
Malam mulai beranjak, kegelapan semakin pekat di tempat itu. Bulan sama sekali tak menampakkan cahayanya karena tertutup oleh pekatnya awan hitam di langit.
Binatang malam tak juga memperdengarkan nyanyiannya, desiran angin yang meniup dedaunan bagaikan suara genderang perang yang mengiringi pertarungan antara Thien Yu dan raja gorila.
Penerangan di tempat itu hanya berupa kilatan kilatan petir yang keluar dari dalam awan hitam, yang tak henti hentinya menggelegar di angkasa.
Thien Yu kemudian menelan pil pemberian dari peri Lilia.
"Glegk!"
Setelah menelan pil itu Thien Yu merasakan kehangatan di seluruh tubuhnya, dan berlimpahnya kekuatan energi di dalam dantiannya. "Seperti inikah kekuatan yang di miliki ayahku sebelumnya, kekuatan yang sangat besar dan tak terhingga batasannya, kekuatan di ranah tingkat penempaan tubuh surgawi," batin Thien Yu.
"Hurraaaa....aaa!!"
Tiba tiba saja teriakan nyaring dari raja kera raksasa menggelegar di udara, menandakan di mulainya pertarungan itu.
Raja kera raksasa melesat cepat kedepan dengan menghantamkan tinjunya, yang berkali kali lipat besarnya dari tubuh Thien Yu.
Tanpa bergeming dari tempatnya, Thien Yu menapakkan telapak tangannya kedepan, tampak aura ranah tingkat penempaan tubuh surgawi menyelimuti tubuhnya, hingga tercipta gelombang energi yang menahan serangan tinju raja gorila raksasa.
"Boom..!!"
Ledakan energi terjadi saat telapak tangan kecil Thien Yu bertemu dengan tinju raksasa sang raja gorila, yang membuat gelombang kejut besar tercipta.
Thien Yu tetap tak bergeming dari tempatnya, akan tetapi tidak bagi raja gorila raksasa, dia terhempas jauh kebelakang hingga menabrak beberapa pohon besar, yang membuat pohon pohon besar itu tumbang seketika.
Dan gelombang kejut besar yang terjadi, seketika itu menghantam apa pun yang di laluinya dengan radius 200 meter persegi, hingga memporak porandakan tempat itu.
Tetua Yun Leng yang sekarang ini tengah bersama para murid terpilih yang bersembunyi menyaksikan pertarungan itu, segera mengeluarkan segel pelindung dengan kekuatan penuhnya, agar dapat menghindar dari efek gelombang kejut yang tercipta karena adanya benturan energi besar dari kedua kultivator yang tengah bertarung.
__ADS_1
Semua orang yang menyaksikan hal itu seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya. Termasuk AXA Xin yang sebelumnya pernah bertarung dengan Thien Yu, dia begitu sangat syok akan hal itu, bagai mana tidak, AXA Xin membayangkan jika saat pertarungannya waktu itu, Thien Yu mengerahkan seluruh kekuatannya maka bisa di pastikan dirinya pasti sudah binasa.
Sementara itu di tempat pertarungan, Raja gorila raksasa menatap tajam kearah Thien Yu, dia tak menduga jika pemuda yang menjadi lawan tarungnya mampu untuk membuatnya terhempas keras ketanah.
"Tak kusangka ternyata pemuda itu selama ini telah menyembunyikan kekuatannya!!, baik kalau begitu aku tak akan meremehkan mu lagi, dan kita lihat sekarang apakah kau masih bisa tegak berdiri di sana!!" gumam raja gorila raksasa.
Sang gorila pun bangkit berdiri dan memukul mukul dadanya dengan keras, hingga menimbulkan sura gedebug kencang.
Tak lama kemudian, diapun melompat keangkasa dan menghantamkan tinjunya berkali kali dari jarak jauh, hingga menimbulkan bayangan tinju berwarna emas yang langsung tertuju kearah Thien Yu berada.
Thien Yu melompat ke udara untuk menghindari serangan kuat sang gorila, dan sayap pheonix pun mengembang hingga membuat Thien Yu dapat melayang di udara.
Alhasil serangan jarak jauh yang di lakukan sang raja gorila luput, dia hanya membuat kubangan kubangan besar dan dalam di tanah akibat tinju jarak jauh yang di lesakkan nya.
