Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pertarungan 2


__ADS_3

Hampir tengah malam, tak ada satupun dari mereka yang terlihat terdesak. Walaupun berkali kali raja gorila harus terhempas ke tanah dengan keras akibat serangan dari Thien Yu, akan tetapi dia sanggup untuk bangkit kembali dan melanjutkan pertarungan.


Hal itu membuat Thien Yu sedikit kerepotan dibuatnya. "Ternyata melumpuhkan raja gorila ini begitu sangat susah, jika aku menggunakan pedang penguasa malam aku takut jika sampai membunuhnya, karena aku sangat membutuhkan raja gorila itu dalam membantuku saat bertempur melawan kekaisaran Glory di masa depan. Biar kan saja dulu aku harus mencari cara lain untuk mengalahkannya," batin Thien Yu.


Kembali serangan gada emas dari sang raja gorila menghujam keras ke arah ke Thien Yu, yang membuat Thien Yu memusatkan tenaganya di kedua telapak tangannya, untuk menangkis serangan gada emas dari raja gorila raksasa.


"Teng...!!"


Seperti suara lonceng berbunyi saat gada emas bertemu dengan Kedua telapak tangan Thien Yu. yang membuat tubuh Thien Yu tenggelam ke dalam tanah sebatas pinggang.


Kembali raja gorila raksasa berputar dan menghantamkan gada emasnya kearah Thien Yu, kali ini Thien Yu tak menyambut serangan gada emas dengan Kedua telapak tangannya, melainkan ke 12 rune dari hukum api yang menahan serangan dari gorila raksasa itu.


Tak hanya itu, ke 12 runai api langsung mencecar tubuh raja gorila raksasa, yang memberikan kesempatan pada Thien Yu untuk keluar dari dalam ranah.


Kali ini Thien Yu benar benar kesal, pedang penguasa malam keluar dari dalam alam batinnya, dan kini telah berada di dalam genggaman tangannya.


"Menyerahlah atau aku tak akan segan segan untuk melukaimu," ucap Thien Yu.


"Ha..ha..ha..jangan bermimpi kau anak manusia, walaupun kekuatanmu lebih kuat dari ku tapi kau belum tentu bisa mengalahkanku, karena aku mempunyai kekuatan yang dapat membentengi diriku sendiri, kekuatan yang merupakan anugrah dari para Dewa," jawab gorila raksasa.


Mendengar perkataan gorila raksasa yang tak ingin menyerah, Thien Yu segera menggunakan tehnik 6 rasi bintang yang di milikinya.


Seketika itu juga sanga raja gorila raksasa terjebak di dalam segel rasi bintang hingga membuatnya tak bisa bergerak. tanpa ampun ke enam bayangan Thien Yu menyerang bersamaan untuk menghancurkan perisai emas yang berada di tubuh raja gorila raksasa.


Setelah bayangan Thien Yu kembali menyatu menjadi satu, terlihat olehnya raja gorila raksasa tengah tergeletak di tanah.


Dan betapa terkejutnya Thien Yu saat ingin melangkahkan kakinya kearah raja gorila raksasa untuk melihat keadaannya, ternyata raja gorila itu kembali bangkit berdiri dan tak ada sedikitpun luka yang terlihat di tubuhnya.


"Benar benar ketahanan tubuhnya begitu sangat kuat, ketajaman pedang penguasa malam pun tak berarti apa apa apa adanya. Jika terus begini bisa saja efek pil Dewa surgawi yang telah ku telan habis masa waktunya.


Apa bila waktu itu habis dan aku belum bisa mengalahkannya maka hari itu adalah kematian ku, aku tak mungkin mengalahkan raja gorila raksasa di ranah tingkat pembentukan tubuh surgawi yang kumiliki saat ini, aku harus berfikir cepat karena waktunya semakin menipis," batin Thien Yu yang melihat hari mulai pagi.

__ADS_1


"Haha haha...!! bagai mana anak manusia, apakah kau masih punya teknik untuk dapat mengalahkan ku?" ucap raja gorila raksasa menantang Thien Yu untuk bertarung kembali.


Thien Yu terdiam, dia berpikir untuk mencari cara menghancurkan perisai yang ada di tubuh raja gorila raksasa, karena sebagian kekuatan dan teknik yang dimilikinya telah digunakannya dalan pertarungan itu, akan tapi sampai detik ini Thien Yu belum mampu untuk melumpuhkan raja gorila raksasa.


Tiba tiba gorila raksasa mengeluarkan aura ranah tingkat legenda Surgawi yang sangat kuat, dan tak lama kemudian muncullah dua bayangan gorila raksasa yang memegang gada di sisi kiri dan kanannya.


Ketiganya langsung menyerang Thien Yu dengan sangat ganas, hingga membuat Thien Yu harus berloncatan kesana kemari dalam menghindari serangan ketiganya.


Makin lama Thien Yu merasakan pergerakannya makin melambat, dan dia baru menyadari jika aura legenda surgawi yang di tebarkan tipis oleh raja gorila raksasa, telah mengunci syaraf di dalam merindiannya tanpa dapat sadari oleh Thien Yu sebelumnya.


Di saat keterpurukannya itu, sebuah serangan tinju dari kedua bayangan raja gorila raksasa langsung tertuju pada Thien Yu, dan ..


"Bom...!!"


