
Di nirwana, setelah adanya kebangkitan Dewa iblis kuno yang merupakan Dewa terjahat yang akan menghancurkan keseimbangan alam, maka Thien Yu segera mengadakan pertemuan dengan para dewa dan dewi yang memiliki jabatan penting di istana langit, dan juga para dewa dan Dewi yang berperan penting di Alam Nirwana.
Tujuannya adalah untuk mempertahankan alam Nirwana dari kehancuran, yang di sebabkan oleh serangan pasukan Dewa iblis kuno yang ingin menguasai alam nirwana.
Dari hutan binatang dewa, 4 raja binatang Dewa ikut andil dalam pertemuan itu, karena mereka berfikir jika istana langit dapat di kalahkan maka dengan sendirinya hutan binatang dewa pun akan ikut hancur.
Di dalam ruang pertemuan, Thien Yu segera menyusun strategi perangnya dengan mengangkat Shao Yan adiknya sebagai jendral perang langit.
Selain cerdas dalam strategi perang, Shao Yan juga telah menguasai kekuatan binatang kuno dewa ular 7 warna, yang merupakan kekuatan tertinggi dari seluruh binatang di dalam hutan binatang Dewa.
Sementara wakilnya ditempati oleh jendral Yun Shan, yang juga memiliki kekuatan pagoda langit, yang diajarkan gurunya Dewa agung.
Pangeran Yun Shan saat ini menjadi pemimpin utama pasukan darat kerajaan langit, yang membawahi seluruh pasukan darat baik pasukan pemanah, pasukan pedang dan pasukan bayangan.
Thien Yu juga mengangkat pangeran Yun dai sebagai pemimpin seluruh pasukan terbang istana langit, yang melingkupi semua binatang terbang penghancur dan pasukan penunggang terbang.
Kedua pemimpin pasukan darat dan pasukan terbang itu, semuanya di bawah naungan jendral langit Shao Yan, yang berarti jika Shao Yan merupakan atasan dari jendral Yun dai dan jendral Yun Shan.
Adapun 4 raja binatang Dewa yang telah bergabung dengan istana langit, dengan pasukannya, keempat raja binatang Dewa tersebut akan menjadi pasukan pendobrak dan perusak formasi pasukan musuh yang menyerang lewat pasukan binatang Dewa yang dimilikinya.
Bagi para Dewi yang dipimpin oleh Dewi Zhao Quin, di tugaskan untuk menjadi tim medis saat peperangan berlangsung.
Kaisar langit Thien yu telah memprediksi jika Dewa iblis kuno pasti akan menyerang nirwana dengan kekuatan para petingginya, yaitu raja iblis Azuma yang dahulu pernah menyerang Nirwana.
Dengan adanya berita yang didapat jika Dewa mulia dan dewa Dayu haitang telah menjadi pengikut dewa iblis kuno, hal itu akan menambah kekuatan raja iblis kuno dalam menyerang Nirwana lewat ketika pengikutnya.
Sementara dewa suci dan dewa agung di tugaskan Thien yu untuk menjaga sumber energi bagi di nirwana, melalui bola energi yang berada di dalam kuil suci, agar dalam peperangan yang terjadi tak ada pasukan musuh yang dapat mendekati kuil suci tempat keberadaan sumber energi bagi nirwana.
Setelah semua pasukan telah diatur oleh Thien Yu, maka pertemuan hari itu pun usai, dan semua pemimpin pasukan yang telah ditugaskan harus mempersiapkan pasukannya dari sekarang, dalam menghadapi perang besar yang akan terjadi sewaktu-waktu.
Thien Yu duduk di kursi singgasana nya, terlihat kecemasan tampak dari raut wajahnya yang terlihat lelah.
Dewi Yun Shi dan kelima putri yang telah menjadi istri Thien Yu datang menghampirinya.
"Kak Thien yu, kami semua akan ikut berperang bersama mu, dan kami rela mati demi kedamaian seluruh alam," ucap Dewi Yun Shi.
"Benar kak Thien yu, kami semua akan ikut berperang dengan mu sampai titik darah penghabisan, dan kami akan selalu menemanimu hingga kemenangan dapat kita raih," ucap putri Syin Yin.
Terlihat Thien yu menarik nafas dalam dalam untuk sekedar melepaskan beban yang saat ini dirasakannya.
