
Raja gorila emas raksasa segera meraih tubuh putri Sorari, dan betapa terkejutnya sang raja gorila emas saat melihat ke adaan putri Sorari yang sangat lemah dengan bibir yang mulai berwarna biru ke hitam hitaman.
"Celaka mengapa wanita ini sangat nekat untuk meminum racun, apakah karena cinta dia harus mengakhiri hidupnya dengan cara seperti ini?, sungguh manusia bodoh yang tak berpikir dua kali dalam menghadapi suatu masalah besar. Apakah dengan cara mengakhiri hidup semua masalah akan segera selesai?, apakah dia tak berpikir bagaimana dengan orang-orang yang di tinggalkannya, apakah nantinya orang-orang terdekatnya tak akan bersedih? dan aku yakin jika sampai wanita ini mati maka keluarga besarnya akan memburu dan menyalahkan tuan mudaku," batin sang raja gorila emas.
Dengan cepat raja gorila emas membawa tubuh putri Sorari menuju ke kastil iblis darah.
Di dalam suatu ruangan yang ada hanya Thien Yu dan putri Langyun disana, mereka berdua tengah terlibat perdebatan sengit.
"Sudah kukatakan padamu jika putri Sorari adalah tujuanku masuk kedalam alam inti vioni, karena sebelumnya dia telah diculik oleh raja digoz karena aku telah membunuh adiknya, apakah yang kukatakan ini kurang jelas bagimu?" tanya Thien Yu dengan sedikit penekanan di dalam perkataannya.
"Aku lihat saat kak thien memeluknya, kak thien begitu menikmati pelukan itu bersamanya, dan mengapa pada saat kak Thien melihatku kak Thien tak melepaskan pelukan itu? apa kak tak berfikir jika saat itu kak Thien telah menyakitiku?" tanya Thien Yu.
"Thien Yu sudah sangat pusing dengan segala pertanyaan dari putri Langyun, apalagi di tambah dengan perginya Putri Sorari yang tengah terluka, hal itu semakin membuat Thien Yu semakin merasa bersalah pada keluarga besar raja Zheng Bil Ang yang merupakan ayah putri Sorari dan sekaligus murid ayahnya sendiri.
Merasa muak dengan keadaan yang ada, membuat Thien Yu lepas kontrol dalam berdebat dengan putri Langyun.
"Inilah aku pemuda yang kau cintai, yang selalu menebar pesona hingga seluruh wanita cantik yang ada di seluruh alam ingin menjadi kekasihku, jika kau tak ingin bersamaku lagi maka mulai saat ini hubungan kita berakhir," jawab Thien Yu dengan kekesalannya.
Mendengar perkataan Thien Yu membuat emosi sang putri meninggi dan diapun berkata.
"Jika kau ingin hubungan kita berakhir maka aku akan pergi darimu," ucap putri Langyun kemudian pergi meninggalkan Thien Yu.
Thien Yu menarik napas dalam dalam, sekedar untuk melepaskan kekesalan yang ada. "Mengapa dia masih bersifat kekanak-kanakan dalam menghadapi suatu masalah, aku tahu kau cemburu padaku tapi bukan begini caranya, kita masih bisa bicara baik-baik agar hubungan ini takkan kandas dan jika kau berkeinginan untuk pergi dariku maka aku pun akan melakukan hal yang sama seperti yang kau inginkan," batin Thien Yu.
__ADS_1
Setelah kepergian putri Langyun, raja gorila emas datang menghampiri Thien Yu dengan membawa Putri Sorari bersamanya.
"Tuan muda maafkan aku, putri Sorari sekarang ini dalam keadaan kritis, dia telah meminum racun untuk mengakhiri hidupnya," ucap raja gorila emas.
Thien Yu segera memeriksa keadaan putri Sorari, dan betapa terkejutnya Thien Yu saat melihat racun yang ada di tubuh Putri Sorari kini telah menyebar di seluruh tubuhnya.
Dengan cepat Thien Yu menaruh putri Sorari kelantai ruangan, setelah itu dia pun menggunakan kekuatan dari teratai Nirwana untuk pertama kalinya dalam mengobati putri Sorari.
Seketika itu bunga teratai Nirwana yang berwujud bayangan langsung membungkus tubuh putri Sorari, hingga seluruh racun yang berada di dalam tubuh sang putri seketika itu menguap dan hilang tanpa bekas.
