Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Resah


__ADS_3

Pembicaraan mereka berlima sampai pada satu titik yaitu tentang Feng Yu yang kehilangan semua kultivasinya dikarenakan dantiannya telah hancur.


Raja dewa burung pheonix menawarkan kepada Thien Yu sebuah kekuatan energi dari raja Dewa serigala kabut, yang dulunya merupakan raja di hutan binatang buas dan juga sahabat mereka berempat.


"Aku akan memberikan kekuatan salah satu dari lima raja dewa binatang buas yang telah mati saat pertarungan dengan bangsa iblis kepada kakakmu Feng Yu, agar dantiannya dapat terisi dengan kekuatan energi dari raja dewa serigala kabut, maka dengan sendirinya kakakmu akan menjadi seorang Dewa.


"Paman, apakah kekuatan dari raja dewa serigala kabut dapat digabungkan dengan energi dari binatang roh legenda surgawi milik Gonggo yang telah diberikannya kepadaku?" tanya Thien Yu.


"Tentu saja bisa, kekuatan raja dewa serigala kabut akan mengisi kekuatan yang ada pada raja gorila emas raksasa, yang akan membuat seorang kultivator yang mendapatkan anugerah itu akan menjadi kuat dan sulit dicari tandingannya.


Aku sarankan padamu untuk memikirkan masalah tentang menjadi Kaisar langit di alam dunia, karena di sana kau dapat berpikir dengan tenang sehingga kau bisa mengambil keputusan yang tepat, dan juga kau dapat membuat kakakmu menjadi seorang Dewa setelah dantiannya terisi kekuatan binatang terkuat di alam bumi dan kekuatan terkuat dari alam hutan binatang buas ini," jawab raja Dewa burung pheonix.


"Terimakasih Paman sekalian atas semua bantuannya terhadap kakakku Feng Yu, aku akan kembali ke alam dunia untuk memikirkan masalah ini, dan aku berjanji beberapa hari kemudian aku akan mengabarkan keputusan yang akan pilih," ucap Thien Yu.


Setelah berkata seperti itu Thien Yu pergi meninggalkan keempat Raja binatang buas menuju ke tempat kediaman Dewi Bilqis.


Di halaman kediaman sang Dewi, Thien Yu telah ditunggu oleh dua orang wanita muda yang sangat cantik, mereka adalah Putri Langyun dan putri Sorari.


Rasa rindu yang mendalam akan sosok Thien yu, membuat keduanya menghamburkan diri ke dalam pelukan pemuda tampan yang kini tengah memeluk mereka berdua.


"Mengapa kak Thien baru datang menjemput kami berdua, apakah kak thien tak merindukan kami berdua?" tanya putri Sorari.


"Tentu seja aku merindukan kalian berdua, jika aku tak merindukan kalian tak mungkin aku berada di sini," jawab Thien yu.

__ADS_1


Putri Langyun membawa Thien Yu masuk kedalam bangunan megah milik Dewi Limudza, untuk mengajaknya makan bersama.


Mereka bertiga makan bersama hingga tercipta suasana keakraban yang mendalam. Canda tawa pun mengiringi acara makan ketiganya.


Setelah acara makan tersebut selesai, Thien Yu kembali ingin berpamitan kepada kedua wanitanya untuk kembali ke alam dunia, tapi kali ini putri Sorari dan putri Langyun ingin ikut ke bersama Thien yu ke alam dunia.


"Ini tak mudah bagiku, di istana pheonix ada putri Syin Yin dan Putri Meyling, Aku tak ingin hatinya terluka melihat putri Sorari dan putri Langyun datang bersamaku, tapi aku tak bisa mengecewakan permintaan kedua Putri yang ada di hadapanku ini, biar bagaimanapun aku telah lama meninggalkan mereka berdua tanpa kabar.


Mungkin aku akan memperkenalkan kedua Putri ini dengan kedua putri yang ada di istana pheonix, mereka pun harus tau dengan keberadaan putri Sorari dan putri Langyun, jika memang mereka kecewa melihat kedua putri yang kubawa nantinya, maka aku akan rela jika ada dari mereka yang meninggalkanku," batin Thien Yu.


