
Thien Yu telah menyatukan 4 hukum alam, dan teratai illahi pun telah terbentuk di hadapannya, yang membuat suasana alam di sekitar Thien Yu berada diliputi aura dingin yang mencekam, aura dingin yang menusuk tulang itu bersumber dari dalam teratai illahi.
Thien Yu merasakan jika kekuatan teratai illahi yang dimilikinya kini telah bertambah kuat, setelah dirinya berhasil menembus tingkat penempaan tubuh surgawi.
Dan thien Yu yakin jika dirinya mampu untuk mengalahkan manusia berjubah hitam, yang juga tengah mempersiapkan tehnik terbaiknya dalam menyerang dirinya.
Sementara itu di sisi lain, dari kedua tangan manusia berjubah hitam
telah terkumpul kekuatan energi yang maha dasyat, kekuatan itu perlahan membentuk bola raksasa yang mengeluarkan gelombang kejut panas berkali kali, yang membuat terjadinya Sambaran Sambaran petir kecil di dalam bola api raksasa itu.
Tak lama kemudian manusia berjubah hitam itu melompat tinggi ke udara, dan melemparkan bola api raksasa kearah Thien Yu sambil berteriak lantang "Api iblis neraka" teriaknya.
Bola api raksasa seketika itu meluncur deras kerah Thien Yu, yang membuat pangeran dari negeri pheonix itu langsung mengarahkan teratai illahi nya, menyambut datangnya bola api raksasa yang menuju kearahnya.
"Teratai illahi, jangan kecewakan aku," ucap Thien Yu sambil melepaskan teratai illahi yang berada di tangannya itu.
Kedua kekuatan maha dasyat saling bertemu di udara, yang menimbulkan ledakan maha dasyat yang mengguncang alam sekitar.
Semua anggota daratan langit dan daratan awan ikut terkena imbas dari ledakan kedua energi tersebut, mereka semua terhuyung huyung dan merasakan sesak di dada akibat gelombang kejut yang mampu menjangkau kearah mereka semua.
__ADS_1
Putri Langyun, tetua Sanghao beserta 4 orang anggota dari rombongan dataran langit, seketika itu juga langsung bermeditasi di tempat itu, guna menetralkan energi di dalam dantiannya yang tengah kacau.
Apa yang di lakukan anggota rombongan dataran langit, juga di lakukan oleh para anggota dataran awan, mereka semua juga merasakan jika energi di dalam Dantian yang berada di tubuh mereka semua sangat kacau dan hampir meledak.
Ketua Saigo menyadari jika di luar sana terdapat dua orang kultivator kuat yang sedang bertarung, dan dia pun berharap jika kedua kultivator itu akan terluka dan bahkan mati dalam pertarungannya tersebut, karena jika sampai salah satu kultivator itu ada yang hidup dan sampai di tempatnya berada, maka akan membuat kesulitan bagi mereka semua dalam mengalahkan kultivator tersebut.
Sementara itu di pertarungan Thien Yu dengan manusia berjubah hitam jelmaan ular naga berkepala 3, yang telah menghancurkan alam sekitar akhirnya berakhir.
Thien Yu terseret jauh kebelakang, dia merasakan dadanya sangat sesak, buru buru Thien Yu menelan beberapa pil pemulihan diri dan dengan segera melakukan meditasi penyerapan pil.
Apa yan terjadi dengan manusia berjubah hitam tak seperti apa yang terjadi pada Thien Yu, teratai illahi baginya masih terlalu sangat kuat walaupun ranah tingkatan yang dimilikinya telah menyamai ranah tingkatan yang di miliki oleh Thien Yu.
*****
Di dalam reruntuhan tampak anggota rombongan daratan langit dan anggota rombongan daratan awan kembali bertarung, agar dapat memiliki peluang mendapatkan mata air Dewi Zhao Quin yang kini selangkah lagi mereka dapatkan.
Ketua Saigo bersama salah satu ras murni menyerang tetua Sanghao secara bersama-sama, begitupun di tempat yang lain pertarungan pun terjadi dengan tidak adil.
Karena menang jumlah anggota dalam pertarungan itu, membuat para anggota rombongan dari dataran awan berhasil membuat rombongan dari daratan langit perlahan lahan terdesak.
__ADS_1
Putri Langyun yang saat ini berada diranah tingkat surgawi, tak bisa memberikan perlawanan berarti karena dia harus menghadapi tiga ras murni dari dataran awan yang mengeroyoknya.
Alhasil berkali kali putri Langyun harus bergulingan di tanah demi untuk menghindari serangan dari kaki kaki tajam ras murni, yang telah berubah menjadi laba-laba raksasa.
"Jika terus begini aku pasti akan kalah dalam menghadapi mereka, sementara kekuatan terkuat ku tak dapat berarti apa-apa di hadapan ketiga laba-laba raksasa itu.
Saat ini aku hanya dapat mengulur waktu semoga guru bisa sampai ke tempat ini tepat waktu, sebelum kami semua binasa di tangan para ras murni dari daratan awan.
Tiba tiba saja teriakan tetua Sanghao menggema di udara, saat tubuhnya melayang dan terhempas jatuh ke tanah dengan keras, terlihat tetua Sanghao memuntahkan darah segar saat mulutnya. Itu terjadi karena salah satu tinju ketua Saigo berhasil dengan telak bersarang di tubuhnya.
Melihat hal itu putri Langyun dengan cepat segera pergi menuju kearah tetua Sanghao berada. Akan tetapi apa yang di lakukannya itu merupakan sebuah bumerang baginya.
Saat putri Langyun melesat kearah tetua Sanghao, kesempatan itu memberikan peluang pada laba laba raksasa untuk menebalkan jaring dari mulutnya.
Kelengahan putri Langyun itu membuatnya harus terperangkap di dalam jaring laba laba yang menyelimuti seluruh tubuhnya, hingga membuatnya jatuh terjerembab ketanah tanpa bisa berkutik sama sekali.
Tertangkapnya putri Langyun membuat anggota rombongan dataran langit menyerahkan diri, hal itu membuat ketua Saigo langsung menyuruh anggotanya untuk mengeksekusi rombongan dari dataran langit tanpa tersisa, termasuk putri Langyun dan tetua Sanghao.
Bersambung
__ADS_1