Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Ke hutan binatang buas


__ADS_3

Pagi itu Nien Chu kembali ke rumah, dan mendapati ayahnya tengah mengamati semua barang-barang untuk pindah ke rumah baru yang lebih kecil dan terlihat agak kumuh.


Setelah membantu sang ayah Nien Chu masuk ke dalam kamarnya dan mulai membaca catatan di kertas kecil pemberian laki-laki berjubah putih.


"Aku tahu bahan-bahan ini dan harga sangat mahal di pasaran. Aku tak ingin merepotkan Ayah dengan memberikanku koin emas untuk membeli bahan bahan ini, ada baiknya Aku mencarinya ke dalam hutan binatang buas, di sana banyak terdapat tumbuhan seperti ini," batin Nien Chu.


Setelah ayahnya berangkat untuk membersihkan kuda-kuda keluarga Nien, hari itu juga Nien Chu berangkat menuju hutan dengan perbekalan yang seadanya.


Sore hari Nien bao pulang kerumah dan tak mendapati putranya di sana, setelah mencari sekeliling rumah Nien bao akhirnya mendapati sepucuk surat yang ditulis putranya yang tergeletak diatas meja.


Nien bao seketika itu membaca isi surat yang ditulis oleh Nien Chu.


"Ayah..., aku akan pergi selama sebulan untuk menemukan jati diriku, setelah kepulangan ku nanti aku pasti akan membanggakan mu, karena aku pergi tak sendiri ada guru yang mengajakku untuk ikut bersamanya dalam berlatih," bunyi surat Nien Chu.


Nien bao terdiam, dia tak menyangka jika putranya akan meninggalkannya, akan tetapi perasaannya sedikit lega karena dalam kepergiannya hari ini Nien Chu tak sendiri.


"Semoga kau bisa menjadi lebih baik dari sekarang putraku, ayah selalu mendukung langkah yang ingin kau ambil," ucap Nien bao kemudian pergi meninggalkan ruangan kamar putranya.


Nien Chu terus masuk ke dalam hutan untuk mencari 3 tumbuhan yang diperlukan untuk membentuk dasar kekuatan nya.


"Hutan ini sangat angker dan penuh dengan berbagai macam binatang buas dan binatang roh. Semoga selama di dalam hutan ini aku tak bertemu dengan binatang roh, karena hal itu begitu sangat berbahaya bagiku," batin Nien Chu.


Nien Chu mengendap endap saat melihat adanya kumpulan binatang roh yang tengah meminum air sungai yang ada di hadapannya, dengan cepat Nien Chu mengambil tanah di sekitarnya dan membalurkan ke seluruh tubuhnya, agar aroma tubuh nya tak dapat tercium oleh para binatang roh tersebut.


Nien chu memperhatikan sekelilingnya dan saat melihat di sebrang sungai, Nien Chu melihat 3 tumbuhan yang tengah di carinya berada di sana.


"Itu dia tumbuhan yang kucari, dan bagaimana aku bisa mengambilnya sementara binatang binatang roh itu masih berada di sana, jika aku nekat untuk ke sana maka hal itu sama saja memberikan tubuhku untuk menjadi santapan binatang roh itu.

__ADS_1


Tiba tiba saja Nien Chu dikejutkan dengan suara yang menggema di belakangnya, suara auman itu membuat jantungnya hampir terlepas dari tubuhnya.


"Binatang buas....!!" pekik Nien Chu.


Dengan rasa ketakutan yang teramat sangat, Nien Chu berlari untuk menghindari kelompok harimau yang ada di belakangnya.


Mendengar adanya suara auman harimau yang menggelegar, para serigala roh yang tengah minum menatap tajam ke arah sumber suara.


Nien Chu yang terus berlari akhirnya menceburkan diri ke dalam air sungai yang dingin, untuk menghindar dari kedua binatang yang tengah memperebutkan area kekuasaan di pinggir sungai berair jernih itu.


"Aku harus segera mengambil ketiga tumbuhan yang ku inginkan itu selagi binatang buas dan binatang roh itu tengah ingin saling serang," batin Nien Chu.


Benar saja tak berapa lama kemudian kelompok kedua binatang itu pun saling Serang, yang menimbulkan kegaduhan di dalam hutan. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Nien Chu untuk mendapatkan 3 tumbuhan yang di carinya.


"Akhirnya aku mendapatkan tiga tumbuhan ini," gumam Nien Chu kemudian memasukkan ketiga tumbuhan itu ke dalam cincin ruang pemberian sang ayah.