Wajah putri Sorari yang tadinya mulai membiru, kini telah berubah cerah kembali yang menandakan semua racun yang berada di dalam tubuhnya telah lah sirna.
Tak berselang lama putri Sorari pun tersadar dari pingsannya.
Tanpa sepengetahuan Thien Yu, putri Langyun yang penuh dengan amarah di hatinya pergi menuju ke daratan langit seorang diri, tujuannya untuk membalaskan dendam kematian kakaknya yang berakhir di tangan raja digoz.
Dengan kekuatan hati janin suci, putri Langyun melesat cepat menembus rimbun pepohonan hutan sampai pada akhirnya putri langyun berpapasan dengan pasukan dari daratan langit.
"Putri tunggu!!" teriak salah seorang komandan pasukan saat melihat putri Langyun melintas di hadapannya.
Putri Langyun yang masih terbawa emosi akibat pertengkarannya dengan Thien Yu, tak menghiraukan komandan pasukan itu, dia tetap melesat menuju ke arah dataran langit.
"Mengapa putri Langyun menuju kearah dataran langit berada, jangan-jangan dia ke sana untuk bertempur melawan semua pasukan dataran awan yang telah menguasai istana elf seorang diri. Jika memang itu terjadi maka nyawa Putri Langyun bisa terancam, aku tak boleh membiarkannya bertempur seorang diri, aku dan pasukan ku akan ikut bertempur bersamanya," batin komandan pasukan elf.
__ADS_1
Dengan perintahnya, seluruh pasukan dataran langit yang ada, segera berbalik arah menuju ke dataran langit menyusul putri Langyun.
Sementara itu Thien Yu yang melihat putri Sorari mulai tersadar, diapun segera memberikan segelas air putih kepadanya.
"Minumlah, agar tenggorokanmu tak kering akibat racun yang kau minum," ucap Thien Yu.
Putri Sorari meminum air di gelas itu sedikit demi sedikit, dan tak berani menatap wajah Thien Yu.
"Putri apa yang kau lakukan ini merupakan hal bodoh yang pernah kulihat, jika kau mati maka kau terbebas dari semua masalah yang ada, tapi apakah kau tak memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya, bagaimana aku mempertanggung jawab kan kematianmu kepada raja Zheng Bil Ang ayahmu dan ketua Zheng long kakek mu, mereka berdua pasti akan menyalahkanku dengan kematianmu itu, apakah kau merasa senang jika mereka harus melakukan pertarungan denganku demi untuk membalaskan dendam kematianmu!!," ucap Thien Yu.
"Maafkan aku kak Thien, saat itu aku sudah tak dapat berpikir secara jernih, hingga aku harus mengakhiri hidupku dengan cara meminum racun," jawab putri Sorari.
"Sudah lah, mulai sekarang aku tak ingin kau melakukannya lagi, cukup sampai di sini karena aku tak ingin hal itu terjadi padamu kembali," ucap Thien Yu.
"Baik kak Thien Yu, aku akan menuruti semua pekataanmu," jawab putri Sorari singkat.
Sehari setelah kejadian itu, seorang elf dari pasukan pemanah datang ke kastil iblis darah, untuk menyampaikan pesan dari komandan pasukan jika seluruh pasukan elf yang menuju ke kastil iblis darah kini berubah haluan menuju ke daratan langit. Mereka semua ingin bertempur bersama dengan Putri Langyun yang telah duluan pergi menuju ke istana elf.
Mendengar laporan itu Thien Yu begitu sangat murka, dia tak menyangka jika putri Langyun akan melakukan hal itu tanpa memikirkan akibatnya, dan rencana yang telah di buatnya untuk mengambil alih kembali dataran langit, akhirnya harus berjalan tak sesuai dengan apa yang di harapkan oleh Thien Yu.
Thien Yu menatap ke 10 pemimpin pasukan elf yang mulai gelisah, dan Thien Yu menyadari apa yang ada di dalam pikiran mereka semua, lantas Thien Yu pun berkata. "Pergilah, aku tau kalian mengkhwatirkan putri Langyun," ucapnya.
Mendapat persetujuan dari Thien Yu, tanpa pikir panjang ke 10 pemimpin pasukan elf segera pergi meninggalkan kastil iblis darah, menuju ke daratan langit hari itu juga.
__ADS_1
Bersambung