
Setelah semua dilakukan sesuai rencana, Thien Yu bergegas keluar dari kediaman pemimpin pasukan iblis berkuda, dan langsung menuju kedalam kota tanpa hambatan apa pun juga.
Dengan adanya kesempatan leluasa berjalan di dalam kota, Thien Yu segera memasang beberapa segel peledak yang dapat diaktifkan dari jarak jauh di setiap tempat yang di laluinya, hal itu di lakukannya untuk mengantisipasi adanya pengejaran para pasukan istana Glory saat membawa putri Yan Chi pulang ke istana pheonix.
Setelah dirasa cukup, Thien Yu langsung menuju ke pagoda 9, pada akhirnya dia dapat masuk kedalam daratan awan tempat keberadaan pagoda 9 dengan menggunakan lencana emas yang di milikinya.
Semua murid pagoda 9 begitu sangat terkejut dengan munculnya prajurit iblis di area pagoda 9, dan mereka semua seketika itu membentuk formasi untuk membunuh prajurit itu.
Salah satu murid senior dari pagoda 9 yang melaporkan ke jadian itu ke pada mahaguru Hyo jin, langsung direspon oleh maha guru Hyo jin dengan datang ketempat dimana prajurit iblis berada.
Sesaat ketua Hyo jin menatap kearah prajurit iblis yang merupakan Thien Yu yang menyamar, setelah menatap mata prajurit iblis itu dengan tajam, tiba tiba ketu Hyo jin tersenyum dan berkata. "Walaupun kau melakukan penyamaran yang sangat sempurna seperti ini, kau tak akan pernah mengelabui mata tuaku pangeran Thien Yu," ucap sang maha guru.
Thien Yu bertepuk tangan kecil dan melangkah kearah maha guru Hyo jin sambil berkata. "Memang aku harus ku akui jika Mahaguru Hyo jin memiliki pengalaman dan penglihatan yang sangat luar biasa, sehingga dapat mengetahui penyamaran ku dan aku salut akan hal itu," ucap Thien Yu dengan membuka penyamarannya.
Semua murid yang tadinya mengepung Thien Yu dan membentuk formasi ingin menyerangnya, seketika itu membubarkan formasi karena mengetahui jika yang mereka kepung itu adalah pemilik Syah dari pagoda 9.
Para murid segera membubarkan diri dan kembali berlatih ketempat masing masing, sementara Thien Yu dibawa menuju ke guild alkemis tempat pribadi sang Mahaguru pagoda 9.
Setelah mereka berdua duduk di sebuah ruangan sang Mahaguru segera menanyakan tujuan thien Yu datang ke pagoda 9.
"Sepertinya ada sesuatu yang penting sehingga membuat pangeran datang ke pagoda 9," ucap mahaguru Hyo jin.
__ADS_1
"Kau benar maha guru, saat ini peperangan antara kekaisaran Glory dan kekaisaran pheonix tak dapat lagi terhindarkan, tinggal menunggu waktu peperangan itu akan terjadi.
Aku sengaja datang ketempat ini untuk membawa pulang saudariku putri Yan Chi ke istana pheonix, mengingat jika pagoda 9 masih berada di area kekuasaan kekaisaran Glory yang tentunya lambat laun pagoda 9 akan jatuh ketangan raja Huang Xu yang telah menjadi Dewa iblis kuno," jawab Thien Yu.
"Kau benar sekali pangeran, saat ini aku juga merasa was was dengan bangkitnya Dewa iblis kuno yang memiliki kekuatan tak terbatas, yang menjadi pikiranku saat ini bagaimana menyelamatkan murid murid pagoda 9 jika sampai raja Huang Xu ingin menghancurkan pelindung yang selama ini menutupi pagoda 9 dari pandangan luar.
Jika kau ingin bertemu dengan saudarimu dewi Yun Chi, maka kau harus sabar menunggunya 2 atau 3 hari kedepan, sampai dia selesai melakukan kultivasi dalam mencapai tingkat tertinggi dari kekuatan Alkemis yang telah ku turunkan padanya ," ucap maha guru Hyo jin.
