Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pembicaraan


__ADS_3

Di atas batu bara Giok, putri Sora ri masih terus melakukan kultivasi walaupun matahari telah berada di atas kepalanya.


Terik matahari di siang itu tak mampu menembus pelindung batu bara giok, yang memang memiliki kemampuan sendiri dalam melindungi orang orang yang berada di atas permukaannya, seperti dari terik matahari yang tak bisa mengenai tubuh putri Sora ri yang tengah melakukan kultivasi pemulihan diri.


Tiba tiba aroma ikan bakar seketika menyeruak keluar dari dalam panggangan Thien Yu. Sebelumnya Thien Yu telah mencari hewan buruan di sekitar danau agar dapat menjadi santapan makan siangnya.


Thien Yu kembali menaburkan bumbu masakan di permukaan ikan panggangnya, agar ikan hasil buruannya itu akan terasa nikmat dan sedap.


"Ha..ha..ha .., Akhirnya ikan ikan ini matang juga, dan aromanya sungguh membuat perutku langsung menjerit jerit minta di isi," ucap Thien Yu dengan senyum keceriaan.


Tanpa banyak bicara lagi Thien Yu mulai menikmati ikan panggang itu dengan lahap, hingga suara seorang wanita menghentikan kegiatan makannya.


"Apakah aku bisa ikut makan bersamamu?" tanya putri Sora ri.


Tanpa melihat kearah sang wanita, Thien Yu segera mempersilahkan wanita itu untuk makan bersamanya.


"Silahkan putri, ikan panggang ini sangat banyak dan kurasa cukup dimakan oleh kita berdua," jawab Thien Yu dan mulai melanjutkan makannya.


Putri Sora ri tak langsung memakan ikan yang di panggang oleh Thien Yu, dia hanya membolak balik ikan bakar yang ada di hadapannya itu tanpa sedikitpun mau menyentuhnya, melihat hal itu membuat Thien Yu langsung menegur sang putri.

__ADS_1


"Mengapa kau membolak-balik ikan itu, Jika kau tak ingin memakannya maka biarkanlah di situ daripada ikan-ikan tersebut akan hancur dengan perbuatanmu itu.


Putri sekarang ini kita tidak berada di istana yang berarti kita harus mencari makan sendiri demi untuk mengenyangkan perut, jika kau berpikir akan ada yang mencarikan makanan untuk mu maka kau salah, di sini tak ada pelayan yang akan melayani mu untuk mencari makan, di sini kita di tuntut mandiri demi untuk bertahan hidup," ucap Thien Yu.


Tampak putri Sora ri begitu sangat kesal dengan keadaan, namun apa yang di katakan Thien Yu memang benar adanya yang menganggap dirinya sebagai seorang putri manja dan lemah.


Dengan perasaan sukar untuk di ungkapkan, putri Sora ri memakan juga ikan yang sedikit gosong di hadapannya hingga habis tak tersisa.


Tanpa berkata apa apa, sang putri berdiri dari duduknya kemudian pergi meninggalkan Thien Yu menuju ke tepi batu bara giok. Angin lembut menerpa tubuh sang putri hingga pakaian yang di kenakannya berkibar pelan, seiring berterbangannya anak anak rambut sang putri yang tertiup angin.


"Maaf kan aku, tak seharusnya aku berkata kasar padamu," ucap Thien Yu yang telah berdiri di belakang Sang Putri.


"Untuk apa kau meminta maaf padaku, dalam hal ini memang aku yang bersalah aku terlalu di manja sebagai seorang putri hingga saat keluar dari istana kerajaan seperti ini aku tak bisa berbuat apa apa, mencari makan untuk diri ku sendiri juga harus menyusahkanmu," jawab putri Sora ri.


"Apa sebenarnya yang terjadi di sini, mengapa pada waktu aku membunuh para kawanan angsa putih maka energi yang berada di dalam tubuh angsa putih tiba tiba masuk ke dalam tubuhku?, dan setelah aku membunuh pemimpin para kawanan angsa putih, tiba tiba angsa emas itu menghilang dan menyisakan kristal ini, dan seluruh kawanan angsa putih pun menghilang entah kemana," ucap Thien Yu.


