Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Bertemu Feng yie kembali


__ADS_3

Di dalam kota, Tang Yin kembali berulah dengan mencari masalah kepada orang-orang dari keluarga Feng, dengan sengaja ingin membuat Nien Chu yang merupakan pengawal pribadinya, berurusan dengan para pengawal yang mengawal kereta kuda dari keluarga Feng itu.


Tang Yin dengan sengaja menyerang salah satu penjaga yang mengawal kereta kuda, hingga membuat para pengawal kereta kuda yang lainnya merasa berang terhadap wanita muda yang tak lain adalah Tang Yin.


Akibat kelakuannya itu para pengawal kereta kuda langsung beramai ramai menyerang ke arah Tang Yin.


Sebenarnya Nien Chu enggan untuk membantu Tang Yin yang sengaja menjebaknya untuk bertarung dengan para pengawal keluarga Feng, tapi Nien Chu tak kehabisan akal, diapun segera melesat kearah para pengawal keluarga tang, kemudian memberikan hormat kepada para pengawal yang ingin menyerang ke arah Tang Yin.


"Saya pengawal nona Tang Yin putri saudagar Tang, maafkan atas kelakuan bodoh nona muda saya yang telah menyerang para pengawal semua," ucap Nien Chu dengan menggenggam tinju memberi hormat.


Tang Yin begitu marah melihat apa yang telah dilakukan Nien Chu, apalagi ada perkataan Nien Chu yang menyinggungnya dengan mengatakan bodoh, hal itu memicu Tang Yin menyerah ke arah Nien Chu dengan tinju tangan kanannya.


Nien Chu yang ingin memberi sedikit pelajaran kepada nona muda putri saudagar Tang, seketika itu langsung menangkap tangan Tang Yin dan mamalintir sedikit ke atas hingga Tang Yin merasakan kesakitan.


"Ackh .., hentikan Nien Chu, kau telah menyakitiku!!" pekik Tang Yin.


Nien Chu pada akhirnya melepaskan tangan Tang Yin saat melihat seorang wanita cantik turun dari atas kereta kuda.


"Bukankah itu Feng yie...," batin Nien Chu.


Belum hilang rasa keterkejutan nya saat melihat Feng yie turun dari atas kereta kuda, tiba-tiba saja dalam sekali kedipan mata Feng yie telah menghilang dari pandangan mata Nien Chu, dan tahu-tahu sudah berada di hadapan Tang Yin.


"Plak....!"


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Tang Yin, hingga membuat Yang Yin meringis kesakitan.


"Aku masih menganggap pengawalmu merupakan orang baik, jika tidak maka jangankan kau, seluruh keluarga saudagar Tang pasti akan aku hancurkan," ucap Feng yie.

__ADS_1


"Nona Feng yie maafkan atas kesalahan nona mudaku," ucap Nien Chu.


"Aku akan memaafkan nona muda dari keluarga Tang itu, asalkan kau bersedia untuk menjadi lawan latih tanding ku," jawab Feng yie.


"Baik, aku bersedia menjadi lawan latih tanding mu, asalkan kau memberikan beberapa orang untuk mengawal Tang Yin kembali ke rumahnya," ucap nien Chu.


"Baik, aku akan menyuruh beberapa pengawal untuk mengawal Tang Yin pulang ke kediaman saudagar Tang," jawab Feng yie.


Tang Yin begitu merasa kesal dengan apa yang dilakukan Nien Chu padanya, dengan bersungut sungut diapun pulang ke rumahnya dengan diantar 4 orang pengawal keluarga Feng.


"Nona Feng yie kapan dan di mana kau akan menjadikanku sebagai lawan latih tanding mu, biar secepatnya aku menyelesaikan apa yang telah ku janjikan padamu," ucap Nien Chu.


"Nien Chu kau tak usah pikirkan apa yang telah aku katakan untuk menjadikan mu lawan latih tanding ku, semua ini aku lakukan untuk membebaskanmu dari nona muda saudagar Tang, karena aku melihat jika kau begitu terkekang dengan keberadaannya," jawab Feng yie.


"Terimakasih karena kau telah perduli padaku, nona Feng yie sampai bertemu lagi karena ada sesuatu hal penting yang harus aku kerjakan," ucap Nien Chu.


Terlihat Feng yie menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan Nien Chu.