"Baiklah jika begitu halnya, sambil menunggu saudariku selesai melakukan kultivasinya, aku meminta ijin padamu ketua untuk mengajari para murid utama pagoda 9, sebuah tehnik yang dapat berguna bagi mereka dalam mempertahankan diri.
Aku akan mengajarkan kepada mereka kekuatan penyerapan energi, yang dapat merubah molekul yang berada di udara menjadi sebuah senjata yang mampu untuk menghancurkan lawan tarungnya, yang mempunyai kekuatan dua kali lipat lebih besar dari kekuatan para murid tersebut," ucap Thien Yu.
Tentunya aku sangat senang sekali jika pangeran mau sedikit memberi ilmu kepada para murid utama pagoda 9 ini, dan tentunya para murid akan sangat senang sekali mendapatkan kekuatan baru dari pangeran," jawab maha guru Hyo jin.
Setelah para murid berdatangan di puncak terakhir pagoda 9, maha guru hyo jin langsung berkata kepada para murid utamanya.
"Hari ini merupakan hari keberuntungan kalian semua, karena pangeran Thien Yu dari kekaisaan pheonix akan mengajarkan langsung salah satu tehnik yang dimilikinya pada kalian semua," ucap maha guru Hyo jin sambil mempersilahkan Thien Yu mengambil alih pembicaraan.
Setelah pangeran Thien yu mengambil alih pembicaraan, hal itu membuat maha guru Hyo jin langsung meninggalkan puncak pagoda 9.
"Hari ini aku akan mengajarkan kepada kalian semua sebuah kekuatan penyerapan energi, dan aku ingin dalam 3 hari kedepan kalian bisa menguasai teknik yang ku ajarkan ini, jika kalian hanya bermain-main dan tidak memperhatikan apa yang akan kuberikan hari ini maka kalian tak akan pernah mendapatkannya lagi dariku.
__ADS_1
Tehnik yang ku berikan ini merupakan teknik penyerapan energi dari kekuatan unsur elemen yang kalian miliki, jika kalian memiliki elemen es maka dengan sendirinya teknik yang akan ku ajarkan ini akan melakukan penyerapan kelembaban udara sesuai dengan elemen es yang kalian semua miliki," ucap Thien Yu.
Semua murid utama yang berada di dalam ruangan puncak pagoda 9, begitu memperhatikan apa yang dikatakan pangeran Thien Yu kepada mereka semua, dan akan berlatih sungguh-sungguh karena hanya tiga hari waktu yang didapat untuk menguasai teknik yang akan diajarkan pangeran Thien Yu kepada mereka semua.
Hari pertama Thien Yu mengajarkan cara-cara memperkuat pondasi tubuh, tentunya langsung di respon dengan baik oleh para murid utama.
Latihan hari ini cukup sampai disini, besok adalah hari kedua dan kalian semua akan mendapatkan pengajaran dariku cara penyerapan energi," ucap thien Yu kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.
Tak ada satupun dari para murid yang keluar dari dalam ruangan itu, mereka semua tetap berlatih untuk memperkuat pondasi tubuh, agar esok hari akan mempermudah bagi mereka dalam mempelajari teknik penyerapan energi.
Thien Yu begitu bangga pada murid utama pagoda 9 yang begitu sangat antusias mempelajari teknik darinya.
Hingga esok pagi pun tiba, Thien Yu sengaja datang pagi pagi sekali ke pagoda 9 l, untuk melihat keadaan murid-murid di sana.
Tampak terlihat oleh Thien Yu semua murid disana tertidur lelap karena kelelahan, hal itu membuat Thien Yu seketika tersenyum melihatnya.
"Kurasa kalian begitu kelelahan, sehingga tak mengetahui kehadiranku disini," batin Thien Yu.
Thien Yu segera melakukan meditasi di tempat itu, sambil menunggu para murid utama terbangun sendiri dari tidurnya.
Salah seorang murid utama wanita terbangun duluan, dan betapa terkejutnya saat melihat jika pangeran Thien Yu telah berada di tempat itu dan tengah melakukan meditasi.
__ADS_1
Dengan perlahan murid wanita itu membangunkan rekan rekannya yang masih tertidur lelap, untuk segera membersihkan diri dan secepatnya kembali setelah mengisi perut, agar dapat meneruskan latihan dengan pangeran Thien Yu.
Bersambung.