Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Mencari keberadaan kedua sahabatnya


__ADS_3

Dengan menggunakan kekuatan menembus dimensi, Nien Chu menuju ke tempat di mana keberadaan simbol Dewa dari kedua sahabatnya yang terakhir kali dirasakannya.


Nien Chu kini berada di dalam hutan lebat dengan bekas bekas pertarungan yang sangat hebat terjadi di sana, Nien Chu dapat melihat belati artefak langit milik Zhurui yang tergeletak di tanah, yang semakin diyakinkan dirinya jika kedua sahabatnya telah melakukan pertarungan hebat di dalam hutan dengan para iblis.


Nien Chu kembali mencari di sekitar tempat itu, siapa tahu dapat melihat tubuh kedua sahabatnya, akan tetapi Nien Chu tak melihat satupun mayat iblis maupun tubuh kedua sahabatnya yang tergeletak di tempat itu, yang membuat Nien Chu meremas tinjunya sendiri menahan Amarah di dadanya.


"Aku tau yang melukai kedua sahabatku adalah para iblis, jika kalian telah memulai untuk melakukan pertempuran dengan ku, maka aku akan membinasakan seluruh para iblis yang berada di kekaisaran ini," ucap Nien Chu dengan amarahnya.


Nien Chu kemudian menghilang dari tempat itu, dan kini dia berada di gerbang istana Awan.


Para penjaga begitu sangat terkejut saat melihat seseorang anak muda dengan memakai pakaian bangsawan sebuah kekaisaran besar, tengah berdiri di depan gerbang istana awan.


Pemimpin penjaga langsung menemui Nien Chu sambil berkata.


"Ada urusan apa kau berada di depan gerbang istana awan?" tanya pemimpin penjaga.


"Aku akan bertemu dengan Kaisar Yu Hong, dan aku tak ingin kau mempersulit ku dalam menemuinya," jawab Nien Chu sambil menunjukkan plakat seorang Kaisar kepada pemimpin penjaga gerbang.


Pemimpin penjaga gerbang begitu sangat terkejut melihat plakat yang ada pada Nien Chu, karena plakat itu merupakan tanda jika pemuda yang ada di hadapannya merupakan Kaisar istana pheonix.


Penjaga gerbang langsung memberi hormat kepada Nien Chu, yang diikuti seluruh penjaga gerbang yang mengetahui jika pemuda di depan gerbang merupakan kaisar Pheonix yang agung.

__ADS_1


Sang pemimpin penjaga gerbang langsung membuka pintu gerbang dan membawa Nien Chu masuk ke dalam istana Awan.


Kehadiran Nien Chu di dalam istana awan membuat seluruh petinggi maupun Kaisar Yu Hong kelabakan dibuatnya, karena kehadiran Nien Chu secara tiba-tiba dan mereka sama sekali tak ada persiapan dalam menyambutnya.


Nien Chu bertemu langsung dengan Kaisar Yu Hong di dalam istana yang dikelilingi oleh seluruh petinggi istana Awan.


Para petinggi Istana Awan yang dahulu pernah ditaklukkan oleh Nien Chu, begitu sangat sungkan saat Kaisar Pheonix berada di antara mereka semua, kaisar Yu Hong malah memberikan kursi singgasananya kepada Nien Chu, karena dia tahu jika dirinya menjadi Kaisar semua itu karena Nien Chu.


"Aku adalah tamu di sini, walaupun dahulu aku pernah menaklukan istana ini bukan berarti aku harus semena-mena di istana ini, Kau adalah kaisar yang memimpin wilayah kekaisaran binatang buas, maka kaulah yang berhak untuk duduk di singgasana itu karena ada hal penting yang akan ku bahas kepada kalian semua," ucap Nien Chu kepada kaisar Yu Hong.


Kaisar Yu Hong begitu kagum dengan kebesaran hati Nien Chu yang tetap menganggapnya sebagai orang nomor satu di istananya sendiri, walaupun bisa saja Nien Chu duduk di singgasana kekaisaran dan melakukan hal-hal yang merugikannya.


Dengan adanya perkataan Nien Chu, membuat kaisar Yu Hong duduk di singgasananya, dan Nien Chu memilih duduk di sebelah kiri bersama para petinggi istana awan.


