
Di dalam sebuah ruangan, setelah mempercayakan pertempuran besar yang akan terjadi kepada kaisar Annsher dan pangeran Xi Xio, Nien Chu mulai melakukan penyembuhan kepada kaisar Zeng Hong.
Nien Chu yang telah mengetahui kemampuan roh iblis di dalam tubuh Sang Kaisar, karena sebelumnya dia telah mengalahkan roh iblis yang sama yang berada di tubuh Pangeran ketiga, membuat Nien Chu lebih mudah menyembuhkan Kaisar Zeng Hong, dan pada akhirnya Nien Chu berhasil menghancurkan roh iblis yang berada di dalam tubuh Sang Kaisar, sehingga membuat sang kaisar terbebas dari roh iblis yang ada di tubuhnya.
Nien Chu menemui tetua Wong Chen yang berjaga di luar bangunan kayu, tempat keberadaan Nien Chu yang tengah menyembuhkan kaisar Zeng Hong.
"Tetua wong Chen, aku serahkan Kaisar Zeng Hong padamu, karena aku akan membantu kaisar Annsher dalam menghadapi pasukan darat kekaisaran cahaya naga yang menuju ke tempat ini," ucap Nien Chu.
"Pergilah, aku akan merawat kaisar Zeng Hong," jawab tetua Wong Chen.
Sementara itu, putra mahkota yang telah menunggu lama kabar dari komandan Chen yang telah masuk duluan ke dalam hutan pegunungan, pada akhirnya tak sabar untuk menunggu lagi, sehingga putra mahkota memerintahkan padukan daratnya secara besar-besaran menuju ke dalam hutan pegunungan.
Para iblis yang telah bergabung di dalam pasukan cahaya naga segera bergerak maju, yang membuat suasana hutan kini ramai dengan pasukan dari kekaisaran cahaya naga.
Tiba tiba saja ribuan anak panah berterbangan menuju pasukan cahaya naga, yang membuat para iblis bersama sama menyatukan kekuatan untuk membendung serangan anak panah yang seperti hujan, memborbardir pasukan kekaisaran cahaya naga.
Dengan kekuatan kuat dari para iblis, serangan anak panah itu tertahan di udara akibat adanya pembatas seperti kabut berwarna merah darah, yang tak mampu ditembus sehingga serangan anak panah itupun dapat dihancurkan oleh kekuatan besar para iblis.
Setelah serangan anak parah dapat dipatahkan oleh para iblis, tiba tiba saja ribuan binatang roh yang berada di dalam hutan, seketika itu berlarian dan menerjang ke arah pasukan darat cahaya Naga, yang membuat pertempuran pun terjadi di tempat itu.
Dari jauh Nien Chu mendengar adanya suara pertempuran, dengan cepat Nien Chu membuka portal ke hutan binatang iblis, sehingga seluruh serigala penghuni alam reruntuhan segera keluar dari dalam sana termasuk raja serigala iblis kuno, Kurama.
__ADS_1
"Kurama..., bantu aku untuk menghancurkan pasukan cahaya Naga," ucap Nien Chu kemudian melesat kearah punggung Kurama.
"Baik tuan muda...!" jawab Kurama kemudian melesat cepat menuju ketempat pertempuran yang terjadi, yang di ikuti ratusan ribu pasukan serigala iblis kuno di belakangnya.
Putra mahkota yang menganggap remeh pasukan Pangeran ke 3, menjadi sangat terkejut saat melihat banyak sekali serigala yang mengeluarkan lahar api di permukaan kulitnya, kini menyerang pasukan yang di pimpinnya.
"Cepat bunuh pemuda yang ada di atas tubuh serigala itu...!!" perintah putra mahkota.
Jendral iblis yang sangat penasaran dengan Nien Chu, atas pertarungan sebelumnya yang belum tuntas, segera melesat kearahnya dengan melakukan serangan jarak jauh yang mematikan.
Bola energi berwarna merah darah seketika itu menghujam kearah Nien Chu, akan tetapi serangan itu terlebih dahulu di patahkan oleh Kurama dengan tembakan bola energi yang di tembakkan dari mulutnya.
Akibat benturan kedua energi yang terjadi, menyebabkan ledakan yang memekakkan telinga di tempat itu, yang membuat Kurama dan jendral iblis sama sama terseret beberapa meter kebelakang.
