
Putri Meyling merasakan apa yang Thien Yu rasakan, karena dia pernah memiliki keluarga yang pernah di sakiti oleh klan ular danau hitam.
"Kak Thien, ada baiknya kau meningkatkan kekuatan agar lebih kuat lagi, agar kau tak lagi diremehkan oleh para dewa di Nirwana.
Kak Thien aku akan selalu mendukungmu dan jika perlu aku akan ikut bersamamu dalam melawan para dewa dan pasukan istana langit di Nirwana," ucap putri Meyling.
"Ling'er untuk saat ini aku ingin kau meninggalkanku untuk berlatih di tempat ini, aku akan menyuruh Lu ying agar membawamu ke tempat di mana alam cahaya mentari berada.
Klan ular danau hitam sekarang ini telah menjadi bawahan ku, karena raja dan pangeran klan ular danau hitam telah aku musnahkan, sehingga seluruh alam cahaya mentari kini berada di bawah kekuasaan ku," ucap Thien Yu.
"Apakah benar yang kau katakan itu Kak Thien?" tanya Putri Meyling.
"Semua yang kukatakan itu benar adanya, kau akan membuktikannya setelah lu ying membawamu ke sana," jawab Thien Yu.
Sebenarnya putri Meyling tak ingin pergi dari istana bintang laut karena dia masih ingin bersama Thien Yu di tempat itu, akan tetapi keinginan Thien Yu untuk meningkatkan kekuatannya tanpa adanya gangguan darinya, membuat putri Meyling memutuskan untuk pergi bersama lu ying ke alam cahaya mentari.
"Baiklah kak Thien, Aku akan pergi ke alam cahaya mentari karena aku sudah sangat rindu kepada klan ular danau hijau," jawab putri Meyling.
Setelah mendengar persetujuan putri Meyling, Thien Yu segera memanggil lu ying ketempat itu.
Tak lama kemudian Lu ying pun hadir ketempat itu dan langsung menggenggam tinju memberi hormat kepada Thien Yu.
"Apa yang dapat lu ying bantu tuan muda?" tanya lu ying.
"Aku ingin kau membawa putri Meyling ke alam cahaya mentari, katakan pada penghuni alam cahaya mentari jika putri Meyling merupakan ratu bagi mereka semua, karena putri Meyling merupakan calon istriku," jawab Thien Yu.
"Baik tuan muda, aku akan akan menjalankan perintah mu," jawab Lu ying.
Putri Meyling yang mendengar jika dirinya merupakan calon istri Thien Yu, membuat hatinya menjadi berbunga-bunga dan bahagia. Diapun semakin bersemangat dalam menjalani hubungan cintanya dengan Thien Yu.
"Putri Meyling lebih baik kita pergi ke alam mentari sekarang," ucap lu ying tiba tiba.
Putri Meyling yang tengah melamun, seketika itu terkejut mendengar namanya dipanggil oleh lu ying.
Dengan cepat putri Meyling menganggukkan kepalanya dan tak lama kemudian mereka berdua pun menghilang dari hadapan Thien Yu.
"Maafkan aku Ling' er bukan maksudku untuk menjauh darimu, semua ini demi untuk meningkatkan kekuatanku karena jika kau berada di tempat ini maka konsentrasi ku akan buyar oleh kecantikan mu," batin Thien Yu.
Thien Yu kemudian memanggil Yieyi ke tempatnya berada, tak berapa lama kemudian Yeiyi pun hadir di hadapan Thien Yu.
"Kau sudah kembali ke istana bintang laut tuan muda, dan apakah yang bisa ku bantu sehingga kau memanggilku ke tempat ini?" tanya Yeiyi.
"Putri Meyling telah sadar dan saat ini dia berada di alam cahaya mentari. Aku ingin kau menemaninya di sana, setelah dia puas berada di alam cahaya mentari bawa dia ke alam cahaya rembulan.
