
Thien Yu menatap tajam kearah Shang mu, melihat tatapan tajam Thien Yu ke padanya membuat Shang mu menjadi cemas.
"Mengapa kau menatapku seperti ini Thien Yu?, dan apa yang kau lakukan disini?" tanya Shang mu.
"Kau pasti tau mengapa aku berada di sini bukan? dan setelah apa yang kau lakukan pada Syin Yin maka aku akan melenyapkanmu, bersiaplah untuk menerima kematian mu Shang mu," jawab Thien Yu.
"Ha..ha..ha.., Tingkat kekuatanmu tak jauh dariku Thien Yu, karena kau hanya seorang murid terpilih tak jauh beda dengan ku. Dan perlu kau ketahui jika Syin Yin mempunyai tubuh yang indah, wangi dan aku telah melihat lekuk lekuk tubuh indahnya itu dengan sangat sempurna," jawab Shang mu dengan senyum kepuasan di wajahnya.
Mendengar semua itu darah muda Thien Yu memanas, dan dia pun langsung menyerang Shang mu dengan serangan tangan kosong yang sangat mematikan.
Shang mu tak tinggal diam menerima serangan tangan kosong dari Thien Yu, diapun mengeluarkan tombak artefak langit berkualitas tinggi pemberian dari sang ayah yang merupakan jendral utama kekaisaran Glory, dan menyerang balik kearah Thien Yu dengan tombaknya.
Dengan tombak artefak langit di tangannya membuat kepercayaan diri Shang mu meningkat, serangan serangannya pun semakin ganas karena dia yakin dapat mengalahkan Thien Yu dengan mudah.
Tapi sayang, apa yang ada di dalam pikirannya itu tak seperti kenyataan yang ada, setelah beberapa waktu berlalu tak juga dia mampu untuk melukai Thien Yu, malah sebaliknya Shang mu sedikit demi sedikit mulai terdesak dengan serangan serangan tangan kosong mematikan yang di lancarkan Thien Yu.
"Aku tak menyangka jika Thien Yu merupakan petarung yang tangguh, tapi aku tak akan pernah kalah darinya," gumam Shang mu.
Lantas Shang mu segera meneteskan darahnya ke mata tombak yang ada di dalam genggaman tangannya, maka cahaya kuning ke emasan segera terpancar dari mata tombak itu, dan seketika itu juga tubuh Shang mu berselimutkan cahaya kuning ke emasan yang membentuk sebuah perisai tubuh yang sangat kuat.
"Thien Yu hari ini adalah hari kematianmu, dan setelah kematianmu hari ini maka tak ada halangan lagi bagiku untuk memiliki Syin Yin seutuhnya," teriak Shang mu.
Thien Yu hanya tersenyum mendengar teriakan Shang mu, dan tak lama kemudian dia pun berkata. "Shang mu Syin Yin tak pantas bersama laki laki bejat sepertimu, dia terlalu baik, dan sepantasnya kau bersanding dengan wanita yang sama sama bejatnya sepertimu," ucap Thien Yu.
"Jika hanya seperti itu kemampuan yang kau tunjukkan padaku maka aku tak memerlukan sebuah senjata untuk membunuhmu, walaupun kau mempunyai perisai pelindung yang sangat kuat yang melindungi tubuhmu sekarang," ucap Thien Yu kembali.
__ADS_1
Tak lama kemudian Thien Yu mengeluarkan api inti surgawi di genggaman tangan kanannya, setelah itu tubuh Thien Yu menghilang dari pandangan mata dan tau tau sudah berada di dekat Shang mu berada.
Shang mu begitu sangat terkejut melihat kecepatan Thien Yu, dan betapa terkejutnya lagi setelah mengetahui serangan telapak tangan Thien Yu telak menghantam tubuhnya. Shang mu pun terhempas jauh kebelakang dengan tubuh yang berselimutkan api inti surgawi.
Shang mu bangkit berdiri walaupun dengan api inti surgawi yang masih menyelimuti tubuhnya. Tak terlihat sedikitpun Shang mu merasa kesakitan, semua itu karena perisai artefak langit yang berada di tubuhnya.
"Thien Yu serangan apapun tak berpengaruh padaku karena aku telah mewarisi kekuatan yang di turunkan ayahku yang merupakan seorang jendral utama kekaisaran Glory," ucap Shang mu dan langsung menyerang Thien Yu dengan tombak artefak langit yang berada di dalam genggaman tangannya.
