Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Rencana Dayu haitang


__ADS_3

Di nirwana, semua orang bersukacita termasuk kelima putri yang berada di nirwana.


Kelima Putri begitu sayang kepada Dewi Yun Shi yang kini mengandung anak Thien Yu, dan sebaliknya Dewi Yun Shi telah menganggap kelima Putri sebagai saudara kandungnya sendiri.


Kelahiran seorang anak di alam dunia dan Alam Nirwana berbeda, di alam dunia seorang anak bisa lahir dalam waktu 9 bulan, sementara di Alam Nirwana seorang Dewi dapat mengandung selama 9 tahun lamanya sebelum melahirkan, karena di nirwana waktu lebih cepat dari alam dunia.


Selain kelima Putri yang selalu menjaga dan memperhatikan Dewi Yun Shi sehari-hari, moci juga ikut andil dalam menjaga Sang Dewi, dia selalu berada di sisi Dewi Yun Shi untuk menjaga Sang Dewi dari apapun yang ingin mencoba mengusiknya.


Kehamilan Dewi Yun Shi begitu disambut dengan hangat oleh seluruh penghuni alam Nirwana, karena seluruh penghuni nirwana begitu sangat mencintai Thien Yu yang merupakan pahlawan sekaligus pemimpin mereka semua, sehingga Dewi Yun Shi yang merupakan istri sah dari kaisar Thien Yu dengan sendirinya ikut disayangi dan dicintai oleh mereka semua.


Sementara itu Dayu haitang yang telah dihukum oleh Dewa suci di suatu tempat agar dapat bertobat dengan semua kesalahan yang telah diperbuatnya, malah melatih kekuatan dewa api kuno di dalam masa hukumannya itu, hingga kekuatan Dewa api kuno dapat dikuasainya dengan sempurna.


Rasa benci terhadap Thien yu karena telah merebut kekasih pujaan hatinya begitu sangat mendalam, yang membuat Dayu haitang ingin membalas rasa sakit hatinya itu kepada Thien Yu suatu hari kelak.


Saat Dayu haitang mendengar jika Dewi Yun Shi telah mengandung anak Thien yu, diapun semakin gusar dan ingin segera mendapatkan apa yang telah diambil Thien yu darinya, yaitu membawa Dewi Yun Shi pergi bersama nya.


Dayu haitang mendapatkan semua informasi yang berkembang di Nirwana, dari prajurit penjaga yang merupakan anak buah ayahnya yang setia sewaktu ayahnya masih menjabat sebagai petinggi istana langit, dan setiap ada berita hangat di Nirwana sang prajurit selalu menyampaikannya kepada Dayu haitang.


"Ini adalah kesempatan bagiku untuk mendapatkan apa yang menjadi milikku sebelumnya, karena aku mengetahui jika kau sekarang berada di alam Zaiya untuk berlatih di sana, dan waktu yang kau butuhkan untuk dapat kembali ke Nirwana akan lama, hal itu akan mempermudah bagi ku untuk membawa Dewi Yun Shi ikut bersamaku untuk pergi meninggalkan alam Nirwana sejauh-jauhnya, dan aku akan hidup berdua dengan Dewi Yun Shi di suatu tempat yang hanya ada kami berdua di sana, tanpa dirimu sebagai penghalangnya Thien Yu," batin Dayu haitang.


Dengan menggunakan kekuatan dewa api kuno, Dayu haitang mencoba menghancurkan pelindung tabir yang membungkus daerah tempat penghukuman baginya, dan dengan kekuatan maha dahsyat itu Dayu haitang berhasil membuka tabir dan dapat keluar dari tempat hukumannya.


Setelah keluar dari dalam tempat hukuman nya, Dayu haitang secara diam-diam mencari tahu keberadaan Dewa suci dan Dewa agung yang merupakan Dewa terkuat di Nirwana saat ini.


Dengan menyamar sebagi prajurit Nirwana, Dayu haitang berhasil mencari informasi jika kedua Dewa tersebut tengah melakukan meditasi di alam semesta, guna perbaiki nirwana yang telah hancur di beberapa tempat.


"Bagus, kedua Dewa tersebut sekarang ini tengah lemah karena semua kekuatan yang ada padanya telah dipakai untuk memperbaiki kehancuran nirwana, aku akan melumpuhkan kedua Dewa tersebut sebelum aku membawa Dewi Yun Shi keluar dari dalam alam nirwana.

__ADS_1


Maka berangkatlah Dayu haitang menuju kuil suci, dan dengan mudah dia mampu untuk masuk dan melumpuhkan beberapa Dewa yang menjaga kuil suci dengan kekuatan yang dimilikinya.


Setelah berhasil melumpuhkan para dewa yang menjaga kuil suci, Dayu haitang pada akhirnya mencari keberadaan dua Dewa tertinggi itu di dalam ruangan yang banyak terdapat di sana.


