Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Menuju ke Guild cahaya


__ADS_3

Sore hari, Dewi Giok terbangun dari tidurnya dan mendapati Nien Chu masih terlelap di sisi tempat tidurnya.


Dewi Giok sesaat mengingat kembali peristiwa yang telah dilewatinya bersama Nien Chu siang tadi, di mana mereka berdua telah bercinta sepuasnya hingga mereka berdua sama-sama mengalami kelelahan dan pada akhirnya tertidur.


Dewi Giok segera membersihkan dirinya dari sisa-sisa percintaannya dengan Nien Chu, yang meninggalkan peluh yang melengket di badan.


Tak lama berselang Nien Chu tersadar dari tidurnya dan tak mendapati Dewi giok berada di sisinya, hal itu membuat Nien Chu segera memakai pakaiannya kembali dan mencari keberadaan Dewi Giok.


Nien Chu dapat bernapas dengan lega saat melihat Dewi Giok begitu sangat cantik, dan saat ini tengah berjalan ke arahnya.


"Kak Nien Chu bersihkanlah dirimu, karena ada hal penting yang ingin ku katakan padamu," ucap Dewi Giok.


Nien Chu menganggukkan kepalanya kemudian berjalan ke arah Dewi Giok, dan memberikan satu kecupan hangat di keningnya, setelah itu Nien Chu pergi untuk membersihkan diri.


Dewi Giok memandang kepergian Nien Chu sampai tubuhnya hilang dari pandangan matanya.


Dewi Giok sama sekali tak menyangka jika dia akan jatuh ke dalam pelukan pemuda tampan yang kini telah menjadi kekasihnya, dan dia sangat menyesali telah menolak Nien Chu waktu berada di paviliun langit, sehingga dia harus bersaing dengan para wanita cantik lainnya yang juga merupakan wanita yang dekat dengan Nien Chu.


"Seandainya waktu itu aku tak menolaknya, mungkin saat ini Nien Chu akan menjadi milikku seutuhnya tanpa harus berbagi dengan para wanita lain yang dekat dengannya."


"Aku tak bisa menyalahkan keadaan, dan tak bisa menyalahkan Nien Chu akan hadirnya beberapa wanita di sisinya, aku hanya berharap jika Nien Chu selalu menyayangiku karena aku telah menyerahkan seluruh hidup, tubuh ku dan hatiku padanya," Batin Dewi Giok.


Nien Chu telah membersihkan dirinya dan memakai pakaian baru yang berada dalam cincin ruangnya.


Nien Chu begitu sangat tampan dengan memakai salah satu pakaian sang ayah yang berada di dalam cincin ruangnya, sehingga membuat Dewi Giok semakin terpesona dengan panas dan ketampanan kekasihnya itu.


Dewi Giok menghampiri Nien Chu, dan tanpa malu malu lagi, diapun menggelayut manja di lengan Nien Chu.


"Sekarang apa yang ingin kau katakan, Aku siap untuk mendengarkannya," ucap Nien Chu.


Sambil berjalan keluar kamar menuju ke arah taman yang berada di samping bangunan kediaman Nien Chu, Putri Giok mulai bercerita.


"Putri Zeng Yi telah mengatakan kepadaku jika kau ingin pergi menuju ke Guild cahaya, dan mengenai tempat keberadaannya aku telah mengetahuinya, namun sayang aku tak dapat menembus lebih jauh ke dalam Guild tersebut, semua itu karena Guild cahaya dilindungi oleh tirai pelindung yang sangat kuat," ucap Dewi Giok.

__ADS_1


"Bawa aku kesana, karena aku tak ingin jika Guild Cahaya dapat menciptakan sebuah pil yang mampu menghidupkan para Jenderal iblis di masa lalu, jika itu terjadi maka kekuatan para iblis akan semakin bertambah," jawab Nien Chu.


"Bagaimana cara kita untuk dapat pergi sana dengan cepat, sementara jarak tempuh untuk menuju ke Guild cahaya harus melewati lautan dan perjalanan yang sangat jauh, sehingga memerlukan waktu satu minggu lama nya untuk berada di sana" ucap Dewi Giok.


"Itu hal mudah bagiku, yang terpenting saat ini kau bergabung dulu dengan kelompok pembasmi iblis yang kubuat, iyaitu dengan meneteskan darahmu di atas diagram ini," jawab Nien Chu sambil mengeluarkan diagram dari dalam cincin ruangnya.


Sesaat Dewi Giok menatap ke arah diagram dan tanpa ragu sama sekali, dia pun melukai jari telunjuknya dan meneteskan darahnya ke atas diagram tersebut, sehingga diagram itu mengeluarkan cahaya emas yang menyilaukan mata.


Setelah bergabungnya Dewi Giok kedalam kelompok pembasmi iblis, maka telah ada 9 orang di dalam kelompok itu, dan tersisa satu lagi pemilik simbol Dewa yang belum diketahui rimbanya.


"Apakah kau sudah siap untuk membawaku ke sana?" tanya Nien Chu saling memainkan rambut hitam Dewi Giok.


