Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Penyeleksian murid


__ADS_3

Melihat adanya ketua Nien Ma dan dua orang putranya di dalam rumah makan itu, membuat Nien Chu berpura-pura tak melihat mereka dan terus berjalan menuju ke sudut ruangan yang terdapat meja kosong di sana.


Nien Chu yang masih sangat kesal kepada ketua Nien Ma, yang telah membuat ayahnya turun dari jabatan pemimpin keluarga Nien menjadi pengurus kuda keluarga, segera memesan makan mewah kepada pelayan, dan dia pun juga lantas berteriak lantang.


"Hari ini adalah hari bahagiaku, dan aku ingin kalian semua makan sebanyak-banyaknya karena aku yang akan membayar makanan kalian itu," ucap Nien Chu sambil melirik ke arah Ketua Nien Ma.


Sontak, sorak-sorai bergemuruh di dalam rumah makan itu, yang membuat sedikit keramaian di sana.


Seorang wanita muda datang kearah Nien Chu bersama dua orang pengawal nya, dia merupakan putri dari kelurga Fang, yang bernama Fang yie, dia sengaja datang untuk memastikan jika pemuda yang begitu royal itu, mampu untuk membayar semua makanan yang telah dimakan oleh orang-orang yang berada di dalam rumah makan tersebut.


"Tuan muda dapatkah aku duduk bersama Anda di sini?" tanya Fang yie.


"Silahkan nona, namaku Nien Chu dari keluarga Nien, kebetulan aku tengah sendiri dan tak punya teman untuk makan, sedari itu makanlah denganku dan kau boleh memesan apa saja yang kau inginkan di dalam rumah makan ini," ucap Nien Chu.


"Pemuda ini terkesan royal dan ramah, tapi mengapa dari 4 keluarga besar yang mendiami wilayah Wutang, keluarga Nien di cap sebagai keluarga yang paling kekurangan diantara 4 kelurga besar lainnya, dan sepertinya anggapan keluarga nien sebagai keluarga serba kekurangan tak terbukti hari ini," batin Fang yie


"Terimakasih, Namaku Fang yie dari kelurga Fang" ucap Feng yie memperkenalkan diri.


"Silahkan nona Fang yie makanan-makanan ini begitu sangat menggoda, dan jika sudah dingin pastinya tak enak lagi untuk dimakan," ucap Nien Chu.


Dengan tutur kata yang baik, sopan dan humoris, membuat Nien Chu terkesan baik di mata Feng yie sehingga percakapan mereka berdua pun semakin hangat.


Di sisi lain meja, tampak Nien Fu dan Nien Ming begitu tak suka dengan keakraban yang terjalin antara Nien Chu dan Feng yie, yang mana mereka tahu jika Feng yie merupakan 3 wanita muda tercantik yang ada di wilayah Wutang.


Nien Fu yang begitu iri dengan keakraban yang terjadi, membuatnya datang ke arah meja yang ditempati Nien Chu berada.

__ADS_1


"Saudara Chu kau juga berada di sini rupanya, nona Feng yie perkenalkan namaku Nien Fu putra pertama pemimpin keluarga Nien," ucap Nien Fu mencari perhatian wanita muda yang ada di hadapannya.


"Ternyata anda tuan muda Fu putra pemimpin keluarga Nien. Sepertinya kalian berdua ingin berbicara, dan sebaiknya aku pergi dari sini," ucap Feng yie.


"Tunggu nona Feng yie, aku tak akan berbicara dengannya karena dia hanyalah seorang anak dari pengurus kuda keluarga Nien," ucap Nien Fu merendahkan Nien Chu.


"Aku rasa Nien Chu orang yang baik, walaupun dia hanya seorang anak pelayan di keluargamu," ucap Feng yie kepada Nien Fu.


"Nien Chu, sampai bertemu kembali aku senang bisa berbincang-bincang denganmu," ucap Feng yie.