"Saat ini ada dua target penyerangan yang akan dilakukan oleh Dewa ibis kuno, yang pertama adalah alam Nirwana yang merupakan alam tertinggi dari semua alam yang ada, dan yang kedua adalah alam dunia yang memiliki peradaban dan kehidupan terbanyak di seluruh alam.
Dalam waktu dekat ini aku akan pergi ke alam dunia tepatnya di kekaisaran pheonix, aku akan memperkuat benteng pertahanan di sana agar pasukan Dewa iblis kuno tak bisa menguasainya.
Aku ingin kalian tetap berada di sini demi keselamatan kalian semua karena istana langit merupakan tempat yang sangat sulit ditembus oleh pasukan Dewa iblis kuno. Aku ingin tak ada satupun dari kalian yang ikut berperang, cukup para Jenderal yang ku tugaskan untuk menghancurkan para pasukan dewa iblis kuno yang menyerang, dan Jika kalian ingin membantu dalam peperangan, kalian cukup mempersiapkan obat-obatan bagi para pasukan kita yang terluka saat peperangan berlangsung," ucap Thien Yu.
"Kami semua akan mengikuti semua perintahmu yang mulia, dan kami pastikan segala macam obat-obatan telah siap saat perang berlangsung," ucap putri Meyling.
*****
Nirwana saat ini telah siap siaga dalam menghadapi peperangan yang akan terjadi, seluruh lini telah melakukan tugasnya masing-masing dengan mempersiapkan kekuatan di segala sektor.
Melihat tak ada lagi yang harus diragukan dan di benahi dengan kekuatan besar yang dimiliki istana langit, hal itu membuat Thien yu bisa sedikit tenang meninggalkan Nirwana untuk menuju ke istana pheonix.
Zaiya yang tak ingin jika Ayahnya pergi ke alam dunia seorang diri, memohon kepada Thien Yu untuk mengikut sertakan Zaiya dalam perjalanannya menuju ke alam dunia.
"Aku akan membawamu pergi ke istana pheonix asalkan kau berjanji kepada ayah, agar tak melakukan hal-hal buruk di sana yang akan membuat keadaan istana pheonix semakin terpuruk," ucap Thien Yu.
"Aku berjanji padamu ayah, aku takkan nakal di sana dan menuruti semua perintahmu," jawab Zaiya.
Dengan jawaban polos Zaiya, Thien pada akhirnya mengikutsertakan Zaiya dalam perjalanannya menuju ke istana pheonix.
__ADS_1
Setelah berpamitan dengan seluruh penghuni Nirwana, Thien yu pada akhirnya berangkat menuju ke istana pheonix.
Thien Yu benar benar disambut dengan hangat oleh seluruh penghuni kekaisaran Pheonix, mereka semua bersuka cita dengan kedatangannya kembali ke istana pheonix.
Di istana pheonix Thien yu mengadakan pertemuan untuk membicarakan peperangan yang akan terjadi, dan para petinggi istana telah siap dengan peperangan itu karena jauh jauh hari mereka semua telah mempersiapkan segalanya.
Thien Yu memanggil seluruh pengikutnya dari dua alam yaitu alam cahaya rembulan dan alam cahaya mentari, dia juga memanggil Raja Zhedon dan putranya pangeran atlas, yang menguasai lautan agar ikut andil dalam peperangan melawan kekaisaran Glory.
Didalam Ruang Pertemuan...
"Aku harap semua berperan penting dalam pertempuran yang bisa saja akan menghancurkan kekaisaran Pheonix, jika bukan kita siapa lagi yang akan melakukan perlawanan terhadap keangkara murkaan Dewa iblis kuno.
Dalam hal ini pertempuran yang akan terjadi harus memakai taktik berperang, agar dapat mengurangi korban jiwa dalam jumlah besar, yang berjatuhan di pihak kekaisaan pheonix
Jendral Feng Yu akan menjelaskan secara singkat bagaimana strategi perang yang akan kita lakukan saat pertempuran terjadi," ucap ratu Yan Ling.
Jendral Feng Yu segera bangkit berdiri dan menjelaskan dengan singkat strategi perang kekaisaran phoenix di perbatasan, yang akan di terapkan saat pertempuran besar terjadi.
"Di perbatasan, jendral gong Lang dan beberapa kecil pasukannya akan memancing pasukan dari kekaisaran Glory untuk masuk kedalam jebakan segel yang telah dibuat.