Sebenarnya Nien Chu ingin segera pergi meninggalkan tempat itu, akan tetapi keinginannya untuk pergi segera diurungkan.


Pertarungan bintang serigala roh dan binatang buas berupa harimau berlangsung sengit, hingga akhirnya kelompok harimau yang jumlahnya belasan ekor tumbang dan mati dalam perebutan area kekuasaan itu.


Setelah keadaan sunyi setelah kepergian binatang serigala roh yang meninggalkan tempat itu, Nien Chu dengan perlahan-lahan menuju ke tempat di mana banyak tergeletak harimau yang telah mati.


Dengan cepat belasan ekor harimau itu langsung dimasukkan ke dalam cincin ruang yang dimilikinya.


Tak lama kemudian Nien Chu berjalan ke arah serigala roh dengan mencabut pisau belati yang ada di pinggang nya, dengan perlahan Nien Chu membuka isi kepala serigala roh, untuk mencari batu inti rohnya.


"Akhirnya aku berhasil mengumpulkan lima batu inti dari binatang serigala roh, dan kurasa batu-batu ini dapat menghasilkan koin emas bila ku bawa ke pasar," gumam Nien Chu.

__ADS_1


"Aku harus secepatnya pergi dari sini karena darah dari para binatang yang tengah bertarung di sini dapat mengundang binatang lain yang lebih buas dan mengerikan datang ke tempat ini," batin Nien Chu.


Dengan cepat Nien Chu berlari meninggalkan tempat itu, dan pada akhirnya dia menemukan sebuah goa yang aman baginya untuk tinggal sementara disana.


Nien Chu mulai melakukan meditasi untuk bertemu dengan inti api surgawi, dan pada akhirnya dia pun bertemu dengan inti api surgawi berwujud laki-laki berjubah putih.


"Kau berhasil juga menemukan apa yang ku minta, dan kau bisa mendapatkannya dengan hasil usaha dan kerja kerasmu sendiri, aku begitu salut kepadamu Nien Chu," ucap laki-laki tua itu.


"Aku telah mengumpulkan apa yang kau inginkan, dan sekarang aku ingin kau segera meningkatkan kekuatanku, agar apa yang telah kau lakukan selama ini padaku bisa ku maafkan," ucap Nien Chu.


"Baik, kau perhatikanlah apa yang kulakukan," ucap laki-laki tua yang ada di hadapannya itu.


Dengan mengunakan api inti surgawi, laki-laki tua itu menggabungkan ketiga tumbuhan yang dibutuhkannya dalam membuat pil.


Nien Chu begitu takjub dengan laki-laki tua yang ada di hadapannya, karena dia mampu membuat pil dan memurnikannya tanpa menggunakan tungku pemurnian. Dan tak kemudian 6 buah pil tercipta, dengan kemurnian di level 5.


"Ambillah pil pil itu, tiap hari kau harus menelan 1 buah pil dan langsung menyerap pil tersebut, kemudian tingkatkan kekuatanmu dengan cara berkultivasi," ucap laki-laki berjubah putih kemudian menghilang dan masuk kembali ke dalam Dantian Nien Chu.


Setelah kepergian laki-laki berjubah putih, tanpa pikir panjang Nien Chu langsung menelan salah satu pil kemudian dia pun melakukan kultivasi.


Di saat melakukan kultivasi, Thien Chu merasakan peningkatan yang sangat luar biasa di tubuhnya, dia pun dapat menyerap energi alam di dalam gua tersebut, hingga ledakan terjadi di tubuhnya yang membuatnya menembus ranah tingkat menengah puncak.


Mengetahui pil obat yang telah ditelannya berhasil membuatnya menembus ranah tingkatan, Nien chu kembali menelan pil obat buatan laki-laki berjubah putih kembali.


Setelah beberapa hari melakukan kultivasi akhirnya Nien Chu berhasil menaikkan ranah tingkatannya melebihi apa yang dipikirkannya sekarang ini.


Bersambung.

__ADS_1


Novel ini merupakan sambungan dari pendekar naga giok, yang bercerita tentang putra Thien yu dan Dewi Yun Shi yang dilahirkan ke dunia sebagai seorang manusia.


Nien Chu adalah namanya, yang kelak akan menjadi seorang Kaisar besar di kekaisaran pheonix, yang akan membuat kedamaian bagi seluruh negeri, dan setelah itu dia akan menjadi kaisar langit setelah sang ayah yang merupakan kaisar langit mengakuinya.


__ADS_2