Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pertarungan dengan binatang surgawi


__ADS_3

Ke enam anggota daratan langit yang dipimpin tetua Sanghao terus melesat cepat masuk ke dalam reruntuhan.


Sesaat Putri Langyun melirik ke arah pertarungan yang terjadi antara Thien Yu dan ular naga dari alam bawah yang begitu kuat, Tak lama kemudian dia pun menyusul anggota dataran langit lainnya yang telah masuk duluan ke dalam reruntuhan.


Keenam anggota dataran langit dapat melihat keberadaan jebakan segel di tempat itu, yang memudahkan mereka ber enam dalam menyusul para rombongan ras murni dari daratan awan, semua itu karena adanya segel tanda yang telah diberikan oleh Thien Yu kepada mereka semua.


Di tempat lain pertarungan antara Thien Yu dan ular naga dari alam bawah semakin sengit, jual beli serangan tersaji di pertarungan itu. Ular naga dari alam bawah tak henti-hentinya menyemburkan api dari dalam mulutnya, yang membuat Thien Yu semakin menggencarkan serangannya dengan menggunakan belati merah darah yang saat ini berada di dalam genggaman tangannya.


Thien Yu yang telah menembus kekuatan ranah tingkat penempaan tubuh surgawi, tak begitu mendapatkan kesulitan dalam menghadapi ular naga dari alam bawah, dan pada satu kesempatan sebuah tendangan putar dari jarak jauh dapat dengan telak mengenai tubuh Sang ular naga, yang membuatnya harus terpental ke belakang dan ambruk menghantam pepohonan besar yang berada di tempat itu.


Sesaat ular naga dari alam bawah kembali bangkit berdiri, tak lama kemudian tanah di sekitar tempat terjadinya pertarungan bergetar sangat hebat seperti akan terjadi gempa, semua itu karena perubahan bentuk yang terjadi di tubuh ular naga yang menjadi lawan tarung Thien Yu.


Ular naga itu kini mempunyai kepala tiga dan dari tubuhnya mengeluarkan sayap, tampak aura energi yang keluar dari tubuhnya berkali-kali lipat besarnya dari aura energi yang Thien Yu rasakan sebelumnya.


"Ular naga ini telah mencapai ranah tingkat penyatuan semesta, yang telah menyamai tingkat kekuatanku di ranah tingkat penempaan tubuh surgawi, ternyata selama ini dia menyembunyikan kekuatan aslinya padaku.


Aku tak menyangka jika ular naga berkepala tiga merupakan seekor binatang surgawi, ini akan menjadi pertarungan sulit yang akan kujalani, mengingat tingkat kekuatan binatang surgawi ini telah menyamai tingkat kekuatan yang kumiliki.


Jika aku mampu untuk mengalahkannya maka batu inti roh binatang Surgawi yang ada padanya, akan membuat putri langyun bisa menembus tingkat pembentukan tubuh Surgawi dan dapat mengaktifkan kekuatan hati janin suci di dalam tubuhnya, aku harus dapat mengalahkan binatang surgawi ini," batin Thien Yu.


Thien Yu segera mengeluarkan pedang penguasa malam, dan bersiap menghadapi binatang surgawi yang kini telah mempersiapkan diri untuk bertarung dengannya.


Tak lama kemudian udara di sekitar tempat itu berubah, tak ada oksigen sama sekali di tempat itu, semua terserap oleh tubuh sang ular naga dalam membentuk sebuah bola api yang tercipta dari ketiga mulut sang ular naga.

__ADS_1


Thien Yu menyadari jika serangan yang akan dilancarkan oleh ular naga tersebut begitu kuat dan membahayakannya, dengan cepat Thien Yu mempersiapkan tinju naga giok yang juga merupakan teknik tangan kosong terkuatnya.


Tiba tiba saja tiga bola api raksasa ditembakkan dari mulut sang ular naga, yang menciptakan gelombang kejut yang sangat kuat di tempat itu.


Ketiga bola api secara bergelombang menuju ke arah Thien Yu berada, yang membuat Thien yun segera meloncat kedepan dan menghantamkan tinju naga giok ke arah ketiga bola api yang tengah menuju ke arahnya.


Naga hitam keluar dari serangan tinju naga giok yang dilancarkan Thien Yu, yang membuat kedua serangan berbenturan di udara.


Thien Yu terseret jauh kebelakang, begitupun sang ular naga bersayap yang juga ikut terhempas kebelakang.