Saat ini dia belum mengetahui jika ibunya telah tiada, dan aku ingin kau mengatakan kepadanya jika ibunya telah tiada.
Saat di alam cahaya rembulan aku ingin kau menghiburnya dan berusaha untuk membuatnya tetap ceria. Kau kumpulkan semua petinggi menara yang ada dan katakan padanya jika putri Meyling merupakan calon istriku," jawab Thien Yu.
"Baik tuan muda aku akan melaksanakan semua perintahmu, dan bila tak ada lagi yang ingin tuan muda bicarakan maka aku akan pergi ke alam cahaya mentari," ucap Yeiyi.
__ADS_1
"Pergilah Yieyi dan terima kasih atas bantuanmu," ucap Thien Yu.
Setelah kepergian Yeiyi, Thien Yu segera pergi ketempat keberadaan air langit 7 bintang berada.
"Tunggulah nirwana, aku akan segera membalaskan dendam ku kepada kalian semua," ucap Thien Yu.
Tanpa pikir panjang Thien Yu segera masuk ke dalam bak giok yang terdapat air langit 7 bintang di dalamnya, dan mulai melakukan kultivasi penyerapan air langit 7 bintang.
Sementara di tempat yang sangat jauh tepatnya di kekaisaran Glory, pangeran Huang Qin telah berhasil menguasai kekuatan penyihir kegelapan, dia begitu sangat percaya diri dan yakin jika dirinya mampu untuk melenyapkan Thien Yu dalam pertarungan 3 tahun.
"Satu bulan lagi kita akan bertemu Thien Yu, dan di dalam pertarungan itu aku akan membuat mu lenyap dari muka bumi ini," batin sang pangeran.
Pangeran kembali melatih diri di suatu tempat yang hanya diketahui oleh ayahnya dan dia sendiri.
Saat ini kekuatan Huang Qin tak bisa lagi dianggap remeh karena semua kekuatan penyihir kegelapan telah di kuasainya, dan dia bisa menyempurnakan kekuatan itu melebihi kekuatan penyihir kegelapan sebelumnya.
*****
Di nirwana, Dewa suci dan Dewa agung berusaha keras untuk menyembuhkan keluarga Thien Yu yang terluka. Dengan menggabungkan kedua kekuatan besar yang dimilikinya kedua Dewa tertinggi langit tersebut berhasil menyembuhkan seluruh keluarga Thien Yu termasuk Shao Yan.
Di dalam pikiran kedua Dewa tersebut, mereka menginginkan kedamaian di nirwana karena hanya keluarga Thien Yu di nirwana yang mampu untuk meredam amarah Thien Yu.
"Dewa Suci, dengan tingkat kekuatan Thien Yu saat ini dia bisa menggoyahkan Nirwana dan membuatmu harus menggunakan hampir seluruh kekuatanmu untuk menghadapinya, aku tak bisa membayangkan jika Thien Yu telah mencapai ke tingkat ranah Dewa semesta abadi, apakah kita bisa mampu untuk meredam dan mengalahkannya?" tanya Dewa suci.
"Kita pasti bisa mengalahkannya kembali tapi kehancuran istana langit dan Nirwana tak mungkin bisa kita hindari jika Thien Yu benar-benar ingin ke Nirwana untuk balas dendam.
Aku tak ingin dia ke Nirwana untuk balas dendam yang kuinginkan dia ke Nirwana untuk menjadi dewa perang langit, jika Kaisar langit menjadikan Thien Yu sebagai musuh istana dan tak menganggap betapa besar jasa ayah Thien Yu pada nirwana, maka aku sendiri yang akan menurunkan tahtanya.
"Aku ingin kita secepatnya berbenah diri, kita berdua harus menghadap kaisar langit dan menyuruhnya untuk meminta maaf kepada keluarga Thien Yu, Jika dia tak melakukannya maka tak ada lagi jalan bagi kita untuk menahan Thien Yu agar tak melakukan kerusakan di Nirwana," ucap Dewa agung.
