Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Memutuskan ikatan pernikahan.


__ADS_3

Dalam pertemuan itu, 1000 orang pemuda akan di gembleng khusus di suatu barak yang ada di wilayah kekaisaran pheonix, untuk menjadi pasukan utama yang berjuluk Pheonix emas.


Kedua jendral di masa lalu yang turun tangan langsung dalam membuat dan melatih pasukan utama tersebut, dia adalah jendral Gong Lang dan jendral Jatayu.


Setelah pembahasan mengenai pembentukan pasukan khusus, Nien Chu akhirnya kembali pulang ke kamarnya untuk menemui istrinya.


Karena tak mendapati sang putri di dalam kamar itu, Nien Chu memilih untuk duduk dan mulai berlatih kekuatan mata langit, yang di berikan sang ayah sewaktu dirinya masih berada di nirwana.


"Aku akan mencoba kekuatan mata langit ini, kata ayah kekuatan istimewa yang terdapat di dalamnya, dapat melihat apapun dari jarak jauh dan tembus pandang, mata langit juga dapat meningkatkan kekuatan 3 kali lipat besarnya saat mengaktifkannya," batin Nien Chu.


Nien Chu kemudian mengaktifkan mata langit yang ada pada dirinya, untuk membangkitkan mata ketiga di tengah-tengah kedua matanya, karena kejeniusan dan kemampuannya yang sangat hebat, dalam waktu sekejap Nien Chu telah dapat mengaktifkan mata ketiganya.


Nien Chu melihat istrinya tengah bersama sang permaisuri di sebuah ruangan, dan juga mendapati Kaisar pheonix tengah bercakap-cakap dengan penasehat biyao, semua itu dapat terlihat dengan jelas di mata ketiga Nien Chu, sehingga dia sangat yakin dengan kemampuan mata ketiganya, Nien Chu dapat menghadapi rantai jiwa neraka yang sangat mematikan yang dimiliki raja iblis.


Setelah dapat membangkitkan dan mengaktifkan mata langit, Nien Chu memilih untuk melakukan kultivasi dalam penyerapan unsur alam yang terdapat di dalam ruangan itu


Tengah malam Nien Chu telah selesai melakukan kultivasinya, dia sama sekali tak melihat adanya Putri violin di dalam kamarnya itu, sehingga Nien Chu kemudian kembali mengaktifkan mata langitnya untuk melacak keberadaan Sang Putri.


"Ternyata dia berada di kamar permaisuri, dan saat ini dia tengah berada di sudut kamar itu sambil menangis. Aku tak menyangka jika pernikahan ini membuatnya sangat terpukul dan membuatnya tak nyaman denganku, ada baiknya aku mundur daripada membuatnya tersakiti seperti ini, aku harus menyingkirkan egoku untuk menemui raja Zhedon agar dapat ke wilayah 2 alam yang kuinginkan dengan menyakiti putri Violin karena pernikahan yang tak di inginkannya, aku akan ke wilayah dua alam tersebut dengan caraku sendiri," batin Nien Chu.


Nien Chu langsung menggunakan teknik menembus dimensi agar dapat berada di dalam kamar sang permaisuri, terlihat putri Violin tengah menangis sambil memeluk kedua lututnya.


Nien Chu segera meraih tangan Putri Violin, dan pada saat sang putri menoleh betapa terkejutnya dia saat melihat Nien Chu telah berada di hadapannya, dan semakin terkejutnya lagi saat melihat kamar yang ditempatinya sekarang berubah menjadi kamar pengantin yang tak ingin dimasukinya.

__ADS_1


"Lepaskan aku Nien Chu, kau jangan coba-coba ingin melakukan hal buruk terhadap ku, karena aku tak menginginkan kau merampas kesucianku,'' ucap putri Violin dengan amarah di wajahnya.


"Cukup sudah permainan ini karena aku tak mau kau terus bersedih karena kehadiranku sebagai suami mu, dan untuk itu mulai malam ini aku melepaskan statusmu sebagai istri ku, karena aku merasa pernikahan ini tak ada gunanya bagi kita.


"Aku kira setelah kita berdua menikah, lama kelamaan kau dan aku akan tumbuh cinta karena selalu bersama, dan aku coba bertahan dengan keadaan ini tapi kenyataannya kau tak pernah menginginkan aku," jawab Nien Chu.


Sang putri sangat terkejut mendengar perkataan dari Nien Chu, walaupun hatinya senang akan tetapi dia tak berani untuk lepas dari ikatan pernikahan, karena hal itu akan memicu kemarahan sang ayah untuk mengasingkannya di pengasingan.


Putri Violin hanya bisa diam, hanya air matanya yang terus mengalir di pipinya.


