Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Memanggil 2 sahabat


__ADS_3

Putri Emilia Die berhasil menemukan tempat persembunyian berupa goa yang tertutup oleh semak belukar. Dengan adanya semak belukar yang menutupi pintu goa, membuat ke tiga putra bangsawan tak bisa menemukan keberadaan mereka berdua.


Putri Emilia Die membaringkan tubuh Thien Yu di sebuah batu besar yang cukup datar, kemudian membersihkan luka memar yang ada di wajahnya.


"Beristirahatlah pangeran, aku akan mencarikan tumbuhan untuk mengobati luka memar di tubuhmu," ucap putri Emilia Die, kemudian keluar dari dalam goa yang tersembunyi itu.


Setelah kepergian putri Emilia Die, Thien Yu segera memanggil Lu ying untuk hadir di tempat itu.


Lu ying begitu sangat terkejut melihat tuan mudanya tengah terluka dan tak berdaya, hal itu membuat tubuh Lu ying bergetar hebat menahan amarah.


"Katakan padaku tuan muda, siapa yang telah membuat anda menjadi seperti ini?" tanya Lu ying.


"Kau tak usah menanyakan hal itu, karena jika kau mengetahuinya maka banyak orang yang akan mati di tanganmu. Aku ingin sekarang kau mengikuti wanita yang ada di luar gua ini, lindungi dia dan jangan biarkan ada satupun orang yang menyakitinya," perintah Thien Yu.


"Baik tuan muda, aku akan menjalankan perintahmu," ucap Lu ying dengan amarah yang masih begitu besar di dalam hatinya.


Baru saja Lu ying membalikkan tubuhnya, tiba-tiba saja Thien yu kembali berkata. "Aku tahu kau akan mencari tau siapa pelaku yang telah melukaiku, Lu ying sahabat ku, Raja kota pemimpin dari kerajaan gerbang naga merupakan adik angkat ayahku, aku tak ingin kau menghancurkan kerajaan itu.


Biarlah masalah ini akan ku selesaikan sendiri setelah kekuatanku kembali pulih, karena aku ingin mencari tahu mengapa raja kota sampai selemah ini terhadap permaisurinya sendiri.


Lu ying Aku ingin kau mencerna apa yang ku katakan ini karena aku tahu kau dapat mengerti dengan apa yang kumaksud," ucap Thien Yu.


"Baik tuan muda, aku mengerti apa yang anda inginkan dariku," jawab Lu ying kemudian dia pun menghilang dari hadapan Thien Yu.


Tak lama kemudian Thien Yu memanggil Gonggo untuk hadir di hadapannya.


Gonggo pun sangat terkejut seperti halnya Lu ying, karena melihat Thien Yu dengan wajah yang lebam. Amarahnya pun seketika menyeruak hingga membuat goa yang tadinya dingin dan lembab, tiba-tiba berubah menjadi panas yang menyengat.


"Gonggo jika kau marah seperti ini, kau akan membuat aku binasa dengan aura panas yang keluar dari tubuhmu," ucap Thien Yu sambil menyeka keringat yang menetes di wajahnya.


Seketika itu Gonggo tersadar dan meredakan amarahnya, karena dia tau jika tuan mudanya saat ini tak mempunyai sedikitpun kekuatan.

__ADS_1


"Maafkan aku Tuan muda, amarah di dadaku tak bisa ku bendung saat melihatmu seperti ini. Akal sehatku memberontak dan ingin membalaskan apa yang telah tuan muda rasakan saat ini.


Tuan muda izinkan aku untuk menghancurkan kerajaan gerbang naga, aku akan memanggil seluruh pasukan gorila raksasa untuk menghancurkan kerajaan yang telah membuatmu menjadi seperti ini," ucap Gonggo.


"Trimakasih karena kau telah membelaku, akan tetapi masalah yang terjadi ini hanya aku yang bisa menyelesaikannya.


Gonggo sahabatku, aku tak mengizinkan kau untuk turun tangan dalam masalah ini, semua itu karena Raja kota kerajaan gerbang naga merupakan adik angkat ayahku. Jika kau menghancurkan kerajaan ini berarti aku telah menghancurkan kebahagiaan adik angkat ayahku, dan aku tak menginginkan hal itu terjadi.


Aku akan menugaskanmu untuk mencari keberadaan bunga anggrek Dewa di dalam istana, dan juga mencari tau keberadaan raja kota karena firasatku mengatakan jika ada hal buruk yang akan terjadi padanya.


Gonggo sahabatku, jika aku mendapatkan bunga anggrek Dewa, maka dengan sendirinya kekuatanku akan pulih seperti sedia kala dan semua yang terjadi di dalam istana gerbang naga, akan ku bereskan secepatnya," ucap Thien Yu.


Walaupun amarah dan rasa kesal masih menyelimuti hatinya, Gonggo tak berani untuk menantang keinginan Tuan mudanya. Walaupun berat hati, Raja gorilla emas raksasa mengiyakan apa yang diperintahkan oleh Tuan mudanya.


