Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Barak perbatasan


__ADS_3

Setelah pengakuan penasehat yang ingin bekerja sama untuk memberitahu keberadaan para iblis, membuat Nien Chu tak langsung percaya kepadanya.


Setelah pengakuan salah seorang komandan yang ingin mengatakan tempat keberadaan para iblis di wilayah kekaisaran awan, membuat Nien Chu langsung membunuh kelima iblis yang berada di dalam tabung segel hingga menjadi debu termasuk penasehat istana awan.


"Sekarang hanya tinggal kau seorang yang akan menunjukkan tempat di mana keberadaan para iblis, dan jika kau tak berkeinginan untuk mengatakan yang sejujurnya maka hal yang sama pun akan terjadi padamu, aku takkan segan-segan untuk membuatmu mati menjadi debu," ucap Nien Chu.


"Jangan kau bunuh aku seperti halnya mereka, aku akan mengatakan keberadaan para iblis," jawab komandan itu.


"Katakanlah.., aku akan mendengarnya," ucap Nien Chu.


"Saat ini para iblis berada di barak prajurit perbatasan, semua pasukan dari istana awan yang berada di sana telah menjadi anggota iblis, pemimpin seluruh iblis di barak tersebut adalah Jenderal besar Yikzi," ucap sang komandan.


"Apakah kau mengetahui di mana keberadaan putra mahkota dan Putriku?" tanya kaisar Yu Hong.


"Mereka saat ini berada di barak, karena malam ini akan diadakan ritual untuk menjadikan dua pemuda yang memiliki simbol Dewa di tubuhnya menjadi anggota iblis, semua itu untuk dapat memata matai kekuatan ras manusia yang akan berperang dengan para iblis di masa depan," ucap sang komandan.


"Crass!!"


Sebuah pedang berwarna hitam langsung menebas putus kepala komandan perbatasan, yang membuat tubuhnya langsung tergeletak di lantai ruangan itu.


"Aku tak pernah berjanji tak akan membunuhmu, aku hanya berjanji takkan membuatmu mati menjadi debu, penghianat sepertimu tak selayaknya mendapat pengampunan," ucap Nien Chu yang membuat semua orang di dalam ruangan itu terdiam.


"Kaisar Yu Hong, ada berapa prajurit yang berada di perbatasan?" tanya Nien Chu.


"Sekitar 3000 prajurit," jawab sang kaisar.


Nien Chu kemudian menganggukkan kepalanya lantas dia pun berkata.


"Aku tak ingin apapun yang terjadi di dalam ruangan ini jangan sampai terdengar di luar, karena aku yakin di dalam istana masih ada para iblis yang merupakan kaki tangan penasehat istana".


"Aku ingin kalian semua membersihkan istana ini dari para iblis, aku akan memberikan kepada kalian sebuah jarum yang akan bergetar jika berada jarak 2 meter dari anggota iblis, dan tentunya kalian semua harus membunuhnya," ucap Nien Chu.

__ADS_1


"Baik yang mulia kaisar pheonix yang agung, kami akan melakukan perintahmu," ucap jenderal besar istana Awan.


Nien Chu kemudian membagikan satu persatu jarum matahari ke pada semua petinggi istana yang berada di dalam ruangan pertemuan, setelah itu mereka semua membubarkan diri meninggalkan ruangan pertemuan.


"Hari ini kita berdua akan menuju ke barak prajurit di perbatasan, aku tak ingin ada pasukan Awan ikut dengan kita agar para iblis tak mencurigai pergerakan yang kita lakukan".


"Kita dapat menemui Putra dan putrimu serta kedua sahabat yang disandera oleh para iblis disana, biarkan aku membinasakan para iblis yang berada di barak prajurit dengan caraku sendiri," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda, aku akan pergi bersamamu," jawab kaisar Yu Hong.


"Kaisar Yu Hong kemudian mengganti pakaiannya dengan pakaian Jenderal kebesarannya di masa lalu, sebelum dirinya menjadi seorang Kaisar.


Setelah itu Nien Chu pembawa Sang kaisar ikut bersamanya menuju ke barak prajurit di perbatasan.


"Sepertinya pakaian Jenderal kebesaran mu ini tak cocok berada di sini, karena kita harus menyamar agar dapat masuk ke dalam barak itu," ucap Nien Chu.


