Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
kemenangan


__ADS_3

Pertempuran di nirwana terus berlanjut antara Dayu haitang dengan dua jendral langit putra Raja langit terdahulu.


Pertarungan yang melelahkan itu akhirnya dimenangkan Dayu haitang, kedua jendral yang bertarung dengannya kini tergeletak di tanah dengan luka parah di tubuhnya.


Dayu haitang melangkah ke arah jendral Yun dai dan berkata. "Waktu kita berada di Akademi langit kau selalu mendukungku dengan adik mu Dewi Yun Shi, tapi mengapa kau berubah dan menyetujui pernikahannya dengan Thien yu yang menjadi musuhku!!, Apakah aku kurang pantas menjadi pendamping hidup adikmu Dewi Yun Shi hingga kau berubah pikiran seperti itu?" tanya Dayu haitang dengan menginjak dada jendral Yun dai dengan keras.


Leguhan keras keluar dari dalam mulut Jendral Yun dai saat kaki Dayu haitang mengenai dada nya.


"Ohok Ohok Ohok....!!" terdengar suara batuk keluar dari mulut jendral Yun dai. Sambil menyeka darah yang keluar dari mulutnya jendral Yun dai pun berkata..."Aku tak menyesal menyetujui hubungan adikku Dewi Yun Shi dengan Thien Yu, jika sampai adikku bersanding denganmu maka penderitaanlah yang akan dia dapatkan.


Kau adalah manusia kejam yang melakukan apa saja untuk mencapai keinginan mu, walaupun kau harus membunuh orang tuamu sendiri," jawab jendral Yun dai dengan tawa penuh kemenangan walaupun dirinya saat ini tengah terluka parah.


"Buk..."


Sebuah tendangan telak menghantam perut jenderal Yun dai, hingga dia terseret beberapa meter di tanah.


"Kalian berdua memang selayaknya mati, karena kalian berdua merupakan sampah di mataku," ucap Dayu haitang dengan amarah yang membara.


Dayu haitang kemudian mengangkat kedua tangannya ke atas, maka terciptalah dua bola api besar di Kedua telapak tangannya.


"Aku ingin kalian semua mati!!" teriak Dayu haitang.


Sebelum Dayu haitang melepaskan dua bola api itu kepada dua Jenderal yang tergeletak di tanah, tiba-tiba saja dari belakang sebuah anak panah melesat dan menembus jantungnya, yang membuat kedua bola api yang berada di telapak tangan Dayu haitang sirna.


Dayu haitang membalikkan badannya dan tampak terlihat seorang wanita cantik yang begitu sangat dikenalnya, tengah memegang busur panah dan menatap tajam kerahnya.


"Yun Shi mengapa kau lakukan ini padaku, apakah kau tau bahwa aku begitu sangat mencintaimu walaupun kau telah bersama Thien Yu, kau harus tau aku lebih baik dari suamimu itu!!' teriak Dayu haitang sambil memegang dada kirinya dan berjalan tertatih tatih menuju ke arah Dewi Yun Shi.


"Dayu haitang kau tak sepadan dengan kak Thien Yu, baik sifat, prilaku serta kedewasaan. Kak Thien Yu tak pernah melukaiku apalagi sampai membakar tubuhku hidup hidup seperti apa yang telah kau lakukan padaku!!" ucap Dewi Yun Shi.


"Kau ingat apa yang kukatakan padamu waktu itu, jika aku sendiri yang akan membunuh mu dengan tanganku sendiri.


Busur panah pemberian ibuku Dewi bulan telah melukaimu, dan takkan pernah ada satu dewa pun yang lolos dari kematian setelah terkena anak panah yang keluar dari busur panah ini.


Dayu haitang bertobatlah kau disisa akhir hidupmu, agar semua Dewa dan Dewi yang telah kau sakiti bisa memaafkan mu," ucap Dewi Yun Shi kembali.


"Ha..ha..ha.., aku takkan pernah mati karena kekuatan dewa api kuno masih berada di tubuhku, dan jika hari ini aku tak bisa membalaskan semua yang kalian lakukan pada ku, di kehidupan berikutnya aku akan bangkit kembali lewat tubuh seorang manusia, dan akan menguasai alam dunia sehingga kalian semua yang berada di nirwana tak akan bisa tenang. Saat perkembangan peradaban manusia telah menjadi pesat maka aku akan membuat seluruh manusia di alam dunia memberontak kepada kalian semua para dewa. Dan tentunya itu akan melemahkan kalian semua karena energi dari sumber energi yang dibutuhkan bagi nirwana terdapat di alam dunia yang menyisakan kehidupan.

__ADS_1


Sebelum ke tempat ini kami telah memusnahkan alam alam lain selain alam dunia, dan sekarang tinggal alam dunia yang mempunyai makhluk hidup di dalamnya," ucap Dayu haitang.


Tiba tiba saja racun dari anak panah yang bersarang di tubuh Dayu haitang menjalar keseluruh tubuhnya, hingga membuat Dayu haitang memuntahkan darah segar dan ambruk ketanah.


Tubuh Dayu haitang tiba tiba saja terbakar menjadi debu, dan dewa api kuno yang berada ditubuhnya juga hilang bersamanya, yang tersisa di bekas tubuhnya yang terbakar hanyalah inti api neraka.


Inti api neraka kemudian merubah diri menjadi seekor kucing hitam berbulu lebat.


"Moci...."


Terdengar suara yang keluar dari mulut kucing hitam berbulu lebat itu.


Dewi Yun Shi begitu sangat senang mengetahui jika moci telah kembali, sang Dewi pun langsung meraih kucing hitam itu dan membawanya ke dalamnya.


"Aku senang kau telah kembali Moci, dan ayo kita lihat keadaan kakak ku," ucap Dewi Yun Shi.


