
Dewi Yun Shi terus berjalan menyusuri istana yang penuh debu, dengan perabotan di dalamnya yang sudah usang dimakan waktu.
Dewi Yun Shi begitu terkejut saat melihat sedikit cahaya keluar dari celah-celah sebuah ruangan, dengan perlahan dia pun pergi menelusuri ruangan yang mengeluarkan cahaya walaupun hanya sedikit.
Dan betapa terkejutnya Dewi Yun Shi saat mengetahui jika ruangan itu merupakan jalan menuju ke tempat di mana sebuah perkebunan yang luas, yang dipenuhi dengan tumbuhan dan buah-buahan segar yang sama persis dengan buah-buahan yang ada di Nirwana.
"Kebetulan aku telah lapar, dan ada baiknya aku memakan buah-buahan segar ini, agar dapat mengisi perut sekaligus menambah kekuatan dan nutrisi bagi janin yang ada di dalam perutku saat ini," batin Dewi Yun Shi.
Dewi Yun Shi tanpa ragu memakan buah buahan segar itu tanpa sedikitpun memasang kewaspadaan, dengan tempat yang baru saja di tempatinya berada.
Dari kejauhan beberapa mata merah memperhatikan gerak-gerik sang Dewi, yang semakin lama semakin mendekat kerahnya.
Jumlah mereka sekitar 30 orang dengan anggota yang terdiri dari laki laki dan perempuan, tubuh mereka terlihat lebih besar daripada manusia pada umumnya.
Dewi Yun Shi yang tadinya asyik memakan buah buahan segar, seketika itu tersadar karena adanya bau busuk yang semakin lama semakin jelas tercium olehnya.
Sang Dewi seketika bergerak cepat dari tempatnya berada untuk menghindari serangan tiba-tiba yang datang ke arahnya. Serangan itu berupa serangan tangan kosong dari beberapa orang dengan kuku tajam dan dua buah tanduk diatas kepala mereka.
Sesaat Dewi Yun Shi memandangi mereka semua, dengan melihat fisik dan ciri ciri dari orang yang menyerangnya, Dewi Yun Shi yakin jika yang dia hadapi kini adalah kelompok iblis dari sisa sisa perang antara alam bawah dan nirwana.
"Ternyata masih ada kelompok iblis yang berada di tempat ini, dan sepertinya mereka semua sudah memperhatikanku sedari tadi, sehingga mereka semua dapat mengepung keberadaanku.
__ADS_1
Aku tak menginginkan adanya pertarungan dengannya mengingat kandunganku saat ini masih sangatlah muda, dan aku tak boleh kelelahan yang akan berakibat fatal pada kandunganku.
Lebih baik aku bernegosiasi dengan mereka semua siapa tahu mereka semua mau untuk melakukan perundingan, mengingat para iblis mempunyai pikiran seperti halnya manusia, yang tentunya menginginkan keuntungan dalam sebuah negosiasi.
Merasa jika negosiasi merupakan jalan satu-satunya jalan dalam menyelamatkannya dari kelompok iblis yang saat ini mengincarnya, membuat Dewi Yun Shi berfikir keras untuk mencari cara dengan jalan perundingan.
"Aku ingin kalian menghentikan serangan kepdaku, karena aku bukanlah ancaman bagi kalian semua. Jika kalian mau bekerja sama dengan ku maka keberadaan kalian semua akan tetap terjaga, akan tetapi jika kalian tetap ingin menyerangku dan tak menginginkan negosiasi perdamaian maka jangan salahkan aku jika kalian semua akan dimustakan oleh pasukan istana langit," ucap Dewi Yun Shi.
Sesaat ini para iblis saling berpandangan satu dengan yang lainnya, karena memang mereka takut akan keberadaan pasukan istana langit yang memang merupakan ancaman besar bagi mereka semua, akan tetapi para pasukan istana langit tak akan mengetahui keberadaan kelompok mereka yang tersisa jika wanita yang ada di hadapan mereka ini dibunuh.
