
Melihat segel kegelapan yang di pasang Thien Yu telah sirna, dan tak ada lagi pergerakan dari para prajurit kastil iblis darah, para elf yang berada di atas batu bara giok segera melompat turun kebawah dan masuk kedalam kastil untuk mencari keberadaan Thien Yu.
Begitupun dengan gonggo, dia telah berhasil menemukan putri Sorari di dalam penjara bawah tanah, sebelumnya sang putri tak percaya dengan raja gorila emas raksasa yang menjemputnya di dalam penjara, namun setelah gonggo mengatakan ciri-ciri tuan mudanya yang bernama Thien Yu, akhirnya Sang Putri percaya jika gonggo adalah utusan Thien Yu yang di suruh untuk menjemputnya.
Setelah sang putri mengakuinya, maka Raja gorila emas raksasa membawa Putri Sorari menuju ke tempat Thien Yu berada.
Melihat Thien Yu berada di dalam ruangan seorang diri, putri Sorari langsung berlari dan memeluknya.
"Kak Thien Yu, aku telah di culik oleh penguasa kastil iblis darah dan menelantarkan ku di dalam penjara bawah tanah," pekik putri Sorari dalam Isak tangisnya.
Mendengar keluh kesah putri Sorari, Thien Yu pun merasa iba dan membalas pelukan Sang Putri dengan hangat sambil membelai lembut rambutnya, semua itu di lakukan Thien Yu untuk menenangkan hati putri sorari yang syok dengan apa yang dialaminya belakangan ini.
Tiba tiba saja putri Langyun dan ke sepuluh elf yang merupakan pimpinan pasukan, datang keruangan dimana Thien Yu dan putri Sorari berada.
Putri Langyun melihat bagaimana kekasihnya tengah memeluk mesra seorang wanita cantik di dalam ruangan itu, rasa cemburu seketika melanda hatinya yang membuat perasaan hati Putri Langyun hancur berkeping keping.
Thien Yu yang melihat kehadiran Putri Langyun di tempat itu menjadi serba salah, dia bingung dengan apa yang harus dilakukannya.
"Mengapa bisa seperti ini, mengapa putri Langyun hadir di saat yang tak tepat, dan bagaimana aku harus menjelaskan kepadanya jika aku dan Putri Sorari tak punya hubungan apa-apa. Aku tak mungkin membiarkan Putri Sorari yang tengah terpuruk seperti ini, tapi jika aku terus memeluknya maka dengan sendirinya aku telah menyakiti hati seorang gadis yang merupakan kekasihku sendiri," batin Thien Yu.
Tak lama kemudian putri langyun menghampiri Thien Yu dan berkata "Jadi ini penyebabnya hingga aku tak kau perbolehkan masuk kedalam kastil kak Thien?, katakan padaku apakah wanita ini merupakan salah satu wanita yang kau jaga hatinya sebelum aku!?, aku ingin kau menjawab pertanyaanku dengan sejujur-jujurnya, jika memang wanita ini merupakan salah serang wanita yang kau jaga hatinya maka aku tak mempermasalahkan hal itu," ucap putri Langyun.
Putri Sorari sangat terkejut mendengar adanya seorang wanita yang berkata seperti itu di belakangnya, diapun melepaskan pelukannya dari Thien Yu dan menoleh kebelakang kemudian mengarahkan pandangannya pada pemuda tampan yang ada di hadapannya yang terlihat begitu gelisah.
"Siapa wanita itu kak Thien Yu, apakah kau mengenalnya?" tanya putri Sorari.
Thien Yu semakin bingung di cacar pertanyaan oleh kedua wanita cantik itu, dia tak tahu harus menjawab yang mana, sementara Thien Yu tau jika putri Sorari juga mencintainya semua itu terlihat dari sifat dan prilakunya saat masih bersama.
__ADS_1
"Aku tak pernah mengucapkan kata cinta terhadap putri Sorari yang menandakan suatu ikatan, tapi dengan putri Langyun berbeda, aku dan dia telah terlibat suatu ikatan asmara biar bagaimana pun aku tetap membela Putri Langyun yang kini telah sah menjadi kekasihku," batin Thien Yu.
Tak lama kemudian Thien Yu pun berkata.
"Namanya putri Langyun dan dia sekarang adalah kekasihku," jawab Thien Yu kepada putri Sorari.
"Yun'er dia bukanlah dua orang yang kujaga hatinya sebelum kau, maafkan aku karena telah membuatmu marah," jawab Thien Yu kepada putri Langyun.
