
Di kekaisaran pheonix terjadi kehebohan di antara para petinggi istana dan sampai melibatkan masyarakat luas, saat mendengar jika pernikahan Nien Chu dan putri Violin telah berakhir.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh permaisuri yang membuat kaisar begitu murka padanya, akan tetapi adanya gejolak di wilayah kekaisaran nya membuat kaisar Pheonix tak bisa melakukan apa apa, karena para petinggi istana mendukung permaisuri karena berita itu layak di ketahui oleh masyarakat luas, agar tak menjadi bumerang di kemudian hari.
Dengan adanya gejolak di dalam pemerintahannya, membuat kaisar Feng Liu San menjadi sakit akibat tekanan yang di alaminya. Para penduduk di wilayah kekaisaran tak lagi percaya akan kepemimpinannya, dan meminta pewaris pendiri kekaisaran Pheonix untuk naik tahta menggantikan dirinya.
Di lain sisi permaisuri kekaisaran sangat menyesali apa yang telah dilakukannya, yang dengan sendirinya pengumuman yang dilakukannya telah memberikan peluang bagi Nien Chu untuk menjadi kaisar baru di wilayah kekaisaran Pheonix.
Tak berselang lama, beberapa tokoh utama di lingkungan masyarakat kota membentuk satu kelompok besar dari seluruh masyarakat luas untuk melakukan kudeta menurunkan tahta Kekaisaran kaisar Feng Liu San, hingga kekacauan terus terjadi dari hari ke hari yang membuat suasana di kekaisaran pheonix menjadi tak terkendali lagi.
Pertikaian pun terus terjadi antara pendukung Kaisar Feng Liu San dan pendukung ahli waris kekaisaran, yang banyak menimbulkan korban jiwa setiap hari nya.
Jendral Jatayu, jendral gong lang, penasehat Biyao mencoba berdialog dengan beberapa tokoh masyarakat, agar dapat mengendalikan keadaan kota menjadi lebih baik lagi.
Pertemuan itu dilakukan di sebuah ruangan utama kekaisaran, untuk membahas permasalahan yang saat ini tak terkendali di wilayah kekaisaran Pheonix.
"Aku ingin mendengar apa yang menjadi tuntutan dari masyarakat kepada istana pheonix?" tanya penasehat Biyao
"Kami telah mengetahui jika Nien Chu merupakan garis keturunan pendiri istana Phoenix di masa lalu, di saat kami mendengar jika Nien Chu diangkat menjadi putra mahkota oleh kekaisaran karena menikahi anak tertua dari kaisar Feng Liu San, kami semua pun merasa senang karena di masa depan pemimpin sah dari kekaisaran pheonix akan kembali bertahta".
"Saat permaisuri memberitakan pernikahan putri Violin dan Nien Chu telah bubar, karena Nien Chu tak tak sepadan untuk bersanding dengan putri Violin, membuat kami semua bertanya-tanya mengapa pewaris yang sah dari kekaisaran Phoenix tak sepadan dengan Putri Violin, apa tidak sebaliknya kekuasaan yang selama ini dimiliki oleh kaisar Feng Liu San merupakan titipan, yang sampai kapanpun juga tak akan pernah menjadi pemilik sah dari kekaisaran pheonix".
__ADS_1
"Satu hal lagi mengapa Kaisar Feng Liu San seakan menutup nutupi peristiwa hancurnya pernikahan putri Violin dan Nien Chu, dan mengapa berita itu harus keluar dari mulut permaisuri, yang seakan akan menyudutkan Nien Chu yang merupakan pemilik sah istana pheonix," jawab salah seorang tokoh masyarakat di kekaisaran kota.
"Kami juga mendengar jika Nien Chu telah diusir dari istana, dan sampai saat ini keberadaannya tak diketahui rimbanya. Jika kedamaian ingin terjadi di wilayah kekaisaran maka kami semua menuntut untuk menghadirkan putra mahkota kekaisaran yaitu pangeran Nien Chu, agar kami bisa berdialog dengan satu tujuan menjadikan dia seorang Kaisar di kekaisaran ini," timpal yang lainnya.
"Aku akan menjawab semua pertanyaan dari kalian, dengan tak ada yang ditutup tutupi," ucap penasehat Biyao.
"Nien Chu tak pernah diusir dari istana, dia saat ini berada di suatu tempat karena ada hal penting yang harus dilakukannya, apa yang kalian dengar itu merupakan perkataan sepihak dari permaisuri istana, yang belum tentu apa yang dikatakannya merupakan kebenaran," jawab penasehat Biyao.