Ledakan yang tercipta terdengar sampai ke dalam reruntuhan, hingga membuat ketua Saigo menghentikan kegiatannya.


"Siapakah yang telah bertarung di luar sana, dari ledakan energi yang tercipta menandakan jika yang bertarung itu merupakan kultivator kuat dengan ranah tingkat yang sudah tak masuk di akal," batinnya.


Dengan cepat ketua Saigo kembali melakukan kegiatannya dengan membelah diri, agar dapat mencari jalan untuk menghindari jebakan segel dan dapat mudah menuju mata air Dewi Zhao Quin yang masih berada jauh di hadapannya.


Akan tetapi baru saja ketua Saigo menggunakan teknik membelah dirinya, tiba-tiba saja dari arah samping melesat sebuah pedang yang langsung tertuju ke arahnya.


Tampak tetua Sanghao yang melakukan serangan mendadak kepada ketua Saigo, yang membuat ketua Saigo berjumpalitan kebelakang dalam menghindari serangan mendadak itu. Setelah itu pertarungan sengit pun terjadi di antara mereka berdua begitupun juga dengan para anggota dataran langit dan dataran awan, yang masing masing orang memilih lawan tarungnya sendiri sendiri.


Ketua Saigo begitu sangat terkejut dengan kehadiran para anggota dataran Langit di tempat itu, karena sedikitpun mereka tak terdampak oleh jebakan segel yang banyak bertebaran di reruntuhan.


"Apa yang sebenarnya ada pada mereka, mengapa semudah itu dapat melewati seluruh jebakan segel yang ada, dan tanpa satupun terdengar ledakan yang menandakan jika ada dari reka yang terkena jebakan segel.

__ADS_1


Aku tak bisa tinggal diam seperti ini, aku harus membunuh mereka semua agar tak ada penghalang bagi kelompokku dalam mendapatkan mata air Dewi Zhao Quin," batin ketua Saigo yang kini telah meningkatkan serangannya dalam menyerang tetua Sanghao.


Sementara itu, setelah ledakan energi yang sangat kuat di udara, Thien Yu segera menyerang sang ular naga berkepala tiga dengan tehnik 6 rasi bintang yang di milikinya.


Terlihat keenam bayangan Thien Yu telah mengurung keberadaan binatang surgawi yang menjadi lawan tarungnya, dan melakukan pembantaian di sana.


Ular naga berkepala 3 mengeluarkan aura yang membentuk cahaya menyilaukan mata, saat ke enam bayangan Thien Yu melakukan pembantaian di sana, apa yang terjadi tak sesuai dengan perkiraan Thien Yu, ular naga berkepala 3 telah memasang perisai pelindung hingga membuat tubuhnya kebal terhadap serangan pedang penguasa malam.


Setelah serangannya gagal, Thien Yu kembali melakukan serangan susulan dengan menghantamkan tinju naga giok kearah sang ular naga yang masih terkunci di dalam tehnik 6 rasi bintang.


Hingga membuat segel yang melindungi tubuh sang ular naga berkepala tiga hancur seketika, hal itu membuat sang ular naga kembali terhempas jauh kebelakang.


Akan tetapi keanehan terjadi, sang ular naga tiba tiba saja menghilang, dan kini terlihat sesosok manusia berjubah hitam dengan mata merah yang menetap tajam ke arah Thien Yu.


"Kau lumayan kuat anak muda, aku tak menyangka jika aku dapat imbang menghadapimu, dan setelah ini aku akan menunjukkan kekuatanku sebenarnya, yang akan membuatmu lenyap untuk selama-lamanya," ucap sosok berjubah hitam di hadapan Thien Yu.


Thien Yu menyadari jika ular naga berkepala tiga kini telah menjelma sebagai seorang manusia berjubah hitam yang berdiri mengambang di udara.


"Aku tak boleh lengah sedikitpun, bayangan hitam itu kini menggunakan teknik terkuatnya untuk menghabisiku, aku pun harus terpaksa menggunakan Teratai Ilahi dalam menghadapinya.


"Apapun yang terjadi setelah ini aku pastikan pasti ada salah satu dari kami berdua yang mati di tempat ini," ucap Thien Yu kemudian dia pun menggunakan 4 hukum alam dalam menciptakan kekuatan terkuatnya yaitu membentuk teratai Ilahi.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2