Pada akhirnya setelah berpamitan dengan keluarga besarnya, Thien Yu membawa putri Langyun dan putri Sorari menuju ke istana pheonix.


Thien Yu terang-terangan membawa kedua wanita yang bersamanya ke hadapan Ratu Yan Ling dan putri Meyling serta putri Langyun.


Ratu Yan Ling menganggukkan kepalanya sambil melihat kearah kedua wanita yang dibawa oleh Thien Yu bersamanya.


"Siapa kedua wanita ini putraku?" tanya ratu Yan Ling.


"Ibu ratu, dia adalah putri Sorari, anak tertua dari raja Zheng Bil Ang yang merupakan raja kerajaan cahaya Nirwana, dan dia adalah putri Langyun adik dari raja Langtian dari kerajaan elf, mereka berdua adalah kekasih ku sama halnya dengan putri Syin Yin dan putri Meyling," jawab Thien Yu.


Mendengar perkataan putranya, ratu Yan Ling tak berlama-lama berada di tempat itu, karena dia menginginkan putranya menyelesaikan masalahnya itu.


"Putraku selesaikan masalahmu ini dengan bijak, berikan mereka berempat kesempatan untuk memilih tetap menjalin hubungan atau pergi meninggalkanmu, karena saat ini kaulah yang bersalah karena telah membagi cinta dengan keempat wanita yang berbeda," ucap ratu Yan Ling kemudian pergi meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


Sesaat Thien Yu menarik nafas dalam alam dan menghembuskan secara perlahan-lahan, untuk menenangkan pikiran dan hatinya, dalam menyikapi masalah keempat wanita yang kini berada di dekatnya.


Thien Yu melangkah ke arah kedua wanita cantik yang ada di depannya, yaitu Putri Syin Yin dan putri Meyling sambil berkata.


"Kedua wanita yang datang bersamaku adalah kekasihku sama halnya dengan kalian berdua, aku mencintai kalian berempat dengan setulus hatiku, jika ada dari kalian yang tak suka dengan keputusanku ini, maka aku persilahkan kepada kalian untuk meninggalkanku.


Satu hal yang ku inginkan saat ini, yaitu aku ingin kalian tetap akur dan menjadi saudara, agar tak ada rasa saling cemburu karena dalam hubungan ini aku akan berlaku adil seadil adilnya kepada kalian ber 4, dan aku akan mencintai kalian berempat dengan seluruh jiwa dan ragaku," ucap Thien Yu.


Kali ini Thien Yu yang meninggalkan ke empat wanitanya, agar mereka dapat saling berbicara dari hati ke hati.


Thien Yu terus berjalan ke tempat di mana kamar Feng Yu berada, dengan perlahan diapun mengetok pintu kamar Feng Yu, akan tetapi tak ada suara yang datang membukakan pintu baginya.


Hal itu membuat Thien Yu membuka pintu kamar sang kakak secara perlahan-lahan, dan mendapat sang kakak tengah terbaring dengan mata yang menatap kosong ke arah langit-langit ruangan kamarnya.


"Kak Feng Yu ini aku Thien Yu," ucapnya saat itu.


Feng Yu tersadar dari lamunannya, dia pun menatap ke arah sang adik tak lama kemudian dia pun duduk di tempat tidurnya.


"Maafkan aku adik, tadi aku tengah melamun hingga tak mengetahui kehadiranmu," ucap Feng Yu dengan senyum yang di paksakan.


"Bersabarlah kak, aku akan membantumu untuk mendapatkan kekuatan mu kembali," ucap Thien Yu.


"Sudahlah adik, sekarang ini Aku tak berpikir untuk mendapatkan kekuatanku kembali, karena itu hal mustahil yang bisa dilakukan. Saat ini Aku ingin pergi ke desa batu untuk menjadi petani di sana, mungkin dengan aku berada di desa tempat masa kecil kita berdua, aku dapat melupakan semua kejadian yang membuatku terpuruk seperti ini," ucap Feng Yu.

__ADS_1


__ADS_2