Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Penculikan


__ADS_3

Nien chu melihat ada banyak pergerakan bayangan hitam di luar rumahnya, dia pun langsung menyerang ke arah bayangan itu dengan tebasan pedang penguasa malam.


2 praktisi bayangan hitam langsung tergeletak di tanah, tubuh mereka terkoyak akibat ketajaman pedang penguasa malam yang ditebaskan dari jarak jauh.


Sementara itu, salah seorang bayangan hitam keluar dari dalam kelompok dan langsung menuju ke arah rumah Nien Chu. Di sana dia mencoba menerobos masuk ke dalam rumah, akan tetapi tubuhnya langsung terpental akibat segel pelindung yang tak terlihat yang telah mengelilingi rumah yang ditujunya.


"Ternyata pemuda itu memiliki kemampuan yang cukup mumpuni, karena dia mampu menciptakan sebuah segel kuat seperti ini," batin praktisi bayangan hitam.


Sang bayangan hitam langsung mengeluarkan sesuatu dari dalam cincin ruangnya, yaitu berupa pisau yang merupakan artefak langit.


Pisau itu mengeluarkan cahaya emas, dan dengan sekali tebasan maka segel pelindung yang diciptakan oleh Nien Chu dapat membuat celah untuk dirinya masuk ke dalam.


Praktisi bayangan hitam kemudian mengeluarkan teknik ilusi yang diarahkan kedalam rumah, yang membuat putri Xiang'er yang berada di dalam rumah terkena efek ilusinya, sehingga membuat Sang Putri tergeletak tak berdaya.


Praktisi bayangan hitam yang tak lain merupakan penasehat menara bulan, langsung menerobos masuk ke dalam bangunan dan dengan cepat membawa Putri Xiang'er keluar dari dalam rumah, menuju ketempat yang telah ditentukan olehnya.


Sementara itu, Nien Chu yang masih bertarung dengan para praktisi bayangan hitam yang lainnya, tak mengetahui jika istrinya telah di culik dia tetap bertarung dan menghabisi satu persatu anggota kelompok bayangan hitam.


Saat ini Nien Chu menghadapi berapa praktisi beladiri yang bukanlah praktisi bisa, melainkan praktisi kuat yang memiliki kemampuan tehnik ilusi yang sangat baik.


Namun yang dihadapinya saat ini adalah Nien Chu yang menguasai kekuatan semesta, sehingga ilusi yang tercipta dengan mudah dihancurkannya.


Pedang penguasa malam terus berkelebat diantara gelapnya malam, yang membuat satu persatu bayangan hitam berguguran dan tewas seketika.


"Pemuda ini terlalu tangguh, kita tak mungkin sanggup menghadapinya lebih lama lagi," ucap ketua dari kelompok bayangan hitam yang di sewa oleh penasehat menara, untuk menghabisi Nien Chu.


Melihat adanya peluang, kelompok bayangan hitam yang masih tersisa 11 orang itu, langsung melesat secepat untuk melarikan diri.


Nien Chu yang tak ingin mereka lolos setelah membuat sang istri merasa khawatir, dengan cepat mengeluarkan kedua belas jarum emas miliknya, dan di lemparkan kearah kelompok bayangan hitam yang melarikan diri.


Jarum jarum emas itu bagaikan memiliki mata, yang mengetahui arah tujuan larinya sang bayangan hitam, sehingga satu persatu kelompok bayangan hitam yang melarikan diri tertancap jarum emas dan tewas seketika.


Setelah dapat membunuh seluruh kelompok bayangan hitam, Nien Chu segera melesat menuju ke arah rumah tempat keberadaan istrinya berada.

__ADS_1


Setelah melepas segel pelindung yang dibuatnya, Nien Chu segera masuk ke dalam rumah.


Sesampainya di dalam rumah, Nien Chu tak melihat keberadaan istrinya, yang membuatnya menjadi geram karena merasa kejadian yang dialaminya saat ini merupakan hal yang telah direncanakan.


"Aku yakin menara bulan ada kaitannya dengan penculikan istriku," batin Nien Chu dengan amarah di hatinya.


Dengan menggunakan kekuatan menembus dimensi, Nien Chu berhasil tiba di depan gerbang menara bulan.


Para penjaga yang melihat pemuda utusan dari istana matahari ingin menerobos masuk ke dalam gerbang, dengan cepat langsung mencegatnya.


"Kau tak boleh masuk kedalam menara, jika kau masih ada kepentingan maka kau bisa datang kembali esok hari karena ketua sedang beristirahat," ucap sang pengawal.


"Aku mau datang kapanpun aku mau itu adalah urusanku, jika kalian masih sayang dengan keluarga kalian yang ada di rumah, maka cepatlah pergi dari tempat ini sebelum aku membinasakan kalian semua," jawab Nien Chu..


Pemimpin penjaga gerbang seketika itu tertawa mendengar perkataan dari utusan istana matahari, yang di ikuti oleh seluruh anggotanya, mereka tertawa seperti meremehkan perkataan dari Nien Chu.


