
Pertarungan antara 2 kelompok berbeda terjadi dengan sengit di atas arena, jual beli serangan terlihat mewarnai pertarungan itu.
Untuk sementara waktu Zhurui dan Anchu dapat mengimbang serangan-serangan mematikan yang dilakukan oleh kedua lawan tarungnya, sehingga membuat Nien Chu tak begitu khawatir dengan kedua sahabatnya itu.
Sementara itu, ketiga kultivator terlemah yang berada di kelompok gurun pasir, begitu sangat dikejutkan dengan serangan-serangan cepat dan mengandung kekuatan tingkat tinggi yang dilakukan oleh Nien Chu.
Mereka bertiga sama sekali tak menyangka jika pemuda yang selama ini dianggap lemah mampu menyudutkan mereka bertiga, apalagi kecepatan yang dimiliki nya begitu sangat luar biasa hingga menyulitkan ketigannya dalam menghadapi Nien Chu.
Dalam pertarungan itu Nien Chu tak terbendung sehingga Nien Chu berhasil menghantamkan serangan inti api surgawinya kesalah seorang pemuda yang saat ini menjadi lawan tarungnya, yang pemuda itu langsung terhempas keluar dari dalam arena pertarungan dan tergeletak di tanah.
Ketua Oyang Hong yang melihat hal itu begitu sangat terkejut, dia tak menyangka jika serangan pemuda dari pesisir pantai, bisa begitu cepat dan dengan mudahnya dapat menghempaskan muridnya keluar dari dalam arena pertarungan.
"Siapa pemuda itu, mengapa teknik yang digunakannya tak pernah kulihat selama ini digunakan oleh para elf pesisir pantai?, dan mengapa mereka semua begitu bodoh bisa terpancing untuk melakukan pertarungan satu lawan satu dengan para elf pesisir pantai, sehingga hal ini bisa terjadi pada Bai Yi Xing,"
"Jika mereka tak secepatnya menyadari dan membentuk formasi, maka ditakutkan kedua murid perempuanku itu takkan bisa menahan keganasan pemuda dari pesisir pantai, yang mempunyai kekuatan melebihi kedua muridku itu," batin ketua Oyang Hong dengan penuh rasa kekuatiran di wajahnya.
Diatas podium utama, terlihat putri Annchi samar-samar mengetahui jika pemuda yang berada di dalam kelompok pesisir pantai, merupakan pemuda yang telah membuatnya kesal.
"Bukankah dia pemuda itu!, tapi mengapa matanya berwarna kuning tak seperti bola mata berwarna biru seperti saat pertama kali aku melihatnya?, aku akan menemuinya setelah pertarungan ini, dan aku akan memastikan jika dia merupakan pemuda yang kutemui di hutan waktu itu," batin putri Annchi.
__ADS_1
Di arena pertarungan, kecepatan langkah bayangan yang dimiliki oleh Nien Chu, yang digabungkan dengan kekuatan api inti surgawi di tangan kanannya, membuat kedua wanita dari elf gurun pasir sangat sulit mengantisipasi setiap serangan yang dilakukan oleh Nien Chu, sehingga setiap tehnik yang digunakan oleh kedua wanita itu seakan sia-sia belaka.
"Zhao ji ran kita tak bisa terus seperti ini, kita harus mengajak Li Yu She untuk membantu kita dalam mengalahkan pemuda ini, karena kecepatan dan teknik aneh yang digunakannya membuat kita berdua tak berdaya dibuatnya," ucap Luo Luo.
"Kau benar, kita harus segera meminta bantuan pada Li Yu She, jika tidak kita pasti akan mengalami nasib yang sama seperti yang telah dialami oleh Bai Yi Xing," jawab Zhao ji ran.
Sementara itu Nien Chu yang telah mampu menguasai pertarungan melawan kedua wanita yang menjadi lawan tarungnya, menyadari jika kedua wanita itu ingin meminta bantuan pada salah seorang pemuda terkuat dari kelompoknya, dengan pemikirannya itu Nien Chu tak sedikitpun memberikan kesempatan kepada kedua wanita itu untuk mendapatkan bantuan dari rekan-rekan nya.
"Kalian sudah berakhir" batin Nirn Chu.