"Aku kehilangan dua sahabatku yang datang ketempat ini mencari para iblis, dan aku ingin Kaisar awan dapat mencari sahabatku itu di seluruh penjuru negeri ini, atau seluruh pasukan besarku yang akan mencarinya sendiri ke negri ini," ucap Nien Chu dengan penekanan di perkataannya.


"Kaisar Pheonix.., aku turut prihatin dengan hilangnya kedua sahabat yang datang ke wilayahku ini, dua sahabat Kaisar Phoenix merupakan sahabatku juga, dan aku akan memerintahkan seluruh pasukan besar ke kaisaran ini untuk memeriksa inci demi inci sampai ke dalam hutan di perbatasan kekaisaran, dalam mencari 2 sahabat Kaisar pheonix dan juga para iblis yang berada di kekaisaran ini, dan aku takkan membiarkan para iblis hidup lama dan bercokol di wilayah kekaisaran setelah hari ini," ucap kaisar Awan dengan keseriusan di wajahnya.


Mendengar perkataan sang Kaisar membuat beberapa petinggi istana yang berada di dalam ruangan itu mulai gelisah, yang membuat Nien Chu dapat merasakan aura iblis walaupun sangat tipis diantara para petinggi istana Awan.


Nien Chu segera berdiri dan mengibaskan tangannya, maka pintu yang merupakan jalan keluar dari ruangan itu langsung tersegel oleh segel yang sangat kuat, sehingga takkan mudah bagi orang yang berada di dalam ruangan itu untuk dapat keluar dengan leluasa.

__ADS_1


Apa yang di lakukan Nien Chu seketika itu membuat para petinggi istana sangat terkejut termasuk kaisar Yu Hong.


Buru buru dia pun berdiri dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, sehingga Nien Chu menyegel ruangan pertemuan kekaisaran dengan segel yang sangat kuat.


"Kaisar Pheonix..., Apa yang sebenarnya terjadi sehingga kau menyegel ruangan pertemuan ini?" tanya kaisar Yu Hong.


"Kaisar Awan..., apakah kau tak mengetahui atau sengaja tak ingin tahu jika di antara para petinggi istana Awan merupakan pengikut para iblis?" tanya Nien Chu.


"Lancang...!!, aku telah menjadikanmu tamu kehormatan dan menghargaimu dengan merendahkan diriku di hadapanmu, tapi perkataanmu kali ini tak dapat ku benarkan karena kau telah menyinggung seluruh petinggi dan pembesar istana ini".


"Dengan perkataanmu itu sama saja kau menganggap jika aku tak becus dalam mengurus kekaisaran ini, walaupun saat ini kau akan menghancurkan istana awan namun kami semua tak akan pernah gentar selama kami semua dalam posisi yang benar," jawab kaisar Awan Yu Hong.


"Ha...ha..ha.., aku akan membuktikan siapa saja iblis yang ada di dalam ruangan ini, dan salah satunya adalah penasehat istana awan," ucap Nien Chu kemudian menunjuk ke arah penasehat istana.


"Yang mulia..., aku tak pernah melakukan seperti hal yang dituduhkan oleh kaisar Pheonix, ini merupakan akal-akalannya saja..., aku merasa ada yang diinginkan dari kekaisaran awan dengan kedatangannya yang secara tiba-tiba," ucap penasehat istana sambil naik keatas singgasana kaisar Awan untuk mencari perlindungan dari kaisar Yu Hong.


"Cukup kaisar Pheonix, Aku tak ingin kau membuat kekacauan di istanaku, dan untuk itu Aku ingin kau segera pergi meninggalkan kekaisaran ku ini," ucap kaisar Awan sambil menunjuk pintu yang merupakan jalan keluar dari dalam ruangan pertemuan.


Tampak wajah tak suka diantara para petinggi istana, salah satunya merupakan seorang jenderal yang bertugas di perbatasan.


Dengan amarahnya dia pun langsung berkata..."Kaisar pheonix..., yang Mulia mulia kaisar awan telah mengusir mu, apakah kau tak mempunyai rasa malu sehingga masih berada di dalam ruangan ini?" tanya sang jendral.

__ADS_1


Nien Chu hanya tersenyum tak lama kemudian diapun menatap ke arah kaisar Yu Hong sambil mengganggukkan kepalanya pelan.


Bersambung


__ADS_2