
Sore hari Zhurui dan Anchen tiba di gerbang kota, dengan melakukan penyamaran dan menggunakan plakat dagang antara 2 wilayah kekaisaran, mereka berdua akhirnya berhadapan langsung dengan pemimpin penjaga gerbang.
"Apa yang ingin kalian cari di kota Awan dengan plakat dagang itu?" tanya pemimpin penjaga gerbang dengan menatap penuh selidik, karena wajah Zhurui dan Anchen baginya tak terlihat seperti seorang pedagang.
"Kami berdua ingin mencari barang barang yang akan di jual kembali ke serikat dagang yang berada di ke kaisaran pheonix, sekiranya tuan tidak mempersulit kami karena kami telah mempunyai plakat dagang dari kekaisaran pheonix," ucap Zhurui merendah.
"Apakah kalian berdua baru bergelut sebagai pedagang yang datang ke kota Awan?" tanya pemimpin penjaga gerbang dengan penekanan di perkataannya.
Anchen kemudian melangkah maju ke arah pemimpin prajurit penjaga gerbang, dan mengeluarkan sesuatu dari cincin ruangnya sambil berkata.
"Benar tuan, ini ada sedikit pemberian dari kami semoga tuan berkenan," ucap Anchen sambil memberikan sekantong kecil koin emas.
Pemimpin penjaga tersenyum kemudian menerima koin emas itu sambil berkata.
"Jika kalian ingin mencari barang dagangan, besok malam adalah hari yang tepat karena paviliun naga akan mengadakan acara lelang secara besar-besaran, yang diikuti oleh para saudagar, petinggi istana kekaisaran, dan semua kalangan berduit yang ada di kekaisaran kota awan. Kalian bisa memilih-milih barang yang kalian sukai disana karena kebetulan aku memiliki undangan pada lelang tersebut," ucap pemimpin prajurit penjaga gerbang, sambil memberikan sebuah undangan pada Anchen.
"Terimakasih atas undangan ini Tuan, sekarang dapatkah kami masuk kedalam kota?" tanya Anchen.
"Aku tak bisa melarang kalian masuk ke dalam kota karena kalian memiliki plakat dagang, dan itu merupakan alat resmi untuk mencari barang-barang dagangan di dalam kota Awan, silahkan..., sekarang kalian busa masuk kedalam kota," jawab pemimpin prajurit penjaga gerbang.
Setelah tak ada lagi halangan dari pemimpin prajurit penjaga gerbang, Zhurui dan Anchen kemudian berjalan masuk kedalam kota awan.
"Kau lihat, begitu mudahnya segala sesuatu diselesaikan memakai koin emas, malah sekarang kita mendapatkan undangan dari paviliun naga yang tentunya disana akan dihadiri oleh para pembesar kota Awan".
"Kita akan melakukan penyelidikan saat berlangsungnya lelang karena aku yakin jika di dalam lelang pasti akan ada iblis yang menyamar, untuk mencari benda berharga yang di butuhkan oleh mereka," ucap Anchen.
__ADS_1
"Sepertinya kita memang harus memulai penyelidikan awal kita di dalam lelang, dan ada baiknya kita mencari penginapan terlebih dahulu, agar kita dapat menyusun rencana untuk besok malam," jawab Zhurui.
Maka berangkatlah mereka berdua untuk mencari penginapan di dalam kota Awan.
*****
Di ke kaisaran pheonix, Nien Chu kedatangan guru besar Akademi bulan suci yaitu kepala akademi Yuan hiking, guru Tao Bao dan guru Zi Zhi.
Para guru yang dahulu begitu di hormati oleh Nien Chu, sekarang datang dan melakukan penghormatan kepadanya.
"Hormat kami yang mulia..!!" ucap sangguru sambil menggenggam tinju memberi hormat.
"Kalian tak usah sesungkan itu kepadaku, kalian adalah guruku biar bagaimanapun kalian tetap guruku, dan yang harus memberi hormat bukanlah kalian melainkan aku," ucap Nien Chu.
Ketiga guru itu merasa senang, walaupun Nien Chu telah menjadi Kaisar besar, akan tetapi kerendahan hatinya telah membuat ketiga guru besar itu bangga karena dahulu pernah menjadi guru baginya.
Pada akhirnya mereka berempat pergi menuju ke tempat pribadi sang Kaisar pheonix.
