Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Kedatangan Feng Yu


__ADS_3

Thien Yu berhasil selamat dari serangan anak panah yang di lesakkan Dewa iblis kuno padanya, akan tetapi bahaya yang menimpa Thien yu belumlah usai karena secara mengejutkan bola api dari kekuatan dewa api kuno yang dilepaskan Dayu haitang kini tertuju kearahnya.


Dayu haitang yang sedari tadi mencari celah bagaimana cara menyerang Thien Yu hingga dia dapat melukainya, kini kesempatan itu telah dia dapatkan.


Thien Yu yang lengah karena pertarungan yang di alaminya melawan Dewa iblis kuno, menghilangkan konsentrasi dengan apa yang ada di sekelilingnya, hingga dia lupa akan keberadaan para pengikut iblis termasuk Dayu haitang yang sudah sedari tadi mengincarnya.


Bola api seperti meteor yang di lepaskan Dayu haitang meluncur deras kearah Thien Yu, dan dalam perjalanan menuju ke arah Thien Yu, tiba tiba saja bola api raksasa itu meledak sebelum mengenai tubuhnya.


Tampak diatas pelindung awan yang terbelah, seorang manusia dengan tongkat emas di dalam genggamannya telah menghalau serangan bola api yang dilepaskan oleh Dayu haitang.


"Tak akan ada yang bisa melukai adikku selama aku masih hidup, dan kau begitu sangat licik karena hanya berani menyerang Thien Yu secara sembunyi-sembunyi, dan tak berani berhadapan langsung dengannya hingga kau menggunakan cara yang sekeji itu!" hardik Feng Yu yang telah datang saat mendengar jika Thien Yu kini berada di tengah kota kekaisaran demi menyelamatkan Zaiya.


"Ha..ha..ha.., pertarungan di dalam peperangan apapun bisa dilakukan untuk mendapatkan kemenangan, termasuk apa yang telah kulakukan saat ini.


Dan jika saja seranganku tadi mengenai tubuh Thien Yu, maka itu merupakan hari keberuntunganku dan aku pasti akan sangat senang melihat kematian nya," jawab Dayu haitang.


Amarah Feng Yu seketika itu meluap hingga membuat tubuhnya berubah menjadi seekor gorila emas raksasa, dengan aura dewa binatang buas yang sangat besar keluar dari tubuhnya, hal itu membuat suasana alam di tempat itu pun semakin mencekam.


"Tak kusangka kak Feng Yu telah menguasai kekuatan Dewa binatang buas dan telah menyerap kekuatan raja dewa serigala, sehingga membuatnya memiliki kekuatan Raja gorila emas di dalam tubuhnya.


Ternyata kekuatan Gonggo saat ini telah menjelma ke dalam tubuh kak Feng Yu, yang memiliki kekuatan lebih besar berkali kali lipat dari kekuatan Gonggo sebelumnya.


Untuk saat ini aku lebih baik mengalah karena aku tak ingin adanya pertarungan yang akan membuat Zaiya semakin parah, Lebih baik aku menyuruh Feng Yu untuk mundur dan mempersiapkan Armada tempur kekaisaran Pheonix agar bersiaga, karena setelah hari ini sudah dipastikan dewa iblis kuno akan langsung menyerang kekaisaran pheonix," batin Thien Yu.


"Kak Feng Yu Aku perintahkan kepadamu untuk mundur bersamaku, mengingat Zaiya saat ini tengah terluka parah," ucap Thien Yu.


"Baik adik," ucap Feng Yu.

__ADS_1


Sebenarnya Feng Yu ingin sekali merobek mulut Dayu haitang karena telah berani menyerang Thien Yu secara sembunyi-sembunyi, dan juga menyinggungnya, akan tetapi perintah dari Thien Yu yang menyuruhnya mundur tak akan mungkin ditolak nya, mengingat sang adik saat ini merupakan pemimpin kekaisaran pheonix yang harus dihormatinya.


Tiba tiba saja ledakan besar terjadi di sana sini dari segel yang dibuat oleh Thien Yu sebelumnya, hingga membuat kota Glory hancur berantakan.


Tubuh Thien Yu dan Feng Yu perlahan-lahan memudar dan hilang dari tempat itu seiring ledakan yang terjadi, ledakan itu mengalihkan pandangan Dewa iblis kuno ke arah mereka berdua, hingga mereka berdua dapat pergi meninggalkan kota kekaisaran Glory.


"Aku akan membalas Apa yang telah kau lakukan di wilayah kekaisaran ku Thien Yu, dengan menghancurkan kekaisaran pheonix milikmu dalam waktu dekat ini," ucap Dewa iblis kuno dengan penuh amarah.


