Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Menyelamatkan sang pangeran


__ADS_3

Raja gorila raksasa berlari menuju kearah pangeran Liushen yang membuat debu berterbangan di udara. Saat mendekati pangeran Liushen sang gorila raksasa langsung mengibaskan tinjunya dengan kuat.


Pangeran Liushen tak menduga serangan tiba tiba dari raja gorila raksasa, karena kecepatan serang yang sangat luar biasa hingga membuatnya hanya pasrah, menerima takdir hidupnya.


Akan tetapi suasana berubah saat ledakan terjadi di hadapannya, yang membuat tubuh pangeran Liushen terpental dan melihat jika tetua Yun Leng telah datang untuk menyelamatkannya.


Sesaat pangeran Liushen dapat bernapas dengan lega, akan tetapi efek energi ledakan yang menerpanya, mengakibatkan kesadaran sang pangeran menghilang dan diapun tergeletak di tanah tak sadarkan diri.


Saat ini tampak tetua Yun Leng tengah berhadapan langsung dengan raja gorila raksasa, penguasa hutan perbatasan kerajaan cahaya nirwana.


Flash back


Di bawah sebatang pohon besar, Thien Yu dan tetua Yun Leng tengah bercakap cakap, membahas mengenai pewaris masa depan kerajaan buluh surgawi.


"Thien Yu sepertinya aku harus membantu pangeran Liushen, biar bagai mana pun juga dia merupakan calon tunggal dari kerajaan buluh surgawi, jika dia mati tak ada lagi keturunan raja yang akan memimpin kerajaan buluh surgawi di masa depan," ucap tetua Yun Leng.


"Tetua, aku tak habis pikir bagaimana bisa calon penerus kerajaan buluh surgawi bisa seceroboh itu, harus nya dia bisa berpikir secara dewasa menyikapi larangan yang kau berikan, hingga masalah baru yang dia timbulkan tak terjadi," ucap Thien Yu.


Ayah angkat, aku tak akan pernah membantunya terbebas dari raja gorila raksasa, dan aku minta kepada ayah angkat agar tak mengikut sertakan para murid terpilih yang ada dalam menghadapi kawanan gorila raksasa, semua itu demi keselamatan mereka," sambung Thien Yu.


"Aku tau apa yang harus ku lakukan Thien Yu, aku tak tetap akan menyelamatkannya, dan aku titip para murid terpilih itu," jawab ketua Yun Leng.


Setelah itu tetua Yun Leng meninggalkan Thien Yu, untuk pergi menuju ketempat dimana pangeran Liushen berada.


Melihat kepergian ayah angkatnya, membuat Thien Yu semakin kesal kepada pangeran Liushen.

__ADS_1


"Dasar pangeran bodoh!!, jika kau mengikuti larangan tetua Yun Leng sebelumnya, pasti hal ini tak akan terjadi dan seluruh orang tidak akan repot memikirkan mu!!" maki Thien Yu dalam hati.


*****


Tetua Yun Leng dengan cepat meraih tubuh pangeran Liushen dan membawanya pergi dari tempat itu, akan tetapi raja gorila raksasa tak semudah itu membiarkan sang tetua meninggalkan tempat itu, diapun segera memasang segel pembatas hingga ketua Yun Leng tak dapat meninggalkan kawasan sang raja gorila.


Dari jauh Thien Yu yang terus memantau keberadaan tetua Yun leng dengan mata langitnya, yang membuat Thien Yu menjadi sangat gelisah karena mengkuatirkan keselamatan ayah angkatnya.


"Aku tak mungkin membiarkan ayah angkat dalam bahaya, sementara aku hanya bisa menyaksikan dan berdiam diri disini. Aku harus segera membantunya," gumam Thien Yu.


Thien Yu segera menuju kearah AXA Xin yang tengah membakar hewan buruan, dan dia pun berkata.


"AXA, aku ingin kau menjaga semua murid terpilih, karena aku akan pergi menuju ketempat pangeran Liushan berada. Selepas apapun yang terjadi aku ingin kau tetap melanjutkan perjalan menuju ke kerajaan cahaya nirwan esok pagi,'' ucapnya.