Thin Yu yang mengambang di udara, mengeluarkan kekuatan illahi hukum angin yang di kuasainya, dengan mengibas ngibaskan sayap pheonix miliknya hingga membuat angin kencang yang sangat kuat, yang menuju ke arah raja gorila raksasa.
Tiba tiba angin yang terpecah itu berubah menjadi beberapa pisau angin, yang kembali melesat cepat kearah raja gorila raksasa.
Beberapa pisau angin menghantam telak tubuh raja gorila raksasa, hingga membuat raja gorila raksasa kembali terhempas ke tanah dengan keras, akan tetapi tak ada satu luka pun yang melekat di tubuhnya karena perisai pelindung yang dimilikinya begitu sangat kuat, yang membuat tubuhnya kebal dari serangan yang dilesakkan oleh Thien Yu.
"Perisai di tubuhnya sangat luar biasa kuat, jika tak ada perisai itu dia pasti sudah dapat aku lumpuhkan," gumam Thien Yu.
Thien Yu menapakkan kakinya di tanah, yang membuat sayap pheonix miliknya menghilang dari tubuhnya.
Raja kera raksasa terlihat menelan beberapa pil, dan tak lama kemudian aura kekuatan yang berada di dalam tubuhnya meningkat semakin besar dan sangat kuat.
"Anak muda kau telah membuatku sampai mengeluarkan kekuatan penuh ku, maka pertarungan ini akan menjadi pertarungan sampai mati!!" teriak raja gorila raksasa, kemudian dia melompat ke udara dan terbentuklah energi yang merubah tubuhnya menjadi sebuah gasing dengan ujung runcing yang menuju kearah Thien Yu.
Thien Yu menahan serangan sang raja gorila, akan tetapi serangan sang raja gorila tak selemah tadi, tubuh sang raja gorila yang telah berubah menjadi gasing, mampu mendorong tubuh Thien Yu kebelakang.
__ADS_1
Thien Yu sedikit kaget dengan serangan raja gorila raksasa tersebut, diapun menjejak kuat ketanah dan melakukan lompatan hingga dia berjumpalitan di udara melewati gasing tubuh sang raja gorila raksasa.
Melihat Thien Yu dapat menghindari serangannya, membuat raja gorila raksasa masuk kedalam tanah dan kembali kepermukaan tanah dengan cepat.
Melihat gasing tubuh raja gorila berada di bawah tanah yang pijakannya, serta merta Thien Yu kembali memutar tubuhnya, dan melayangkan satu tendangan putar kearah gasing tersebut.
Akan tetapi bukannya gasing itu berhenti berputar oleh serangannya, malah sebaliknya energi di permukaan gasing yang terbentuk malah balik menghempaskan tubuh Thien Yu, hingga tubuhnya terlempar jauh ke belakang.
Dengan tehnik hukum angin yang di milikinya, tubuh Thien Yu tak sampai menyentuh tanah, angin seketika menahan tubuhnya hingga dia dapat berdiri tegak kembali di tanah.
Melihat gasing itu menuju kembali kearahnya, membuat Thien Yu tak tinggal diam.
Tangan kanannya mengepal, dan tampak aura hitam bercampur 3 unsur api kini menyelimuti tangan kanan Thien Yu.
"Kau kebal, tapi apakah kau sanggup menahan tinju naga giok yang ku ini," gumam Thien Yu.
Setelah itu Thien Yu pun melompat tinggi, kemudian melesakkan tinjunya kearah gasing yang mengarah padanya.
"Bom...!!"
Gasing itu terpental jauh kebelakang, tampak gasing itu telah berubah menjadi raja gorila raksasa, yang kini terlentang menatap awan gelap di langit.
Setelah kesadarannya pulih kembali, diapun kembali berdiri sambil menyeka darah segar yang menetes di sudut bibirnya.
Kali ini di dalam genggaman gorila raksasa tampak terlihat sebuah senjata berbentuk gada emas, dan diapun sangat marah dan kembali ingin bertarung dengan Thien Yu.
Di lain sisi Thien Yu sangat terkejut karena tinju naga giok yang di lepaskan nya, tak mampu melumpuhkan raja gorila raksasa. Diapun bergumam "Apa pun yang terjadi, aku harus mendapatkan raja gorila ini agar dapat menjadi panglima perang ku saat bertempur dengan kekaisaran Glory suatu hari nanti, karena dia sangat kuat, bertenaga dan tak kenal rasa takut dan juga rasa sakit, pantas menjadi orang terpenting di dalam timku selain Lu ying, dan Yeiyi".
Bersambung
__ADS_1