Pendekar Naga Giok

Pendekar Naga Giok
Menemukan bunga anggrek Dewa


__ADS_3

Pernikahan Ladymo dan pangerang Jinxu begitu ramai di hadiri orang-orang penting istana dan juga dari kalangan tokoh-tokoh kuat yang berada di dalam kota gerbang naga.


Semua orang memberi selamat termasuk dari perwakilan kekaisaran Glory, yang telah berkualisi dengan kelompok siluman serigala gurun yang rajanya merupakan orang tua dari Ratu ladymo penguasa kerajaan gerbang naga.


Raja Changmo (Ayah Ladymo) dan jendral Ling Feng (Perwakilan kekaisaran Glory) hadir dan memberi ucapan selamat kepada kedua pasangan yang menikah.


Di saat itulah ladymo menceritakan tentang keberadaan Raja kota yang masih di dalam wilayah kota kerajaan, dia juga mengatakan jika pangeran pheonix serta Putri Emilia Die sekarang ini ada bersamanya.


Mendengar nama pangeran pheonix, jendral Ling Feng seketika itu bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Ratu ladymo.


"Apakah yang mulia tau jika pangeran pheonix itu bernama Thien Yu?" tanya jendral Ling Feng untuk memastikan nama pangeran tersebut.


"Benar jendral, dia bernama Thien Yu," jawab ratu Ladymo.


Terlihat amarah di wajah jenderal Ling Feng, saat nama Thien Yu disebutkan oleh sang ratu.


Melihat hal itu Ratu ladymo pun berdiri, dan menanyakan mengapa Jenderal Ling Feng begitu marah setelah mendengar nama Thien Yu disebutkan olehnya.


"Aku punya dendam tersendiri dengannya yang mulia ratu, dan untuk itu aku ingin mengetahui posisi keberadaan dari mereka semua, agar aku bisa membalaskan dendamku kepada Thien Yu," ucap jendral Ling Feng.


Setelah mendengar jawaban dari jenderal Ling Feng, ratu Ladymo berpikiran untuk memanfaatkan keadaan.


"Dengan keberadaan Jenderal kuat dari kekaisaran Glory ini, aku bisa pastikan jika raja kota dan seluruh kultivator kuat yang melindunginya akan binasa," batin ratu Ladymo.


Dengan tersenyum ratu Ladymo mengatakan jika Thien Yu sebentar lagi akan segera ditemukan, karena semua pasukan assasin kini tengah mencari keberadaannya.


"Ratu aku akan menunggu kabar darimu tentang keberadaan Thien Yu," ucap jendral Ling Feng.


Ratu Ladymo menganggukan kepalanya mengiyakan perkataan dari jendral Ling Feng.


Sementara itu di dalam sebuah penginapan, Thien Yu, raja kota dan putri Emilia Die tengah membahas masalah bunga anggrek Dewa yang sudah bisa dipetik.


"Aku akan membuka alam tempat keberadaan bunga anggrek Dewa berada, dan kau bisa meminta kepada putriku untuk menyiapkan semua perlengkapan yang kau butuhkan dalam mendapatkan anggrek itu.


Kau bisa pergi ke tempat bunga anggrek Dewa dengan beberapa orang pengikutmu, dan setelah kau berhasil menghancurkan segel menggunakan bunga anggrek Dewa, maka aku ingin kau membantuku dalam mendapatkan kerajaanku kembali dari tangan saudaraku Jinxu," ucap Raja kota.


"Baik paman, aku akan membantumu merebut kembali kerajaan gerbang naga dari tangan mereka," jawab Thien Yu.

__ADS_1


Setelah tak ada lagi yang dibicarakan maka Raja kota segera melakukan meditasi di tempat itu, guna membuka gerbang alam menuju ke tempat di mana keberadaan bunga anggrek Dewa berada.


Setelah beberapa waktu berlalu akhirnya gerbang menuju tempat keberadaan bunga anggrek Dewa muncul di hadapan Raja kota.


Raja kota perlahan membuka matanya setelah itu dia bangkit berdiri dan berkata. "Pangeran sekarang kau masuklah ke dalam sana dengan cara menerobosnya, ajak seluruh pengikutmu untuk ikut serta agar mereka bertiga bisa mendapatkan energi dari bunga anggrek Dewa yang berada di dalam gerbang," ucap raja kota.


"Baik paman," ucap Thien Yu.


Raja kota memberikan batu energi yang merupakan alat keluar dari dalam alam tempat keberadaan bunga anggrek Dewa kepada Thien Yu, agar Thien Yu dan semua pengikutnya dapat kembali ke alam dunia.


Putri Emilia Di datang menghampiri Thien Yu, kemudian berkata


"Kak Thien, ini adalah perlengkapan yang kau butuhkan di dalam sana, aku ingin kau tetap berhati-hati dalam perjalanan ini," ucap putri Emilia Die.


"Aku pasti berhati hati, jaga dirimu baik baik," jawab Thien Yu.


Setelah berkata seperti itu Thien Yu masuk kedalam gerbang bersama dengan ketiga pengikutnya yang telah berubah bentuk seperti sedia kala.


Sementara raja kota dan putrinya masih menunggu di penginapan, akan tetapi setelah kepergian Thien Yu dan pengikutnya sebuah tendangan keras yang menghancurkan pintu kamar, mengagetkan mereka raja kota dan putri Emilia Die.


"Tidak ayah, aku takkan mungkin meninggalkanmu di tempat ini sendiri untuk menghadapi mereka semua, lebih baik kita menghadapi mereka bersama-sama," jawab putri Emilia Die.


"Kali ini kau jangan keras kepala, lebih baik kau pergi sebelum kita berdua tertangkap," ucap raja kota kembali.