*****


Di istana pheonix, kehadiran Thien Yu di istana membuat seluruh penghuni wilayah kekaisaran pheonix lega, kabar yang beredar jika pangeran Thien yu yang merupakan calon Kaisar pheonix yang akan menggantikan kedudukan ratu Yan Ling di masa depan berada di wilayah kekaisaran Glory, membuat seluruh masyarakat dan penghuni istana menjadi resah, karena jika sang pangeran tertangkap di kekaisaran Glory hal itu akan membuat mental para pasukan kekaisaran pheonix jatuh, yang tentunya akan membahayakan kekaisaran pheonix jika perang terjadi.


Thien Yu segera meletakkan tubuh Zaiya di tengah-tengah sebuah altar yang berada dalam suatu ruangan, agar memudahkan bagi nya dalam menyembuhkan luka dalam di tubuh Zaiya.


Kecemasan pun dirasakan oleh sang ratu akan nasib Zaiya, biar bagaimanapun sang ratu telah menyayangi Zaiya seperti cucunya sendiri.


3 hari telah berlalu akan tetapi Thien Yu belum juga keluar dari dalam ruangan yang ditempati untuk menyembuhkan Zaiya, tak ada kabar dari Thien yu membuat sang ratu semakin mengkhawatirkan keadaan Zaiya.


Sementara itu Thien Yu yang berada di dalam ruangan terus mengalirkan energi dewanya ke dalam tubuh Zaiya, hingga perlahan luka dalam yang diderita Zaiya berangsur angsur pulih.


Zaiya yang mulai tersadar perlahan-lahan membuka matanya dan melihat sang ayah tengah mengalirkan energi murni ke dalam tubuhnya.


"Ayah hentikan penyaluran energi murni ke tubuhku karena saat ini tubuhku telah pulih kembali," ucap Zaiya dengan senyumannya yang khas ke arah Thien Yu.


Thien Yu seketika itu menghentikan penyaluran energi murni ke dalam tubuh Zaiya, karena tubuh Zaiya saat ini telah pulih kembali.


Thien Yu langsung memeluk anak yang berusia sekitar 3 tahun itu, dengan rasa sayang antara ayah dan anak.

__ADS_1


"Syukur aku masih bisa menyelamatkan mu putraku, jika tidak aku pasti akan sangat merasa bersalah jika terjadi sesuatu hal yang buruk pada dirimu," ucap Thien Yu.


"Ayah tak bersalah, dalam hal ini akulah yang bersalah, karena melihat ayah tak ada di istana membuatku merasa gelisah karena tak seperti biasanya ayah pergi meninggalkanku tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, dan setelah melacak keberadaan ayah ternyata Ayah berada di wilayah kekaisaran Glory.


Di saat melintas di wilayah kota kekaisaran Glory tiba-tiba saja bola api raksasa yang tak kuduga menghantam tubuhku, hingga aku terjatuh deras ke tanah oleh serangan itu.


Aku kembali bangkit berdiri akan tetapi seluruh prajurit iblis yang menyeramkan telah mengepung ku, dan mereka secara bersama-sama ingin menangkap ku hidup atau mati.


Aku mencoba sekuat tenaga untuk melawan dengan sisa-sisa tenaga yang ku memiliki, tapi tak juga aku dapat lolos dari kepungan mereka hingga disaat keterpuruk menimpaku tak kusangka Ayah telah datang untuk menyelamatkanku," ucap Zaiya menceritakan.


"Maafkan aku putraku, jika suatu hari nanti aku berpergian dan membutuhkan waktu yang lama, maka aku akan membawamu ikut serta agar kejadian ini tak terulang kembali," ucap Thien Yu untuk menyenangkan hati putranya.


"Benarkah ayah?" ucap Zaiya memastikan perkataan Thien Yu.


Thien Yu menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan Zaiya, dan hari itu juga Zaiya dinyatakan pulih seperti sedia kala.


*****


Sementara itu di dalam kekaisaran Glory, kaisar Huang Xu begitu sangat murka karena Thien Yu dapat melarikan diri, setelah membuat keonaran di dalam kota glory.


"Bagaimana bisa hanya menangkap satu orang saja kalian semua sudah tak mampu, apalagi untuk menyerang kekaisaran pheonix yang memiliki banyak kultivator kuat di dalamnya," ucap kaisar Huang Xu penuh amarah.


Tak ada yang bersuara di dalam pertemuan itu, semuanya hanya bisa terdiam saat mendengar kemarahan dari Dewa iblis kuno.


"Persiapkan semua pasukan tempur, kita akan menyerang kekasaran pheonix dan alam nirwana secara bersamaan," perintah Dewa iblis kuno.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2