"Aku tau yang kau maksud, sedari itu kita harus memperbaiki sikap kita kepada istri-istri dari dewa perang langit terdahulu," ucap Dewa suci.
Setelah berkata seperti itu, kedua Dewa tertinggi langit itu pergi menuju ke istana langit guna menghadap Kaisar langit.
Mendapati kedua Dewa yang begitu sangat dihormatinya datang kepadanya, membuat sang kasar langit bertanya-tanya Apa yang membuat Dewa tersebut menemuinya.
"Kaisar langit, saat ini Nirwana tengah menghadapi situasi yang tak menguntungkan, di satu sisi Nirwana akan menghadapi Dewa mulia yang berada di alam semesta, di sisi lain Nirwana akan menghadapi Thien Yu yang merupakan calon dewa perang langit.
Aku tak begitu khawatir terhadap Dewa mulia Karena aku tahu tingkat kekuatan kedewaannya, walaupun dia memiliki pasukan pelahap dari alam semesta.
Yang menjadi kekhawatiranku adalah Thien Yu, dengan kekuatannya saat ini dia bisa memporak porandakan Nirwana, apalagi setelah dia menguasai Ranah tingkat Dewa semesta abadi, maka ku pastikan Nirwana akan hancur di tangannya.
Dan untuk meredam amarah Thien Yu, Aku berharap kau meminta maaf kepada seluruh keluarganya, karena hanya keluarga dari Thien Yu lah yang dapat menenangkan hatinya," ucap Dewa suci.
"Dewa.., dia telah melakukan hal buruk di Nirwana dengan menyerangku yang merupakan ksisar langit, dan juga telah menyerang dua Dewa tertinggi langit yaitu kalian berdua, apakah yang dia lakukan itu masih bisa dimaafkan untuknya?, kita punya pasukan langit yang mempunyai kedigdayaan yang tak diragukan lagi, jika hanya untuk mengalahkan seorang Thien Yu, istana langit pasti sanggup untuk melakukannya," jawab sang kaisar.
"Kami lebih memilih kedamaian Nirwana daripada berperang, karena hal itu akan membuat Nirwana menjadi terpuruk seperti saat menghadapi raja iblis dari alam bawah.
Ku ingatkan padamu Kaisar langit, Thien Yu tak selemah yang kau perkirakan, jika dia telah menembus Ranah tingkat dewa semesta abadi maka saat itu kami berdua pun akan sangat kesulitan untuk mengalahkannya.
__ADS_1
Jika kau tetap pada pendirianmu untuk tak berdamai dengan Thien Yu, maka hari ini juga aku sendiri yang akan menurunkanmu dari kedudukan Kaisar langit, karena aku tak ingin Nirwana hancur akibat keegoisan mu sebagai seorang kaisar yang merupakan pemimpin seluruh Nirwana," ucap Dewa agung.
Sesaat kaisar langit terdiam, dia merasa jika kedua Dewa tertinggi langit Itu tak akan sekhawatir jika Thien Yu bukanlah apa apa.
Kaisar langit tak mempunyai pilihan lain, diapun mengiyakan perkataan kedua dewa tertinggi langit untuk meminta maaf kepada keluarga Thien Yu, biar bagaimanapun juga kaisar langit tak ingin jika nirwana dalam kehancuran apalagi kehancuran nya saat dirinya menjabat sebagai kaisar langit.
Setelah kaisar langit mengiyakan untuk meminta maaf kepada keluarga Thien Yu, hal itu membuat kedua Dewa tinggi nirwana merasa senang.
Dengan demikian tak ada lagi rasa kekhawatiran di seluruh penghuni Nirwana, yang tentunya ketentraman akan kembali terjadi di nirwana.
*****
Beberapa hari telah berlalu, Thien Yu telah berhasil menembus batasannya berkat air langit 7 bintang.