Paling tidak jika mereka semua masuk ke dalam perangkap segel yang kita buat, akan membuat seluruh pasukan musuh yang berada di dalam lautan segel tersebut, pasti akan musnah oleh ledakan yang terjadi.
Tapi perlu di ingat pasukan kekaisaan Glory yang menjadi ujung tombak bukanlah pasukan inti mereka, mereka semua pasti telah mewaspadai jebakan yang kita buat sehingga mereka menurunkan para pasukan mayat hidup yang telah lama mereka rancang, untuk menjadi ujung tombak dalam mengantisipasi jebakan-jebakan yang telah kita persiapkan.
Setelah para pasukan kekaisaran glory melintasi lautan penuh segel peledak, maka pasukan inti dari pasukan darat kekaisaran pheonix akan segera menyerang mereka semua dengan pasukan pemanah untuk menghabisi sisa-sisa prajurit kekaisaran Glory yang tersisa.
Pasukan pemanah pun takkan lama dalam penyerangan itu, setelah mereka melepaskan beberapa anak panah maka pasukan pemanah akan ditarik kembali ke dalam wilayah kekaisaran Phoenix, semua itu bertujuan untuk memancing pasukan inti kekaisaran Glory dalam memasuki jebakan aray pelindung yang telah kita persiapkan.
Mungkin saudara Biyao akan menjelaskan bagaimana cara kerja formasi arai pelindung di perbatasan," ucap jendral Feng Yu.
Biyao bangkit berdiri dan mulai menjelaskan cara kerja aray pelindung istana pheonix.
"Aray pelindung saat ini terbentuk untuk menjadi penghalang bagi penyerangan pasukan Glory di perbatasan.
Jendral Jatayu bangkit berdiri, dan menjelaskan bagaimana pasukan terbang kekaisaran pheonix akan ditempatkan dalam pertempuran itu.
"Pasukan terbang inti, sekarang ini telah bersembunyi di awan yang dilindungi oleh segel yang ku buat, hingga tak terlihat oleh musuh yang berada di udara.
Aku telah membagi pasukan terbang di 4 blok yang berbeda, untuk mengantisipasi serangan besar besaran musuh dari semua blok, sehingga kita bisa mengejutkan mereka dengan pasukan terbang yang bersembunyi di awan yang telah dipersiapkan khusus dalam menghadapi peperangan ini," ucap Jatayu.
Thien Yu yang tadinya diam kini angkat bicara dalam membentuk strategi perang, semua itu agar istana Phoenix semakin kuat dan kokoh dalam menghadapi pasukan Glory yang akan menyerang kekaisaran pheonix.
"Trimakasih atas semua sumbangsih para petinggi istana pheonix dalam mempertahankan kedaulatan kekaisaran Phoenix yang kita cintai ini.
Dalam hal ini kita harus memperhitungkan hal-hal kecil yang bisa saja menjadi celah, masuknya pasukan musuh ke dalam area wilayah kekaisaran pheonix.
Raja Zhedon aku ingin mengetahui bagaimana kesiapan pasukan istana lautan, dalam menghalau pergerakan pasukan kekaisaran glory yang akan menjadikan lautan sebagai jalan pintas menuju ke wilayah kekaisaran pheonix?" tanya Thien Yu.
Pasukan istana laut ku telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari akan pergerakan armada laut dari kekaisaran Glory, putraku pangeran atlas dan aku sendiri yang akan menjadi pemimpin pasukan istana laut dalam mengantisipasi penyerangan pasukan Glory di lautan," jawab raja Zhedon.
"Bagus, dengan begini kita takkan ragu lagi jika pasukan kekaisaan Glory akan masuk kedalam wilayah kekaisaran pheonix dengan melewati lautan. Untuk memperkuat kekuatan di lautan aku minta jendral Yan Luo agar mempersiapkan armada laut kekaisaran Phoenix, dalam membantu raja Zhedon dan Pangeran Atlas dalam pertempuran di lautan," ucap Thien Yu.
"Aku akan mempersiapkan Armada tempur laut sesuai dengan perintah anda pangeran," ucap jendral Yan Luo yang merupakan kakak kandung ratu Yan Ling sekaligus paman dari Thien yu.
