kau Nien Chu, Aku tak akan membiarkanmu pergi setelah apa yang kau lakukan kepada kekaisaran ini, apalagi saat ini kau telah melukai putra mahkota dan putraku Wucian, untuk itu kau harus mempertanggungjawabkan apa yang telah kau lakukan, terutama keberadaan mu di kekaisaran ini telah mencoreng nama besar istana Orgy, dengan lancang memasuki kekaisaran dataran langit yang tidak boleh dimasuki oleh seorang manusia termasuk dirimu, karena manusia adalah makhluk yang tak mempunyai perasaan, keji, kejam dan licik."
"Dengan semua yang telah kau lakukan, kau telah melukai hati rakyat negeri ini dan juga hati yang mulia Kaisar Annzhor, sedari itu kau harus di tangkap dan dihukum seberat-beratnya," ucap jendral Wugenji.
"Jendral..., semua yang kau katakan itu tak seperti dengan apa yang ada di dalam pikiran mu, Karena manusia tak selamanya buruk seperti yang kau prasangka kan."
Selama aku berada di kekaisaran dataran langit aku telah melihat sifat dari para elf yang berada di sini, tak semua elf berhati baik mereka juga ada yang jahat seperti halnya manusia. Jika perkataanmu barusan yang membuat hubungan antara manusia dan elf menjadi menjauh, itu semua karena cara berfikir dari kekaisaran ini hanya memandang manusia dari keburukannya di masa lalu, bukan memandang manusia dari sisi baiknya, sehingga membuat kami ras manusia selalu menjadi buruk di mata kalian."
"Jika hari ini kau ingin bertarung dengan ku maka lakukanlah, walaupun aku baru menembus ranah Dewa tapi aku pasti akan mengalahkanmu karena pertarungan ini pastinya akan ada di pihakku," jawab Nien Chu dengan penuh ketenangan.
"Ha...ha...ha..., aku salut dengan keberanian mu anak muda, tapi sayang yang kau hadapi kali ini adalah aku jenderal Wugenji, maka hari aku akan memperlihatkan kepadamu bagaimana kekuatan ras elf itu sesungguhnya," ucap sang jendral.
Seketika itu juga jendral Wugenji menggunakan kekuatan terkuatnya untuk segera melumpuhkan Nien Chu, sehingga aura yang sangat besar dan menindas langsung terpancar dari tubuh sang jendral.
Tiba tiba saja dari belakang tubuh sang Jenderal muncul sesosok makhluk besar dan menyeramkan, sosok menyeramkan itu persis dengan seorang raksasa yang haus akan kematian.
Ditangan sosok itu menggenggam sebuah tombak hitam raksasa yang mengeluarkan aura racun yang sangat mematikan.
Nien Chu sadar jika kekuatan jenderal Wugenji melebihi berkali kali lipat dari kekuatan pangeran Annsher, mau tidak mau Nien Chu harus menggunakan kekuatan teratai kaca ilahi untuk menghancurkannya.
4 hukum alam kini digabungkan menjadi satu, dan di dalam genggaman tangannya Nien Chu kini terdapat sebuah teratai kaca, yang begitu sangat kuat memancarkan aura yang membuat perubahan alam di dekitar tempat itu bergejolak hebat.
"Anak ini memiliki kekuatan yang sangat besar, tapi aku yakin jika Jenderal terkuat dari istana ku dapat menandinginya. Lebih baik aku melihat pertarungan ini terlebih dahulu sebelum aku mengambil tindakan," batin kaisar Annzhor.
Diarena pertarungan semakin kian memanas antara jenderal Wugenji dan Nien Chu.
Aura yang terpancar dari tubuh mereka berdua mampu menghancurkan arena pertarungan yang berselimutkan segel pelindung, sehingga arena pertarungan itu pun kini rata dengan tanah.
__ADS_1
Tiba tiba saja jenderal Wugenji melakukan pergerakan sehingga sosok menyeramkan yang ada di belakangnya seketika itu melemparkan tombaknya ke arah Nien Chu.
Nien Chu tak tinggal diam dia pun langsung melemparkan teratai kaca, yang merupakan kekuatan terkuat miliknya pemberian dari dewa illahi, dan pada akhirnya benturan dua kekuatan besar itu pun saling bertemu di udara.
Benturan energi yang sangat besar menggetarkan seluruh area sekitar tempat itu, sehingga segel pelindung yang sangat kuat yang membatasi arena pertarungan dengan para penonton yang menyaksikan pertarungan, akhirnya hancur dan akibatnya banyak para menonton yang tumbang dan tergeletak di tanah.
Jendral Wugenji yang tadinya begitu meremehkan Nien Chu seketika itu panik karena kekuatan yang selama ini diandalkannya, tak mampu menahan teratai kaca yang terus menghancurkan tombak raksasa miliknya, sehingga teratai kaca itu dapat leluasa meluncur deras ke arahnya.
Pekikan menyayat hati keluar dari mulut Sang Jenderal, saat teratai ilahi menghantam tubuhnya dengan keras.
