Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Masuk kedalam kota Kekaisaran Glory


__ADS_3

Malam hari Biyao dan Thien Yu menuju ke wilayah kekaisaran Glory, guna membawa maha guru Hyo jin agar dapat mengobati Yan Chi yang tengah terluka roh jiwanya.


Dengan kemampuan mereka berdua yang sudah tak diragukan lagi, sangat mudah bagi mereka berdua menembus wilayah perbatasan kekaisaran Glory, dengan tanpa di ketahui oleh para pasukan yang menjaga perbatasan.


"Paman bagaimana kita menembus gerbang kota yang di jaga ketat, jika kita menghancurkan segel yang melindungi benteng kota maka kita berdua pasti akan ketahuan," ucap Thien Yu.


"Pangeran tak usah khwatir kan hal itu, karena aku telah memikirkannya," jawab Biyao.


Flashback


Thien Yu dan Biyao terus melesat menuju gerbang kota kekaisaran Glory, dan tanpa sepengetahuan Thien Yu, Biyao melepaskan segel dengan radius 2 kilo meter, guna menjebak seluruh binatang roh maupun binatang buas yang berada di dalam hutan yang di lewatinya.


Dan tentunya para binatang roh dan binatang buas yang terkena segel dari Biyao, dapat dikuasai alam pikirannya agar dapat mengikuti semua perkataan dari Biyao.


*****


Thien Yu terdiam dengan apa yang di lakukan oleh Biyao, hingga debu yang sangat tebal berterbangan di udara dari dalam hutan lebat mengejutkannya.


"Pangeran, kita harus menyelinap setelah para binatang roh dan binatang buas yang telah ku pengaruhi pikirannya menyerang gerbang, ingat pangeran waktu kita hanya sedikit sebelum para pasukan dari kekaisaran Glory datang untuk menghabisi semua binatang binatang itu," ucap Biyao.


"Paman, ternyata kabar mengenai julukan mu sebagai raja segel terbukti hari ini, dan aku sendiri telah menyaksikannya langsung dengan mataku sendiri kehebatan segel yang ada pada paman. Aku akan mengikuti apa yang paman katakan untuk menyelinap di antara para binatang roh dan binatang buas yang menyerang gerbang kota," jawab Thien Yu.


"Pangeran kau jangan menyanjungku dan merendah diri anda seperti itu, walau tanpa adanya binatang binatang itu aku yakin pangeran mampu menyelinap melewati gerbang kota, dengan tanpa di ketahui oleh para prajurit penjaga gerbang.


Pangeran, kau bisa menyembunyikan kekuatan yang kau miliki dari siapapun, tapi kau tak bisa menyembunyikan kekuatan yang kau miliki itu dariku, karena aku merupakan sahabat ayahmu dan selalu berada di dekatnya semasa masih hidup, aku bisa merasakan kekuatan teratai nirwana yang di miliki ayahmu dulu, yang kini berada ditubuh mu," ucap Biyao.

__ADS_1


"Kau benar paman, aku telah mewarisi seluruh kekuatan ayah ku termasuk kekuatan dari teratai nirwana," jawab Thien Yu dengan jujur.


Terlihat Biyao hanya tersenyum mendengar jawaban jujur sang pangeran, tak lama kemudian Biyao pun berkata. "Sudah saatnya kita memasuki gerbang kota pangeran, bersiaplah karena binatang binatang itu telah dekat dengan gerbang kota," ucapnya.


"Baik paman," ucap Thien Yu.


Sebenarnya Thien Yu bisa saja masuk ke dalam kota dengan mudah, dan bahkan bisa menghancurkan pasukan besar kekaisaran Glory seperti membalikkan telapak tangannya, tapi itu tak di lakukannya karena Thien Yu lebih memilih menghargai Biyao yang merupakan sahabat ayahnya semasa hidup, dia lebih memilih melakukan apa yang di minta oleh Biyao agar kekuatan Dewa yang ada padanya dapat tersimpan rapi.