Setelah adanya kesepakatan di antara para iblis untuk membunuh Dewi Yun Shi, maka para iblis yang ada di tempat itu kembali ingin menyerang sang Dewi, akan tetapi Dewi Yun Shi menahan mereka semua dan lantas berkata.
Di dalam genggaman tanganku ini merupakan batu permata, yang jika ku hancurkan maka keberadaanku di tempat ini pasti akan diketahui oleh ayahku, dan kalian semua tak kan luput dari pengejaran para pasukan istana langit walaupun kalian bersembunyi di tempat tersembunyi yang sangat sulit sekalipun," ucap sang Dewi.
Sesaat para iblis terdiam kembali dengan apa yang dikatakan wanita yang ada di hadapannya, mereka memang mengakui jika perkataan sang wanita itu benar adanya keren wanita itu merupakan putri dari sang Kaisar langit.
Setelah melakukan berbagai pertimbangan dan dengan sedikit berpikir secara rasional ke depan untuk kelangsungan kelompoknya, maka salah satu iblis yang menjadi ketua kelompok mempertanyakan tanda atau lencana jika dia merupakan Putri Kaisar langit.
"Aku ingin melihat bukti jika kau merupakan Putri Kaisar langit, jika kau tak dapat memperlihatkan bukti itu maka kami semua akan membunuh dan mencabik-cabik tubuhmu hingga menjadi serpihan-serpihan kecil," ucap seorang iblis yang menjadi pemimpin kelompok.
Mendengar perkataan seorang iblis yang bertubuh besar, Dewi Yun Shi segera melemparkan sebuah rencana yang merupakan lencana anggota keluarga kekaisaran langit.
__ADS_1
Sesaat para iblis saling berpandangan melihat lencana yang memang merupakan lencana anggota keluarga kekaisaran langit, dan setelah mengetahui hal itu mereka pun mulai melemah dan mau untuk melakukan negosiasi dengan sang Dewi.
"Baiklah kamu mau bernegosiasi tapi apa keuntungan bagi kami jika negosiasi ini berjalan?" tanya pemimpin para iblis.
"Aku berjanji pada kalian semua akan memberikan kehidupan yang damai di alam bawah ini, dan istana langit tak akan pernah mengusik kalian semua selama kalian tak mengusik Nirwana.
Saat ini suamiku tengah berlatih di alam Zaiya, dia merupakan kaisar langit pengganti Ayah ku sang kaisar langit terdahulu, dan aku tak akan mengingkari kesepakatan yang akan dibuat ini karena aku yang akan menjadi jaminannya.
Saat ini aku telah diculik dari istana langit oleh seorang Dewa yang menginginkanku untuk menjadi istrinya, dan membawaku ke tempat ini sehingga aku bisa menemukan kalian semua," ucap Dewi Yun Shi.
Pemimpin kelompok iblis yang bernama Deo kini mengetahui mengapa sang Dewi bisa berada di alam bawah, dan dia tau jika dewa yang membawanya ke alam bawah merupakan seorang dewa yang kuat, karena mampu melewati panjangan ketat istana langit.
"Dewi aku ingin mengetahui bagaimana kau bisa masuk ketempat ini, karena tempat ini mempunyai pelindung yang kuat yang sangat sulit di ketahui oleh para Dewa sekalipun," ucap pemimpin Deo.
"Sebenarnya aku tak mengetahui tempat ini, saat aku mencari jalan keluar agar dapat pergi dari istana ini, aku melihat seberkas cahaya dan membawaku ketempat ini," jawab Dewi Yun Shi.
"Jika demikian, aku ingin kau berada di tempat ini agar aman dari pemuda itu, dan aku akan menutup kembali celah yang bocor itu agar keberadaan kita tak di ketahui oleh pemuda itu," ucap pemimpin Deo kemudian pergi meninggalkan Dewi Yun Shi guna menutup celah yang terbuka.
Dewi Yun Shi akhirnya dapat diterima oleh para kelompok iblis, walaupun dia masih terganggu dengan bau anyir pada tubuh mereka semua, tapi Dewi Yun Shi dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan aroma bau di tubuh para iblis itu.
Bersambung.
__ADS_1