Nien Chu segera memunculkan api hijau di tangan kirinya, yaitu inti api hidup yang selama ini jarang digunakannya untuk mengakhiri pertarungan dengan kedua wanita yang menjadi lawan tarungnya, sehingga terlihat adanya dua api yang berbeda jenis yang saat ini berada di kedua tangannya.
Dengan menggunakan teknik langkah bayangan, Nien Chu berhasil melesakkan kedua inti api tersebut ke tubuh kedua wanita yang menjadi lawan tarungnya, sehingga kedua wanita itu pun akhirnya terhempas keluar dari arena pertarungan, dan tak sadarkan diri.
Teriakan para penonton yang mengeluk elukkan Nien Chu membuat Li Yu She dan Li Shen Dong tersadar, jika telah terjadi hal-hal buruk yang telah menimpa anggota kelompoknya.
Sudah terlambat bagi mereka berdua untuk menyadari yang telah terjadi, sehingga mereka berdua mengutuk Nien Chu yang telah berlaku curang dengan mengalihkan perhatian agar mereka berdua menghadapi dua orang pemuda dari kelompoknya pesisir pantai, sehingga Nien Chu dapat dengan mudah mengalahkan ketiga anggota terlemah yang ada di dalam kelompoknya sendiri.
Kini keadaan benar-benar terbalik, saat ini posisi anggota di dalam kelompok Nien Chu masih utuh 3 orang, sementara di kelompok gurun pasir telah berkurang 3 orang dan menyisakan 2 orang pemuda saja.
__ADS_1
"Zhurui, Anchu, kalian hadapi Li Shen Dong, biar aku yang akan menghadapi Li Yu She," ucap Nien Chu.
"Baik Nien Chu, kami berdua akan menghadapi Li Shen Dong, berhati hatilah..." jawab Zhurui.
Kini Nien Chu telah saling berhadapan dengan Li Yu She, sehingga membuat percikan percikan api kemarahan terlihat di mata pemuda dari gurun pasir itu.
"Akhirnya kita berjumpa juga di dalam pertarungan ini, aku sudah lama menunggu saat ini Nien Chu, saat dimana aku akan menghabisimu," ucap Li Yu She dengan penuh amarahan
"Aku juga telah lama menunggu untuk berhadapan denganmu di dalam sebuah pertarungan, sangat disayangkan ketiga anggota dari kelompokmu itu tak sekuat seperti apa yang di gembor gemborkan semua orang selama ini, kau lihat hanya sekejap saja aku bisa menyingkirkan mereka bertiga," jawab Nien Chu yang berusaha memprovokasi Li Yu She kembali.
"Nien Chu....!! aku akan memperlihatkan kepadamu kekuatan gurun pasir itu yang sesungguhnya, kau jangan samakan aku dengan mereka yang telah kau kalahkan, karena hari ini aku akan memperlihatkan bagaimana rasanya menjadi seorang sampah karena kehilangan kultivasi," ucap Li Yu She kemudian mengeluarkan aura ranah tingkat suci puncak dari dalam tubuhnya.
"Rupanya kau ingin menghancurkan kultivasiku?, kita lihat saja siapa yang akan berakhir di tempat ini," jawab Nien Chu kemudian mengeluarkan kekuatan aura ranah tingkat suci puncak dari dalam tubuhnya.
Tak lama kemudian terjadi pertarungan sengit di antara mereka berdua, jual beli serangan terus mewarnai pertarungan itu dan tingkat kecepatan gerak yang mereka tunjukan begitu sulit dilihat oleh mata biasa.
Tak lama kemudian Kedua telapak tangan dari kedua pemuda itu saling berbenturan, hingga menemukan ledakan energi yang membuat mereka sama-sama terseret beberapa langkah ke belakang.
"Pantas saja kau sesombong itu karena kau memiliki kemampuan yang hampir mengimbangi ku, tapi sangat disayangkan semua kekuatan yang kau miliki itu, tak akan ada apa apanya di hadapan segel darah surgawiku," ucap Li Yu She kemudian menggigit jarih tengahnya, untuk menciptakan segel darah surgawi yang merupakan tehnik terkuat yang dimilikinya.
__ADS_1
Bersambung
Minta dukungannya sahabat semua, dengan like, komen dan vote serta bintang limanya, karena dukungan dari kalian merupakan berkah bagiku, trimaksih.