Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pergi


__ADS_3

Setelah perasannya telah kembali tenang, dan otaknya bisa berpikir dengan jernih, Thien Yu berjalan kembali menuju istana untuk mencarinya ratu Meyling.


Tak di sangka olehnya ratu Meyling telah menunggunya di gerbang istana, tanpa banyak tanya ratu Meyling mengajak Thien Yu untuk berbicara.


"Mengapa anda membawaku ke tempat ini ratu?" tanya Thien Yu.


"Aku telah melihat apa yang kau lakukan didalam sana, aku ingin kau tak berputus asa, banyak wanita yang lebih baik dari Xiozi di dalam alam duniamu, aku sebagai ratu sekaligus sahabat tak menginginkan jika kau sampai terpuruk dalam situasi ini," jawab ratu Meyling.


"Trimakasih atas nasehatmu ratu, tapi aku tak ingin kau ikut campur dengan perasaanku. Aku ingin meminta satu hal padamu ratu," ucap Thien Yu.


"Katakan apa keinginan mu itu?" tanya sang ratu.


"Aku tak ingin Xiozi membantuku membentuk tulang kaisar ditubuhku besok pagi, aku tak ingin di masa depan aku mempunyai hutang budi kepadanya karena telah membantuku. Masalah penyembuhan yang ku janjikan padamu akan segera aku laksanakan setelah Xiozi pergi dari alam kerjaan lumut, aku juga akan membantumu untuk memulihkan sumber daya makanan yang ada di tempat ini.


Semua ini kulakukan agar Xiozi dapat bertemu kembali dengan kakeknya, dan akupun akan dapat berkonsentrasi penuh dalam melakukan peningkatan kekuatan yang selama ini menjadi cita-citaku," ucap Thien Yu.


"Baik jika itu merupakan keputusan mu, ini adalah batu energi yang dapat kau gunakan untuk keluar masuk ke dalam alam kerajaan lumut, jika kau ingin keluar ataupun masuk, kau tinggal menyalurkan energi murni mu kedalamnya maka di mana pun tempatnya kau berada, kau bisa datang ke tempat ini," ucap sang ratu.


"Trimakasih ratu, aku akan menepati janjiku itu," ucap Thien Yu.


Setelah pembicaraan itu baik ratu Meyling maupun Thien Yu, kembali ke istana untuk beristirahat.


keesokan paginya udara sejuk masuk ke dalam seluruh ruangan istana. Thien Yu, ratu Meyling dan Xiozi berada di meja makan. Terlihat suasana keakraban telah hilang diantara kedua muda mudi yang ada di hadapan sang ratu.


Pada kesempatan itu Thien Yu meminta pada sang ratu jalan kembali menuju ke alam dunia, tempat dimana kehidupan dan peradaban manusia berada.


"Ratu, aku akan pergi ke kerajaan buluh surgawi dan akan meningkatkan kultivasiku di sekte pasir es, aku ingin ratu menunjukkan jalan agar kami berdua dapat kembali ke alam dunia," ucap Thien Yu.


"Apakah kau tak ingin membentuk tulang kaisar di tubuhmu?" tanya ratu Meyling.


"Ratu, banyak hal yang harus ku lakukan di alam dunia, kebetulan Xiozi juga telah lama meninggalkan kakeknya dan tak memberi kabar ke padanya, pasti dalam situasi ini, kakek Xiozi sangat kebingungan mengetahui cucu kesayangannya telah hilang," jawab Thien Yu.

__ADS_1


Xiozi hanya terdiam dengan percakapan kedua orang yang berada didekatnya, tapi Xiozi berkeyakinan jika ke inginan Thien Yu untuk kembali ke alam dunia, semua itu di karenakan adanya sifat ketidak dewasaan Thien Yu dalam menyikapi penolakan cintanya semalam.


"Xiozi bagaimana menurutmu?" tanya ratu Meyling tiba tiba.


Xiozi yang mendapatkan pertanyaan mendadak, membuatnya sangat terkejut hingga membuat Xiozi gelagapan menjawabnya.


"A..aku ter...terserah Thien Yu saja," jawab Xiozi gelagapan.


Baiklah jika kalian berdua telah memutuskan hal itu, maka aku akan menunjukkan jalan keluar dari sini," ucap ratu Meyling.


Sebelum keberangkatan mereka berdua ke alam dunia, sang ratu mengajak Thien Yu dan Xiozi kesebuah tempat sesuai dengan janjinya semalam. Tempat itu berupa sebuah ruangan penyimpanan berbagai sumberdaya, senjata berkualitas dan lain sebagainya.


Tiba tiba Thien Yu di kejutkan dengan sebuah bisikan dari dalam alam batinnya. "Thien Yu, kau sangat beruntung kali ini, satu satunya benda yang kucari untuk meningkatkan kultivasi dan membentuk tulang kaisar di dalam tubuhmu, berada di tempat ini.