Terlihat tetua Yun Leng telah menangkis serangan tinju dari bayangan kedua gorila raksasa, hingga membuatnya terpental kebelakang. Tetua Yun Leng bangkit berdiri walau tubuhnya masih sempoyongan dan kembali mencoba untuk melindungi Thien Yu.


"Ayah angkat!!" ucap Thien Yu saat tetua Yun Leng berada di dekatnya.


Thien Yu memeriksa keadaan dirinya, dan merasa sangat geram melihat tindakan dari raja gorila raksasa yang telah berbuat curang padanya.


"Kurang ajar, dia telah berbuat curang dengan menebarkan aura belenggu di tubuhku ini, tapi mengapa aku merasa jika kekuatan ranah tingkat penempaan tubuh surgawi yang ada di dalam tubuhku perlahan lahan memudar," batin Thien Yu.


Thien Yu mengeluarkan kekuatannya, tapi yang ada hanya kekuatan asli nya yang berada di ranah tingkat pembentukan tubuh surgawi.


"Apa yang sebenarnya terjadi, kata Lilia pil yang telah ku telan itu dapat berfungsi selama sehari semalam, tapi mengapa hanya semalam kekuatan itu telah hilang?" gumam Thien Yu.


Thien Yu mencoba melepaskan dirinya, tapi raja gorila tak memberikannya kesempatan padanya. Disaat kedua bayangan gorila menyerang tetua Yun Leng, tubuh asli raja gorila dengan cepat menghantamkan tinjunya kearah Thien Yu.


Thien Yu dengan sekuat tenaga membalas serangan dari raja gorila raksasa dengan tinju naga giok nya, hingga kembali kedua tinju beradu yang menciptakan gelombang kejut di tempat itu.


Thien Yu terpental jauh hingga menghantam tanah dengan keras. Sesaat Thien Yu hanya bisa merasakan jika aliran di dalam merindiannya sangat kacau hingga diapun tak sadarkan diri.

__ADS_1


Raja gorila raksasa tersenyum melihat Thien Yu sudah tak berdaya, diapun menyatukan kembali kedua bayangannya ketubuh aslinya, kemudian menyerang tetua Yun Leng dengan sangat ganas.


Di bawah alam sadarnya yang di penuhi kegelapan, Thien Yu tersadar dan melihat jika di sekitarnya banyak terdapat batu roh yang memancarkan cahaya terang.


"Dimana aku, mengapa aku berada di tempat ini," batin Thien Yu.


Tiba tiba Thien Yu merasakan adanya sesosok manusia yang sangat di kenalnya, dia adalah leluhur menara hijau yang merupakan pemilik kekuatan ilahi sebelumnya.


Thien Yu segera menggenggam tinjunya memberi hormat.


"Mengapa tetua membawaku ketempat ini?" tanya Thien Yu.


Thien Yu kau harus segera menguasai kekuatan illahi 4 unsur alam untuk mengalahkan gorila raksasa itu, perisai dewa yang di gunakannya adalah perisai terkuat saat ini. Aku akan melatihmu dalam waktu singkat untuk menguasainya, karena kau telah mempunyai pondasi kokoh yaitu tulang kaisar dan juga telah menguasai 2 unsur alam yaitu api dan angin ( udara).


Aku telah menyerap kekuatan penempaan tubuh surgawi yang ada padamu sebelumnya, semua itu agar mempermudah dirimu dalam melatih kekuatan unsur alam tanah dan air," jawab leluhur menara hijau sambil memperlihatkan kekuatan penempaan tubuh surgawi yang berada di dalam telapak tangan kanannya.


Thien Yu baru menyadari jika kekuatan penempaan tubuh surgawi yang hilang darinya, ternyata telah di serap oleh leluhur menara hijau, guna membantunya dalam melatih unsur air dan tanah.


Leluhur menara hijau kembali berkata pada Thien Yu.


"Thien Yu bermeditasi lah karena aku akan membantumu menguasai kekuatan illahi 4 unsur alam yang tersisa," perintah leluhur menara hijau.


Dengan cepat Thien Yu melakukan meditasi. Saat Thien Yu bermeditasi di bawah alam sadarnya, tiba tiba saja leluhur menara hijau menekan kepalanya dengan kekuatan penempaan tubuh surgawi yang ada di tepak tangannya.


Di dalam meditasinya, Thien Yu melihat tehnik dari unsur air dan tanah, diapun mulai mengikuti gerakan yang tercipta di dalam pikirannya, hingga dia berhasil untuk mengikuti gerakan itu.


Samar samar Thien Yu mendengar sura dari leluhur menara hijau "Latihlah kekuatan unsur air dan tanah itu, maka kau akan menjadi seorang kultivator yang sulit di cari tandingannya, untuk menghadapi raja gorila raksasa kau sekarang ini sudah mampu untuk mengatasinya walaupun kekuatanmu masih berada di ranah tingkat pembentukan tubuh surgawi. Sekarang kembalilah ke tubuh kasarmu," ucap leluhur menara hijau yang membuat Thin Yu membuka matanya.


"Trimakasih leluhur menara hijau, aku pasti akan melatih ke empat unsur alam itu dan mencoba untuk menggabungkannya," batin Thien Yu.


Thien Yu bangkit berdiri, dan melihat keadaan tetua Yun Leng yang terpuruk akibat bertarung dengan raja gorila raksasa.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2