"Ha..ha..ha.., percuma saja kalian ingin melarikan diri karena seluruh penginapan ini telah dikepung dengan sangat ketat oleh pasukanku," timpal raja Jinxu.


"Jinxu, selama ini aku telah baik kepadamu tapi apa yang telah kau lakukan padaku, kau dengan tega merebut kerajaan gerbang naga dariku!!" bentak raja kota.


"Aku tak pernah merebut kerajaan ini darimu, dahulu akulah yang layak untuk menjadi raja kota di kerajaan gerbang naga, karena aku merupakan saudara tertua mu, tapi ayah kita lebih memilihmu daripada aku, dan mempengaruhi seluruh rakyat gerbang naga untuk memilihmu dalam pemilihan tersebut, sekarang apakah aku salah mendapatkan hakku kembali?" tanya raja kota.


"Ha..ha..ha.., bicara apa kau Jinxu!? kau harus tau di dalam aturan yang dibuat oleh leluhurku para raja raja gerbang naga terdahulu, hanya darah keturunan dari raja-raja sebelumnya yang berhak untuk menjadi raja kota yang baru, walaupun kau merupakan saudara ku tapi di dalam tubuhmu tak terdapat sama sekali darah dari keturunan raja-raja sebelumnya.


Jinxu, seharusnya kau tahu diri dan menyadari apa yang menjadi pertimbangan ayahku sehingga dia memilih aku untuk menjadi raja kota yang baru, semua itu karena di dalam tubuhku terdapat darah murniku dari keturunan raja raja gerbang naga sebelumnya, tidak sepertimu yang merupakan anak angkat dari ayahku.


Mendengar perkataan dari raja kota yang sangat menyakitkan, raja Jinxu seketika memberi titah untuk menangkap Raja kuota dan putri Emilia Die hidup atau mati.


Setelah melakukan pertarungan yang sangat sengit antara para petinggi kerajaan gerbang naga dengan Raja kota dan putrinya, pada akhirnya putri Emilia Die tertangkap yang membuat Raja kota melemah, dan tak lama kemudian raja kota pun menyerahkan diri.

__ADS_1


Raja kota dan putrinya di bawa ke istana, dan di jebloskan dalam penjara bawah tanah dengan posisi terpisah.


Jendral Ling Feng yang mengetahui jika Thien Yu tak ada bersama raja kota, seketika itu menjadi kesal dan menghadap ratu Ladymo.


"Bagaimana Thien Yu tak bersama mereka, sementara dari keterangan mu sebelumnya mengatakan jika Thien Yu saat ini bersama raja kota dan putrinya," ucap Ling Feng.


"Bersabarlah, aku pasti akan menanyakan keberadaan Thien Yu kepada raja kota, jika tidak maka aku akan menyiksa putrinya sampai raja kota memberi tau keberadaan Thien Yu," jawab ratu Ladymo.


"Aku akan menunggu kabar baik darimu ratu," ucap jendral Ling Feng kemudian pergi dari hadapan sang ratu.


*****


Di tempat lain, Thien Yu telah berhasil menemukan sebuah bunga anggrek dengan cahaya yang menyilaukan mata. Tampak energi yang sangat kuat terpancar dari dalam bunga anggrek tersebut.


"Tuan muda persiapkan dirimu, bunga itu merupakan bunga anggrek Dewa yang kita cari, aku akan melakukan persiapan terlebih dahulu untuk mendapatkan bunga anggrek Dewa itu untukmu," ucap lu ying.


Setelah berkata seperti itu Lu ying yang dibantu Gonggo dan Yeiyi segera melakukan persiapan.


Tak lama kemudian Lu ying kembali datang menghadap Thien Yu. "Tuan muda, bermeditasi lah karena kami bertiga akan segera menghancurkan segel yang ada di tubuhmu melalui bunga anggrek Dewa ini," ucap Lu ying.


Mendengar perkataan Lu Ying Thien Yu menganggukan kepalanya kemudian duduk bersila dalam melakukan meditasi. Lu ying memotong tangkai bunga anggrek sesuai dengan apa yang dikatakan raja kota padangnya, kemudian bunga anggrek itu ditempelkan di belakang tubuh Thien Yu hingga bunga anggrek Dewa meresap masuk ke dalam tubuhnya.


Tak lama kemudian tubuh Thien Yu bercahaya keemasan seperti halnya cahaya yang keluar dari dalam bunga anggrek Dewa.


Melihat hal itu, ketiga pengikut Thien Yu segera mengelilingi tubuh Thien Yu dan melakukan meditasi.


Setelah beberapa saat mereka duduk bersila, secara serempak ketiganya menampakkan kedua tangannya ke depan hingga energi murni dari tubuh mereka merasuk kedalam tubuh Thien Yu.


Energi murni dari mereka bertiga memicu bunga anggrek Dewa, hingga membuat ledakan energi di tubuh Thien Yu.


Energi yang keluar dari bunga anggrek di dalam tubuh Thien Yu, berhasil menghancurkan segel yang membelenggu dantiannya, hingga kekuatan yang tersegel kembali menjadi milik Thien Yu sepenuhnya.


Sementara itu ledakan energi yang terjadi membuat ketiga pengikut Thien Yu mendapatkan energi berlimpah yang tanpa batas, hingga membuat mereka bertiga semakin bertambah kuat.


Bersambung.


Saat ini kondisi lemah sahabat karena sakit. Sakit Mag membuat saya terbaring di rumah, semua karena pola makan tak teratur dan capek sehingga memicu sakit Mag datang itu kata dokter. minta Do'a nya semoga lekas sembuh dan dapat menulis lebih banyak episode🙏

__ADS_1


__ADS_2