
Di serikat dagang, Tency telah pulih seperti sediakala begitupun dengan An Yue.
Setelah An Yue dan Tency sembuh, Hyun Zi memanggil An Yue untuk menemuinya.
An Yue datang memenuhi panggilan Hyun Zi yang dia tau sebagai pemimpin pasukan pelindung naga, yang berada di dalam serikat dagang.
"Tok..!!, tok..!!" sebuah ketukan terdengar dari luar pintu.
"Masuklah...!" ucap suara lembut Hyun Zi dari dalam ruangan.
Pintu di buka maka tampaklah sesosok wanita cantik berdiri di sana.
"Silahkan duduk An Yue," ucap Hyun Zi dengan senyum yang tersungging di bibirnya.
An Yue duduk sesuai keinginan Hyun Zi, dan Hyun Zi mempersilahkan An Yue untuk menikmati hidangan kue manis serta minuman sari buah yang berada diatas meja.
"Terimakasih nona Hyun Zi" ucap An Yue kemudian meminum sari buah di dalam gelas yang kini berada di dalam genggaman tangannya.
Hyun Zi kemudian memulai masuk kedalam inti pembicaraan.
"Aku kenal binatang roh yang bersamamu sebagai sahabat kak Nien Chu, dan aku tau dia bisa berubah wujud," ucap Hyun Zi.
Tency seketika itu melompat ke sisi tempat duduk An Yue, dan merubah dirinya menjadi seorang wanita cantik. Apa yang di lakukan rubah itu membuat Hyun Zi sangat terkejut, karena perubahan wujud yang di maksud Hyun Zi sebelumnya adalah dapat berubah wujud menjadi rubah raksasa, dan bukan membuat dirinya menjadi seorang manusia.
Buru buru Hyun Zi membuang jauh jauh rasa keterkejutannya itu, karena dia merasa selama rubah itu masih di pihak Nien Chu, maka rubah itu tak akan menyakitinya.
Aku telah menyuruh pasukan pelindung naga untuk mencari kak Nien Chu ke bekas pertempuran, tapi pasukan pelindung naga tak mendapati kak Nien Chu di sana, bahkan 1 mayat pun tak di jumpai, hanya sisa sisa pertempuran yang terlihat.
Menurut keterangan dari pasukan pelindung naga, Nien Chu dan seluruh mayat yang bergelimpangan dalam pertarungan itu, telah di bawa ke kaisaran pheonix.
Hyun Zi melihat sikap gelisah pada diri An Yue, sehingga gelas yang ada di genggamannya pun terlepas.
"Maaf kan aku," ucap An Yue dengan mengambil pecahan gelas dan menaruhnya diatas meja.
"Nona An Yue, seperti apa hubunganmu dengan kak Nien Chu?" tanya Hyun Zi tiba tiba.
__ADS_1
"Kak Nien Chu adalah kekasihku," jawab An Yue singkat.
Perkataan An Yue barusan, telah memberikan pukulan telak di hati Hyun Zi dengan jawabannya itu.
Semua terdiam dan larut dalam pikirannya masing.
Kini An Yue menyadari jika wanita cantik yang merupakan pimpinan pelindung naga di serikat dagang, mempunyai hubungan dengan Nien Chu setelah melihat ekspresi wajahnya saat An Yue mengatakan jika Nien Chu merupakan kekasihnya.
Tency yang melihat suasana tak lagi nyaman diantara mereka berdua, seketika itu berkata.
"Kalian berdua mencintai orang yang sama, dengan segala kelebihannya sebagai seorang laki laki."
"Aku tak menyalahkan kalian berdua jika mencintai tuan mudaku, karena Tuan mudaku layak mendapatkan itu."
"Aku tau sifat tuan mudaku daripada kalian berdua, tuan mudaku tak akan pernah meninggalkan wanitanya kecuali wanitanya yang pergi meninggalkan tuan mudaku."
"Aku tau jika saat ini kalian berdua merasa jika masing masing dari kalian mengakui memiliki hati tuan mudaku, tapi itu salah..., tuan mudaku berlaku adil kepada setiap wanitanya, dan jika ada dari kalian yang tak betah dengan keadaan yang ada, maka pergilah..., maka hari itu Tuan mudaku pasti akan melupakan mu."
"Tuan mudaku mempunyai segalanya, cukup pantas bagi dirinya untuk bersanding dengan beberapa wanita yang di inginkannya termasuk kalian berdua, dan jika aku merupakan salah satu wanita itu maka aku akan bertahan bersamanya," ucap Tency kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.