Dayu haitang membuka satu persatu ruangan, dan di sana dia hanya menemukan kehampaan di dalam ruangan tersebut.


Dan pada saat Dayu haitang membuka satu kamar yang berbeda dari kamar yang lainnya, Dayu haitang seketika itu terkejut karena melihat adanya altar dengan bola dengan pusaran energi di atasnya.


"Pantas saja kedua Dewa tertinggi Nirwana mempunyai kekuatan yang sangat kuat, ternyata di dalam kulit suci menyediakan sumber energi berlimpah bagi para dewa di dalam alam nirwana," gumam Dayu haitang.


Dayu haitang kini tersenyum karena melihat bola energi itu mengalirkan energi Dewa ke seluruh Alam Nirwana, hingga Dayu haitang berpikiran untuk melakukan hal licik.


"Aku akan melumpuhkan semua dewa dan dewi yang berada di Nirwana, dengan mengalirkan racun Dewa api kuno ke dalam bola energi ini," gumam Dayu haitang.


Tak menunggu lama, Dayu haitang segera mengeluarkan kekuatan Dewa api kuno ke dalam pusat energi bagi nirwana.


"Pantas saja penyaluran api kuno ke dalam bola energi ini gagal, semua itu karena adanya pelindung tipis yang menyelimuti bola energi ini.


Sebelum aku menebarkan lagi racun Dewa api kuno ke dalam bola energi ini, maka aku harus menghancurkan pelindung yang menyelimutinya," batin Dayu haitang.


Dengan kembali mengeluarkan kekuatan Dewa api kuno yang dimilikinya, maka pelindung tipis yang sangat kuat di sekitar bola energi pada akhirnya retak dan hancur.


Tanpa menunggu lama, Dayu haitang menyalurkan kembali racun Dewa api kuno, dan berhasil masuk sempurna kedalam sumber energi bagi seluruh Dewa dan Dewi di nirwana.


Di tempat lain Dewa suci dan dewa agung yang bermeditasi di alam semesta, dengan bintang dan bulan serta matahari disekelilingnya, begitu sangat terkejut merasakan adanya racun yang mulai masuk ke dalam tubuh mereka.


Mereka pun segera menghentikan aktifitas dan mencerna keadaan yang ada mengapa bisa ada racun yang bersarang di tubuh mereka berdua.

__ADS_1


"Ada yang telah meracuni sumber energi bagi Nirwana, ini sangat berbahaya karena racun ini merupakan racun api kuno yang bisa sangat berbahaya bagi Dewa dan Dewi yang telah terinfeksi oleh racun ini," ucap Dewa Agung.


"Kau benar Dewa Agung, kita harus secepatnya melihat keadaan Nirwana, jangan sampai ada Dewa dan Dewi yang terluka dengan adanya racun ini.


Tapi sebelumnya aku akan menghentikan suplai energi ke Nirwana terlebih dahulu, agar racun api kuno tak sampai menyebar ke seluruh Nirwana," jawab Dewa suci.


Setelah menghentikan suplai energi ke Nirwana, kedua Dewa tertinggi Langit Itu pun keluar dari dalam kuil suci, akan tetapi mereka terhalang oleh kekuatan dari segel yang tercipta di luar kuil suci.


"Dewa suci sepertinya ada yang ingin mengusik Nirwana kembali, dengan menghalangi kita untuk pergi ke sana," ucap Dewa agung dengan amarah di wajahnya.


"Kau benar Dewa agung, tapi kita tak bisa berbuat apa-apa karena tubuh kita sekarang ini telah terkena racun dari kekuatan Dewa api kuno.


Lebih baik kita memulihkan diri terlebih dahulu, dan mengeluarkan racun yang bersarang di tubuh kita, agar kita berdua dapat menghancurkan segel yang menyelimuti kuil suci," jawab Dewa suci.


Dewa agung menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan dari Dewa suci, kemudian mereka berdua pun bermentasi untuk menetralkan racun sekaligus meningkatkan kekuatan yang telah terkuras dalam membenahi Nirwana.


Sementara itu banyak Dewa dan Dewi di nirwana yang tak berdaya akibat terkena racun Dewa api kuno dari energi yang keluar dari dalam kuil suci, sehingga kehidupan di Nirwana lumpuh seketika.


Dayu haitang yang saat ini telah menyamar kembali menjadi prajurit istana langit, pergi menuju ke tempat di mana kediaman Dewi Yun Shi berada,


tujuan nya hanya satu yaitu membawa Sang Dewi pergi dari nirwana bersamanya.


Bersambung


Beberapa hari ini hanya bisa terbit 1 episode, sibuk sebagai panitia 17 Agustus. Tak ada kesempatan untuk menulis karena malamnya author kerja.


Tetap saja author berusaha menulis walaupun hanya 1 episode๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2