Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Menguasai serikat dagang


__ADS_3

Nien Chu kini berada di ruangan putri Yuan Hua, dengan santai Nien Chu duduk disana sambil melihat lihat ruangan yang tersusun rapi.


"Nien Chu kau tak usah menyamar lagi, aku tau jika itu dirimu karena pedang penguasa malam hanya ada satu di dunia yaitu milikmu," ucap putri Yuan Hua.


"Akhirnya kau mengenaliku juga," jawab Nien Chu dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


Putri Yuan Hua duduk di kursi hingga mereka berdua saling berhadapan.


"Apa yang ingin kau rencanakan Nien Chu?" tanya putri Yuan Hua.


"Tepat jam 11 malam, seluruh penghianat, mata dan semua yang berhubungan dengan putra mahkota yang ada di dalam serikat dagang, akan kita habisi tanpa pandang bulu."


.


"Setelah itu, malam ini juga akan di lakukan penyelamatan bagi kaisar Zeng Hong. Aku minta kau dan Arran pergi menuju ke kaisaran mutiara hidup, untuk membuat pusat serikat dagang yang baru disana."


"Zhurui telah menemui kepala akademi bulan suci, untuk memintanya menghadap kaisar tentang masalah rombongan serikat dagang yang akan datang ke wilayahnya. Kaisar istana mutiara hidup menyambut kedatangan serikat dagang dengan baik, dan aku berharap setelah serikat dagang tiba di wilayah kekaisaran mutiara hidup, kau segera datang menemui kaisar untuk sekedar berterimakasih."


"Karena kaisar juga menyukai bidang Alkemis, berikan 3 buah pil teratai nirwana ini sebagai hadiah baginya. Kaisar pasti akan senang mendapatkan pil langka yang tak bisa dibuat oleh siapapun Alkemis hebat di dunia ini." ucap Nien Chu.


"Bagaimana cara kami untuk bisa sampai di kekaisaran mutiara hidup, pasukan terbang istana cahaya naga pasti akan mengejar kami semua," jawab putri Yuan Hua.


"Aku telah memperhitungkan semua itu, sehingga kau tak usah mengkhawatirkan nya," ucap Nien Chu.


Tiba tiba suara Virgion menggema melalui kontrak darah di alam batin Nien Chu.


(Virgion sebelumnya telah pulang dari kekaisaran mutiara hidup atas panggilan Nien Chu, untuk melakukan rencana pertahanan di gunung Wongku, sementara Zhurui dan Anchen masih berada di kekaisaran mutiara hidup, untuk melaksanakan rencana Nien Chu di sana).


"Tuan muda ..., aku dan pasukan ku telah siap, kini kami telah berbaur dengan para pengunjung serikat dagang," ucap Virgion.


"Gunakan sihir untuk menandai semua orang yang berhubungan dengan putra mahkota, karena tepat jam 11 malam kita akan menghabisi mereka semua."

__ADS_1


"Bagaimana dengan persiapan yang telah ku perintahkan padamu?" tanya Nien Chu.


"Di puncak gunung Wongku telah terbuka portal dari dataran langit, kaisar Annsher yang memimpin langsung armada tempurnya.


Gunung Wongku saat ini telah di penuhi armada tempur darat dan udara para para elf yang bergabung dengan armada tempur istana sihir."


Untuk armada tempur udara, pangeran Xi xio dan putri Yinzi yang memimpin nya langsung, saat ini armada tempur terbang dari dataran langit telah bersembunyi di awan sihir yang berada di langit gunung Wongku."


Sementara kaisar Annsher yang memimpin langsung Armada tempur darat di gunung Wongku," jawab Virgion.


"Bagus..., rencana sudah kita persiapkan, tinggal penyelesaiannya saja. Virgion tetap pantau dan kendalikan keadaan yang ada, karena kesempatan kita hanya datang sekali," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda," jawab Virgion mengakhiri percakapan singkat itu.


"Maafkan aku putri, kau telah menunggu lama," ucap Nien Chu.


"Aku tau kau lagi berbicara dengan seseorang dan aku tak mempermasalahkan hal itu," ucap putri Yuan Hua.


Putri sekarang hampir tengah malam, dan aku ingin kau segera menutup serikat dagang, dan setengah jam kemudian kita akan mulai melakukan tindakan," ucap Nien Chu.