Putri Sora ri berjalan kearah Thien Yu dan kali ini sang putri memberanikan diri untuk menatap mata Thien Yu sambil berkata. "Ayahku pernah berkata kepadaku, semua binatang di dalam alam vioni dapat di pakai untuk mendapatkan energi baru jika kita berhasil membunuhnya, maka carilah binatang roh terkuat, buatlah binatang roh itu mati di tanganmu agar tingkat kekuatanmu semakin bertambah, dan kristal yang di dapatkan jika membunuh pemimpin binatang roh tersebut juga sangat berguna dalam membantu proses penerobosan tingkat," ucap putri Sora ri mengakhiri ceritanya.


"Aku datang ke alam vioni untuk mencari mutiara salju, apakah kau tau bagaimana cara untuk mendapatkan mutiara salju tersebut?" tanya Thien Yu.

__ADS_1


"Aku mengetahui di mana mutiara salju itu berada tapi aku tak bisa mengatakannya padamu Thien Yu, semua keterangan mengenai alam vioni merupakan rahasia besar yang di simpan oleh keluarga kerajaan cahaya Nirwana," jawab putri Sora ri.


"Bukan kah aku telah dianggap sebagai keluarga di kerajaan cahaya Nirwana, dan ayahmu sendiri yang telah mengatakan hal itu padaku berarti sekarang aku dapat mengetahui keterangan mengenai di mana keberadaan mutiara salju," ucap Thien Yu.


"Thien Yu waktu itu ayahku sangat senang karena bisa bertemu dengan anak dari gurunya, dan menginginkanmu sebagai calon suamiku waktu itu sehingga dia berinisiatif untuk memasukkan namamu di dalam silsilah keluarga kerajaan, tapi saat itu aku menolaknya karena aku tak mengenal kau sebelumnya.


Dan dengan alasan ingin menjadi kuat dengan meningkatkan kultivasi, aku menepis keinginan ayah yang akan menjodohkan ku denganmu," ucap putri Sora ri sambil menundukkan wajahnya.


"Sudah lah putri, tak usah kau pikirkan lagi tentang masalah ini, dan ada baiknya kita tetap berada di batu bara giok malam ini karena aku ingin berburu binatang roh yang berada di udara atau binatang roh terbang di malam hari," ucap Thien Yu sambil duduk di permukaan batu bara giok, dan menatap rimbunnya hutan belantara dari atas sana.


Tak lama kemudian putri Sora ri ikut duduk di samping Thien Yu dan berkata.


"Apakah aku bisa meminta sedikit penjelasan darimu tentang tehnik jari matahari yang kau gunakan untuk menyembuhkanku, dan mengapa aku harus tanpa busana dalam pengobatan itu?" tanya sang putri tiba tiba.


Thien Yu sesaat menatap kearah putri Sora ri kemudian dia berkata. "Tehnik jari matahari merupakan tehnik penyembuhan berkualitas dan langka, namun sayang saat menggunakan tehnik itu ke-12 jarum emas yang menjadi alat penunjangnya tak boleh sedikitpun disentuh oleh apapun juga saat jarum jarum itu sudah masuk ke dalam tubuh, jika terkena benda apapun walaupun itu hanya sehelai benang maka akan berakibat fatal pada orang yang tengah melakukan pengobatan.


Jarum yang tadinya memancarkan energi murni untuk mengobati, akan berganti dengan energi yang di penuhi racun mematikan, semua itu karena efek dari jarum emas yang tersentuh oleh benda tersebut, maka dengan kata lain dalam melakukan teknik penyembuhan jari matahari semuanya harus steril dan tak ada benda apapun yang melekat di tubuh seseorang yang akan melakukan penyembuhan," ucap Thien Yu menjelaskan.


"Maafkan aku selama ini Thien Yu, aku telah salah dalam menilaimu," jawab putri Sora ri.

__ADS_1


Sudah lah putri, kata pepatah tak kenal maka tak sayang begitupun yang kita alami kemarin.


Bersambung.


__ADS_2