Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Mengungkapkan Jati diri


__ADS_3

Pintu gerbang dibuka maka terlihat rombongan Kaisar yang kini berada di depan pintu.


Nien Chu hanya tersenyum melihat kedatangan mereka semua, diapun lantas berkata.


"Ku kira kalian semua tak ingin datang untuk bertemu denganku, dan memilih untuk santai di dalam rumah megah yang kalian miliki," ucap Nien Chu.


"Kurang ajar berani sekali kau berkata seperti itu di hadapan sang Kaisar, rasanya aku ingin segera meremukan tulang-tulang di tubuhmu," ucap seorang jenderal terkuat yang dimiliki istana matahari.


Nien Chu kembali tersenyum mendengar perkataan sang jendral, tanpa sedikitpun terlihat rasa ketakutan di wajahnya.


Kaisar XiangLau kemudian melangkah kedepan sambil berkata.


"Mengapa kau membunuh putra mahkota yang merupakan pewaris sah kekaisaran ini?" apa yang kau lakukan itu telah membuat seluruh kekaisaran ini berduka dan memburumu sebagai seorang pemberontak yang harus segera di lenyapkan," ucap sang kaisar.


"Ha..ha..ha .., kau sungguh masih membela seorang pewarisan istana yang mempunyai sifat buruk seperti itu!!".


"Aku ingin bertanya kepadamu, pantaskah seorang putra mahkota mementingkan masalah pribadinya daripada mementingkan orang lain?, dan pantaskah seorang putra mahkota memerintahkan kepada walikota untuk membunuhku hanya karena seorang wanita?, jika kau jawab pantas maka kau merupakan Kaisar bodoh yang tak pernah membimbing putramu untuk menjadi Kaisar di masa depan," ucap Nien Chu dengan penekanan di perkataannya.


Jendral Ying yang sudah habis kesabarannya mendengar semua penghinaan pemuda yang ada di hadapannya terhadap kaisar, dengan cepat melesat kedepan dan mengibaskan tombaknya ke arah Nien Chu.


Nien chu tak bergeming dari tempatnya berada saat tombak di tangan Sang Jenderal menghantam tubuhnya.


Jendral Ying begitu sangat terkejut merasakan Jika tombaknya seperti menghantam batu besar yang kokoh, sehingga tangan yang memegang tombak terasa kesemutan.


"Apakah hanya seperti itu kemampuanmu jenderal terkuat dari kekaisaran ini?, jika hanya seperti itu saja maka kau jangan berharap bisa menghilangkan kutukan kehancuran istana ini dariku, kecuali hari leluhur Lu Ying datang untuk menemuiku dan mempertanggungjawabkan semua kekacauan di dalam Alam cahaya mentari ini," ucap Nien Chu yang membuat Kaisar dan seluruh orang yang berada di belakangnya tercengang mendengarnya.


Setelah berkata seperti itu Nien Chu lantas mengayunkan tangannya ke depan, sehingga angin kencang yang memadat menghantam tubuh jenderal Ying dengan kuat, yang membuat jenderal Ying terhempas jauh ke belakang dan menghantam tanah dengan keras.


Melihat pemuda yang ada di hadapannya telah melukai Jendral Ying, membuat para jenderal dan praktisi kuat di belakang Kaisar menjadi berang di buatnya, dan ingin langsung menyerang ke arah pemuda yang berdiri di depan pintu gerbang itu, akan tetapi kaisar XiangLau langsung mengangkat tangan kanannya mencegah jika seluruh Jenderal dan praktis beladiri yang ada di belakangnya tak melakukan penyerangan.

__ADS_1


"Siapa sebenarnya kau?" tanya kaisar XiangLau karena merasa heran mengapa pemuda itu terus-terus saja mencari keberadaan leluhur Lu Ying.


"Apakah aku harus menjawab pertanyaanmu itu?" tanya Nien Chu.


Sang kaisar tahu jika pemuda yang ada di hadapannya merupakan seorang praktisi bela diri yang hebat, dia berani datang sendiri ke istana berarti dia mempunyai sesuatu yang besar yang berada di belakangnya, sehingga sang Kaisar berpikir untuk berhati-hati dalam beradu argumen dengan pemuda hebat itu.


"Kau telah membunuh putraku dan mencari luhur Lu Ying seperti mencari seorang yang tak berharga di matamu, apakah aku salah mempertanyakan siapa kau sebenarnya?" tanya sang Kaisar.


"Jika kau mempertanyakan hal itu maka aku akan memberitahukan siapa aku. Namaku Nien Chu, dan aku putra Thien Yu," ucap Nien Chu.


Kaisar serta semua orang yang berada di belakangnya saling berpandangan satu dengan yang lainnya, mereka tak ada satu pun yang mengetahui tentang keberadaan Nien chu maupun Ayahnya Thien Yu di dalam alam cahaya mentari.


Nien Chu begitu sangat heran karena orang-orang dari istana matahari tak ada satupun yang mengetahui nama Ayahnya, yang merupakan pendiri sekaligus penguasa Alam cahaya mentari sebelumnya.


