
Nien Chu memutuskan meninggalkan kekaisaran dataran langit, tujuan utamanya saat ini adalah kekaisaran pheonix, tempat tumbuh berkembangnya para iblis yang kelak akan menjadi ancaman peradaban manusia, setelah Nien Chu menyelesaikan semua masalahnya di dataran langit.
Kekaisaran istana Orgy telah di kuasai oleh Nien Chu, dengan perjanjian melalui kesepakatan yang terjadi, istana Orgy akan tunduk di bawah kekuasaan Nien Chu sebagai penguasa baru di negri para elf itu.
Pangeran Xi Xio dan putri Yinzi di tugaskan oleh Nien Chu untuk membuat kekuatan besar di dataran langit, meliputi istana Orgy dan 5 ras elf yang ada di dataran langit, semua itu untuk menghadapi perang besar melawan para iblis di masa depan.
Pangeran Annsher yang mengetahui jika istana Orgy telah di gulingkan kekuasaannya oleh Nien Chu, tak bisa berbuat banyak karena mengetahui adanya kekuatan besar di belakang Nien Chu, yang membuat pangeran Annsher akhirnya tunduk dan ikut dalam pembentukan kekuatan besar di dataran langit.
Semua itu karena puncak kekuasaan sebagai kaisar istana Orgy telah di berikan Nien Chu ke padanya, karena kaisar sebelumnya telah mengundurkan diri dari tahta kekaisarannya.
Nien Chu dan kaisar muda negri elf kini melakukan pertemuan bersama pangeran Xi Xio dan putri Yinzi, dan di dalam pertemuan itu mereka membicarakan tentang masa depan dataran langit kedepannya.
"Kaisar Annsher saat ini kau merupakan saudaraku karena telah terikat kontrak darah denganku, dan dalam hal ini aku ingin perselisihan yang terjadi cukup sampai di sini."
"Besok aku akan pergi meninggalkan dataran langit, dan kuharap kau bisa membuat armada tempur kuat dan bekerja sama dengan istana sihir dalam pembentukannya."
"Pangeran Xi Xio dan putri Yinzi akan membantumu dalam mewujudkan nya" ucap Nien Chu.
"Aku akan melakukan seperti apa yang anda inginkan tuan muda," jawab kaisar Annsher.
"Bagai mana pendapat mu pangeran Xi Xio?" tanya Nien Chu.
"Kami berdua siap membantu kaisar muda Annsher untuk membentuk kekuatan besar di dataran langit, kami berdua pun akan memperbanyak lagi binatang roh kuat lewat sihir pembangkitan, agar dapat membantu tuan muda kelak dalam memerangi para iblis di masa depan," jawab pangeran Xi Xio dengan anggukan kepala putri Yinzi.
__ADS_1
"Kaisar Annsher.., ini merupakan energi teratai nirwana yang telah ku murnikan menjadi dua buah pil, aku ingin kau memberikan pil ini kepada kedua orang tuamu, agar luka dalam yang di deritanya akan segera pulih seperti sedia kala" ucap Nien Chu.
"Terimakasih tuan muda atas pemberian anda ini," jawab kaisar Annsher kemudian meraih pil emas dari Nien Chu.
Setelah tak ada lagi yang di bicarakan, akhirnya Nien Chu membubarkan pertemuan itu.
Pagi hari Nien Chu bersama ke dua sahabatnya telah berada di atas tubuh burung berbadan singa, yang membawanya terbang menuju ke wilayah ke kaisaran cahaya naga.
Nien Chu sengaja mengajak rombongannya menuju ke sana, agar dapat menjemput Arran yang berada di serikat dagang, untuk bersama sama menuju ke wilayah kekaisaran Pheonix.
Karena tak ingin terjadi masalah dengan patroli pasukan terbang yang di miliki oleh kekaisaran cahaya naga, Nien Chu menyuruh Virgion untuk turun di luar gerbang kota kekaisaran.
Dengan plakat emas pemberian dari pangeran Zeng Wu, Nien Chu dan kedua sahabatnya dapat masuk ke dalam kota dengan mudah, sementara Virgion dan Tency telah terlebih dahulu masuk ke alam batin Nien Chu.
Bangunan besar berdiri megah di tengah kota yang merupakan bangunan serikat dagang, kini di padati dengan banyaknya para pengunjung, hal itu membuat Nien Chu bertanya tanya dengan apa yang telah terjadi di sana.
Karena penasaran, Nien Chu pada akhirnya mengajak kedua sahabatnya menuju ke kerumunan para pengunjung.
"Saudara Nien Chu, sepertinya saat ini tengah berlangsung sebuah pertandingan beladiri, sehingga banyak pengunjung yang menyaksikan jalannya pertarungan," ucap Zhurui.
"Bagaimana jika kita melihat pertarungan itu, karena aku sudah lama tak menyaksikan kompetisi bela diri," timpal Anchen yang saat ini telah merubah dirinya menjadi seorang manusia, berkat kekuatan sihir dari pangeran Xi Xio lewat cincin yang ada di jemari tangannya.
"Baiklah..., aku juga ingin melihat pertandingan itu," jawab Nien Chu.
__ADS_1
Dan betapa terkejutnya Nien Chu dan Zhurui, saat melihat Arran yang kini di atas arena pertarungan, yang akan melakukan pertarungan diatas arena.
"Ini bukan lah sebuah ajang kompetisi untuk untuk mendapatkan seorang juara dalam sebuah pertarungan, tetapi ini merupakan pertarungan menyangkut masalah besar antara keduanya," ucap Nien Chu.
"Maksudmu?" tanya Anchen yang semakin bertanya tanya mengapa kedua sahabatnya begitu sangat terkejut melihat salah seorang pemuda yang akan bertarung.
Nien Chu tahu jika saat ini Anchen sangat penasaran dengan salah seorang pemuda yang akan bertarung, maka dia pun menjelaskannya. "Pemuda itu bernama Arran, dan dia merupakan anggota pembasmi iblis karena mempunyai simbol Dewa di tubuhnya. Saat ini pasti ada masalah besar yang terjadi sehingga mereka berdua bertarung.
Saat Nien Chu ingin mencari informasi mengenai pertarungan yang terjadi, tiba tiba saja sapaan seorang wanita menegurnya.
"Nien Chu...!!" ucap wanita itu dengan senyum yang mengembang di bibirnya.
"Fang yie...!!, jawab Nien Chu dengan senyuman di bibirnya.
"Ternyata kau masih ingat padaku," ucap Fang yie.
"Aku pasti akan selalu ingat padamu, seorang sahabat yang selalu membantuku sewaktu masih tak memiliki kemampuan apa apa," jawab Nien Chu .
Zhurui tak henti memandang Fang yie, dia merasakan sesuatu di hatinya saat melihat wanita cantik yang tengah berbicara dengan Nien Chu.
Bersambung
Trimakasih sudah membaca novel ini sampai di sini, jika ada salah kata mohon di maafkan.
__ADS_1