Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
2 jendral iblis di masa lalu


__ADS_3

Jendral Yikzi menjalankan ritual kebangkitan iblis dengan hikmat, perlengkapan yang dibutuhkan telah berada di atas altar dan tak lama kemudian Zhurui dan Anchen di bawah ke atas altar dengan keadaan tubuh yang masih bersimbah darah.


Nien Chu dapat melihat keadaan kedua sahabatnya begitu sangat menyedihkan, dan beruntung kedua sahabatnya itu masih hidup yang membuat Nien Chu dapat bernafas dengan lega saat melihatnya.


Kaisar.., sudah saatnya kita melakukan penyerangan, kau berdiamlah di sini dan pura-pura ikut menyerangku pusat Aku melakukan penyerangan, Kau jangan mengeluarkan energi murni dari tubuhmu agar keberadaan tak diketahui oleh para iblis, berusahalah untuk mendekati Putra dan putri mu setelah aku menyelamatkan kedua sahabatku maka aku akan datang untuk membantu," ucap Nien Chu.


"Baik tuan muda..!!" jawab kaisar Yu Hong kemudian berdiam diri di tempatnya.


Saat upacara ritual di gelar, tiba-tiba saja pusaran awan hitam di langit tercipta, melihat hal itu Nien Chu segera mengeluarkan kekuatan semesta ke arah tombak yang berada di dalam genggaman tangannya, tak lama kemudian tombak itu pun dilemparkan ke arah pusaran awan yang membuat ledakan besar di langit, sehingga pusaran awan itu pun menghilang.


Jendral Yikzi yang menyadari adanya kaisar Pheonix yang menyusup ke dalam barak, membuatnya langsung mencabut pedangnya dan menebaskan pedang itu ke arah Zhurui dan Anchen secara bersamaan, namun sebelum pedang itu menerpa keduanya pedang penguasa malam tiba-tiba saja telah menahan pedang jenderal Yikzi, sehingga benturan kedua pedang menciptakan percikan bunga api di tempat itu.


Dengan menggunakan tehnik langkah bayangan, Nien Chu melesat secepat ke arah jenderal Yikzi sambil mengarahkan teratai kaca ilahi kepadanya.


Dengan menggunakan pedang yang memancarkan Cahaya merah terang, jendral Yikzi menangkis serangan hebat yang menuju ke arahnya, hingga ledakan kembali terjadi yang membuat jenderal Yikzi terseret beberapa meter ke belakang.


Melihat keadaan yang menguntungkan baginya, Nien Chu segera meraih tubuh kedua sahabat, dan melemparkannya ke atas batubara giok yang kini melayang di udara, dan tak lama kemudian batubara giok itu pun menghilang menyatu dengan alam di sekitarnya.


Nien Chu kemudian memanggil seluruh pengikutnya untuk membantunya menghancurkan para iblis yang berada di dalam barak, tak lama kemudian Kurama dan seluruh pasukan serigala iblis kuno menerobos dan menyerang para iblis yang berada di dalam barak hingga jerit kematian terdengar di mana mana.


Yeiyi tak tinggal diam, dia pun membantai seluruh prajurit iblis yang menuju ke arahnya, begitupun para pengikut Nien Chu yang mengepung barak juga ikut menerobos dan membantai para iblis di dalam barak.


Melihat pasukannya mati di depan matanya, jendral iblis Yikzi menjadi geram dia pun memanggil dua Jenderal terkuat iblis di masa lalu, yaitu jendral iblis Digos dan jendral iblis Murat untuk hadir dan membantunya menghadapi Nien Chu.

__ADS_1


Seketika tanah di sekitar tempat itu bergetar dengan hebat, perubahan suhu menjadi ekstrim, angin kencang bertiup dengan tak lazim dan kilatan petir menggelagar saat kedua jendral iblis dimasa lalu muncul di tempat itu.


Nien Chu segera menyuruh para pengikutnya untuk menjauh dari tempat itu, karena kedua jendral iblis yang muncul tiba tiba mempunyai kemampuan diatas para pengikutnya.


