Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Pertempuran di penginapan.


__ADS_3

Di istana gerbang naga, penyiksaan demi penyiksaan dialami Raja kota dan Putrinya, semua itu dilakukan pihak istana agar dapat mengetahui keberadaan pangeran pheonix.


Jendral Ling Feng yang ikut dalam melakukan penyiksaan terhadap Raja kota dan putrinya, membuat keadaan mereka berdua menjadi terpuruk dan sangat mengenaskan.


Melihat keadaan putrinya yang sedemikian rupa membuat Raja kota pada akhirnya memberitahukan di mana keberadaan Thien Yu.


"Kalian lepaskan putriku dari penyiksaan ini maka aku akan memberitahu keberadaan Thien Yu," ucap raja kota.


"Tidak ayah!!, Aku tak ingin kau memberitahukan keberadaan kak Thien Yu kepada mereka semua, karena aku tak ingin mereka berlaku buruk kepada kak Thien Yu," teriak sang putri.


"Cetar.."


Tiba tiba saja petir keluar dari tangan kanan jendral Ling Feng, dan menghantam tubuh Sang Putri hingga membuatnya terpental jauh ke belakang.


Terlihat Putri Emilia Die tak sadarkan diri akibat serangan kuat yang dilancarkan oleh jendral Ling Feng kepadanya.


Melihat hal itu raja kota pun murka, dia pun mengeluarkan seluruh kekuatan yang di milikinya dengan menyatukan kedalam tinju tangan kanannya.


Kekuatan tinju raja kota langsung diarahkan ke arah raja jinxu, akan tetapi serangannya itu tiba-tiba tertahan karena raja kota mendengar suara seorang wanita yang sangat dikenalnya.


"Hentikan jika tidak maka maka jangan salahkan aku jika hari ini kau akan melihat tubuh putrimu tewas di tanganku," ucap wanita itu.


"Ladymo aku tak menyangka kau setega ini kepadaku, selama kita bersama aku selalu baik padamu dan berusaha untuk tak menyakitimu walaupun aku tahu kau dan Jinxu berselingkuh.


Apa yang telah kalian semua lakukan kepada putriku hari ini takkan pernah ku lupakan, dan kau ladymo, ingatlah suatu hari nanti aku sendiri yang akan menghabisimu," jawab raja kota.

__ADS_1


Demi untuk menyelamatkan putrinya maka Raja kota pun memberitahukan keberadaan Thien Yu.


"Jika kalian ingin bertemu dengan pangeran Thien Yu, maka tunggulah di penginapan tempat dimana kalian menangkap aku dan putriku," ucap raja kota.


Setelah raja kota mengatakan lokasi Thien Yu, raja Jinxu langsung melakukan serangan jarak jauh hingga membuat Raja kota terhempas ke belakang dengan keras, serangan kuat itu membuat Raja kota yang telah tak berdaya akhirnya tak sadarkan diri akibat serangan telak yang mengenai tubuhnya.


"Prajurit!!, bawa mereka berdua ke penjara bawah tanah, jangan beri makan dan minum biarkan mereka berdua mati membusuk di dalam penjara itu," ucap raja Jinxu.


Setelah mendengar dari Raja kota jika Thien Yu akan kembali ke penginapan, hal itu membuat jendral Ling Feng dan raja Changmo segera menuju ke penginapan dan melakukan penjagaan ketat di sana.


Sementara itu Thien Yu yang telah mendapatkan kekuatannya kembali, segera memecah batu energi yang ada padanya hingga gerbang menuju ke alam dunia kembali terbuka.


Sebenarnya Thien Yu dapat kembali ke alam dunia dengan mudah, yaitu dengan menggunakan kekuatan pemberian dari dewa suci dan Dewa agung yaitu kekuatan yang dapat menembus semua alam, akan tetapi jika kekuatan itu dia gunakan maka ketiga pengikutnya tak bisa ikut bersamanya, karena hanya pengguna kekuatan itu yang dapat bebas untuk menembus ke semua alam.


Thien Yu segera mengibaskan tangannya, maka gelembung udara seketika itu memberikan mereka perlindungan dari ribuan anak panah yang seperti hujan menuju ke arah mereka berempat.