Yeiyi aku tugaskan padamu untuk menyerang pasukan terbang kekaisaran glory dengan pasukan elang putih raksasa milikmu, pancing mereka untuk mendekat ke arah pasukan terbang kekaisaran pheonix yang telah bersembunyi di awan, jika kau dan Jenderal Jatayu dapat bekerja sama dengan baik maka bisa dipastikan kekuatan udara akan dimenangkan oleh kekaisaran Phoenix," ucap Thien Yu.
"Yeiyi akan melaksanakan semua perintahmu tuan muda," ucap Yeiyi singkat.
"Saudaraku yang terhormat raja Langtian dari istana elf, aku ingin meminta bantuan mu dalam memperkokoh kota kekaisaran dengan pasukan Phoenix terbang mu," ucap Thien Yu.
"Kau jangan sungkan seperti itu pangeran Thien yu, kita telah bersepakat dalam ikatan persaudaraan, maka dengan sendirinya masalah yang ada di dalam kekaisaran pheonix tak akan mungkin aku dapat melihatnya dengan berpangku tangan.
__ADS_1
Aku akan mengerahkan seluruh pasukan dataran langit dan dataran awan untuk membantu dalam peperangan besar yang akan terjadi, dan tentunya aku sendiri juga akan ikut andil dalam peperangan itu," jawab pangeran Langtian.
"Terimakasih saudaraku," ucap Thien Yu singkat.
"Saudaraku Lu ying, aku ingin kau menjadi pemimpin pasukan dari alam cahaya mentari dan cahaya rembulan di luar dinding batas kota kekaisaran, untuk menghabisi seluruh pasukan kekaisaran Glory yang mencoba mendekati kota kekaisaran pheonix.
Dan untuk pasukan para sahabat dari kerajaan cahaya Nirwana dan kerajaan gerbang naga, akan berpusat di dalam kota untuk mengantisipasi pasukan kekaisaran Glory yang berhasil masuk ke dalam kota kekaisaran. Kalian semua bisa bergabung dengan pasukan terbang pheonix bersama raja langtian dari dataran awan, langit," ucap Thien Yu.
"Kami akan siap berada di dalam kota kekaisaran sesuai dengan perintahmu pangeran," ucap raja Zheng Bil Ang yang kini telah bersekutu dengan kekaisaran Phoenix.
Tak lama kemudian tiba-tiba saja di dalam ruangan itu tercium bau wangi yang menyeruak, sebenarnya Thien yu telah mengetahui keberadaan seorang wanita asing di dalam ruangan itu, akan tetapi Thien yu memilih diam karena dia tak melihat adanya pergerakan dari wanita itu yang mencerminkan jika dia berasal dari kekaisaran Glory maupun mata-mata dari raja iblis Azuma, sampai wanita itu memperkenalkan dirinya sendiri.
"Apakah kalian semua melupakanku, sehingga kalian tak mengikutkan ku dalam peperangan besar ini, dan jika kekaisaran pheonix sampai jatuh ke tangan kekaisaran Glory, bagaimana aku menaruh mukaku di hadapan kaisar Yan Lan sahabatku yang telah tiada?" tanya wanita itu.
Ratu Yan Ling seketika itu berdiri melihat sang wanita, dia pun langsung tersenyum dan mendekati wanita itu, kemudian menyuruh sang wanita untuk duduk di dekatnya.
"Saudaraku ratu Ruby, Maafkan aku jika tak menyambutmu dengan baik di istana ini, bukan maksudku untuk tak membawamu dalam peperangan yang terjadi, mungkin karena kesibukan yang ada sehingga kami melupakanmu, maafkan atas ini semua," jawab ratu Yan Ling.
"Sudahlah ratu Yan Ling, aku memakluminya. Saat ini peperangan besar akan terjadi dan kau boleh memanggilku kapan saja untuk membantumu bertempur melawan kekaisaran Glory, jasa sahabatku Yan Lan sangat besar di masa lampau sehingga membuat kami para siluman manusia serigala tak mampu untuk membalasnya, hanya ikut berperang mempertahankan kekaisaran pheonix yang dapat kami lakukan untuk sedikit membalas jasa sahabatku Yan Lan dimasa sekarang," ucap ratu Ruby.
Ratu Yan Ling memegang tangan ratu Ruby, dan membawanya kearah Thien yu sambil berkata.