"Aku pun akan melakukan hal yang sama, karena mencari pemuda baik dan perhatian seperti dia tak akan mudah di temui di dunia ini," timpal Hyun Zi.
"Kak Hyun Zi, kita mencintai orang yang sama sehingga di masa depan kau dan aku akan menjadi pendamping kak Nien Chu, bukan kah lebih baik mulai sekarang kita berdua mengangkat saudara, hingga tak ada lagi kecemburuan diantara kita," ucap An Yue.
Hyun Zi menatap tajam kearah An Yue, yang membuat wanita itu cantik itu merasa risih di tatap sedemikian rupa oleh Hyun Zi, hingga senyuman Hyun Zi melegakan perasaannya.
"Kemarilah adik..., mulai sekarang kau adalah saudariku," ucap Hyun Zi sambil membuka kedua tangannya.
Tak lama kemudian mereka berdua pun saling berpelukan, sehingga dalam sekejap keakraban pun terjalin diantara kedua wanita itu.
Sementara itu di kekaisaran pheonix, Nien Chu telah berhasil menyerap kekuatan dari setetes darah ayahnya, sehingga dia dapat menguasai kekuatan besar sang ayah.
Nien Chu menghentikan meditasinya, kemudian membuka matanya perlahan.
Inti api surgawi, inti api hidup, inti api neraka, serta pedang penguasa malam seketika itu kembali masuk ke dalam tubuh Nien chu.
__ADS_1
Nien Chu menatap ke arah tubuh nya dan mendapati perubahan besar disana, tampak tubuhnya saat ini lebih kekar dari sebelumnya, sehingga membuatnya bangga akan bentuk tubuhnya saat ini.
"Aku telah mendapatkan kekuatan sejati ku, dan aku telah mencapai semua batasanku, sehingga sudah saatnya aku membangun kekuatan besar untuk menghadapi raja iblis," Batin Nien Chu, kemudian melangkah pergi keluar dari tempat itu.
Kaisar Feng Liu San, dan ketiga petinggi istana Pheonix di masa lalu, telah menyambutnya di luar ruangan itu dan membawanya ke sebuah tempat dengan bangunan megah serta halamannya yang cukup luas.
"Tuan muda, untuk sementara waktu kau tinggallah di tempat ini, karena besok pagi ada hal penting yang ingin kami bicarakan kepada mu," ucap kaisar Feng Liu San.
"Terimakasih atas tempat yang kau berikan Ini paman Kaisar, jika begitu Aku ingin beristirahat dan membersihkan tubuh ku," jawab Nien Chu.
"Silahkan tuan muda..." ucap sang kaisar.
Setelah Nien Chu pergi meninggalkan mereka berempat untuk masuk ke dalam bangunan besar yang merupakan tempat tinggalnya sekarang, Feng Liu San dan ketiga petinggi istana pheonix di masa lalu, ikut pergi dari tempat itu.
Setelah membersihkan diri dengan memakai pakaian bersih layaknya seorang anak bangsawan, Nien Chu kemudian naik ke atas pembaringannya dan duduk bersila di sana.
Dengan menggunakan kekuatan menembus dimensi, Nien Chu kini berada di depan pintu gerbang serikat dagang yang dipenuhi banyak pengunjung.
Nien Chu masuk ke dalam bangunan besar dan megah layaknya seorang pengunjung yang ingin mencari sesuatu barang di dalam dagang, sehingga seorang pelayan yang tak mengenalinya datang menghampiri.
"Tuan muda.., apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang pelayan wanita.
"Aku ingin bertemu direktur di sini, dapatkah kau mempertemukanku dengannya," jawab Nien Chu.
"Maaf tuan muda, untuk saat ini direktur Yuan ho tak bisa diganggu, jika tuan muda menginginkan sesuatu katakan saja kepadaku maka aku akan menunjukkan tempat dimana barang keinginan tuan muda berada," ucap sang pelayan wanita.
Seorang wanita cantik datang menghampiri, dan betapa terkejutnya wanita itu saat melihat pemuda tampan yang ada di hadapannya, merupakan pemuda yang selama ini selalu mengisi hati nya.
"Kak Nien Chu...," desis wanita itu.
"Hyun Zi.., bagaimana kabar dan keadaan mu?" tanya Nien Chu dengan senyuman di bibirnya.
"Hyun Zi menatap ke arah pelayan wanita, dan seketika itu juga pelayan wanita itu pergi meninggalkan tempat itu.
Bersambung
__ADS_1