"Baik Tuan muda!!" jawab Kurama kemudian pergi meninggalkan Nien Chu.
Kini Nien Chu saling berhadapan dengan jendral iblis, tampak bola mata jendral iblis kini memancarkan cahaya merah menyala, yang membuat aura kuat di tubuhnya terlihat nyata, hingga membuat daun daun di sekitar tempat itu terbakar.
"Aku sudah tak sabar ingin bertarung dengan mu, dan hari ini aku akan membunuhmu karena di masa depan kau pasti akan menghalang halangi yang mulia raja iblis untuk menguasai dunia," ucap jendral iblis dengan penekanan di perkataannya.
"Raja iblis tak akan menguasai dunia selama aku masih hidup!, aku akan menghancurkan ras iblis seakar akarnya, hingga tak ada lagi iblis yang tersisa di dunia ini," jawab Nien Chu.
__ADS_1
"Ha..ha..ha.., perkataanmu terlalu tinggi anak muda...!!, kau lihat ..., saat ini dengan keberadaan ku di kekaisaran cahaya naga, aku telah membuat keluarga besar kekaisaran terpecah dan saling bunuh, dengan menghancurkanmu dan kaisar terdahulu maka dengan mudah ras iblis akan menguasai kekaisaran ini lewat putra mahkota, tinggal selangkah lagi aku akan mewujudkan hal itu," ucap jendral iblis.
"Jangan bermimpi!!" teriak Nien Chu dan langsung menyerang kearah jendral iblis dengan serangan pedang penguasa malam.
Pertarungan pun terjadi, benturan pedang penguasa malam dan kuku di jari jari kekar jendral iblis, menimbulkan percikan bunga api di mana mana, hingga sebuah tendangan telak dari Nien Chu berhasil mengenai dada jendral iblis, yang membuat jendral iblis terhempas ketanah dengan keras.
Debu tebal berterbangan di udara saat tubuh sang jendral menghantam tanah dengan keras, dan saat debu tebal itu menghilang sang jendral iblis telah berdiri di tempatnya, dengan membersihkan debu yang melekat di tubuhnya.
"Cukup lumayan juga kemampuanmu anak muda..., kau telah mampu membuatku terhempas ketanah dengan keras...," ucap sang jendral iblis.
Nien Chu menatap dingin kearah jendral iblis sambil bergumam. "Tak kusangka jendral iblis ini begitu kuat, seranganku tadi tak berarti apa apa padanya, jika hanya kultivator di ranah dewa, dia pasti sudah terluka parah dengan seranganku tadi."
Kini terlihat jendral iblis itu menelan sebuah pil berwarna merah darah, dan tak lama kemudian otot otot di tubuhnya semakin membesar, dan urat urat yang berada di tubuhnya pun terlihat semakin jelas, yang membuat jendral iblis itu semakin terlihat sangat menyeramkan.
Jendral iblis lantas melesat cepat kearah Nien Chu, dan Nien Chu sangat di kejutkan dengan serangan cepat sang jendral iblis, yang tiba tiba saja telah berada sangat dekat dengan dirinya dengan melesakkan sebuah tinju keras yang mengandung kekuatan besar, sehingga Nien Chu harus menahan serangan itu dengan membentuk perisai dari kedua simbol di tubuhnya.
Tinju itu menghantam perisai yang di buat oleh Nien Chu, sehingga perisai itu retak dan Nien Chu terseret beberapa meter kebelakang.
"Jendral iblis ini mampu berteleportasi dengan serangannya, dan menambah daya serangnya berkali kali lipat lebih kuat dari sebelumnya. Aku harus mencari cara untuk mengimbangi serangan cepatnya itu, karena langkah bayangan yang ku miliki tak mampu untuk mengimbangi kecepatan serangnya," batin Nien Chu.
Selagi Nien Chu memikirkan cara untuk mengimbangi kecepatan serang sang jendral iblis, kembali sang jendral iblis menyerang kearah Nien Chu dengan kecepatan serang yang mampu berteleportasi sesuai dengan keinginannya.
__ADS_1
Bersambung
Bantu dukungan di novel baruku sahabat pembaca semua 🙏