"Moci..." ucap kucing hitam itu mengiyakan perkataan Dewi Yun Shi.


*****


Peperangan Di Nirwana seketika itu berubah setelah para binatang pelahap menyerang balik kearah pasukan iblis.


Salah seorag jendral iblis yang melihat raja iblisnya belum mati, dengan cepat meraih tubuhnya dan membawanya pergi dari tempat itu melalui semesta yang terbuka.


Belum sempat jendral iblis itu menghilang bersama raja iblis, tiba tiba saja sebuah anak panah telah menembus tubuhnya sehingga membuatnya tak mampu lagi untuk pergi.


Dengan kekuatan iblisnya, jendral iblis itu membungkus tubuh raja iblis dengan pelindung dan melemparkannya ke alam semesta.


"Hanya ini yang bisa kulakukan untukmu yang mulia, semoga di kehidupanmu yang akan datang kau bisa membalas kekalahan kita untuk kedua kalinya di Nirwana," ucap jendral iblis tersebut dan tak lama kemudian dia pun jatuh ke bawah dengan keras.


Pasukan iblis yang ada nirwana tak bisa berbuat apa-apa lagi setelah seluruh pemimpinnya telah mati, dan dengan sendirinya para iblis yang ada di Nirwana di dimusnahkan tanpa tersisa, agar tak ada lagi iblis yang merajalela yang akan membuat malapetaka.


Dewa mulia berjalan sambil memandangi pasukan pelahapnya yang masih bertebaran di udara, Dewa Mulia pun menarik nafas dalam-dalam dan tak tega untuk memusnahkan mereka semua.


Dewa suci dan Dewa agung menghampiri Dewa mulia yang merasa bimbang dengan langkah yang harus dilakukannya. Di satu sisi dia harus berada di Nirwana kembali, tapi harus memusnahkan apa yang telah didapatkannya setelah diusir dari nirwana oleh kaisar langit, yaitu pasukan pelahap.


Dan di satu sisi dia tak tega memusnahkan seluruh makhluk pelahap yang mulai dari nol di rawat dan diajarkan untuk menjadi pembunuh di alam semesta.

__ADS_1


"Jika kau tak tega untuk memusnahkannya, biarkanlah dia berada di alam semesta untuk menjaga keseimbangan alam di sana.


Saat ini tak ada kehidupan lagi di seluruh alam selain alam dunia, dengan adanya makhluk pelahap di alam semesta maka selain dunia masih ada makhluk lain yang hidup walaupun mereka merupakan makhluk ganas dan mematikan.


Biarkanlah mereka hidup dan tak usah lagi kau memikirkan untuk melenyapkannya, biarkanlah mereka mencari kehidupannya sendiri dengan melepaskan hubunganmu dengannya, agar kehidupanmu lebih baik dan fokus untuk menjadi dewa pelindung Nirwana," ucap Dewi suci.


"Terimakasih atas semua pencerahan yang kau berikan kepadaku, karena dengan perkataan ini telah membuatku merasa tenang," jawab dewa mulia.


Dengan mengibaskan tangannya maka seluruh binatang pelahap keluar dari dalam Nirwana, dan kembali ke alam semesta mencari jati diri mereka masing-masing.


*****


Pertarungan antara Thien Yu dan Dewa iblis kuno telah menghancurkan seluruh peradaban manusia, benua yang dulu luas kini terpecah beberapa bagian, hanya menyisakan benua permata hijau yang masih utuh di alam dunia.


Pertarungan dewa iblis kuno dan Thien yu telah mencapai puncaknya, kekuatan seluruh iblis berpusat kepada tombak yang dipegang dewa iblis kuno, dan saat kedua senjata beradu di udara maka ledakan energi terjadi yang membuat kedua nya terhempas.


Dengan sisa sisa kekuatan semesta yang dimilikinya, Thien yu menebaskan pedang semesta kedepan, hingga cahaya berbentuk bulan sabit seketika itu menuju kearah Dewa iblis kuno.


Dewa iblis kuno tak mempunyai kekuatan lagi saat benturan kekuatan terakhir antara dirinya dan Thien yu beradu di udara, dewa iblis kuno hanya parah saat saat serangan Thien yu menghantam tubuhnya.


"Teriakan menyayat hati keluar dari mulut Dewa iblis kuno, saat serangan Thien yu membelah tubuhnya menjadi dua bagian, hingga kekuatan Dewa iblis kuno menyebar di udara dan tak lama kemudian menghilang tanpa bekas.


Tubuh dewa iblis kuno melesat ke bawah dengan deras, dan sebelum menyentuh tanah tubuh Dewa iblis kuno terbakar dan meledak seketika.


Matinya dewa iblis kuno maka lenyap pula pasukan iblis hitam yang menyerang kekaisaran Pheonix.


Langit yang tadinya hitam tertutup awan gelap, kini cerah dengan matahari pagi yang melancarkan sinarnya.


Thien yu kembali ke istana pheonix setelah berhasil membunuh Dewa iblis kuno yang merupakan ancaman besar bagi keseimbangan alam.


Melihat kehadiran Thien yu yang telah mengalahkan dewa iblis kuno, membuat seluruh penghuni kekaisaran Phoenix bersorak menyambutnya.


*****


Setelah peperangan besar terjadi, Thien yu memperbaiki masalah di kekaisaran pheonix termasuk menjadikan Feng Yu sang kakak untuk menjadi kaisar di istana pheonix menggantikannya.


Agar tak ada lagi masalah peperangan, maka kekaisaran pheonix memutuskan untuk menghancurkan istana glory rata dengan tanah, dan memusatkan 1 pemerintahan yaitu kekaisaran pheonix yang agung.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2