Amarah Thien Yu seketika meledak saat mendengar jika Shang mu adalah putra seorang penghianat yang menggulingkan kekaisaran giok di masa lampau.
Thien Yu kembali melakukan tehnik ruang dan waktu hingga membuat Shang mu sangat kerepotan di buatnya. Kecepatan serang Thien Yu seperti tak masuk akal bagi Shang mu, hingga beberapa kali dia hampir terkena serangan mematikan darinya.
Melihat keuntungan tak memihak padanya Shang mu segera mengeluarkan salah satu tehnik andalannya. Tombaknya pun di lemparkan ke udara maka tombak itu berputar seperti gasing sambil mengeluarkan cahaya kuning ke emasan.
Prajurit perang raksasa itu langsung menyerang Thien Yu dengan mengibaskan tombak yang ada di dalam genggaman tangannya, yang membuat selarik sinar berbentuk bulan sabit meluncur deras kearah Thien Yu.
Thien Yu dengan cepat menghindari serangan itu, akan tetapi prajurit perang raksasa seperti tak mau memberikan kesempatan pada Thien Yu untuk bernapas dengan lega.
Kembali prajurit raksasa itu menusukkan tombaknya kearah Thien Yu, maka terciptalah bayangan tombak raksa yang menghujam sangat cepat kearah Thien Yu.
Kali ini Thien Yu tak menghindar dari serangan itu, dia memilih untuk menyambut serangan tombak dari perajurit perang raksasa ciptaan Shang mu.
Ketiga inti api segera menyatu di tangan kanan Thien Yu, kemudian dia menghantamkan tinju tangan kanannya itu ke arah bayangan tombak yang mengarah padanya.
Seketika itu juga muncul seekor naga hitam yang langsung menyambut datangnya serangan perajurit raksasa, hingga ledakan keras terjadi akibat benturan kedua energi.
__ADS_1
Tinju naga giok yang di lepaskan Thien Yu mampu menghancurkan prajurit raksasa yang diciptakan Shang mu, hingga membuat Shang mu sangat terkejut di buatnya.
Buru buru Shang mu menyayat tangan kirinya, kemudian melemparkan darah segar yang berada di tangannya itu ke arah prajurit raksasa yang telah hancur berkeping-keping.
Maka keajaiban terjadi, tubuh prajurit raksasa itu kembali menyatu tapi kali ini tubuh prajurit itu berwarna merah darah, dengan kekuatan berkali-kali lipat dari prajurit raksasa yang telah hancur sebelumnya.
"Thien Yu aku akan menghabisi mu," teriak Shang mu dengan amarah yang menggebu gebu.
Kali ini serangan Shang mu benar-benar telah mencapai puncaknya, prajurit perang raksasa dengan tubuh berwarna merah darah melesat cepat ke arah Thien Yu, sambil melompat keudara dan melakukan tebasan dari atas ke bawah dengan tombak raksasa yang berada dalam genggaman tangannya.
Melihat hal itu membuat Thien Yu harus beberapa kali berjumpalitan ke belakang, agar terhindar dari serangan mematikan tersebut.
Walaupun serangan itu luput, tapi efek angin tebasannya mampu membuat Thien Yu terpental dan jatuh ketanah dengan keras.
"Bagaimana Thien Yu sakit bukan?, Ha..ha..ha..itu belum seberapa Thien Yu! aku akan memberikan rasa sakit yang lebih dari ini!!" teriak Shang mu.
Setelah berkata seperti itu, terlihat prajurit raksasa mengeluarkan aura yang sangat menindas. Hal itu membuat Thien Yu segera bangkit berdiri.
"Tak kusangka dengan kekuatan di ranah tingkat alam menengah dan artefak langit kuat yang ada padanya, Shang mu bisa memaksaku sampai ketitik ini," batin Thien Yu.
Thien Yu segera menyatukan kekuatan 4 hukum alam, maka terciptalah sebuah teratai kaca yang sangat cantik dengan memancarkan cahaya hijau terang.
"Shang mu aku ingin melihat apakah kau mampu menahan kekuatan teratai ilahi ku ini," ucap Thien Yu.
Bersambung.
__ADS_1