Apa yang di katakan oleh Biyao benar adanya, setelah beberapa saat lamanya menunggu, berbagai macam binatang dengan rupa yang berbeda, langsung menerobos masuk kedalam gerbang kota.


Seluruh perajurit gerbang berusaha menghalau para binatang buas dan binatang roh yang merengsek masuk kedalam kota, hingga banyak prajurit penjaga gerbang yang mati akibat serangan binatang buas tersebut.


Melihat hal itu, Thien Yu dan Biyao dengan cepat menyelinap masuk kedalam kota glory.


Sementara itu, banyaknya binatang roh berbagai tingkatan dan beberapa binatang buas yang berada di dalam hutan, mampu memporak porandakan gerbang kota, sehingga membuat pemimpin prajurit penjaga dengan cepat menembakkan kembang api ke udara, sebagai pertanda jika adanya bahaya yang menyerang kota glory.


"Paman, hanya kita berdua yang berada di jalan kota, lebih baik kita mencari tempat persembunyian agar tak di ketahui para prajurit kekaisaran glory," ucap Thien Yu.


"Kau benar pangeran, ada baiknya kita bersembunyi terlebih dahulu sampai situasi menjadi normal kembali," jawab Biyao.


Mereka berdua akhirnya mencari tempat bersembunyi, dan menemukan tempat yaitu sebuah lumbung gandum yang telah rusak dan kosong.


Setelah berada di dalam lumbung, Biyao segera memasang segel di tempat itu agar tak terlihat oleh siapapun yang berada di lumbung gandum.


"Untuk menunggu situasi aman di kota, lebih baik kita bermeditasi untuk memulihkan kondisi tubuh kita setelah perjalanan jauh yang kita tempuh pangeran," ucap Biyao.

__ADS_1


"Bak paman," ucap Thien Yu singkat.


Setelah tak ada lagi percakapan diantara mereka berdua, Thien Yu dan Biyao kemudian melakukan meditasi di tempat itu.


*****


Di gerbang kota, para pasukan yang di pimpin oleh dua orang perwira tinggi ke kaisaran Glory, dapat membunuh semua binatang binatang yang menyerang gerbang kota.


Salah satu perwira tinggi melangkah kearah salah seekor binatang roh untuk memeriksa keadaannya.


"Ternyata binatang binatang ini telah di kuasai oleh segel yang membelenggu pikirannya, pantas saja mereka menyerang gerbang kota yang sebelumnya tak pernah terjadi.


Tapi apa maksud kultivator itu memasang segel di tubuh binatang binatang ini, jangan jangan kultivator itu adalah penyusup yang ingin masuk kedalam kota dengan cara menyelinap diantara binatang binatang ini," batin perwira tinggi itu.


Setelah mengambil kesimpulan dengan pemeriksaan yang dia lakukan, perwira tinggi itu mendatangi rekannya, untuk menyampaikan hasil pemeriksaannya terhadap salah satu binatang roh.


"Apa yang menjadi kesimpulan mu itu memang masuk akal, kita harus secepatnya bertindak karena di khwatirkan penyusup itu merupakan mata mata dari kekaisaran pheonix," ucap perwira tinggi pasukan darat kekaisaran Glory.


"Jika begitu halnya, aku akan menghadap panglima, untuk mengabarkan masalah dan bukti bukti yang ada di lapangan," jawab perwira tinggi yang lainnya.


Setelah berkata seperti itu, salah satu perwira tinggi segera menuju ke istana, untuk menemui panglima besar istana Glory, sementara perwira tinggi yang lainnya segera menyuruh prajuritnya untuk mencari orang orang yang mencurigakan di dalam kota.


Semua sudut kota dan tempat tempat yang di curigai telah di telusuri oleh para prajurit istana, akan tetapi mereka semua tak menemukan penyusup yang di carinya, hingga salah seorang warga kota memberikan informasi jika ada dua orang dengan pakaian pembesar istana pergi kearah lumbung gandum di pinggiran kota.


Berbekal informasi tersebut, seluruh prajurit sang perwira diarahkan menuju ke lumbung Gandung, untuk menemukan penyusup yang bersembunyi di sana.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2