Walaupun Sang Jenderal memiliki armor pelindung di tubuhnya, akan tetapi Armor itu tak mampu untuk menahan kekuatan dari teratai ilahi, sehingga Sang jendral terhempas jauh ke belakang dengan tubuh yang terpisah-pisah, dan tentunya itulah akhir dari kehidupan Sang Jenderal.
Melihat akan hal itu kaisar Annzhor pun murka, dia langsung melesat ke arena pertarungan tempat di mana Nien Chu berada.
Melesatnya sang Kaisar ke arena pertarungan, maka seketika itu juga para kultivator kuat yang dimiliki istana Orgy langsung mengurung keberadaan Nien Chu di berbagai sudut mata angin.
Nien Chu yang merasa jika peperangan antara dirinya dan istana Orgy sudah tak terhindarkan lagi, maka Nien Chu segera mengeluarkan rubah putih ekor 3 dari dalam tubuh.
Aura yang sangat kuat tiba-tiba muncul dari tubuh rubah putih ekor 3, yang membuat Kaisar Annzhor menghentikan langkahnya menuju ke arah Nien Chu.
"Bagaimana bisa binatang kuno itu berada di sini, dan sepertinya binatang kuno itu bukanlah binatang roh sembarangan, melainkan binatang roh langit yang keberadaannya ingin melindungi Nien Chu," batin sang Kaisar.
"Kaisar Annzhor, Aku ingin mengadakan perundingan dengan mu, sekedar bernegoisasi agar tak
terjadi pertumpahan darah di tempat ini," ucap Nien Chu tiba tiba.
"Setelah kau membunuh jenderal terkuat yang kumiliki, kau sekarang ini ingin bernegosiasi denganku? itu adalah hal bodoh yang ingin kau lakukan, karena aku tak akan pernah ingin melakukan negosiasi dengan mu," ucap kaisar Annzor.
__ADS_1
"Kaisar Annshor, jenderal mu itu yang telah duluan ingin menghabisiku dengan kekuatan yang dimilikinya, apakah aku harus menerima serangan darinya begitu saja?, jika kau yang berada di posisiku, pasti kau pun akan melawan hingga titik darah penghabisan."
"Kaisar....,Jika kau ingin berperang denganku dan tak ingin melakukan negosiasi, maka jangan salahkan aku jika kekaisaranmu ini hanya akan tinggal nama," ucap Nien Chu kemudian membentuk portal besar di belakangnya.
Tak lama kemudian raja serigala iblis kuno muncul dari dari dalam portal, dengan ratusan ribu pasukan serigala iblis kuno di belakangnya.
Semua tercengang, begitupun halnya dengan Kaisar Annzhor. Dia tak menyangka jika makhluk kuat yang tak pernah terusik keberadaannya di dalam reruntuhan hutan binatang iblis, kini berada di bawah kekuasaan Nien Chu.
Tatapan Nien Chu sangat tajam mengarah ke pada kaisar Annzhor, yang membuat raja serigala iblis kuno menolong panjang yang diikuti dengan lolongan ratusan ribu serigala iblis kuno yang menjadi pengikutnya, lolongan itu memberikan dampak mengerikan yang sangat mencekam bagi siapa saja yang mendengarnya.
Tiba tiba saja permaisuri Ning yue melesat kehadapan Nien Chu, dan berkata.
"Apakah kau akan menghancurkan istana peri ini yang dihuni ratusan ribu penduduk bangsa peri dengan peperangan yang akan kau lakukan?"
"Apa kau tak mengingat bagaimana putriku menyelamatkanmu sewaktu kau tengah menembus ranah Dewa, sehingga saat ini kau tak berbalas kasih kepada dataran langit?"
Nien Chu aku ingin kau menghentikan pertarungan ini, karena semua ini hanyalah kesalahpahaman belaka antara ras Elf dan ras manusia," ucap sang permaisuri yang merasa takut dengan pasukan serigala Iblis kuno yang berada di belakang Nien Chu, karena semua makhluk mengerikan itu tak semudah itu untuk di bunuh.
"Aku tak akan melakukan peperangan melawan bangsa elf, asalkan kalian semua berjanji padaku untuk tak menindas elf pesisir pantai, dan memberikan ras elf pesisir pantai sebagai ras kehormatan di kekaisaran dataran langit," ucap Nien Chu.
"Nien Chu....!!, aku akan memberikan kehormatan bagi ras pesisir pantai, asalkan kau dapat mengalahkanku dalam sebuah pertarungan, dan pertarungan yang akan terjadi akan memperlihatkan siapa yang menjadi pemenang di antara kita."
"Jika kau memenangkan pertarungan ini maka kekaisaran dataran langit akan takluk di bawah kakimu, dan jika kau kalah maka kau harus bunuh diri di hadapan kami para elf yang berada di dataran langit ini," ucap kaisar Annshor.
"Jika itu keinginanmu, maka aku akan mengabulkan nya," jawab Nien Chu.
Bersambung.
__ADS_1
Up 1 episode kk, mau istirahat dulu karena badan kurang fit 🙏, semoga di maklumi, trimakasih.