"Kita akan lebih nyaman untuk ngobrol di sini, tentunya jauh-jauh guru datang menemuiku pasti ada yang ingin di sampaikan padaku bukan?" tanya Nien Chu.
"Kau benar, saat ini kondisi di kekaisaran mutiara hidup sedang tak stabil, putra mahkota Xio Lie saat ini tengah berselisih dengan kaisar Xio Yungga, semua itu karena adanya para iblis yang mempengaruhi putra mahkota sehingga putra mahkota menginginkan tahta kekaisaran secepatnya jatuh kepadanya".
"Kami mengetahui jika saat ini kau telah menjadi Kaisar pheonix, Karena itulah kami sengaja datang ke sini untuk meminta bantuanmu dalam menyelesaikan ke melut yang ada di kekaisaran mutiara hidup," ucap ketua akademi Yuan hiking.
"Nien Chu.., kami tak membayangkan jika hal ini terus berkelanjutan, bisa saja pemerintahan di kekaisaran mutiara hidup akan dalam masalah besar," timpal tetua Tao Bao.
__ADS_1
"Ketua..., Jika boleh aku tahu bagaimana bisa putra mahkota dekat dengan para iblis?" tanya Nien Chu.
"Ambisi putra mahkota untuk menjadi kuat dan tak terkalahkan di kekaisaran mutiara hidup, membuatnya berguru kepada raja iblis. Putra mahkota selama ini tak mengetahui jika dirinya hanya sebagai alat dalam rencana raja iblis".
"Saat ini Putra mahkota telah diberikan kekuatan besar oleh raja iblis, sehingga dia mampu mengalahkan seluruh praktisi kuat yang ada di kekaisaran cahaya hidup, termasuk praktisi hebat yang berada di Akademi bulan suci termasuk aku sendiri".
"Saat ini pangeran Xio Lie telah menyuruh para alkemis kuat yang berada di istana serta akademi bulan suci, untuk menyatukan hati dalam membuat pil langit menembus surga yang merupakan pil tingkat 10, semua itu untuk dapat meningkatkan kekuatan raja iblis dalam menyerap seluruh kekuatan kuno yang berada di alam semesta, dan tentunya jika raja iblis berhasil mendapatkan kekuatan kuno itu maka peradaban dunia benar-benar akan terancam," jawab ketua Yuan hiking.
Nien Chu terdiam, saat ini dia tengah memikirkan mengenai gejolak yang terjadi di kekaisaran mutiara hidup.
"Ayah pernah mengatakan kepadaku sewaktu aku masih berada di alam nirwana, jika kekuatan Dewa iblis kuno yang menyebar di alam semesta telah diserap oleh raja iblis, maka raja iblis Ming lie akan menjelma menjadi dewa iblis kuno, lantas siapakah yang telah menjadi raja iblis yang akan menggantikannya?".
"Tak mungkin Ming lie yang berada di kekaisaran mutiara hidup saat ini, atau jangan jangan Erlang Wang yang telah menjadi raja iblis baru," batin Nien Chu.
Segala pertanyaan kini berada di dalam pikiran Nien Chu, yang membuatnya merasa jika kekuatan para iblis kini semakin kuat, dengan bangkitnya Dewa iblis kuno dan munculnya raja iblis di alam dunia.
"Ketua dan tetua Akademi, aku akan datang ke istana mutiara hidup untuk berbicara dengan Kaisar Xio Yungga, dalam mencari solusi untuk pemecahan masalah yang terjadi di sana," ucap Nien Chu.
"Trimakasih atas bantuan mu Nien Chu, kami bertiga begitu sangat menghargainya," jawab ketua Akademi dengan diiringi anggukan kepala tetua Tao Bao dan tetua Zi Zhi.
Pada akhirnya Nien Chu memutuskan untuk berangkat ke wilayah kekaisaran mutiara hidup esok hari.
Setelah berpamitan dengan penasehat Biyao, dan menyerahkan puncak kepemimpinan kekaisaan pheonix sementara padanya, akhirnya mereka berempat menaiki kereta kuda untuk memulai perjalanan menuju ke istana mutiara hidup.
Nien Chu sengaja tak menggunakan kekuatan menembus dimensi yang di milikinya, karena Nien Chu merasa tak enak hati kepada ketiga gurunya, yang telah melampoi kekuatan mereka bertiga.
__ADS_1
Bersambung