"Aku sudah siap," jawab Dewi Giok.


"Jika kau sudah siap, Aku ingin sekarang kau memusatkan pikiranmu ke tempat di mana keberadaan Guild cahaya berada, karena dengan darahmu yang berada di atas diagram ini, maka dengan sendirinya kau telah mempunyai keterikatan denganku selain seorang kekasih," ucap Nien Chu.


Dewi Giok menganggukkan kepalanya, kemudian memejamkan kedua matanya di hadapan Nien Chu.


Nien Chu kemudian menggenggam tangan kanan Dewi Giok, dan tak lama kemudian keduanya pun menghilang dari ruang itu.


Nien Chu menggoyangkan tangan kanannya yang memegang tangan Dewi Giok, sehingga Dewi Giok segera membuka matanya.


Dewi Giok seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya, yaitu sebuah tirai yang menyelimuti guild cahaya yang menjadi tujuannya saat ini.


"Apakah Nien Chu sudah sekuat ini sehingga dalam sekejap Nien Chu bisa membawa ku ke wilayah kekaisaran mutiara hidup, tempat keberadaan Guild cahaya berada," batin Dewi Giok.


Dewi Giok segera menghilangkan rasa keterkejutannya itu, agar dia tak terlihat bodoh di hadapan Nien Chu.


"Apa yang harus kita lakukan saat ini?" tanya Dewi Giok.


"Aku akan menghancurkan tirai itu dan masuk ke dalam sana untuk menggagalkan rencana pembuatan pil, yang dapat membangkitkan para Jenderal iblis di masa lalu," jawab Nien Chu.


"Aku akan membantu mu untuk menghancurkan Guild tersebut," ucap Dewi Giok dan di iyakan dengan anggukan kepala Nien Chu.

__ADS_1


Nien Chu kemudian membentuk enam segel di sekitar tempat itu, yang merupakan segala kegelapan dari salah satu teknik yang berada di dalam cincin ruangnya.


Tak lama kemudian, Nien Chu mengeluarkan pedang penguasa malam dari dalam tubuhnya, dan mengalirkan kekuatan ilahi 4 unsur alam ke dalam pedang tersebut, sehingga warna hitam dari pada penguasa malam kini berubah menjadi warna putih yang merupakan kekuatan besar Dewa ilahi.


Nien Chu segera mengeluarkan kekuatan teratai nirwana, dan diarahkannya kepada Dewi Giok sehingga sang Dewi saat ini berada di tengah-tengah bayangan teratai raksasa.


"Aku ingin kau terus berada di dalam bunga teratai ini untuk sementara waktu sampai tirai tersebut hancur, agar dapat melindungimu dari benturan energi yang akan terjadi sebentar lagi," ucap Nien Chu.


Dewi giok menganggukkan kepalanya, menuruti perkataan dari Nien Chu.


Setelah melindungi Dewi Giok dari benturan energi besar yang akan terjadi, Nien Chu pada akhirnya melompat ke udara dan menghantamkan pedang penguasa malam ke arah tirai pelindung.


Sebuah cahaya berbentuk bulat sabit menghujam ke arah tirai pelindungi Guild cahaya, sehingga benturan energi pun tak dapat dihindarkan yang membuat seluruh area sekitar tempat itu menjadi bergetar hebat.


Tirai pelindung perlahan-lahan mulai retak, dan tak lama kemudian ledakan keras terjadi saat hancurnya tirai pelindung.


Pepohonan dan semak belukar serta apapun di sekitar tempat itu ini rata dengan tanah akibat gelombang kejut yang tercipta saat itu.


Dewi Giok menatap takjub pada kekasihnya, dia tak menyangka jika Nien Chu mempunyai kekuatan sehebat itu.


Hancurnya tirai pelindung membuat pasukan iblis berdatangan dan langsung menyerang ke arah Nien Chu dan Dewi Giok, sehingga pertarungan pun terjadi.


Nien Chu tak menyangka jika bangunan Guild cahaya dipenuhi dengan para prajurit iblis, perwira iblis dan beberapa jenderalnya, serta kultivator kuat, yang ikut berada di tempat itu untuk melindunginya.


Nien Chu segera menapakkan kedua tangannya ketanah, dan 6 segel yang telah dibuat sebelumnya kini telah aktif sehingga memuntahkan ribuan tengkorak putih dari dalamnya.


Prajurit tengkorak putih itu langsung menyerbu seluruh pasukan iblis, dengan cara menabrakkan dirinya.


Ledakan susul menyusul terjadi saat tengkorak putih berhasil menabrak para pasukan iblis, sehingga suara kematian pun terdengar di mana-mana.


"Jangan kalian sentuh tengkorak putih itu, hancurkan dari jarak jauh!!" teriak salah seseorang perwira iblis.


"Wucian...!!!"

__ADS_1


Desis Nien Chu saat melihat Wucian telah bergabung dengan pasukan iblis.


Bersambung


__ADS_2