Di hadapanmu ada sebuah benda yang merupakan Diagram semesta, benda itu merupakan benda terakhir yang berguna untuk pembentukan tulang kaisar di tubuhmu. Dengan adanya benda itu, kau tak akan membutuhkan lagi ranah tingkat alam emperor bertipe es dalam membantumu untuk pembentukan tulang kaisar di tubuhmu," ucap Naga Giok.


Mendengar perkataan dari gurunya, membuat Thien Yu sangat senang, diapun buru buru meminta diagram semesta itu pada sang ratu.


"Ratu, jika ratu mengizinkan, aku akan meminta diagram ini," ucap Thien Yu.


"Baik ratu, aku akan mengambil diagram ini," ucap Thien Yu.


"Xiozi benda benda di sini sangatlah berkualitas, kau boleh mengambil 2 buah benda yang menarik hatimu," ucap ratu Meyling pada Xiozi.


"Baik ratu, aku akan memilihnya," jawab Xiozi.


Sementara itu Thien Yu yang mencari satu barang lagi di kejutkan dengan suara gurunya dari dalam alam batinnya.


"Thien Yu kedua benda yang ada di hadapanmu itu merupakan benda langka bagi para kultivator pengguna tehnik es seperti Xiozi, kau ambil dan berikan padanya," perintah Naga Giok.


"Baik guru!" jawab Thien.

__ADS_1


Mendapatkan perintah dari gurunya, Thien Yu mengambil kedua benda yang ada di depannya, yaitu berupa teratai es dan teratai salju.


Setelah mendapatkan barang itu, Thien Yu melangkahkan kakinya kearah Xiozi.


"Xiozi, ini merupakan dua buah benda yang berguna bagi kultivasimu kedepannya, kau ambillah," ucap Thien Yu.


Xiozi menerima kedua benda itu dengan kedua matanya yang menatap kearah Thien Yu, akan tetapi setelah memberikan kedua benda itu Thien Yu malah pergi meninggalkannya sebelum dia sempat mengucapkan kata terima kasih.


"Apakah dia masih marah padaku?," batin Xiozi.


Tak berapa saat lamanya, ratu Meyling datang dan menanyakan apakah mereka berdua telah mendapatkan benda yang menarik di dalam ruangan koleksi benda berkualitas di istana lumut.


"Aku cukup mendapatkan 1 benda ini ratu," ucap Thien Yu.


"Aku menginginkan 2 benda ini ratu," ucap Xiozi.


Ratu Meyling tersenyum melihat kedua muda mudi itu yang telah mendapatkan benda yang di inginkannya.


"Jika kalian berdua sudah mendapatkan benda yang menarik bagi kalian, maka kalian bisa pergi dari kerjaan lumut. Aku sangat berterimakasih pada kalian berdua karena telah membunuh laba laba iblis ungu," ucap sang ratu sambil mengibaskan tangannya, maka terbentuklah sebuah portal yang menghubungkan kedua dimensi alam antara alam kerajaan lumut dan alam dunia.


"Kami berdua juga sangat berterimakasih pada anda ratu, karena ratu telah berkenan menerima kami di sini dengan baik," ucap Thien Yu dan langsung menggenggam tinju serta membungkukkan badan memberi hormat. Apa yang di lakukan Thien Yu juga di ikuti oleh Xiozi yang ada di dekatnya.


"Aku terima hormat dari kalian, berhati hatilah di dalam perjalanan kalian nanti," ucap sang ratu sambil mempersilahkan Thien Yu dan Xiozi masuk kedalam portal.


Dan pada akhirnya kedua muda mudi itu masuk kedalam portal, hingga tiba di pesisir pantai yang dahulu merupakan tempat pertama kalinya mereka berdua menginjakkan kaki di benua semesta biru.


"Xiozi, kita berpisah di sini, semoga perjalananmu ke kerajaan cahaya kemilau tak mendapat rintangan yang berarti," ucap Thien Yu.


"Thien Yu, trimakasih atas semua bantuan mu selama kita bersama," jawab Xiozi.


"Kau tak usah sungkan Xiozi, kau adalah temanku dan aku wajib membantumu, berhati hatilah," ucap Thien Yu sambil berlalu pergi meninggalkannya.

__ADS_1


Xiozi merasakan ada yang hilang dari hatinya, seseorang yang telah memberikan rasa dan merupakan pemuda pertama yang di cintainya.


"Aku akan ke sekte pasir es suatu hari kelak, dan aku akan menemuimu untuk mengatakan kebohongan yang telah kulakukan padamu sewaktu kita berdua berada di alam kerajaan lumut," batin Xiozi.


__ADS_2