
Riuh penonton menyambut pangeran Huang Qin yang telah tiba di atas arena pertarungan, sementara itu kaisar Huang Xu yang melihat kemampuan putranya, begitu bangga dengan putranya yang mampu mengambil hati para penonton yang akan menyaksikan pertarungan Akbar itu, dan juga dapat mengambil hati para petinggi kerajaan yang bukan berasal dari kekaisaran pheonix dengan aksinya yang berjalan di udara.
Lain karakter lain sifat, Thien Yu tak memperlihatkan kemampuannya, dia hanya melompat kebawah podium kemudian masuk kearena pertarungan dengan berjalan menginjak tanah.
Melihat hal itu para penonton dari kerajaan di luar kekaisaran pheonix begitu sangsi dengan Thien Yu, kerena melihat pangeran pheonix tak sedikitpun memperlihatkan suatu hal yang bisa menjadikan dirinya pantas bertarung dengan pangeran Huang Qin, namun diatas podium utama raja Zheng Bil Ang dan ayahnya yakin jika Thien Yu hanya merendah diri dengan menyembunyikan kekuatannya.
Setelah kedua petarung saling berhadapan, ketua Hyo jin seketika itu menutup area pertarungan dengan segel pembatas tingkat tinggi, semua itu dilakukannya agar para penonton yang akan menyaksikan pertarungan tak terkena efek pertarungan yang akan berlangsung.
Tak lama kemudian ketua Hyo jin melesat dari arena pertarungan yang menandakan jika pertarungan hari itu resmi dimulai.
Pangeran Huang Qin yang telah lama memendam kebencian terhadap pangeran Thien Yu, di mana saat itu Pangeran Huang Qin telah dipermalukan Thien Yu di arena lelang yang pernah terjadi 3 tahun yang lalu di kekaisaran pheonix, dan juga telah merebut Syin Yin, wanita yang sangat dicintai oleh sang pangeran, hal itu membuat pangeran Huang Qin berinisiatif untuk menyerang Thien Yu duluan.
Pukulan jarak jauh yang dilepaskan oleh pangeran Huang Qin begitu sangat mematikan, hingga membuat Thien Yu harus menyambutnya dengan tinju naga giok yang dimilikinya.
Aura gelap yang membentuk sosok bayangan menyeramkan dengan cepat melesat ke arah Thien Yu berada, akan tetapi bayangan itu seketika sirna saat naga hitam dari kekuatan tinju naga giok milik Thien Yu menghantamnya.
Kedua pangeran sama sama terseret beberapa meter akibat benturan yang terjadi, semua orang yang menyaksikan pertarungan itu termasuk kaisar Huang Xu begitu sangat terkejut, karena melihat Thien Yu dapat mematahkan serangan dari pangeran Huang Qin.
"Ternyata pangeran Thien Yu selama ini menyembunyikan kekuatannya, jika dia tak memiliki kemampuan maka tinju iblis kegelapan telah meremukkan tubuhnya hingga hancur menjadi debu," batin kaisar Huang Xu.
Sementara itu di atas arena pertarungan, melihat serangannya gagal karena dapat di patahkan oleh Thien Yu, hal itu membuat pangeran Huang Qin segera melakukan serangan susulan dengan melepaskan beberapa kabut asap pekat yang langsung membentuk beberapa sosok menyeramkan.
Sosok menyeramkan itu langsung menyerang kearah Thien Yu dari berbagai arah, namun Thien Yu sama sekali tidak bergeming dari tempatnya berada.
Teknik yang digunakan pangeran Huang Qin kali ini, merupakan salah satu teknik terkuat dari kekuatan penyihir kegelapan yang telah dikuasainya.
__ADS_1
Thien Yu hanya tersenyum melihat kekuatan dari teknik yang dilepaskan oleh pangeran Huang Qin, dengan tingkat kekuatannya yang telah mencapai ranah Dewa abadi membuat Thien Yu dapat menghancurkan kekuatan penyihir kegelapan yang menyerangnya dengan mudah.
Dengan sekali kibasan tangannya, Kekuatan illahi hukum angin seketika itu langsung melibas habis seluruh sosok menyeramkan yang terbentuk dari kabut asap yang dilepaskan oleh pangeran Huang Qin. Serangan dari kibasan tangan Thien Yu itu, mampu membuat seluruh sosok menyeramkan sirna terkena serangan angin badai yang dilepaskan oleh Thien Yu.
"Huang Qin aku ingin melihat kekuatan terkuat yang telah kau miliki, jika hanya mainan seperti ini yang kau lakukan untuk menyerangku, hal itu sama sekali tak akan mampu untuk membunuhku," ucap Thien Yu.
"Ha..ha..ha.., ini baru permulaannya saja, aku akan memperlihatkan kepadamu seperti apa kekuatan Dewa penyihir kegelapan yang ada padaku," jawab pangeran Huang Qin.
Dalam waktu sekejap, arena pertarungan seketika itu tertutup oleh kegelapan yang membuat pandangan mata para penonton yang tingkat kultivasinya tak seberapa, tak mampu untuk melihat jalannya pertarungan yang tersaji di dalam arena pertarungan.
Thien Yu menyadari adanya kekuatan yang sangat kuat dari kegelapan yang terjadi, yang membuat Thien Yu segera mengeluarkan pedang penguasa malam untuk dapat mengantisipasi serangan tiba tiba yang di lakukan oleh pangeran Huang Qin.