"Aku juga senang berbincang-bincang denganmu nona Feng yie," jawab Nien Chu sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.


Setelah kepergian Feng yie, Nien Chu segera mendatangi kasir dan membayar semua apa yang telah dimakan orang-orang di dalam rumah makan itu, termasuk yang telah dimakan oleh ketua Nien Ma beserta kedua putranya.


Walaupun di hati Nien Chu masih merasa kesal terhadap ketua Nien Ma, akan tetapi dia tetap memberi hormat kepadanya sebelum berlalu pergi meninggalkan rumah makan itu.


Di rumah kediamannya, tampak wajah lusuh Nien bao seketika itu cerah saat melihat putranya Nien Chu berada di rumah dan membawa banyak makanan.


Mereka berdua saling melepaskan kerinduan dan tampak Nien bao begitu bangga pada putranya saat ini, yang kini telah menembus ranah tingkat kekuatan napas inti.


Sambil makan makanan yang di bawa oleh Nien Chu, Nien bao berkata. "Saat ini kau dan ayah begitu banyak di remehkan oleh orang-orang yang berada di dalam keluarga kita, dan aku ingin pandangan mereka terhadap kita berdua berubah.


Ayah ingin kau mengikuti kompetisi yang akan diadakan oleh 4 keluarga besar di daerah Wutang, dan aku yakin kau akan memenangkan kompetisi itu dan akan menerima banyak hadiah yang tentunya akan dapat menunjang dalam meningkatkan kekuatanmu," ucap Nien bao.


"Aku pasti akan mengikuti kompetisi itu dan membanggakan mu ayah," jawab Nien Chu.

__ADS_1


Beberapa hari berlalu, kompetisi di keluarga Nien akan segera berlangsung, Nien bao mendaftarkan sang anak dalam penyeleksian murid untuk mengikuti kompetisi yang sebentar lagi akan dilaksanakan.


Akan tetapi setelah penyerahan nama-nama yang mendaftar di dalam penyeleksian murid keluarga Nien kepada panitia pelaksana, nama Nien Chu tak terdapat di dalam daftar penyeleksian murid.


Nien Chu begitu sangat kecewa dengan apa yang telah terjadi hingga membuatnya pergi meninggalkan tempat itu.


Namun sebelum pergi sang ayah berkata kepadanya. "Kau jangan pergi, Ayah akan mencari keadilan untukmu," ucap Nien bao.


Nien bao mendatangi ketua Nien Ma dan memintanya untuk mengikut sertakan putranya dalam penyeleksian murid di keluarga Nien.


"Ketua berilah keadilan bagi putraku Nien Chu untuk ikut serta dalam penyeleksian murid," ucap Nien bao.


"Putramu takkan bisa bersaing dengan murid yang berada di sini, percuma saja kau terus-menerus membelanya sementara dia tak mempunyai kemampuan apa-apa," ucap ketua Nien Ma dengan senyum sinis.


"Siapa bilang aku tak mempunyai kemampuan apa-apa, coba katakan padaku siapa yang berani untuk bertarung denganku saat ini, dalam pembuktian jika aku tidaklah lemah," ucap Nien Chu.


Tiba tiba Nien Fu muncul dan mengatakan Jika dia ingin bertarung dengan Nien Chu.


"Aku yang akan bertarung denganmu, akan ku perlihatkan kepada seluruh orang Jika Kau memanglah seorang sampah, dan tak semestinya kau ada di dalam lingkungan keluarga Nien ku," ucap Nien Fu


"Baik kita buktikan siapa yang sampah dan siapa yang bermulut besar, aku ingin melihatmu menjadi sampah di keluarga ini setelah aku kalahkan," ucap Nien Chu yang membuat Nien Fu semakin memendam amarah kepadanya.


"Kau telah mempermalukanku di hadapan Feng yie, maka hari ini aku akan mengubur semua cita-citamu sebagai seorang kultivator," ucap Nien Fu dengan penuh amarah


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2