"Aku tau apa yang ada di dalam pikiranmu saat ini, aku berjanji padamu semua akan baik-baik saja," ucap Nien Chu.


Nien Chu kemudian keluar dari kamar itu menuju ke tempat di mana kediaman pribadi sang Kaisar.


"Apa yang membuatmu datang menemui ku?" tanya sang kaisar dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


"Kau saat ini telah menjadi ayah ku karena telah menikahi putrimu, dan selamanya kau akan menjadi ayahku walaupun apapun yang terjadi. Saat ini tak ada kebaikan dari pernikahan ku dengan putri violin, sehingga aku memutuskan untuk melepaskan semua ikatan Antara Aku dan Putri Violin," ucap Nien Chu.


Nien Chu kau jangan tergesa-gesa memutuskan pernikahan yang hanya seumur jagung ini, pasti akan ada jalan keluar bagimu dan putriku dalam menyelesaikan masalah ini.


"Sudah kupikirkan matang matang, dan untuk itu, aku ingin yang mulia kaisar pheonix yang agung tak melakukan hal buruk kepada putrimu apalagi hukumnya, jika kau melakukannya maka aku tak akan segan lagi terhadapmu walaupun kau telah kuanggap sebagai ayahku sendiri, aku dapat melakukan hal baik dan dapat melakukan hal buruk jika apa yang saat ini kuinginkan kepadamu kau tak mengindahkannya," ucap Nien chu.


Kaisar Feng Liu San merasa tersinggung dengan perkataan Nien Chu, amarahnya pun menyelimuti hatinya dengan perkataan Nien Chu yang begitu sangat meremehkannya, akan tetapi sang kaisar tak bisa berbuat apa-apa mengingat di belakang Nien Chu terdapat kekuatan hebat yang jauh dari pemikirannya saat ini, itu bisa dibuktikannya dari hancurnya kekaisaran binatang buas hanya dalam semalam oleh kekuatan besar yang berada di belakang Nien Chu.

__ADS_1


"Jika itu sudah merupakan keputusan mu, maka aku tak akan menghalang halangi mu lagi, tapi aku minta satu dari mu, biarkan penduduk kekaisaran pheonix menganggapmu sebagai putra mahkota kekaisaran yang telah menikahi putri Violin, agar tak ada Citra buruk pada kekaisaran di mata para penduduk di negri ini," jawab kaisar Feng Liu San.


Nien Chu kemudian menganggukkan kepalanya dan membawa sang Kaisar menuju ke kamar pengantinnya, di sana sang kaisar mendapati putrinya dengan mata sebab.


Putri Violin begitu takut melihat kedatangan sang ayah, sehingga membuat sang putri hanya bisa berdiam dan menundukkan kepalanya.


"Apa yang menjadi keinginan mu telah di kabulkan oleh Nien Chu, dan saat ini aku sangat menyesalkan pernikahanmu yang harus kandas di ujung kebodohan egomu, suatu hari kau akan tahu mengapa Ayah menjodohkan mu dengan Nien Chu, dan di masa depan kau pun akan tahu bagaimana sebenarnya suami itu di mata dunia, saat ini Ayah sudah tua dan hanya ini kebaikan yang ayah dapat berikan kepadamu masa depan, dengan menikahkan mu dengan orang yang nantinya akan menduduki tahta penguasa seluruh alam."


"Putriku ..., karena aku telah berjanji kepada Nien Chu untuk tidak menghukum mu maka hal itu akan kulakukan," ucap kaisar Feng Liu San kemudian pergi meninggalkan kamar itu dengan rasa kecewa terhadap putrinya.


Setelah kepergian sang Kaisar, Nien Chu mendatangi Putri Violin sambil berkata.


"Sekarang kau bukan lagi istri ku, dan kau berhak melakukan apapun yang akan menjadi keinginan mu tanpa aku dapat melarangnya," ucap Nien Chu.


Setelah berkata seperti itu, Nien Chu juga meninggalkan kamar pengantinnya.


Putri Violin terdiam, setelah dirinya kembali bebas tanpa adanya ikatan, tapi mengapa hati kecilnya begitu sangat kehilangan sosok Nien Chu, dan perkataan dari ayahnya seperti sebuah bom waktu yang akan meledak dan membuatnya menyesal di masa depan.


Sementara itu, Nien Chu yang telah memutuskan ikatan pernikahan dengan Putri violin, melesat cepat menembus hutan belantara, hingga pagi hari dia pun telah sampai di sebuah lautan yang luas.


Nien Chu kemudian mengaktifkan mata langit yang dimilikinya, untuk melihat keberadaan istana bawah air.


Setelah Melihat istana megah jauh di tengah-tengah lautan, Nien Chu kemudian menggunakan kekuatan menembus dimensi untuk pergi ke istana tersebut.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2