Nien Chu yang geram seketika itu mengeluarkan aura kuat yang sangat menindas dari dalam tubuhnya, yang membuat para praktisi kuat yang ada di belakang Kaisar segera memasang segel pelindung, agar Aura kuat yang dilepaskan pemuda yang berada di depan pintu gerbang tak mengenai tubuh Kaisar XiangLou.


"Kami tak mengenal nama Thien Yu...!, mengapa kau tanyakan hal itu kepada kami?"


Kini giliran kaisar XiangLau balik bertanya kepada Nien Chu.


"Aku tak menyangka jika keberadaan ayahku di masa lalu sama sekali tak pernah diakui keberadaannya oleh mereka semua, apakah aku harus meminta bantuan kepada orang orang dari istana ini yang tak pernah mengenal apalagi mengakui ayahku, sungguh ini merupakan kekecewaanku kepadamu paman Lu Ying yang merupakan tangan kanan ayahku di alam cahaya matahari ini," batin Nien Chu.


Nien Chu membalikkan tubuhnya dengan rasa kecewa setelah mendengar jawaban dari sang kaisar, yang sama sekali tak mengetahui siapa yang mendirikan dan menjadikan peradaban sampai ada di alam cahaya mentari.


Dengan kekecewaannya itu Nien Chu lantas berkata.


"Aku sudah cukup mengetahui siapa sebenarnya yang memimpin kekaisaran ini, yang tak pernah mengakui dan mengetahui siapa sebenarnya yang telah mendirikan Alam cahaya mentari hingga menjadi seperti sekarang ini".


"Besok adalah hari di mana aku akan memberikan hukuman pada kalian semua yang tak mengetahui siapa leluhur pendiri alam cahaya mentari ini," ucap Nien Chu kemudian berjalan dan menghilang dari mata seluruh petinggi dan praktisi beladiri istana matahari.

__ADS_1


Dengan adanya ancaman seperti itu, membuat kaisar menjadi gelisah dan mengkhawatirkan kekaisarannya.


Diapun memanggil penasehat istananya untuk datang ke ruang pribadinya, untuk memecahkan masalah yang akan terjadi besok.


"Untuk apa yang mulia mengkhawatirkan perkataan pemuda itu, Walaupun dia mempunyai kekuatan yang hebat tapi takkan mungkin mampu mengalahkan Armada tempur istana matahari yang kuat".


"Yang mulia para jendral dan seluruh praktisi bela diri terkuat yang dimiliki istana matahari, telah mempersiapkan diri jika memang besok akan terjadi peperangan antara istana ini dan pemuda itu," ucap penasehat istana.


"Penasehat, aku juga meragukan jika pemuda itu akan menyerang istana matahari, tapi melihat kemampuan yang dimilikinya membuatku sedikit terganggu dibuatnya".


"Aku ingin kau mencari nama Thien Yu di perpustakaan istana, karena aku ingin mengetahui siapa sebenarnya Thien Yu itu," ucap kaisar XiangLau.


"Baik yang mulia..," ucapkan sehat istana sambil berlalu pergi.


Penasehat istana kembali ke kediamannya setelah dipanggil dan mengadakan pembicaraan dengan Kaisar XiangLou.


"Untuk apa aku mengikuti perintah yang mulia untuk mencari tahu keberadaan Thien Yu dari buku-buku kuno di lalu istana ini, bukankah hal itu akan membuang-buang waktuku saja," batin sang penasehat kemudian merebahkan tubuhnya di sebuah kursi yang berada di dalam ruangan besar di kediamannya.


Berita mengenai penyerangan yang akan dilakukan Nien Chu menyebar di dalam istana, putri Xiang'er begitu merasa heran karena pemuda yang ditemuinya waktu itu, dan sempat berbincang-bincang dengannya merupakan pemuda yang memiliki wawasan luas dan dan juga merupakan pemuda yang tahu menempatkan posisinya di hadapan orang yang lebih tinggi derajatnya, akan menyerang istana kekaisaran.


"Aku tak menyalahkan jika Nien Chu telah membunuh kakakku, Ling Ling telah menceritakan semua yang terjadi mengapa Nien Chu membunuh kakakku, tapi mengapa dia mengakui Thien Yu sebagai Ayahnya?".


"Dari buku-buku yang telah ku baca di perpustakaan, Thien Yu merupakan pendiri alam cahaya mentari yang dahulunya di tempati tiga kekuatan besar di dalamnya, yaitu istana lumut yang ditempati para ras manusia, klan ular danau hitam, dan klan ular danau hijau".


Dalam perkembangannya Thien Yu membawa para praktisi kuat dari alam dunia, untuk mengisi alam cahaya mentari dan juga untuk mengisi peradaban baru dengan menyatukan ketiga kekuatan besar itu, yang tak membeda-bedakan satu dengan yang lainnya hingga tak ada perbedaan di antara mereka, karena hal itulah banyak masyarakat yang memiliki keturunan persilangan antara ras ular dan ras manusia".


"Tapi mengapa Nien Chu mengatakan jika dirinya merupakan putra Thien Yu, yang telah hidup di jaman 10.000 tahun yang lalu?" batin putri Xiang'er bertanya tanya.


"Aku harus menemui ayah, untuk membicarakan masalah ini," batin putri Xiang'er.

__ADS_1


__ADS_2