"Walaupun kau memanggil seluruh armada tempur dari istana matahari, Menara bulan tak akan pernah takut...".


Belum sempat Sang pemimpin melanjutkan perkataannya, tiba-tiba saja...


Sebuah pedang berwarna hitam telah menebas putus lehernya, hingga kepala pemimpin penjaga gerbang itu menggelinding di tanah dan tewas seketika.


Melihat pemimpinnya telah tewas, seluruh penjaga gerbang langsung menyerang ke arah Nien Chu hingga pertarungan pun terjadi di sana.


Dalam sekejap seluruh penjaga gerbang telah tewas, mayat mereka berserakan di tanah yang menimbulkan aroma Anyir darah yang menyengat.


Seorang penjaga yang melaporkan kejadian itu ke dalam menara, membuat pasukan khusus yang terlatih dari menara bulan langsung menuju ke depan gerbang menara.


Sementara itu, penasehat yang telah membawa putri Xiang'er pergi, akhirnya tiba di suatu tempat dan di sana tuan muda Yo kang telah menunggunya.


Tuan muda Yo kang tersenyum senang saat melihat penasehatnya, dapat membawa wanita yang membuatnya terpesona dalam pandangan pertama ke hadapannya.


Putri Xiang'er dibaringkan di atas kursi, kemudian terjadi percakapan diantara tuan muda Yo kang dan penasehat menara bulan.

__ADS_1


"Kau memang hebat paman..., kau memang layak untuk diandalkan oleh menara bulan, apa yang kau dapatkan hari ini membuatku merasa senang," ucap tuan muda Yo kang dan menatap ke arah Putri Xiang'er dengan tatapan penuh gairah.


"Semua yang terbaik pasti akan kulakukan untukmu, karena kau merupakan ketua menara bulan di masa depan dan sudah wajib bagiku untuk melayanimu," ucap penasehat menara bulan.


"Paman..., lebih baik kau pergi ke menara bulan sekarang, karena aku akan sedikit bermain-main dengan wanita ini sebelum aku kembali ke Menara bulan," ucap tuan muda Yo kang.


"Ha...ha...ha..., Sedari dulu kau memang tak sabaran Yo kang, apalagi menghadapi seorang wanita yang kecantikannya bagaikan Dewi dari Nirwana".


"Baik lah..., aku akan pergi dari sini, agar kau bisa bersenang-senang dengannya," jawab sang penasehat.


"Trimakasih paman...," jawab tuan muda Yo kang kembali dengan tawa kecil yang terdengar dari mulutnya.


Selepas kepergian sang penasehat, tuan muda Yo kang langsung menggendong Sang Putri menuju ke dalam kamar.


"Malam ini merupakan malam keberuntunganku karena aku dapat menikmati wanita secantik dia, setelah aku puas menikmati tubuhnya, maka aku akan menjadikan wanita ini selirku agar aku bisa selalu bersamanya," batin tuan muda Yo kang kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar dan menutup pintu kamar.


Sementara itu di menara tahta pertempuran terus terjadi, banyak korban jiwa yang telah berjatuhan di pihak menara bulan.


Beberapa petinggi menara bulan langsung membuat formasi, untuk meringkus Nien Chu secepat mungkin.


Kali ini Nien Chu berada dalam masalah, selain menghadapi formasi kuat dari para petinggi menara bulan, diapun harus mengahadapi para praktisi kuat yang di miliki menara bulan.


Ribuan Anak panah yang dilepaskan oleh para anggota pelindung menara, membuat Nien Chu mulai kesulitan dalam menghadapinya, karena diapun harus menghindari serangan jarak jauh dari para petinggi menara dan praktisi beladiri yang dimilikinya.


Dengan menggunakan panggilan kontrak darah, tiba tiba saja suasana menjadi mencekam di tempat itu setelah munculnya singa bersayap emas, sepasang kadal bulan, rubah ekor 3, burung berbadan singa dan ular piton lahar api di tempat itu.


Seluruh pengikut Nien Chu segera melakukan serangan balik ke arah para petinggi dan praktisi kuat menara bulan.


Tency langsung melakukan kerusakan dengan menembakkan bola energi dari mulutnya, sehingga membuat formasi dari petinggi menara bulan menjadi rusak, Selain itu banyak anggota dari menara bulan yang tewas seketika akibat terkena ledakan bola energi yang dilepaskan oleh Tency.


Di tepat lain Leon dan Virgion dengan cepat melesat keudara. Leon melakukan kerusakan dengan banyaknya bilah angin yang keluar dari kepakan sayapnya, sementara Virgion menghantamkan Kedua telapak tangannya ke depan sehingga angin sihir langsung menuju ke arah para pemanah yang dimiliki menara bulan.


Para pemanah yang dimiliki menara bulan tak kuasa membendung kekuatan besar yang menuju ke arahnya, yang membuat parah pemanah porak poranda dan sebagian telah tewas akibat serangan dari kedua pengikut Nien Chu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2