Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Keinginan raja Zheng Bil Ang


__ADS_3

Thien Yu melesat ke udara dengan menggunakan sayap pheonix nya, mencoba mengalihkan perhatian kawanan angsa putih agar menjauh dari tempat putri Sora ri berada. Apa yang di lakukan Thien Yu membuat kawanan angsa putih meliriknya dan beramai ramai melesat cepat untuk menyerang kearahnya.


Melihat kawan angsa putih raksasa terpancing dengan apa yang dilakukannya, hal itu membuat Thien Yu dengan cepat menyambut datangnya gerombolan kawanan angsa putih yang datang dengan sangat cepat.


Pedang penguasa malam yang berada di dalam genggaman tangan di Thien Yu, berkelebat cepat membuat serangan yang tak terduga bagi para kawanan angsa putih, hingga satu persatu dari mereka mati dan berjatuhan ke tanah.


Thien Yu merasa heran, setiap kali dia membunuh seekor angsa putih, maka tiba-tiba saja Thien Yu merasakan adanya sebuah energi yang masuk ke dalam tubuhnya. Hal itu terus menerus terjadi disaat angsa putih mati di tangannya.


"Energi murni yang masuk kedalam tubuhku semakin berlimpah, setelah aku membunuh puluhan ekor angsa putih. Dan aku yakin pemimpin angsa putih itu pasti akan memberikan energi yang berbeda padaku," gumam Thien Yu.


Thien Yu memusatkan serangannya pada sosok angsa emas yang berada jauh di hadapannya, dengan menggunakan tehnik ruang dan waktu Thien Yu berhasil menembus kerumunan angsa putih yang menghadang jalannya, hingga mendekati pimpinan angsa putih yang menjadi target serangnya.


Setelah mendekati keberadaan angsa emas, Thien Yu segera menggunakan teknik enam rasi bintang untuk menaklukkan sang angsa emas.


Angsa emas berusaha untuk terlepas dari segel 6 rasi bintang yang dibuat oleh Thien Yu, akan tetapi semua usahanya tak ada gunanya, teknik 6 rasi bintang yang dibuat Thien Yu begitu kuat hingga sampai akhirnya ke enam bayangan Thien Yu berhasil melakukan pembantaian pada tubuh angsa emas raksasa.


Seluruh tubuh angsa emas terpotong menjadi beberapa bagian hingga jatuh ke tanah, Tak lama kemudian tubuh yang terpotong itu mengeluarkan cahaya putih terang dan bergabung menjadi satu, hingga tercipta sebuah batu kristal.


Kematian pemimpin kawanan angsa putih membuat Thien Yu tercengang, karena melihat seluruh angsa putih yang berada di tempat itu menghilang dan sirna tanpa bekas.


Thien Yu tak terlalu memikirkan hal itu walaupun rasa terkejut sesaat menghantui hatinya. "Mengapa aku harus terkejut dengan kejadian ini, bukan aku sekarang tengah berada di dalam alam vioni, tempat para Dewi berada," gumam Thien Yu.


Thien Yu melangkah menuju ke arah batu kristal yang tergeletak di tanah, kemudian meraihnya dan sedikit memperhatikan batu kristal yang kini berada di dalam genggaman tangannya.


"Tak ada yang aneh dengan batu Kristal ini, sama seperti semua batu kristal yang pernah kulihat, tapi aku yakin ada sesuatu dari batu kristal ini yang akan menjadi pemecah sebuah rahasia tersembunyi dan ku yakin itu," batin Thien Yu.


Dari jauh putri Sora ri yang melihat pertarungan Thien Yu dari awal sampai dia berhasil mengalahkan angsa emas, semakin kagum terhadap Thien Yu, dia tak menyangka jika pemuda yang telah menyelamatkan nyawanya 2 kali itu juga memiliki kemampuan yang berada jauh diatasnya.


Thien Yu melesat cepat kearah putri Sora ri berada. "Putri bagaimana keadaanmu?" tanya Thien Yu.

__ADS_1


"Aku baik baik saja," jawab putri Sora ri masih dengan kesombongannya.


Diapun mencoba berdiri akan tetapi karena adanya luka dalam di tubuh sang putri, membuat keseimbangannya pun tak stabil hingga dia terduduk kembali.


Thien Yu sadar jika kondisi Putri Sora ri tengah terluka dalam, dan dia pun tahu jika putri Sora ri mengatakan hal itu untuk menjaga egonya di mata Thien Yu.