"Tidak...!!!, kak Thien Yu, Aku kira kau selama ini juga telah mencintaiku, dan apa artinya kebersamaan kita selama ini jika kau menyangkal ku.
Apakah karena wanita itu kini kau tak menganggapku, jika memang demikian halnya biar aku atau dia yang mati hari ini," pekik putri Sorari kemudian menyerang kearah putri Langyun dengan pedangnya.
Putri Sorari yang terpuruk menyerang putri Langyun membabi buta tanpa sedikitpun mengeluarkan tehnik pedang yang di milikinya. Perkataan Thien Yu yang tak menganggapnya membuat hati putri Sorari hancur dan pikirannya tak menentu.
Kesepuluh pemimpin elf yang tak ingin putri Langyun terluka, segera menyerang putri Sorari bersama sama.
Namun sayang sebuah tendangan telak dari salah seorang pemimpin pasukan elf yang dialiri tenaga dalam, berhasil bersarang di tubuh putri Sorari hingga membuatnya terhempas dengan keras kelantai ruangan, dan pedang yang ada di dalam genggamannya pun terlepas.
Tampak darah segera keluar dari dalam mulut putri Sorari yang terluka dalam.
Thien Yu buru buru menghampiri putri Sorari dan berkata. "Bagai mana keadaanmu?" tanyanya.
Terlihat putri Sorari meneteskan air mata tanpa sedikitpun terdengar isaknya.
"Kau tak usah lagi memperdulikan ku kak Thien, Maafkan aku karena salah menghartikan perhatianmu selama ini padaku sehingga aku berharap banyak jika kau pun mencintaiku.
Aku adalah seorang wanita yang sangat peka terhadap perhatian seorang pemuda walaupun hanya sedikit, karena selama ini tak ada satupun pemuda yang pernah memberikan perhatian selain dirimu, maka akupun menaruh harapan banyak padamu.
__ADS_1
Aku tak papa, aku terima keadaan diriku ini dan aku berharap di masa depan kau dapat bahagia bersamanya," ucap putri Sorari kemudian berdiri dan melangkah pergi sambil memegangi dadanya yang terasa sesak.
"Kau mau kemana?" tanya Thien Yu kembali.
"Aku akan pergi dan ku minta padamu kak Thien biarkan aku pergi," jawab putri Sorari.
Thien Yu tetap mencegah putri Sorari untuk pergi, namun tiba tiba suara gonggo menggema dari dalam alam batinnya.
"Tuan muda biarkan putri Sorari pergi untuk menenangkan hatinya, biar aku yang akan menjaganya," ucap Gonggo.
Melihat Thien Yu tak menahannya lagi, putri Sorari kembali melangkahkan kakinya menuju kearah putri Langyun berada.
"Maafkan aku karena telah membuatmu marah, kita sama sama wanita yang mencintai orang yang sama, namun kau lah pemenang untuk mendapatkan hati kak Thien Yu. Aku ingin di masa depan kau menjaga dan mencintai kak Thien Yu seperti aku mencintainya, aku titip dia pada mu," ucap putri Sorari.
Putri Sorari pergi meninggalkan ruangan itu dengan perasaan hancur di hatinya, sosok pemuda yang selama ini menghiasi hatinya kini hanya tinggal kenangan yang tak dapat dilupakannya.
Putri Sorari melesat pergi hingga tiba di sebuah anak sungai. Di sana putri Sorari menangis sejadi jadinya, meratapi kemalangan nasibnya.
Diatas pepohonan yang rimbun tampak raja gorila raksasa menatap iba pada Sang Putri, dia terus mengawasi sang putri yang tengah menangis sambil memeluk lututnya.
Setelah puas menangis, dalam isaknya putri Sorari berkata. Kak Thien Yu trimakasih karena kau telah mengajarkan arti cinta dengan kebersamaan kita selama ini walaupun hanya sesaat. Aku sangat rindu akan kebersamaan kita dulu yang tak mungkin lagi kudapatkan.
Ayah, ibu, kakek, terimakasih karena kalian telah membesarkan ku sampai saat ini, semoga di kehidupan mendatang aku dapat membalas semua kebaikan kalian. Aku pamit," ucap putri Sorari sambil menegak pil racun yang di ambil dari dalam cincin ruangnya.
Raja gorila raksasa begitu sangat terkejut saat melihat putri Sorari telah terkapar di pinggir sungai, dengan cepat raja gorila raksasa melesat cepat kearahnya.
Bersambung
__ADS_1
Rate bintang 5, like, komen dan vote, sangat membantu penulis dalam melanjutkan novel ini hingga tamat 🙏