"Perkenalkan ini adalah putraku Thien yu dan juga anak dari suamiku Yan Lan, yang kelak akan mewarisi tahta kekaisaran Pheonix di masa depan," ucap ratu Yan Ling.
Ratu Ruby mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Thien yu, dan Thien Yu menyambut uluran tangan ratu Ruby dengan senyumannya yang khas.
Terbersit di dalam pikiran ratu ruby untuk mencoba kekuatan sang pangeran, sang ratu ingin mengetahui apakah sang pangeran mempunyai kekuatan seperti yang dimiliki ayahnya di masa lampau, dengan mengaliri setengah kekuatannya ke arah telapak tangan yang berjabat tangan dengan Thien yu.
Thien Yu yang merasakan adanya kekuatan yang menindas pada nya di telapak tangan ratu Ruby, hanya dapat tersenyum dan membisikkan sesuatu di telinga sang ratu.
"Aku tak selemah seperti yang kau perkirakan ratu, mungkin dahulu ayahku merupakan kultivator yang pilih tanding, tapi denganku kekuatan ayahku di masa lampau perbedaannya bagaikan langit dan bumi.
Kau bisa mencoba nya padaku dengan menggunakan seluruh kekuatan yang kau miliki," tantang Thien Yu yang masih tetap tersenyum.
Wajah wanita yang masih terlihat cantik itu seketika merona merah menahan Amarah, karena anak muda yang ada di hadapannya berani terang-terangan untuk menentangnya dalam adu kekuatan dengan saling berjabat tangan.
Ratu Ruby seketika itu mengeluarkan seluruh kekuatannya hingga membuat ruangan yang ada bergetar hebat, dan dinding-dinding yang ada seketika itu retak di berbagai tempat.
Melihat wanita yang baru datang sengaja menyerang pangeran Thien yu dengan saling beradu kekuatan, membuat seluruh petinggi istana di dalam ruangan itu berdiri, termasuk jenderal Feng Yu yang begitu sangat mengkhawatirkan sang adik.
Akan tetapi mereka semua tak bisa bertindak karena melihat adanya isyarat dari ratu Yan Ling, agar mereka semua tak melakukan tindakan apapun juga.
Ratu Ruby yang telah mengeluarkan seluruh kemampuannya begitu sangat takjub dengan pemuda yang ada di hadapannya itu, yang tak sedikitpun goyah menerima tekanan energi kuat yang diarahkan kepadanya.
Ratu Ruby akhirnya menghentikan penyaluran energi menindas ke telapak tangannya, lantas dia pun tersenyum dan melepaskan genggaman tangannya.
"Kekaisaran pheonix begitu sangat beruntung mempunyai calon Kaisar kuat dan mengagumkan seperti pangeran Thien yu, jika tadi aku bertarung secara langsung dengannya mungkin aku tak akan berdiri tegak seperti sekarang ini.
Kekuatan pangeran Thien yu begitu sangat luar biasa dan pantas menyandang sebagai putra Yan Lan, seorang kultivator kuat yang dimiliki kekaisaran Phoenix di masa lampau," ucap ratu Ruby.
Semua orang yang berada di dalam ruangan itu begitu sangat terkejut dengan pernyataan yang diberikan sang ratu siluman manusia serigala, karena mereka mengetahui secara pasti jika tingkat kekuatan Ratu ruby setara dengan tingkat kekuatan yang dimiliki oleh Jenderal Jatayu, biyao dan jenderal gong Lang.
"Kau hanya merendah diri Ratu, tak mungkin aku bisa sepadan dengan kekuatan yang kau miliki, Karena aku tahu kau sekarang ini merupakan seorang kultivator dengan tingkat Emperor puncak tertinggi.
"Ha..ha..ha.., kau begitu sangat merendah pangeran, Aku tak ingin berdebat denganmu masalah kekuatan, karena aku sadar diri dengan kemampuanku.
Aku akan membantumu dalam peperangan yang akan terjadi dengan ratusan ribu pasukan serigala dan manusia serigala, yang akan datang ke tempat ini saat perang terjadi.
Pangeran kau lanjutkan pertemuan ini dan aku pamit mohon diri," ucap ratu Ruby.
Tak lama kemudian aroma wangi bunga kembali semerbak di dalam ruangan itu, yang membuat tubuh ratu Ruby mengholang dari pandangan mata.
__ADS_1
Bersambung.