"Akhirnya aku dapat terbebas dari wanita manja itu," batin Nien Chu.


Nien Chu lantas bermeditasi di tempat itu karena dirinya merasakan jika sekarang ini dirinya akan melakukan penerobosan tingkat kekuatan.


Cahaya putih seketika itu menyelimuti tubuh Nien Chu yang tengah bermeditasi, dan tak lama kemudian ledakan energi pun terjadi yang membuat Nien Chu menerobos ke ranah ketingkat kuasa bumi.


Nien Chu secara perlahan-lahan membuka matanya, merasakan jika energi di tubuhnya telah bertambah besar dan kekuatannya semakin bertambah kuat.


Tak lama sosok laki-laki tua berjubah putih muncul di hadapan Nien Chu.

__ADS_1


"Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana cara menyamarkan tingkat kekuatan, sehingga takkan ada yang tahu tingkat kekuatanmu saat ini.


Dengan tingkat kekuatanmu yang telah mencapai ranah kuasa bumi di usia muda, itu sangat berbahaya karena pencapaian yang telah kau dapatkan itu telah melebihi pencapaian dari para jenius yang pernah ada, sehingga para kultivator kuat yang tak ingin adanya saingan di masa depan, mereka semua akan memburu dan tentunya itu bisa mengancam nyawamu," ucap inti api Surgawi.


"Aku akan belajar cara menyamarkan kekuatan itu dari mu guru," ucap Nien Chu.


Hari itu Nien Chu belajar tehnik menyamarkan tingkat kekuatannya, hingga sore hari pun tiba.


"Akhirnya aku berhasil menguasai tehnik itu, dan sekarang ada baiknya aku pulang kerumah," batin Nien Chu.


Maka berjalanlah Nien Chu keluar dari dalam hutan, untuk menuju ketempat kediamannya berada.


Setelah mandi dan berganti pakaian, tiba tiba seorang pelayan datang menemui Nien Chu dan mengatakan jika saudagar Tang tengah menunggunya.


Nien Chu mengikuti pelayan menuju tempat kediaman saudagar Tang, dan disana saudagar Tang beserta putrinya telah menunggu kehadirannya.


Tanpa basa basi saudagar Tang langsung menanyakan tentang aduan putrinya mengenai kejadian di tengah kota.


"Mengapa kau tak membela putriku saat itu dan kau malah membela orang orang dari keluarga Feng, ingat Nien Chu keluarga saudagar Tang tidak semudah itu direndahkan, apa lagi dari salah satu kelurga besar yang ada di wilayah Wutang," ucap saudagar Tang.


"Ceritanya tak seperti itu tuan, putri tuan telah menyerang salah seorang pengawal dari keluarga Feng, jika sampai aku tak meredam kejadian itu maka bisa saja keluarga Feng akan membuat masalah ini menjadi panjang, apa lagi masalah ini merupakan kesalahan mutlak dari Putri anda," jawab Nien Chu.


"Ayah, apakah kau lebih percaya Nien Chu dari pada putrimu sendiri?, dalam hal ini Nien Chu telah lalai dalam menjagaku sehingga dia harus dihukum," ucap Tang Yin.


"Aku percaya padamu Yin'er, dan ayah memberikan hukuman yang pantas bagi Nien Chu," ucap saudagar Tang.


Saudagar Tang seketika itu menatap ke arah Nien Chu sambil berkata. "Karena kau telah melakukan kesalahan fatal, maka aku akan memberikan hukuman padamu untuk membersihkan taman di samping bangunan ini selama 1 Minggu kedepan, dan akan memotong setengah gaji yang akan kuberikan padamu," ucap saudagar Tang sambil menyuruh Nien Chu pergi dari tempat kediamannya.

__ADS_1


Apa yang menjadi keputusan saudagar Tang, membuat Nien Chu geram dengan ketidak adilan itu, dengan menahan rasa kesal di hati, akhirnya Nien Chu pergi meninggalkan tempat kediaman saudagar Tang.


"Tang Yin menatap kepergian Nien Chu sampai hilang di kejauhan, dengan tatapan mata penuh kemenangan. "Akhirnya aku berhasil memberikan pelajaran baginya," ucap Tang Yin dengan senyum yang tak pernah hilang dari sudut bibirnya.


__ADS_2