Thien Yu menyadari Jika ada hal buruk yang telah terjadi terhadap Raja kota dan putrinya, dengan cepat Thien Yu memerintahkan kepada ketiga pengikutnya agar berpencar dan menghabisi siapapun yang telah menyerang mereka.


Tak hayal lagi ketiga pengikut Thien Yu bak kesetanan langsung keluar dari dalam penginapan, dan menyerang seluruh penyerang yang ada di luar penginapan.


Tak berselang lama jerit kematian terdengar di mana-mana saat ketiga pengikut Thien Yu mengamuk, hal itu membuat jendral Ling Feng dan raja Changmo murka, mereka berdua langsung bergerak cepat menuju kearah ke tiga pengikut Thien Yu, agar menghentikan penyerangannya terhadap para prajurit kerajaan gerbang naga.


Thien Yu menyadari jika jendral Ling Feng dan seorang kultivator kuat akan menyerang pengikutnya, hal itu membuat Thien Yu langsung menyerang kearah jendral Ling Feng dan raja Changmo yang tengah menuju kearah ke tiga pengikutnya.


Melihat Thien Yu, jendral Ling Feng tersenyum dan berpikir untuk membalaskan semua dendamnya ke arah pemuda yang telah memotong lidahnya, dan membuatnya malu untuk kembali ke istana kekaisaran langit.

__ADS_1


Tak hayal lagi, Thien Yu kini bertarung dengan jenderal ling Feng dan raja Changmo, hingga membuat pertarungan yang terjadi menghancurkan seluruh bangunan penginapan yang ada di tempat itu.


Jual beli serangan tak terhindarkan di antara ketiganya, walaupun diserang sedemikian rupa oleh kedua kultivator kuat yang menjadi lawan tarungnya, tak sedikitpun Thien yu terlihat terdesak malah kedua cultivator kuat itu seperti tak mempunyai daya dalam menghadapi Thien Yu.


"Tak kusangka anak muda ini semakin kuat, kekuatan yang dimilikinya sekarang telah menyamai kekuatan para dewa kuat di Nirwana, tapi aku tak mungkin menyerah karena pantang bagiku untuk melarikan diri dari kekalahan kali ini," batin jendral Ling Feng.


Raja Changmo yang bertarung menghadapi Thien Yu seakan tak percaya jika pemuda yang menjadi lawan tarungnya dapat bertahan sampai saat ini dari serangan-serangan nya, hal itu membuat raja Changmo seketika itu mengeluarkan kekuatan siluman serigala gurun yang menjadi andalannya.


Serangan yang di lakukan raja Changmo, membuat seluruh tempat itu seketika diselimuti oleh badai pasir yang mampu untuk menghancurkan apapun yang di laluinya.


Melihat serangan badai pasir yang sangat kuat menuju ke arah Thien Yu, kesempatan itu langsung membuat jendral Ling Feng mengeluarkan kekuatan dari petir Dewa langit yang telah dikuasainya.


Petir besar seketika keluar dari tubuh jendral Ling Feng, dan dengan cepat menuju kearah Thien Yu.


Melihat adanya dua serangan yang sangat kuat, membuat Thien Yu langsung menggunakan kekuatan teratai Ilahi.


Teratai kaca yang ada di hadapannya langsung melesat cepat menyambut serangan kedua kultivator kuat yang menjadi lawan bertarungnya, dan tak lama kemudian ledakan energi pun terjadi yang membuat gelombang kejut yang sangat besar dan mematikan menyebar dari ledakan energi yang terjadi, hingga membuat seluruh pasukan dari kerajaan gerbang naga tewas seketika.


Hal buruk pun menimpa kepada ketiga pengikut Thien Yu, walaupun mereka bertiga telah memasang perisai diri dengan seluruh kemampuan yang dimilikinya, tetap saja gelombang kejut itu mampu membuat mereka bertiga terhempas keras dan memuntahkan darah segar dari mulutnya.


Raja Changmo yang telah memiliki kekuatan setara Dewa ikut terkena imbas ledakan energi yang terjadi, dia pun terhempas ke belakang dan memuntahkan darah segar dari mulutnya.


"Kekuatan anak muda ini sungguh sangat mengerikan, baru kali ini aku menghadapi seorang kultivator kuat yang tak dapat aku musnahkan. Lebih baik aku segera pergi meninggalkan tempat ini daripada hal buruk akan terjadi padaku," ucap raja Changmo.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2