"Aku ingin kalian kembali ke rumah masing masing untuk menenangkan diri, karena apa yang kalian lakukan akan menghancurkan kejayaan istana Pheonix di mata kekaisaran besar lainnya," timpal jendra Gong lang.
"Kami bertiga merupakan pelindung kekaisaran, jika keadaan tak membaik dalam waktu dekat ini, maka kami akan bertindak tegas dengan menangkap semua tokoh-tokoh masyarakat penting yang menjadi biang bergejolaknya kekacauan di kekaisaran pheonix," timpal jendral Jatayu.
"Kami tak akan pernah gentar memperjuangkan kebenaran di negeri ini, dan tak akan pernah takut walaupun kami semua harus mati untuk membela kebenaran itu, dan jika sampai dalam 3 hari kami tak menemukan pemimpin sah kekaisaran ini maka kami akan menyerang istana dan mengosongkan tahta kekaisaran, sampai datangnya pewarisan kekaisaran dengan darah turunan kaisar pertama Yan Lan di masa lalu," timpal tokoh masyarakat yang paling disegani dan paling ditakuti di wilayah kota kekaisaran.
Ketiga petinggi istana pheonix saling berpandangan satu dengan yang lainnya, mereka tak dapat memutuskan apapun di dalam dialog dengan tokoh masyarakat yang melakukan kudeta, dan inti dari pembicaraan itu semua tokoh masyarakat menginginkan Nien Chu untuk hadir berdialog dengan mereka semua.
Ketiga petinggi istana Pheonix di masa lalu tak bisa berbuat apa-apa lagi, karena jika mereka melakukan kekerasan kepada masyarakat di kekaisaran, sama halnya mereka melukai diri sendiri karena masyarakat merupakan tubuh dari kekaisaran itu sendiri.
Ketiga petinggi kekaisaran di masa lalu itu menghadap Kaisar Feng Liu San, dan mengabarkan hasil dari dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat.
Kaisar Feng Liu San menyerahkan semua keputusan itu kepada ketiga pelindung istana pheonix, karena saat ini sang Kaisar telah mengundurkan diri dari tahta kekaisaran.
__ADS_1
Setelah kepergian ketika pelindung kekaisaran pheonix, kaisar Feng Liu San menatap langit langit ruangan pribadinya, sakit akibat tekanan batin yang dialaminya membuatnya sangat terpuruk.
"Aku tak menyangka kekacauan di kekaisaran ini terjadi saat aku menjadi pemimpinnya, pertumpahan darah antar sesama masyarakat luas sampai saat ini tak berakhir, masyarakat pendukung ahli waris kekaisaran tak segan-segan membunuh masyarakat yang masih mendukungku, jika ini terus terjadi maka kekaisaran pheonix akan hancur di tanganku".
"Bagaimana aku mempertanggungjawabkan semua yang terjadi kepada para leluhurku, dengan kekacauan yang semakin parah ini," batin kaisar Feng Liu San.
Kaisar Feng Liu San kemudian berjalan mengambil dua buah gulungan, dia pun menulis sesuatu di sana sambil merasakan keterpurukan yang dialaminya saat ini.
Satu gulungan itu di tujukan pada seluruh masyarakat di wilayah kekaisaran Pheonix, dan satu gulungan yang lainnya di tujukan khusus untuk Nien Chu.
Setelah itu kaisar menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan belati, dan memakai darahnya sendiri sebagai stempel di kedua gulungan tersebut memakai telapak tangan nya.
Kaisar kemudian memanggil orang kepercayaannya dan memberikan dua gulungan tersebut untuk diserahkan kepada penasehat Biyao hari itu juga, maka orang kepercayaan itu langsung menuju ke tempat penasehat Biyao berada.
"Yang mulia penesat Biyao, kaisar Feng Liu San memberikan 2 gulungan ini, gulungan berwarna emas itu hanya boleh dibaca oleh Nien Chu saat dia kembali ke istana, sementara gulungan berwarna perak boleh dibaca dan di umumkan di masyarakat luas," ucap orang kepercayaan Kaisar Feng Liu San.
Penasehat Biyao segera membaca gulungan perak, dan betapa terkejutnya saat melihat isi di dalamnya dan stempel telapak tangan kaisar dengan tinta darah di sana.
"Kita harus cepat ke tempat kediaman Kaisar, karena saat ini keselamatan Kaisar dalam bahaya," ucap Penasehat Biyao kemudian melesat pergi menuju ke tempat kediaman kaisar Feng Liu San berada.
Bersambung.
__ADS_1