
Pertempuran yang terjadi membuat kerugian besar di pihak menara bulan, baik material maupun korban jiwa.
Penasehat menara yang telah datang begitu sangat terkejut melihat adanya penyerangan di menara bulan, sang penasehat tak menyangka jika yang melakukan penyerangan itu adalah Nien Chu pemuda yang merupakan utusan dari istana matahari.
"Kurang ajar...!!, berani sekali dia menyerang menara bulan dengan bantuan para binatang roh dan binatang kuno, aku tak akan membiarkan ini terus terjadi, jika tidak menara bulan akan hancur," batin penasehat menara.
Sang penasehat kemudian meneteskan darahnya ke sebuah altar, untuk melakukan ritual pemanggilan.
Dan tiba tiba saja pusaran di langit terbentuk sangat besar yang membuat alam sekitar mencekam, petir menyambar dari dalam pusaran itu, dan tak lama kemudian dari dalam pusaran ratusan ribu binatang terbang kuno yaitu naga bersayap dengan mulut yang menyemburkan api, serta kuku-kuku kaki yang sangat tajam yang siap mencabik-cabik korban yang menjadi tujuan naga naga itu.
Semua naga langsung membombardir Nien Chu dengan bola-bola api yang keluar dari mulutnya, belum lagi pergerakan naga bersayap itu begitu sangat cepat yang menukik tajam untuk menyambar tubuh para pengikut Nien Chu.
Dengan penyerangan yang berputar itu, ular piton lahar api berhasil di terkam oleh kuku kuku tajam sang naga, dan di bawa terbang keudara.
Singa bersayap yang tak ingin terjadi apa apa pada ular piton lahar api, segera mengejarnya dan melakukan penyerangan kearah naga yang membawa ular piton lahar api pergi.
Serangan kearah naga yang membawa ular piton lahar api pergi, harus kandas karena singa bersayap mendapatkan perlawanan dari puluhan ekor naga yang menghadangnya.
Kedua kadal bulan langsung merubah diri mereka menjadi naga yang sama seperti naga yang membawa ular piton lahar api pergi, sementara Tency terus melakukan tembakan bola energi untuk melindungi singa bersayap yang kini di kepung oleh para naga, yang semakin banyak keluar dari dalam pusaran hitam.
Kadal bulan berhasil mendekat kearah naga yang membawa ular piton pergi, tanpa adanya naga naga yang menyerangnya.
Setelah semakin dekat dengan sang naga, kedua kadal bulan yang menyamarkan dirinya sama persis dengan para naga, langsung menyerang yang membuat ular piton lahar api terbebas dari cengkeramannya.
Melihat hal itu Tency langsung menembakkan bola energi kearah sang naga, yang membuat sang naga hancur menjadi debu.
Kedua kadal bulan membawa ular piton lahar api menjauh dari tempat itu, karena tubuhnya saat ini tengah terluka akibat tertancap kuku kuku tajam sang naga.
Ular piton dapat terselamatkan, setelah dapat menyembunyikannya, kedua kadal bulan langsung kembali menuju ke dalam arena pertarungan.
__ADS_1
Virgion yang melihat jika dirinya kalah jumlah, seketika itu membuka portal dan memanggil ratusan ribu binatang sihir dari istana sihir, untuk membantu menghancurkan pasukan naga yang semakin bertambah banyak.
Al hasil pertempuran udara berlangsung sengit karena adanya ratusan ribu binatang terbang yang keluar dari dalam portal yang dibuat oleh Virgion.
Dalam pertempuran udara itu, satu persatu binatang terbang dari kedua belah pihak berguguran jatuh ke tanah, akibat serangan-serangan yang mereka semua lakukan.
Dan pada akhirnya para naga walaupun masih keluar dari dalam pusaran, namun keganasan semua pengikut Nien Chu membuat pasukan naga perlahan-lahan mulai tersudutkan dan mundur secara perlahan.
Sementara itu Nien Chu yang mendapatkan perlawanan dari penasehat menara, terus menyerang penasehat menara dengan ganas, karena dia tahu dengan ciri-ciri yang terlihat sewaktu penyerangan ke kediamannya, penasehat menara terlibat dalam penculikan istrinya.
Nien Chu tak menyangka jika penasehat menara memiliki kekuatan yang sangat hebat, yang mampu mengimbangi setiap serangannya.
