Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Kecurigaan ratu Yan Ling.


__ADS_3

Malam hari di saat semua orang di istana pheonix tengah terlelap dalam tidurnya, putri Meyling yang tengah bermeditasi, di kejutkan dengan angin kencang yang menerobos kedalam ruangan kamarnya, hingga membuat pintu kamarnya terbuka.


Tampak aura tingkat alam emperor cahaya abadi puncak, seketika itu membuat tubuh putri Meyling tak bisa bergerak.


"Ratu Yan Ling!, mengapa dia melakukan ini padaku, dan tak kusangka kekuatannya hampir menembus ranah Dewa, malam ini akan menjadi malam terburuk bagiku karena kedatangannya seperti tak bersahabat padaku," batin putri Meyling.


Tubuh putri Meyling tak kuasa di gerakannya karena aura yang di lepaskan ratu Yan ling begitu sangat menindas, dadanya pun terasa sesak dan kesulitan untuk bernafas membuat Putri Meyling hanya pasrah dengan apa yang akan di lakukan ratu Yan Ling padanya.


Sang ratu mendekati putri Meyling dan berkata. "Kau bukan dari alam dunia, dan kau juga bukan ras manusia, apa tujuanmu mendekati putraku?" tanya sang ratu.


Ratu aku mencintai putra anda apakah aku salah jika aku dekat dengannya?, banyak hal yang telah kulewati bersama dengan putra anda, dan tak mungkin ada maksud lain di dalam hubunganku dengan nya, semua murni rasa cinta yang tulus dari hatiku yang terdalam kepada putra anda.


Jika anda beranggapan aku mempunyai maksud buruk kepada kak Thien Yu, anda salah besar karena aku mencintai putra anda lebih dari yang anda tau, jadi tak mungkin aku mempunyai maksud buruk kepadanya," jawab putri Meyling.


"Dari mana kau berasal, dan dari mana rasmu berada?" tanya sang putri kembali.


"Aku berasal dari ras Griflin, yang merupakan ras para makhluk abadi dari alam cahaya rembulan, ras kami hidup dan tumbuh berkembang hingga ribuan tahun, seperti itulah kehidupan ras kami sehingga dikatakan abadi," jawab putri Meyling berterus terang.


Mendengar perkataan dari Putri Meyling, sang ratu seketika itu menarik kembali aura menindas yang telah dilepaskannya, dan dia pun mendekati Putri Meyling yang masih tersengal-sengal nafasnya, akibat aura menindas yang dilepaskan ratu Meyling.


Ratu Yan Ling merangkul putri Meyling untuk membantunya berdiri. "Maaf kan aku, bukan maksudku untuk melukaimu seperti ini, semua ini kulakukan karena aku tak ingin putraku satu-satunya akan dilukai oleh teman wanitanya yang tak dikenal, sedari itu sebelum hal buruk terjadi pada putraku maka aku akan mencari tau dari mana asal dan usul wanita yang bersamanya, termasuk diri mu yang ku ketahui bukanlah dari ras manusia.

__ADS_1


Ling'er maafkan Ibu, sekarang aku yakin jika kau memang benar-benar mencintai putraku dengan tulus, dan malam ini aku nyatakan jika aku merestui hubunganmu dengan putraku.


Setelah Thien Yu menjabat sebagai kaisar pheonix, maka hari itu akan terjadi pernikahan antara Thien Yu dengan putri Syin Yin.


Aku tak ingin di dalam pernikahan itu kau mengganggu jalannya pernikahan, putri Syin Yin adalah wanita yang baik dan kuharap kau memberi kesempatan untuk Thien Yu bersama putri Syin Yin hari itu," ucap ratu Syin Yin.


"Ibu ratu, aku tak permasalahkan jika kak Thien Yu ingin menikah beberapa kali dalam hidupnya karena dia adalah seorang Kaisar pheonix di masa depan, aku hanya berharap jika dia tetap dapat berbagi dan menyayangiku seperti dia menyayangi semua istri-istrinya kelak," jawab putri Meyling.


"Kau memang bisa memahami situasi ini, dan aku sangat berharap kau selalu mendukung Thien Yu disisinya.


Dalam beberapa hari kedepan, Thien Yu akan melakukan pertarungan hidup dan mati dengan pangeran Huang Qin yang merupakan pangeran dari negeri Glory.