"Kau benar tuan muda kita harus melakukan penyamaran untuk masuk ke dalam sana," jawab kaisar Yu Hong.


Setelah itu Nien Chu mengundang seluruh pengikutnya untuk keluar dari dalam alam batinnya, mereka semua di perintahkan untuk mengepung barak besar yang berada jauh di hadapan mereka, agar para iblis tak satupun yang dapat keluar dari barak tersebut dengan selamat.


Mendengar perintah tuan mudanya, mereka semua langsung membagi diri untuk menempati titik-titik dalam mengepung barak prajurit perbatasan, hanya Yeiyi yang masih berdiri di tempatnya berada.


"Tuan muda..., biarkan aku yang memusnahkan mereka semua yang ada di dalam barak itu, tak usah kau yang turun langsung untuk mengotori tanganmu dengan darah mereka," ucap Yeiyi dengan begitu manja di hadapan Nien Chu.


"Aku tahu kau memiliki kemampuan untuk membinasakan mereka semua, tapi aku minta agar kau tak melakukannya karena hal itu dapat membahayakan kedua sahabatku serta putra dan putri Kaisar Yu Hong yang berada di dalam barak itu".


"Ada baiknya kau berada di tempat ini bersama Kurama yang nantinya akan membantuku dalam penyerangan, jika aku telah membutuhkan bantuan dari kalian berdua," ucap Nien Chu.


"Jika itu keinginanmu maka aku akan melakukannya tuan muda," jawab Yeiyi dengan meraba lembut dada bidang Nien Chu.


Nien Chu kemudian membuka portal penghubung antara alam reruntuhan binatang iblis dengan tempat itu, maka keluarlah Kurama dari dalam portal.

__ADS_1


"Kurama aku akan masuk bersama Kaisar Yu Hong ke dalam barak itu, dan aku ingin kau bersama Yeiyi disini sambil menunggu perintah lanjutan dari ku untuk melakukan penyerangan ke dalam barak".


"Aku ingat kan kepada kalian berdua, dalam penyerangan yang terjadi Aku ingin semua prajurit dalam bentuk apapun dibinasakan, karena mereka semua telah menjadi iblis," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda, akan berada di sini untuk menunggu perintah dari mu," ucap Kurama.


Kaisar Yu Hong yang melihat semua peristiwa yang terjadi hanya dapat terdiam, dia tak menyangka jika seluruh pengikut Nien Chu yang terlibat dalam kontrak darah seperti halnya dirinya, merupakan orang-orang kuat yang memiliki kemampuan luar biasa.


Setelah mengatur semua pengikutnya dalam menghancurkan para iblis yang berada di dalam barak, Nien Chu kemudian mengajak kaisar Yu Hong untuk masuk kedalam barak prajurit.


Dengan sebuah tombak prajurit di genggaman tangan mereka berdua, dan baju prajurit yang digunakannya saat ini, mereka berdua berjalan layaknya seorang prajurit masuk ke dalam barak.


Tampak oleh Nien Chu banyak prajurit iblis diantara para prajurit dari kekaisaran awan yang telah menjadi anggota iblis berada mengelilingi sebuah altar besar, mereka berbaur menjadi satu untuk mengadakan upacara ritual.


Nien Chu tak dapat menggunakan mata langit yang dimilikinya untuk mencari keberadaan Zhurui dan Anchen, karena dia melihat di tengah-tengah ritual itu terdapat Jenderal iblis Yikzi yang mampu mengetahui keberadaan mereka berdua jika mengeluarkan energi murni tubuhnya.


Nien Chu tak melakukan hal itu agar dapat membuat kedua sahabatnya tak terlibat dalam bahaya yang bisa saja membiasakan mereka berdua.


"Kita tunggu beberapa saat sampai kedua sahabatku berada di atas altar ritual, agar kita melakukan penyerangan," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda," jawab kaisar Yu Hong mengiyakan perkataan Nien Chu.


Tak lama berselang kaisar Yu Hong membisikkan sesuatu di telinga Nien Chu.


"Tuan muda, laki laki dan perempuan muda yang memakai pakaian putih adalah Putra dan putriku," bisiknya.


"Kau tak usah mengkhawatirkan hal itu, aku akan menyelamatkannya untukmu," jawab Nien Chu juga dengan berbisik.


"Trimaksih tuan muda," ucap sang kaisar.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2