Apa yang di pikirkan oleh pangeran Thien Yu benar terjadi, pangeran Huang Qin tiba tiba saja menghilang dari pandangan mata matanya, yang membuat Thien Yu harus menggunakan mata langitnya untuk mendeteksi keberadaannya.
"Mengapa mata langit yang kumiliki tak mampu untuk melihat keberadaannya, sepertinya kegelapan ini mengandung sihir yang susah di tembus oleh mata langit ku," batin Thien Yu.
"Belum saatnya aku menggunakan kekuatan ranah tingkat Dewa semesta abadi kepadanya, karena dia belum pantas untuk dapat merasakan kekuatan terkuatku itu, lebih baik aku simpan kekuatan itu untuk bertarung melawan kaisar Huang Xu di kesempatan lain.
Aku masih bisa untuk mengimbanginya dengan kekuatan di tingkat penempaan tubuh surgawi dalam menghadapinya," batin Thien Yu.
Thien Yu lalu mengeluarkan tehnik segel kegelapan, dan membuat 3 segal sekaligus. Segel yang berbentuk tabung seketika itu mengeluarkan ribuan prajurit tengkorak putih dari dalamnya.
Tengkorak tengkorak itu langsung mengejar aura yang berada di tubuh pangeran Huang Qin, sehingga Thien Yu dapat mengetahui keberadaan pangeran Huang Qin yang bersembunyi di dalam sihir kegelapannya.
Alhasil pangeran Huang Qin dibuat kebingungan oleh serangan para prajurit tengkorak putih yang dibuat oleh Thien Yu.
__ADS_1
Dengan kemarahannya, pangeran Huang Qin mengeluarkan kabut asap yang sangat pekat, hingga membentuk sosok yang sangat menyeramkan, yang jumlahnya sama banyaknya dengan prajurit tengkorak putih yang keluar dari dalam segel kegelapan.
Ledakan demi ledakan terjadi saat prajurit tengkorak putih berbenturan dengan sosok menyeramkan dari alam sihir kegelapan, hingga kabut kegelapan yang ada di dalam arena pertarungan, berubah menjadi terang benderang akibat ledakan susul menyusul dia dalam arena pertarungan.
Dengan menggunakan kekuatan sihirnya, tubuh pangeran Huang Qin berhasil menyelinap ke arah Thien Yu, dengan cepat pangeran Huang Qin menebas tubuh Thien Yu hingga terbelah menjadi dua bagian.
Tawa lantang pangeran Huang Qin menggema di dalam arena pertarungan, saat melihat tubuh Thien Yu yang bersimbah darah terbelah menjadi dua bagian di lantai arena.
Para penonton dan petinggi kekaisaran pheonix tak kalah terkejutnya menyaksikan hal itu, ratu Yan Ling tak bisa berbuat apa-apa tubuhnya lemas seketika menyaksikan putra pewaris kekaisaran pheonix terbunuh dengan sangat mengenaskan.
Apa yang dipikirkan semua orang seketika berubah setelah melihat tubuh Thien Yu kini menjadi dua replika tubuh yang sama.
"Tehnik boneka," batin ketua Hyo jin dengan rasa keterkejutan yang sangat tinggi.
Sepengetahuan ketua Hyo jin jika pemilik tehnik boneka hanya dimiliki oleh leluhur pendiri pagoda 9 dan keturunannya Yan Lan, di mana tehnik boneka merupakan tehnik kuat yang hanya bisa di warisi oleh keturunan keluarga pendiri pagoda 9, dan tak bisa di pelajari oleh orang lain yang di luar dari silsilah keturunan pendiri pagoda 9.
Karena penasaran dengan pemilik tehnik boneka, ketua Hyo jin langsung mengamati pangeran Thien Yu lekat lekat, dan dia yakin jika Thien Yu merupakan putra Yan Lan, karena banyak kemiripan di wajah pemuda yang tengah bertarung dengan pangeran huang Qin.
"Jika kau memang merupakan putra Yan Lan, maka pertarungan yang berlangsung saat ini pastinya akan semakin seru, walaupun dalam pertarungan ini pangeran Huang Qin begitu sangat di unggulkan," gumam ketua Hyo jin sambil mengelus jenggotnya yang telah mutih semua.
Di dalam arena pertaruhan.
Melihat Thien Yu dapat membentuk replika tubuhnya, hal itu membuat pangeran Huang Qin tak mau kalah, dia pun membuat puluhan bentuk replika tubuhnya lewat kabut asap yang dibentuk dengan sihirnya.
Dalam pertarungan yang terjadi setelah segel kegelapan dapat di hancurkan oleh pangeran Huang Qin, sang pangeran bener-bener dibuat kebingungan oleh tehnik yang dibuat oleh Thien Yu, semakin dia membunuh Thien yu maka semakin banyak pula replika tubuhnya yang terbentuk, dan kekuatan seluruh replika tubuh Thien Yu yang terbentuk miliki kekuatan yang sama seperti kekuatan yang di miliki tubuh aslinya.
__ADS_1
"Kurang ajar Thien Yu seperti mempermainkanku dalam pertarungan ini, aku benar benar bingung untuk melakukan penyerangan padanya," batin Huang Qin yang kini di serang oleh puluhan replika tubuh Thien Yu.
Bersambung