Aku mengatakan kepada utusan yang datang waktu itu, jika pertarungan 3 tahun itu tak berlangsung di kekaisaran Phoenix maka perjanjian 3 tahun itu akan gagal, mengingat perjanjian yang dilakukan waktu itu antara pangeran Huang Qin dan Thien Yu di sepakati di kekaisaran Phoenix.


"Aku ingin kau dan Putri Syin Yin selalu memberi dukungan dan semangat kepada putraku, karena dalam pertarungan itu belum tentu putraku yang menjadi pemenangnya, mengingat kekuatan dari Huang Qin telah menembus kekuatan penyihir kegelapan dengan sempurna, sementara Kaisar Glory yang merupakan ayahnya juga telah menembus ranah Dewa, dengan menyikapi itu semua maka aku berharap tak ada penyesalan di kemudian hari jika memang putraku kalah dalam pertarungan itu, karena sampai saat ini aku belum mengetahui tingkat kekuatan putraku sendiri," ucap ratu Yan Ling dengan rasa kekuatiran di wajahnya.


"Ibu ratu kau tak usah khawatirkan putra anda, karena tingkat kekuatan kak Thien Yu saat ini jauh dari perkiraan yang Ibu ratu pikirkan. Aku yakin jika Kak Thien Yu akan menang dalam pertarungan ini dan aku berharap Ibu ratu tetap tenang jangan memperlihatkan wajah yang membuat kak Thien Yu merasa khawatir kepada anda," jawab putri Meyling.


Perkataan putri Meyling sedikit menghilangkan rasa kekhawatiran di wajah sang ratu, dan sang ratu yakin jika putri Meyling akan menjadi pendamping yang baik bagi putra kelak.


Waktu terus berlalu, Putri Meyling sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan istana pheonix, begitupun hubungannya dengan Putri Syin Yin, mereka berdua begitu sangat akrab seperti saudara kandung.

__ADS_1


Sementara itu persiapan untuk menyambut pertarungan Akbar yang akan berlangsung di kekaisaran pheonix, sudah dipersiapkan dengan sedemikian rupa oleh kekaisaran pheonix, hingga arena bertarung yang begitu besar dan megah telah berdiri di tengah-tengah kota pheonix.


Pertarungan itu pun akan disaksikan oleh seluruh kerajaan di dua benua, dan juga akan disaksikan oleh para murid terpilih yang mengikuti kompetisi di kerajaan cahaya Nirwana.


Saat kompetisi itu, murid terpilih dari kerajaan cahaya Nirwana yang diwakili oleh wanita cantik yang berasal dari pulau es yang bernama Xiozi, berhasil imbang melawan murid terpilih dari kekaisaran Glory yang bernama Zhiolu yang juga merupakan sahabat dari pangeran Huang Qin, hingga membuat kompetisi murid terpilih dimenangkan oleh dua orang murid yaitu Xiozi dari kerajaan cahaya Nirwana dan Zhiolu dari kekaisaran pheonix.


Sementara Feng Yu yang merupakan kakak dari Thien Yu, tak dapat melaju ke babak berikutnya karena permintaan dari pangeran Huang Qin yang melepas statusnya dari murid terpilih kekaisaran Glory.


Pangeran Huang Qin yang mengetahui jika Feng Yu merupakan kakak dari Thien Yu, melakukan segala cara termasuk menyuruh ketua Huangshan untuk menggugurkannya dalam pertarungan murid terpilih.


Mengetahui jika Pangeran Huang Qin melakukan ketidakadilan dalam kompetisi murid terpilih padanya, membuat Feng Yu memilih pergi ke desa batu untuk menenangkan diri.


Thien Yu yang mendapat laporan dari Jenderal Jatayu tentang semua yang terjadi saat pemilihan murid terpilih berlangsung, begitu geram terhadap pangeran Huang Qin yang bertindak semena-mena terhadap kakaknya Feng Yu, hal itu membuat Thien Yu semakin bersemangat untuk menghabisi Pangeran negeri Glory di atas arena pertarungan.


"Paman, aku ingin kau pergi ke desa batu yang berada di area kekaisaran Glory, berikan belati merah darah ini kepada kakakku agar dia bisa menyaksikan bagaimana aku membalaskan sakit hati yang pernah dia rasakannya, saat kompetisi murid terpilih yang berada di kerajaan cahaya Nirwana.


Baik tuan muda, titahmu akan segera ku laksanakan," jawab Jatayu.


Setelah berkata seperti itu Jatayu pun pamit kemudian merubah diri menjadi seekor burung Surgawi, sesaat kemudian diapun mengudara menembus awan untuk menuju ke arah desa batu berada.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2