Karena hal itu Nien Chu langsung mengeluarkan teratai kaca ilahi di telapak tangannya, untuk dapat melumpuhkan penasehat menara bulan yang menjadi lawan tarungnya.
Penasehat menara yang melihat kekuatan besar dari pemuda yang menjadi lawan tangannya, tiba tiba menghilang dari pandangan mata Nien chu, yang membuat Nien Chu langsung mengaktifkan mata langit untuk mengetahui keberadaan sang penasehat.
Penasehat kini berada di belakang Nien Chu, dengan menyerangnya Nien Chu menggunakan pisau artefak langit yang saat ini berada di dalam genggaman tangannya.
Dengan cepat Nien Chu membalikan badan dan menyambut datangnya pisau artefak langit yang menuju ke arahnya, dengan menggunakan teratai kaca ilahi.
Ledakan energi pun tercipta, yang membuat penasehat menara bulan terhempas ke belakang, dan pisau artefak langit yang berada di genggaman tangannya terlepas dan jatuh ketanah.
Melihat sang penasehat terhempas jauh ke belakang, Nien Chu segera menjajakan kaki kanannya ketanah sehingga pisau artefak Langit terhempas ke udara.
Dengan sekali tendangan putar pisau itu langsung menuju ke arah penasehat menara yang telah tak berdaya, akibat beradu kekuatan dengan teratai ilahi yang di lepaskan Nien Chu.
Tiba tiba saja pisau artefak langit yang lucu deras ke arah sang penasehat berhenti di tengah jalan, dan tampak didekat sang penasehat seorang laki-laki paruh baya dengan Aura kuat di tubuhnya menahan laju pisau artefak Langit Itu.
"Ketua..., Untung saja kau datang, dia telah menyerang menara bulan dan melakukan kerusakan yang sangat besar, dengan membunuh banyak dari anggota kita," ucap sang penasehat.
__ADS_1
"Oh.., ternyata ketua menara yang ada di hadapanku sekarang ini..., bagus !!, Aku hanya ingin meminta kembali Istriku yang telah diculik oleh anggota menara bulan, jika tidak maka aku akan memberi kehancuran yang lebih besar pada menara bulan," ucap Nien Chu.
"Lancang..." berani sekali kau berkata seperti itu kepadaku, ini adalah wilayah kekuasaanku dan kau pantas mati karena itu!!"
Tanpa banyak bicara sang ketua langsung menyerang kearah Nien Chu, hingga pertarungan pun terjadi.
Nien Chu dapat merasakan kekuatan yang dimiliki ketua menara jauh melebihi kekuatan yang dimiliki oleh lu Ying, sehingga Nien Chu bertanya-tanya dalam hati bagaimana bisa ketua menara menjadi sekuat ini.
Sang ketua tiba-tiba saja membela dirinya menjadi 10 replika tubuh yang sama, dan langsung menyerang ke arah Nien Chu.
Salah satu tubuh sang ketua menara eksekutif itu melakukan ritual dan pada akhirnya pusaran hitam di langit kembali terjadi.
Dari dalam pusaran itu memuntahkan ratusan ribu elang putih raksasa dari dalamnya, yang membuat kekuatan tempur udara yang dimiliki menara bulan semakin kuat.
Nien Chu kembali terkejut saat melihat elang putih raksasa keluar dan dalam pusaran, karena dia tahu dari cerita leluhur lu Ying jika elang putih raksasa merupakan pasukan udara tempur yang dimiliki oleh leluhur Yeiyi.
"Mengapa dia dapat menguasai elang putih raksasa sementara kekuatan itu hanya dimiliki oleh leluhur Yeiyi?" batin Nien Chu.
Dan pada saat Nien Chu melihat ke arah pengikutnya, dia begitu sangat terkejut karena beberapa replika tubuh sang ketua menara, kini telah membuat Tency, sepasang kadal bulan dan Virgion telah terkapar di tanah.
Karena tak ingin kematian menerpa para pengikutnya, membuat Nien Chu segera meninggalkan tempat itu.
Menghilangnya Nien Chu dari tempat itu maka menghilang pulah seluruh pengikut dan juga pasukan terbang dari istana sihir.
Sayup sayup suara Nien Chu terdengar dari kejauhan.
"Pertarungan kita belum berakhir, aku pasti akan datang mencarimu sendiri untuk menyelesaikan pertarungan kita yang tertunda".
Bersambung.
__ADS_1