Putri Yuan Hua merasa sangat kagum dengan kekuatan yang dimiliki Nien Chu sekarang, apalagi wajah tampannya yang pernah singgah di hatinya sebagai pemuda pertama yang memberi warna di hidupnya.


Tapi saat ini putri Yuan Hua mempunyai Arran pemuda yang sangat baik dan juga tampan, dia tak mungkin mengecewakan pemuda itu dengan kembali mencintai Nien Chu yang belum tentu mencintainya, sehingga putri Yuan Hua membuang perasaannya itu jauh jauh.


Tency dan An Yue telah membunuh lebih awal Menejer Zen atas perintah Nien Chu lewat kontrak darah yang di milikinya, sementara Arran telah memanggil semua kultivator yang setia pada serikat dagang untuk membunuh semua penghianat di sana.


Setelah pusat serikat dagang tutup, dan para pengunjung yang berdatangan telah pulang, maka rencana pembantaian pun di laksanakan.


Dalam sekejap serikat dagang banjir darah, dan semua yang berhubungan dengan putra mahkota telah dibantai habis.


Nien Chu di kejutkan dengan adanya Nien Ci teman kecilnya dan Fang yie sebagai kultivator pelindung pusat serikat dagang di tempat itu.

__ADS_1


"Kak Nien Chu..." ucap Nien Ci dan berlari ke hadapan Nien Chu.


"Kau berada di sini juga?" tanya Nien Chu sambil mengelus lembut kepala teman kecilnya itu.


"Iya kak, aku sebagai kultivator pelindung kiri dan kak Fang yie sebagai kultivator pelindung kanan, dan sebagai ketuanya adalah kak Arran," ucap Nien Ci menjelaskan.


"Bagus.., aku sangat senang mendengarnya, tapi saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berbincang, karena semua anggota serikat dagang yang ada di tempat ini akan segera pergi menuju ke wilayah kekaisaran mutiara hidup, dan aku akan menemuimu nanti di sana setelah semua masalah yang terjadi selesai," ucap Nien Chu.


Nien Ci menganggukkan kepalanya kemudian melangkah pergi kembali ke tempat para kultivator pelindung serikat dagang berada.


Pangeran ke 3 mendatangi putri Yuan Hua.


"Adik .., didalam cincin ini terdapat harta yang tak ternilai, gunakan untuk memperbesar serikat dagang di sana, karena aku yakin kau mampu untuk melakukannya. Untuk bangsawan Yuan dan ibumu, aku sendiri yang akan menjaga keselamatannya karena dia merupakan orang yang paling setia kepada kaisar Zeng Hong ayahku," ucap pangeran ke 3.


"Aku akan akan melaksanakan semua titah dari pangeran, dan terimakasih karena pangeran akan melindungi keluarga ku," jawab putri Yuan Hua.


Malam itu juga, sebuah perahu raksasa dengan sayap di kiri dan kanannya, telah berada di luar serikat dagang.


Semua anggota serikat dagang kini berada di dalam perahu itu.


Virgion yang merupakan jurumudi segera melakukan tugasnya untuk membawa anggota serikat dagang menuju ke kota istana mutiara hidup.


Perlahan lahan perahu raksasa itu mengepakkan sayapnya, kemudian mengudara.


Saat perahu mulai berjalan, tiba-tiba saja tabir sihir teleportasi telah berada di depan perahu, dan tak lama kemudian perahu itu pun menghilang seiring hilangnya tabir sihir teleportasi yang di buat sebelumnya oleh Virgion.


"Bagaimana rencana kedua kita pangeran?" tanya Nien Chu setelah semua anggota serikat dagang pergi.


"Menurut informasi dari Yuan Hua, Kaisar masih berada di kediamannya, kita harus berhati-hati menuju ke sana, karena saat ini penjagaan istana semakin diperketat oleh putra mahkota, setelah aku menghilang dari istana," jawab pangeran ke 3.


"Jika begitu kita harus segera membawa Kaisar dari istana secepat mungkin, karena aku telah mempunyai rencana untuk mempermudah kita menuju ke tempat di mana kaisar berada," ucap Nien Chu.

__ADS_1


Bersambung


Bantu dukungannya sahabat semua, untuk novel baruku yang berjudul pendekar naga es dan pedang surgawi, terimakasih🙏


__ADS_2