"Tidak Thien Yu, kita berangkat bersama dari sekte pasir es, dan tentunya kita harus tetap bersama sama walau apa pun yang terjadi, itu adalah sifat kesetia kawanan. Aku akan ikut bersamamu," jawab AXA Xin.


AXA aku ingin kepergianku kau rahasiakan kepada mereka semua, jangan buat mereka semua merasa khwatir. Dan satu lagi, aku ingin kau menjaga mereka semua karena kau yang terkuat dari para murid terpilih yang berada di sini," ucap Thien Yu.


"Tunggu Thien Yu, aku ingin tau keberadaan tetua Yun Leng, karena sedari tadi aku tak melihatnya," tanya AXA Xin.


"Tetua Yun Leng telah terlebih dahulu kesana, dan aku ingin menyusulnya," jawab Thien Yu.


AXA Xin tak bisa berkata apa apa lagi, dia hanya dapat menganggukkan kepalanya saat Thien Yu pamit untuk segera pergi dari tempat itu.


*****

__ADS_1


Thien Yu terus melesat pergi menggunakan sayap pheonix yang di milikinya, hingga dalam waktu singkat Thien Yu telah berada pada segel pembatas yang dipasang oleh raja gorila raksasa.


"Segel ini tak akan bisa menghalangiku jalanku," gumam Thien Yu.


Dengan pedang penguasa malam yang berada di dalam genggaman tangannya, Thien Yu mengalirkan seluruh kekuatan ranah tingkat penempaan tubuh surgawi yang dia miliki, dan kemudian menghantamkan pedang penguasa malam itu kearah segel, hingga segel pelindung yang terpasang hancur seketika.


Raja gorila raksasa yang tengah bertarung dengan tetua Yun Leng sangat terkejut, melihat segel pelindung di pasang nya telah hancur, dia pun menyuruh para kawanannya untuk menyerang Thien Yu.


Melihat begitu banyak gorila raksasa yang datang kearahnya, dengan segera Thien Yu membuka kekuatan illahi hukum angin yang di milikinya, dan alhasil ratusan gorila raksasa dapat terperangkap di dalam pusaran angin raksasa tersebut.


Sementara itu ratusan gorila yang berada di dalam pusaran angin raksasa tak bisa berbuat apa apa, karena jika mereka berusaha keluar dari dalam pusaran angin raksasa itu, maka tubuh mereka akan terpental oleh daya dorong angin yang sangat dasyat, yang membuat mereka akan tewas seketika.


Terlihat ada 3 ekor gorila telah tewas di dalam pusaran angin yang dibuat Thien Yu, semua itu karena mereka mencoba untuk menerobos kurungan pusaran angin yang sangat dasyat itu.


"Hentikan pertarungan!!" teriak Thien Yu, yang membuat raja gorila raksasa dan tetua Yun Leng sama sama menghentikan pertarungan mereka.


"Aku ingin mengadakan negosiasi dengan mu, jika kau melepaskan kedua orang tersebut maka aku akan menebaskan para gorila yang berada dalam kendaliku," ucap Thien Yu pada raja gorila raksasa.


Raja gorila raksasa sangat murka dengan apa yang di katakan Thien Yu, dia merasa sangat di rendahkan sebagai seekor binatang roh yang telah menembus ranah legenda surgawi. Lantas diapun berkata. "Pantang bagiku untuk mengalah terlebih dengan anak muda seperti mu!!, jika kau ingin membunuh semua kawanan ku maka lakukanlah, dan aku akan terus memburumu hingga kau mati di tanganku," ancam raja gorila raksasa.


Tak lama kemudian aura ranah tingkat legenda surgawi yang sangat kuat, seketika terpancar dari tubuh raja gorila raksasa, yang membuat area tempat itu seketika bergetar hebat.


Di langit awan hitam langsung menyelimuti area disekitar tempat itu, sehingga membuat tempat itu di liputi kegelapan karena matahari tak dapat menembus awan hitam yang sangat pekat di langit.


Bersambung

__ADS_1


Bantu rate 5 bintang, like, komen and vote, makasih.


__ADS_2