"Baik tuan muda, aku akan melaksanakan perintahmu," ucap Gonggo kemudian menghilang dari hadapan Thien Yu.


Setelah kepergian Gonggo, Thien Yu menyandarkan tubuhnya di dinding gua, dan tiba-tiba saja cahaya kecil keluar dari dalam cincin ruangannya. Melihat hal itu, Thien Yu seketika tersenyum karena mengetahui siapa yang keluar dari dalam cincin ruang nya itu.


"Peri lilia, Aku senang melihatmu telah sembuh," ucap Thien Yu.


"Tuan muda kekuatanku belum pulih sepenuhnya, karena aku merasakan kau tengah terluka maka aku harus menyembuhkanmu," jawab peri Lilia sambil memberikan sebuah pil obat kepada Thien Yu.


"Terimakasih atas bantuanmu ini," jawab Thien Yu kemudian mengambil pil pemberian dari peri Lilia dan menelannya.


"Tuan muda luka luka di tubuhmu tak terlalu parah hanya luka luar saja, dengan meminum pil obat yang aku berikan maka memar yang ada di tubuhmu akan segera sembuh," ucap peri lilia.


"Trimakasih peri Lilia atas bantuan yang telah kau berikan padaku," jawab Thien Yu.


Peri lilia hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, setelah itu dia pun hilang dan menyisakan cahaya kecil yang kemudian masuk ke dalam cincin ruang Thien Yu.


Pil pemberian dari peri lilia seketika itu bereaksi, yang membuat Thien Yu merasakan kantuk yang teramat sangat.

__ADS_1


Dalam sekejap Thien Yu pun tertidur dengan lelapnya.


Sementara itu putri Emilia Die yang tak mengetahui adanya para assasin yang masuk ke dalam hutan, menjadi sangat terkejut ketika melihat puluhan assassin yang merupakan prajurit terpilih kerajaan gerbang naga, telah mengepung keberadaannya.


Putri Emilia menatap seluruh assassin yang memakai topeng dan berkata "Aku adalah putri kerajaan gerbang naga!! mengapa kalian semua mengepungku!?" tanya Sang Putri.


"Aku ingin kau ikut dengan kami menuju kerajaan gerbang naga, jika kau ingin melakukan protes dengan apa yang kami lakukan padamu maka kau tanyakan saja kepada Ladymo," ucap salah seorang assasin yang merupakan pimpinan dari seluruh assasin yang berada di tempat itu.


"Sudah kuduga mereka semua merupakan suruhan dari Ibu Ratu, dan jika mereka membawaku ke hadapan Ibu ratu maka dengan sendirinya aku pasti akan dihukum olehnya. Aku tak ingin Ibu Ratu kembali memasukkan ku ke dalam lubang pengakuan dosa karena itu sangat menyakitkan.


Lebih baik aku melawan mereka semua walaupun kemenangan ku sangatlah tipis sekali," Batin Putri Emilia Die.


Setelah menimbang segala sesuatunya sang putri segera mencabut pedangnya, dan langsung menyerang para assasin yang ada.


Para assasin yang sangat terlatih dan mempunyai kemampuan di atas rata-rata, begitu mudah dalam menaklukan putri Emilia Die.


Dalam sekejap sang putri telah berhasil tertangkap oleh para assasin suruhan ratu kerajaan gerbang naga, akan tetapi sebelum para assasin itu membawa Putri Emilia Die kembali ke kerajaan gerbang naga, tiba-tiba gumpalan asap hitam seketika itu datang dan menyerang ke arah para assasin yang ada, hingga terjadi pertarungan sengit antara para assasin dan Lu ying.


Lu ying yang telah merubah dirinya menjadi manusia, dengan kekuatan yang di milikinya berhasil memporak porandakan formasi pedang yang di lakukan oleh para assasin gerbang naga.


"Siapa kau dan mengapa menyerang kami semua?, selama ini kami semua tak pernah menyinggung keberadaan anda tapi mengapa anda ingin membuat masalah dengan kami semua,"ucap salah seorang assasin.


"Kau tak perlu tahu siapa aku, yang kuinginkan hari ini adalah kematian bagi kalian semua," jawab Lu ying kemudian menyerang seluruh assasin yang ada.


Kemampuan Lu ying yang berada di atas mereka semua, sangat mudah baginya untuk menyelesaikan pertarungan itu.


Satu persatu para assasin tumbang ke tanah dengan tubuh yang tak bernyawa, hal itu membuat pemimpin assasin yang ada mencoba melarikan diri agar dapat melaporkan semua yang terjadi di dalam hutan kepada sang ratu.


Akan tetapi tak mudah baginya untuk lari dari lu ying, karena tiba-tiba saja sebuah gelombang kejut yang sangat besar langsung memburu keberadaannya, hingga membuat tubuhnya terhempas dan menghantam pepohonan yang ada di tempat itu akibat terkena gelombang kejut yang sangat kuat yang di lepaskan oleh Lu ying.


Tubuh pemimpin prajurit assasin kerajaan gerbang naga sesaat menggeliat di tanah, kemudian diapun tewas seketika.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2