"Dasar keras kepala, sudah tahu kau sakit tapi mengapa berkata baik-baik saja?" tanya Thien Yu.


"Aku tak mau merepotkan mu," jawab putri Sora ri sambil menundukkan kepalanya.


"Sepertinya kita harus mencari tempat yang aman agar kau bisa memulihkan dirimu, dan tempat yang aman itu adalah di atas batu bara giok," ucap Thien Yu.


Thien Yu segera mengeluarkan batubara giok dari dalam cincin penyimpanannya, setelah itu Thien Yu mengajak putri Sora ri naik ke atasnya.


"Ikut aku" ucap Thien Yu sambil meraih tubuh putri Sora ri kedalam gendongannya dan membawanya melesat ke udara.


Mencari tempat untuk menyembuhkan luka dalammu," jawab Thien Yu. Akhir mereka berdua tiba di atas permukaan batu bara giok.


Thien Yu meletakkan Putri Sora ri di atas permukaan batu secara perlahan lahan.


"Putri telanlah pil ini, kemudian lakukan kultivasi penyerapan pil agar luka dalam yang kau derita bisa pulih seperti sedia kala," ucap Thien Yu.


"Trimakasih," jawab putri Sora ri sambil meraih pil obat di tangan Thien Yu dan menelannya. Setelah itu diapun melakukan kultivasi penyerapan pil sesuai dengan perkataan Thien Yu.


Thien Yu bisa melihat perubahan sikap sang putri kepadanya kini mulai banyak perubahan, sang putri sekarang bisa diajak berbicara baik baik dan mau menuruti perkataannya, hal itu membuat pangeran dari negeri pheonix itu merasa senang, biar bagai mana pun, ayah putri Sora ri merupakan murid dari ayahnya.


Sementara itu di kerajaan cahaya nirwana, tampak ketua Zheng long mendatangi raja Zheng Bil Ang di ruang pribadinya.


"Ayah ada apa kau menemuiku tanpa memberikan kabar terlebih dahulu?" tanya raja zheng Bil Ang.

__ADS_1


"Aku ingin mengetahui secara pasti darimu dengan selentingan berita yang masuk di telingaku, tentang kesembuhan cucuku putri Sora ri di tangan seorang pemuda," jawab ketua Zheng long.


Raja Zheng Bil Ang menuangkan anggur kedalam gelas, lalu di berikannya kepada ketua Zheng long.


"Memang benar ayah, Thien Yu yang telah menyembuhkannya," jawab raja Zheng Bil Ang.


Ketua Zheng long berjalan kearah jendela sambil membelakangi raja Zheng Bil Ang putranya.


"Sudah lama aku mengetahui jika Thien Yu dapat menyembuhkan Dantian seseorang yang telah hancur, dengan membangun kembali Dantian yang rusak itu menggunakan tehnik jari matahari yang merupakan tehnik pengobatan ajaib pemberian Yan Lan ayahnya.


Tapi aku tak ingin dia yang menyembuhkan cucuku, karena syarat yang dibutuhkan dalam melakukan penyembuhan itu sangatlah berat, harus mengorbankan rasa malu yang sangat besar bagi putri Sora ri.


Sedari itu aku lebih memilih untuk mencari singa bersayap salju dari pada Thien Yu yang menyembuhkannya," jawab Ketua Zheng long.


"Ayah aku telah melihat bibit, bebet, dan bobot orang yang pantas mendampingi putri Sora ri di masa depan adalah Thien Yu. Aku sengaja melakukan hal itu agar dapat mengenalkan dan mendekatkan mereka berdua satu dengan yang lainnya," ucap raja Zheng Bil Ang.


"Ha..ha..ha.., apa yang menjadi keinginanmu itu juga telah lama menjadi keinginanku, Aku berharap cucuku dapat bersanding dengan Thien Yu di masa depan.


"Zheng Bil Ang aku ingin mengetahui di mana cucuku sekarang?" tanya ketua Zheng long.


"Ayah, putri Sora ri dan Thien Yu sekarang ini berada di alam Vioni," jawab raja Zheng Bil Ang.


"Apa!!? bagai mana mereka berdua bisa berada di sana sementara kau tahu jika alam vioni banyak di huni binatang roh yang kuat," ucap Ketua Zheng long.


"Aku tak khwatir Ayah karena ada Thien Yu yang menjaganya di sana," jawab raja Zheng Bil Ang.


Bersambung.


Karena masih sakit saya belum bisa maksimal dalam menulis🙏

__ADS_1


__ADS_2