Thien Yu keluar dari dalam bak giok dengan seluruh tubuhnya yang mengeluarkan petir petir kecil di sekitarnya.
"Aku telah menembus ranah tingkat dewa semesta abadi, dan aku tak akan pernah takut lagi sekalipun aku menghadapi Dewa suci dan Dewa agung.
Sebelum aku ke nirwana, aku akan menghadapi pertarungan dengan pangeran Huang Qin dalam perjanjian 3 tahun.
Aku harus melakukan pertarungan itu demi gengsi kekaisaran pheonix, dan aku tak akan kalah dalam pertarungan nanti," ucap Thien Yu dengan menggenggam tinjunya.
Setelah mendapatkan kekuatan di ranah tingkat Dewa semesta abadi, dengan sendirinya kekuatan yang telah di berikan oleh Dewa suci sebelumnya kepada Thien Yu, kini dapat di kuasainya, yaitu kekuatan yang dapat menembus semua alam.
Thien Yu menembus alam cahaya rembulan dengan mudah, tujuannya untuk membawa putri Meyling pergi menuju ke istana pheonix.
Sengaja Thien Yu membawa putri Meyling menuju ke istana pheonix, untuk di perkenalkan kepada putri Syin Yin dan ibunya, agar di masa depan kedua wanita itu dapat rukun dan tak menjadi duri bagi Thien Yu di kemudian hari.
Kesedihan putri Meyling saat mengetahui ibunya telah tiada, dapat terhibur saat Thien Yu datang ke alam cahaya rembulan.
"Aku tak ingin kau berlarut larut dalam situasi ini, ibumu memang telah tiada tapi aku akan selalu ada untuk menjaga dan menyayangimu.
Aku akan mengajakmu ke suatu tempat, disana kau akan bertemu dengan ibuku dan semua keeabatku," ucap Thien Yu.
"Mulai sekarang aku akan ikut kemanapun kau pergi kak Thien, karena hanya kaulah yang menjadi tujuan hidupku saat ini," jawab putri Meyling.
Mendengar perkataan putri Meyling, Thien Yu sesaat terdiam karena di dalam pikirannya saat ini terbelenggu oleh satu nama yaitu putri Syin Yin.
"Bagai mana jika putri Meyling mengetahui Syin Yin adalah wanitaku sama seperti dirinya, apakah dia akan marah seperti dulu? ah..., kurasa aku tak usah memikirkannya, lebih baik aku memikirkan tentang hal penting yaitu pertarungan 3 tahun dengan pangeran Huang Qin," batin Thien Yu.
Setelah mempertimbangkan sesuatunya dan berpamitan dengan seluruh penghuni alam cahaya rembulan termasuk Yeiyi, Thien Yu akhirnya pergi menuju ke istana pheonix.
Dengan kekuatan barunya yang dapat menembus alam, dengan mudah Thien Yu kembali ke alam dunia.
Thien Yu tiba di perbatasan ke kaisaran pheonix. Seluruh penjaga perbatasan yang tadi nya mencurigai Thien Yu sebagai mata mata kerajaan lain, kini berubah pikiran setelah Thien Yu memperlihatkan lencana pengenalnya yang merupakan lencana seorang pangeran kekaisaran pheonix.
Semua pasukan perbatasan segera memberi hormat padanya, dan bersuka cita karena pangeran pheonix telah kembali ke dalam wilayah ke kaisaran pheonix.
Putri Meyling yang tak mengetahui duduk masalah yang ada, semakin bingung saat seluruh pasukan yang di lihatnya memberi hormat pada Thien Yu.
__ADS_1
"Mengapa mereka semua memberi hormat kepada kak Thien Yu, dan mengapa mereka semua berkata jika pangeran pheonix telah kembali, siapa sebenarnya kak Thien Yu ini?" batin putri Meyling yang begitu sangat penasaran dengan keadaan yang ada.
Bersambung