Nien Chu menyuruh pengikutnya naik keatas batu bara giok, termasuk kaisar Yu Hong yang kini membawa putra dan putrinya yang sudah tak sadarkan diri.


Mereka semua langsung melesat keatas batu bara giok, saat batu bara giok muncul di hadapan mereka.


Jendral iblis Yikzi yang tak ingin seluruh pengikut Nien Chu melarikan diri, segera menghantamkan pedangnya kearah batu bara giok, namun dengan cepat Nien Chu menangkis serangan jarak jauh itu dengan tebasan pedang penguasa malam, yang membuat serangan jendral Yikzi gagal bersarang ke arah batubara giok.


Setelah batu bara giok menghilang dari tempat itu, secara tak di duga oleh Nien Chu, suara seorang wanita menggema dari sisi kananya.


"Mengapa Kau melupakan aku Nien Chu, dahulu aku pernah menghadapi kedua Jenderal itu dan aku mengetahui kekuatan yang dimilikinya, aku takkan semudah itu mati jika hanya melawan ketiga Jenderal iblis itu," ucap Yeiyi.


Yeiyi tak tinggal diam, diapun langsung menyerang kearah jendral iblis Yikzi sehingga pertarungan besar pun terjadi di antara mereka.


Dengan pedang penguasa malam di tangannya, Nien Chu menebas dan menusukkan pedang penguasa malam ke arah kedua jenderal iblis tersebut, namun setiap serangan yang di lakukan Nien Chu sama sekali tak berefek kepada kedua Jenderal iblis di masa lalu itu.


Nien Chu kemudian menggunakan tehnik pedang penguasa malam 6 rasi bintang, yang membuat kedua Jenderal di masa lalu itu terkurung di dalam segel 6 rasi bintang yang tercipta.


Ke enam bayangan Nien Chu secara bersamaan melesat ke arah kedua Jenderal yang terkena segel 6 rasi bintang, untuk melakukan pembantaian.


Namun Nien Chu begitu sangat terkejut melihat kedua Jenderal iblis tiba-tiba menghilang dari dalam segel yang terbentuk, dan muncul di udara dengan melakukan serangan balik ke arahnya.

__ADS_1


"Hujan darah penghancur...!!" ucap jendral iblis Digos, yang membuat hujan berwarna merah darah langsung menuju ke arah Nien Chu.


Tak hanya itu, jendral iblis Murat juga mengarahkan serangannya yang berupa kabut darah ke arah Nien Chu, dimana kabut darah itu dapat menguraikan semua tubuh makhluk hidup hingga sirna.


Mendapatkan dua serangan mematikan ke arahnya, membuat Nien Chu langsung mengaktifkan 2 simbol darah di tubuhnya, dipadu dengan kekuatan besar teratai Nirwana untuk menciptakan pelindung bagi tubuhnya.


Serangan hujan darah yang sangat kuat itu menerpa ke arah tubuh Nien Chu, yang membuat ledakan bertubi-tubi di perisai pelindung yang tercipta.


Sementara kabut darah membuat perisai yang melindungi tubuh Nien Chu perlahan-lahan terkikis, yang membuat Nien Chu segera mengeluarkan kekuatan semesta untuk menahan kabut darah yang kini telah menyelimuti tubuhnya, yang semakin lama semakin menebal.


Jendral iblis Murat segera menggenggam tangan kananya, dan berkata.


"Meledak...!!"


Kabut darah yang menyelimuti tubuh Nien Chu dengan kepekatannya, seketika itu meledak yang membuat getaran dan gelombang kejut hebat menerpa tempat itu.


Yeiyi begitu sangat terkejut dengan adanya ledakan besar yang menimbulkan gelombang kejut hebat, dan di dalam ledakan itu terdapat tuan mudanya berada.


Yeiyi segera melesat kearah sumber ledakan untuk mengetahui keberadaan tuan mudanya, namun jendral iblis Yikzi tak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Yeiyi untuk pergi dari pertarungan yang terjadi.


Hingga Yeiyi akhirnya kesal dan ingin bertarung habis habisan dengan jendral iblis Yikzi, yang juga memiliki kemampuan setara dengan nya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2